Breaking News
light_mode

ISNU Pasuruan Siapkan 110 Pendamping Proses Produk Halal UMK

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Ming, 6 Mar 2022
  • visibility 799
  • comment 0 komentar

Gondangwetan, NU Pasuruan
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar sosialisasi, verifikasi dan validasi berkas calon pendamping Proses Produk Halal (PPH) di Aula KH. Zainuddin Pondok Pesantren Assholach Kejeron Gondangwetan, Ahad (6/03/2022).

Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama dan merupakan sinergi dengan Lembaga Solusi Halal dari Pimpinan Wilayah ISNU Jawa Timur.

Sosialiasi tersebut dibuka oleh Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi. Kabupaten Pasuruan mendapat jatah 110 pendamping PPH yang telah direkrut secara terbuka untuk umum beberapa hari yang lalu.

Upaya penyiapan tenaga pendamping PPH tersebut merupakan pelaksanaan amanat regulasi Jaminan Produk Halal (JPH). Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggara Bidang JPH, dan Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2021 yang mengatur secara khusus mekanisme Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

“Sosialisai PPH ini dilaksanakan untuk mengakselerasi pelaksanaan sertifikasi halal bagi pelaku UMK melalui skema Pernyataan Pelaku Usaha atau yang sering kita sebut dengan istilah Self Declare,” ungkap pria yang juga berkhidmah sebagai ketua Yayasan Pondok Pesantren Assholach tersebut

Nantinya, ia berharap para calon pendamping PPH bisa bekerja sungguh-sungguh mendampingi pelaku UMK yang ada di Kabupaten Pasuruan untuk memperoleh sertifikat halal melalui jalur self declare.

Pendampingan PPH niscaya dilaksanakan untuk memastikan bahwa proses produk halal yang dilakukan oleh pelaku usaha betul-betul telah memenuhi standar kehalalan yang dipersyaratkan. Karena hal ini menyangkut persoalan umat yang mendasar, yakni halal-haram.

Menurutnya, apabila proses pendampingan tidak dilakukan secara serius, maka yang menjadi korban adalah umat Islam.

Ahmad Fauzi salah satu anggota pengurus PC ISNU juga turut memberikan keterangan dalam sosialisasi PPH ini. Ia menuturkan, selain berdimensi ibadah, para pendamping nantinya juga mendapatkan honor dari BPJPH melalui ISNU Pasuruan untuk setiap sertifikat halal yang keluar dari UMK yang didampingi.

“Jadi, ini tidak hanya semata ibadah yang nantinya pasti mendapat pahala. Ada juga ganjaran dunia berupa honor untuk para pendamping,” ungkap doktor yang juda dosen pascasarjana Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah Bangil (IAI DALWA) tersebut.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Menetapkan dan mengumumkan awal Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah kepada masyarakat umum sebelum adanya penetapan resmi (itsbat) pemerintah tidak diperbolehkan apabila hal tersebut berpotensi menimbulkan perpecahan, perselisihan, dan kebingungan di tengah umat. Larangan ini didasarkan pada pertimbangan sadd adz-dzarî‘ah (menutup pintu kerusakan) dan menjaga persatuan kaum muslimin. Oleh karena itu, meskipun seseorang memiliki hasil hisab yang […]

  • Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Usai influencer Gita Savitra menyatakan memilih gaya hidup Childfree, yakni memilih tidak memiliki anak. Isu itu marak dibicarakan dan mendapat respons dari banyak kalangan. Tak terkecuali Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Ustadz Nur Khotib. Menurutnya, Childfree itu berisi ajakan untuk tidak memiliki anak. Gaya hidup itu bertentangan dengan […]

  • Nyai Sinta Nuriyah : Persatuan dan Kesatuan Merupakan Pilar Indonesia

    Nyai Sinta Nuriyah : Persatuan dan Kesatuan Merupakan Pilar Indonesia

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Prigen, NU Pasuruan Nyai Hj Sinta Nuriyah istri KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengingatkan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan pilar utama tegaknya Republik Indonesia. Menurutnya dengan hidup rukun dan saling menghargai bangsa kita tidak akan terpecah belah. “Kunci dari persatuan adalah saling menghargai dan tolong-menolong di antara sesama bangsa,” ujarnya dalam acara buka bersama […]

  • Apresiasi Masyarakat Bagi Paramedis dan Relawan Covid-19 Kabupaten Pasuruan

    Apresiasi Masyarakat Bagi Paramedis dan Relawan Covid-19 Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Pada Selasa 30 Juni 2020, di Hotel Pynes Garden Prigen, Bapak Dwi Suwignyo Hadi mewakili Masyarakat Prigen dan warga Pasuruan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Pasuruan, H.M.Irsyad Yusuf atas langkah yang baik untuk menangani penderita Covid-19. Penanganan tersebut di antaranya dengan memberikan apresiasi berupa peningkatan kesejahteraan kepada Paramedis dan relawan yang terlibat dalam mendukung […]

  • Peringati Nuzulul Qur’an, MWC NU Sukorejo Ngaji Bareng KH. Irfan Sholeh

    Peringati Nuzulul Qur’an, MWC NU Sukorejo Ngaji Bareng KH. Irfan Sholeh

    • calendar_month Sen, 28 Mei 2018
    • visibility 875
    • 0Komentar

    Memperingati Nuzulul Qur’an, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan gelar pengajian umum bersama KH. Irfan Sholeh, SH., M.Pd.I bekerjasama dengan Takmir Masjid Besar Al-Mukhlasin Sukorejo, kemarin malam (27/05/2018).

  • Wujud Lingkungan Bersih, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Launcing Bank Sampah

    Wujud Lingkungan Bersih, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Launcing Bank Sampah

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2024
    • visibility 917
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama UNU Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) luncurkan progam bank samah di Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/08/2024). Siti Ayuni mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan mengatakan, bank sampah merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi masalah sampah di desa […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca