Breaking News
light_mode

ISNU Pasuruan Sukses Gelar Konfercab, Adip Muhdi Dipercaya Kembali Sebagai Nakhoda

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
  • visibility 544
  • comment 0 komentar

Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan mengadakan kegiatan Konferensi Cabang (Konfercab) di Hotel Dalwa, Bangil, 21-08-2022. Salah satu dari hasil Konfercab tersebut yakni menetapkan Ahmad Adip Muhdi untuk melanjutkan khidmahnya sebagai ketua Pimpinan Cabang (PC) ISNU Pasuruan masa khidmat 2022-2026.

Adip Muhdi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan untuk berkhidmah lagi. Dia berjanji ke depan akan tetap berupaya membesarkan ISNU Pasuruan.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima atas kepercayaannya. Mudah-mudahan amanah yang diberikan ini membawa semangat dalam rangka cita-cita kita bersama membesarkan ISNU dan memajukan Kabupaten Pasuruan,” kata Adip Muhdi.

Ke depan, lanjutnya, Adip berharap seluruh anggota bisa aktif dan tanggap dalam berbagai permasalahan. Pemikiran anggota ISNU Pasuruan juga dibutuhkan untuk mewujudkan program yang dicanangkan PCNU Pasuruan sebagai hadiah satu abad NU. Program itu di antaranya terkait dengan pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama.

Konfercab tersebut dihadiri Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan KH. Imron Mutamakkin, Wakil Rois Syuriah Pimpinan Wilayah (PW) NU Jatim KH Ali Maschan Moesa, dan sejumlah utusan dari PW ISNU Jawa Timur. Acara ini juga mengundang Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) ISNU di kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.

Untuk diketahui, ISNU adalah sebuah organisasi yang merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang berfungsi membantu melaksanakan kebijakan NU pada kelompok sarjana dan kaum intelektual. Didirikan di Surabaya pada 19 November 1999, ISNU baru ditetapkan sebagai Badan Otonom NU pada Muktamar ke-32 NU di Makassar pada 2010. Ketua Umum Pimpinan Pusat ISNU saat ini adalah H Ali Masykur Musa.

Konfercab PC ISNU Pasuruan juga diisi dengan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Masdar Hilmi. Dalam kesempatan ini Masdar menegaskan, umur NU hampir berusia satu abad. Jelang satu abad dirinya menilai kader ISNU harus bisa menjawab beberapa tantangan. Di antaranya tantangan dalam kepemimpinan serta dalam organisasi.

“Kader ISNU saat ini sudah banyak mengisi posisi di lingkungan kampus. Contohnya saja, hampir semua jajaran rektor kampus negeri maupun kampus swasta di Jawa Timur adalah kader dan bagian dari ISNU,” tegas Masdar

Di samping itu lanjut Masdar, ISNU sebagai sebuah organisasi yang mewakili umat harus menempatkan kader-kader terbaiknya untuk mengisi posisi penting di segala lini sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan Negara. Kader-kader ISNU sebagai bagian dari kalangan intelektual didorongnya berkontribusi aktif dalam pembangunan. Semoga ISNU Pasuruan kedepan semakin maju dan jaya.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC se Pasuruan Raya Ikuti Akreditasi PW Ansor Jatim, Ini Hasilnya

    PAC se Pasuruan Raya Ikuti Akreditasi PW Ansor Jatim, Ini Hasilnya

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Beji, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Bangil, Kota dan Kabupaten Pasuruan menggelar ‘Visitasi Assesor Akreditasi’ di Aula Anisah Foundation, Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Ahad (04/09/2022). Kegiatan visitasi diikuti ketua dan sekretaris atau tim akrediasi yang berasal dari dua puluh delapan (28) Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor […]

  • Jangan Salah, Islam dan Nasionalisme Tak Bertentangan

    Jangan Salah, Islam dan Nasionalisme Tak Bertentangan

    • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
    • visibility 1.014
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanH. Ahmad Taufiq, wakil ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, mengungkapkan bahwa banyak dari masyarakat yang salah dalam memahami ajaran agamanya. Sehingga marak terjadi kekerasan atas nama agama. “Mereka yang keluar rel aswaja, memiliki kerentanan terpapar ekstrimisme,” ujarnya saat memberikan materi dalam kegiatan pembekalan Pemateri Pesantren Ramadlan, Senin (19/4/2021). Ia juga […]

  • Tips Khusus Bagi Desainer Grafis Pemula ala LTN MWCNU Gondangwetan

    Tips Khusus Bagi Desainer Grafis Pemula ala LTN MWCNU Gondangwetan

    • calendar_month Kam, 26 Mei 2022
    • visibility 854
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU PasuruanKetua Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gondangwetan Nur Kholis membagikan, tips belajar desain grafis. Khususnya bagi seorang pemula. “Pemula (Disarankan) lebih pakai trik ATM. Amati dulu sebuah karya desain. Lalu tiru dan modifikasi. Itu dulu,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (26/05/2022). Ia juga menyampaikan, hendaknya seorang yang […]

  • Menyaksikan Sedekah Desa Saat KKN, Ini Catatan Mahasiswa STAIS-ITSNU Pasuruan

    Menyaksikan Sedekah Desa Saat KKN, Ini Catatan Mahasiswa STAIS-ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • visibility 878
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 6 memiliki kesan saat mengikuti kegiatan masyarakat di lokasi KKN. “Warga desa tetap berpegang teguh kepada budaya leluhur. Jujur saya banyak mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari […]

  • Warga dan Mahasiswa KKN UINSA Kenang Jasa Ustadz Ahmad Syafi’i, Guru Ngaji Pertama di Winong Barat

    Warga dan Mahasiswa KKN UINSA Kenang Jasa Ustadz Ahmad Syafi’i, Guru Ngaji Pertama di Winong Barat

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU Pasuruan Masyarakat Dusun Winong Barat, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, kembali memperingati Haul ke-24 Almarhum Ustadz Ahmad Syafi’i pada Kamis (25/06/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sosok guru ngaji pertama di Dusun Winong Barat yang telah meletakkan dasar pendidikan Islam dan membangun kehidupan keagamaan masyarakat hingga terus dirasakan manfaatnya sampai sekarang. […]

  • Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • visibility 612
    • 2Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menjelaskan hasil analisis awal penentuan 1 Syawal 1447 H yang menunjukkan posisi hilal diperkirakan belum memenuhi kriteria imkanur rukyat. Meski demikian, rukyatul hilal tetap dilaksanakan di rooftop lantai 10 Gedung Mabna Abuya Habib Hasan Baharun, kompleks Pondok Pesantren Darullughah Waddawah (Dalwah), Desa Raci, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca