Breaking News
light_mode

Inovatif, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Bikin Keripik dari Limbah Bonggol Pisang

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
  • visibility 890
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) berhasil memberikan inovasi dalam mengolah limbah pelepah dan bonggol pisang di Desa Logowok, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan menjadi keripik.

Penanggung jawab kegiatan, Hamdan Robbani menyampaikan, sebagian besar kebun dan pekarangan di Desa Logowok banyak ditanami pohon pisang. Setelah panen, pelepah dan bonggolnya dibuang begitu saja sehingga mencemari lingkungan terutama sungai.

“Warga setempat belum mengetahui manfaat dan bagaimana cara mengolah limbah pelepah dan bonggol pisang kepok tersebut,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Jumat (19/09/2022).

Untuk itu, pihaknya menggelar ‘Pelatihan Pengolahan Limbah Bonggol Pisang Menjadi Keripik’ pada Sabtu (30/07/2022). Harapannya, masyarakat dapat mengetahui bahwa limbah pelepah dan bonggol pisang itu dapat diolah menjadi keripik. Lebih-lebih, cara pembuatannya cukup mudah.

“Pelepah dan bonggol pisang direndam dengan air kapur dan garam selama 24 jam. Kemudian dicuci bersih dan direndam dengan bumbu. Selanjutnya dibaluri dengan racikan tepung dan digoreng,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, beberapa manfaat pelepah dan bonggol pisang. Diantaranya dapat menjadi penawar diabetes, menyembuhkan anemia, mengatur tekanan darah, membakar lemak di perut, menurunkan berat badan dan membersihkan saluran kemih.

Kepala Desa Legowok, Misbahul Munir mengucapkan terima kasih atas inovasi mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan. Pasalnya, kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa setempat sangat termotivasi dan semangat untuk belajar mengolah limbah pelepah dan bonggol pisang menjadi keripik.

“Dapat mengurangi limbah pelepah dan bonggol pisang yang selama ini mengotori lingkungan. Dan yang semula tak bernilai menjadi bernilai ekonomis,” pungkasnya.

Penulis: M Haril

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekretaris LPBI NU: Santri Ngalah Pasuruan Berhasil Menerapkan Sistem Aquaponik

    • calendar_month Ming, 11 Nov 2018
    • visibility 671
    • 1Komentar

    Oktober 2018 lalu, para santri pondok pesantren Ngalah Purwosari mendapat bimbingan berupa pelatihan dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama untuk melakukan pembiakan tanaman dengan ikan menggunakan cara hidroponik. “Kami mendapat pelatihan selama dua hari. Pelatihan ini merupakan bagian dari pengetahuan alam, ” salah seorang santri pondok Ngalah Purwosari, sebagaimana dikutip oleh Aris Felani, […]

  • pelantikan fatayat

    Resmi Dilantik, PC Fatayat Punya Sitta Priorita

    • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
    • visibility 739
    • 0Komentar

    Pohjentrek, nupasuruan or.id.Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) Kabupaten Pasuruan sukses menyelenggarakan Pelantikan Pengurus periode 2019-2024. Kegiatan bertempat di Aula KH. Ahmad Jufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Pohjentrek, Sabtu (3/4/2021). Kegiatan itu sekaligus memperingati Harlah Fatayat NU ke-71. Dalam sambutannya, Ketua PC Fatayat NU, Hj. Anik Asnawati mengucapkan rasa terima kasih kepada semua […]

  • ISNU Pasuruan Galakkan  Sosialisasi Serifikasi Halal Pada Festival Jajanan Tradisional

    ISNU Pasuruan Galakkan  Sosialisasi Serifikasi Halal Pada Festival Jajanan Tradisional

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Festival Jajanan Tradisional, di area perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (20/10/2024). Dalam acara tersebut Pimpinan Cabang (PC ) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan melakukan sosialisasi sertifikasi halal untuk produk UMKM secara gratis. “ISNU Kabupaten Pasuruan memiliki banyak tenaga Pendamping Produk Halal (PPH) […]

  • PAC IPNU-IPPNU Winongan Gelar 3 Matra di MA Ma’arif An-Nur

    PAC IPNU-IPPNU Winongan Gelar 3 Matra di MA Ma’arif An-Nur

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Winongan bersinergi dengan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) serta Gugus Depan Pramuka MA Ma’arif An-Nur Winongan menyelenggarakan kegiatan 3 Matra pada Jum’at – Ahad (18–20/07/2026). Kegiatan yang menggabungkan Masa Ta’aruf Madrasah (Matamuda), Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), […]

  • IPNU IPPNU Pasrepan Bersama SMK Queen Zam-Zam Gelar Makesta Untuk Siswa Baru

    IPNU IPPNU Pasrepan Bersama SMK Queen Zam-Zam Gelar Makesta Untuk Siswa Baru

    • calendar_month Sel, 26 Jul 2022
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pasrepan, Kabupaten Pasuruan bersama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Queen Zam-Zam menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat-Sabtu (22-23/07/2022). Kegiatan dengan tema “Mencetak Kader Militan untuk Menghadapi Masa Depan” itu dilaksanakan di […]

  • Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    Pabrik Miras dan Penjelasan Fatwa Mbah KH. Ahmad Djufri

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    Perbincangan tentang pendirian dan/atau investasi terhadap Pabrik Minuman Keras (Miras) yang beberapa hari ramai dibicarakan, jauh sebelumnya, KH. Ahmad Djufri, Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten tahun 1965 hingga 1974, yang saat itu masih menjabat sebagai Rais Syuriyah, telah melarang masuknya pabrik miras di Pasuruan. Hal itu Beliau lakukan karena tidak ingin bahaya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca