Breaking News
light_mode

Inovatif, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Bikin Keripik dari Limbah Bonggol Pisang

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
  • visibility 894
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) berhasil memberikan inovasi dalam mengolah limbah pelepah dan bonggol pisang di Desa Logowok, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan menjadi keripik.

Penanggung jawab kegiatan, Hamdan Robbani menyampaikan, sebagian besar kebun dan pekarangan di Desa Logowok banyak ditanami pohon pisang. Setelah panen, pelepah dan bonggolnya dibuang begitu saja sehingga mencemari lingkungan terutama sungai.

“Warga setempat belum mengetahui manfaat dan bagaimana cara mengolah limbah pelepah dan bonggol pisang kepok tersebut,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Jumat (19/09/2022).

Untuk itu, pihaknya menggelar ‘Pelatihan Pengolahan Limbah Bonggol Pisang Menjadi Keripik’ pada Sabtu (30/07/2022). Harapannya, masyarakat dapat mengetahui bahwa limbah pelepah dan bonggol pisang itu dapat diolah menjadi keripik. Lebih-lebih, cara pembuatannya cukup mudah.

“Pelepah dan bonggol pisang direndam dengan air kapur dan garam selama 24 jam. Kemudian dicuci bersih dan direndam dengan bumbu. Selanjutnya dibaluri dengan racikan tepung dan digoreng,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, beberapa manfaat pelepah dan bonggol pisang. Diantaranya dapat menjadi penawar diabetes, menyembuhkan anemia, mengatur tekanan darah, membakar lemak di perut, menurunkan berat badan dan membersihkan saluran kemih.

Kepala Desa Legowok, Misbahul Munir mengucapkan terima kasih atas inovasi mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan. Pasalnya, kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa setempat sangat termotivasi dan semangat untuk belajar mengolah limbah pelepah dan bonggol pisang menjadi keripik.

“Dapat mengurangi limbah pelepah dan bonggol pisang yang selama ini mengotori lingkungan. Dan yang semula tak bernilai menjadi bernilai ekonomis,” pungkasnya.

Penulis: M Haril

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hukum Iuran Desa Untuk Agustusan : Berikut Penjelasan LBMNU Pasuruan

    Hukum Iuran Desa Untuk Agustusan : Berikut Penjelasan LBMNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • visibility 2.386
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 80, masyarakat di salah satu desa kembali dihadapkan pada kewajiban membayar iuran sebesar Rp100.000 per kepala keluarga.Iuran tersebut dicicil selama lima bulan dan diperuntukkan bagi seluruh rangkaian kegiatan Agustusan di desa. Adapun susunan kegiatan diantaranya pertama khataman Al-Qur’an di balai desa, kedua jalan […]

  • Wakil Ketua NU Jatim: Panen Raya LPPNU Pasuruan Jadi Role Model Pertanian Jawa Timur 

    Wakil Ketua NU Jatim: Panen Raya LPPNU Pasuruan Jadi Role Model Pertanian Jawa Timur 

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • visibility 1.593
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan  Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Prof Dr H Maskuri mengatakan panen raya padi sehat yang dilakukan oleh PC LPPNU Kabupaten Pasuruan merupakan role model pertanian di Jawa Timur. Hal itu diungkapkan pada saat Panen Padi Sehat Alami Secara Organik di Desa Patebon, Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (9/01/2024). […]

  • LKNU Pasuruan Buka Posko Kesehatan untuk Muktamirin di Muktamar NU ke-35

    LKNU Pasuruan Buka Posko Kesehatan untuk Muktamirin di Muktamar NU ke-35

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jombang, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Pasuruan membuka Posko Kesehatan dalam rangka Muktamar NU ke-35 di STIKES Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8/2026) pagi. Sebelum pelayanan dimulai pukul 08.00 WIB, sejumlah muktamirin telah menunggu untuk memeriksakan kesehatan dan berkonsultasi dengan tim dokter yang disiagakan di posko tersebut. Ketua PC […]

  • Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
    • visibility 1.365
    • 1Komentar

    Nu Pasuruan Ada sebagian orang orientalis mengeluarkan sedikit statement yang menggelitik, bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang nabi karena masih perlu didoakan (disholawati) oleh ummatnya. Mereka juga beranggapan bukankah nabi itu ma’shum dan sudah pasti masuk surga? Untuk apalagi nabi didoakan?. Sementara dalam Al-Qur’an umat islam diminta untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah […]

  • Membaca Kiai Ma’ruf Amin dari cuitan Prof Nadirsyah Hosen

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 954
    • 4Komentar

    Diaspora peranan dan gerakan Tokoh-tokoh NU patut untuk terus digali dan ajarkan, baik dari sisi keteladanan ahklaknya maupun buah pemikirannya. Salah satu dari sekian banyak deretan Tokoh-tokoh tersebut, sosok pribadi Kiai Ma’ruf Amin perlu diketahui. Seperti diketahui kiprah dan peranan Kiai Ma’ruf Amin bagi umat Islam Indonesia akrab dengan poisisinya dalam Syuriah Nahdlatul Ulama (Rais […]

  • Semangat Ramadhan, Ratusan Santri Pasuruan Ikut Safari Pesantren di Daerah Terpencil

    Semangat Ramadhan, Ratusan Santri Pasuruan Ikut Safari Pesantren di Daerah Terpencil

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melalui Lembaga Dakwah NU (LDNU) dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah NU (RMINU) mengirim ratusan santri untuk berdakwah selama Bulan Ramadhan. Sekretaris PC LDNU Gus Syarofuddin Al Kuwaity menyampaikan, Program Safari Pesantren dilaksanakan di beberapa daerah terpencil di Kabupaten Pasuruan. “Ada 104 santri yang dikirim. Penentuan lokasi kami […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca