Breaking News
light_mode

ISNU Pasuruan Tutup Rutinan Manaqib Syah Abdul Qodir Al Jaelani Sekaligus Resmikan Musolla Gus Dur

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
  • visibility 1.211
  • comment 0 komentar

Gondangwetan, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar penutupan manaqib rutin syekh Abdul Qadir Al Jailani di mushola Gus Dur, Desa Wonojati, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (20/2/2024).

Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi mengatakan bahwasanya tugas ISNU bukan hanya memperhatikan persoalan kesarjanaan dan cendikiawan tetapi memperhatikan jama’ah Nahdlatul Ulama di setiap desa.

“ISNU Manaqib Syah Abdul Qodir Al Jailani merupakan kegiatan ISNU di bidang sosial dan keagamaan,” ujarnya.

Menurutnya agenda rutin ini digelar setiap bulan di mushola atau masjid di Kabupaten Pasuruan yang di pimpin oleh pengurus ISNU ustadz Muhammad Ismail.

“Tiap bulan ada pembacaan manaqib syekh Abdul Qodir Jaelani. Tadi malam saya singgung hubungan antara Gus Dur dengan syekh Abdul Qadir Jailani sebagai sama sama waliyullah,” tambahnya.

Lebih lanjut ketua Yayasan Assolach Kejeron Gondangwetan tersebut mengatakan, selain penutupan manaqib rutin syekh Abdul Qadir Al Jailani ISNU Kabupaten Pasuruan di berikan amanah untuk meresmikan dan memberikan musholla tersebut dengan nama Gus Dur.

“Alhamdulillah kami diberikan amanah untuk meresmikan dan memberikan nama kepada mushola wakaf tersebut,” tendasnya.

Dirinya bersyukur karena kali ini bisa berjalan lancar berkat kekompakan dari semua unsur pengurus ISNU dan masyarakat dari semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu, semoga kegiatan ini selalu mendapatkan berkah manfa’at fiddini waddunya wal akhiroh.

“Insya Allah rutinan manaqib Syekh Abdul Qadir Al Jailani ISNU Kabupaten Pasuruan akan kita buka kembali setelah hari raya idul fitri,” paparnya.

Dosen Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan berharap kita bisa lebih memahami betapa pentingnya rutinan bagi warga nahdliyin, karena dari situlah kita akan bisa mendapatkan dan meraih ilmu yang manfaat, ilmu yang benar-benar dari para ulama dari para masyayikh yang notabene berakhidahkan ahlussunnah wal jama’ah.

“Semoga kita lebih bisa memilah dan memilih mana yang benar benar-benar akidah ahlussunah dan mana akidah-akidah yang menyimpang,” harapnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Pasuruan Hidupkan Ramadhan dengan Dakwah Digital dan Aksi Sosial, Yuk Ikut!

    NU Pasuruan Hidupkan Ramadhan dengan Dakwah Digital dan Aksi Sosial, Yuk Ikut!

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyiapkan 31 rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M. Program tersebut digagas melalui Kelompok Kerja (Pokja) Ramadhan sebagai upaya menghidupkan syiar Islam sekaligus memperkuat peran sosial keagamaan NU di tengah masyarakat. Ketua Pokja Ramadhan, H. Abd. Ghofur, mengimbau masyarakat Pasuruan untuk meningkatkan kualitas […]

  • KH Wahid Hasyim, Potret Santri Milenial

    KH Wahid Hasyim, Potret Santri Milenial

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Era milenial ditandai dengan pola perilaku dan pola pikir yang berbeda seiring dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang pesat. Bahkan dalam dunia industri, karya dan produk berupaya disesuaikan dengan karakter generasi milenial yang salah satunya menyukai sesuatu yang serba cepat dan instan. Meski demikian, generasi milenial juga memiliki sifat kritis terhadap fenomena dan perubahan […]

  • Harlah Ke 40 Pagar Nusa, KH Imron Mutamakkin Tegaskan Kesenian Bela Diri Untuk Syiar

    Harlah Ke 40 Pagar Nusa, KH Imron Mutamakkin Tegaskan Kesenian Bela Diri Untuk Syiar

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa kesenian bela diri memiliki peran strategis dalam membentengi Nahdlatul Ulama. Menurutnya, bela diri tidak sekadar tontonan, melainkan bagian dari ikhtiar menjaga dan memperkuat agama. Hal itu diungkapkan pada saat Kenduri Kesenian Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Pasuruan  di Halaman Universitas Nahdlatul […]

  • Ragam Muharraman Yang Disaksikan Mahasiswa KKN Kolaborasi ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    Ragam Muharraman Yang Disaksikan Mahasiswa KKN Kolaborasi ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
    • visibility 840
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Selasa-Rabu kemarin (18-19/7/2023) mayoritas umat Islam secara serentak memperingati Tahun Baru Islam 1445 Hijriah. Bulan Muharram. Bulan pertama di tahun Hijriah merupakan salah satu bulan yang mulia. Sebagaimana dijelaskan dalam Surat At-Taubah ayat 36, terdapat empat bulan yang mulia, yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Keutamaan lainnya dari Bulan Muharram, juga pernah […]

  • Tingkatkan Produktivitas Menulis Guru & Dosen, ISNU Kab. Pasuruan Gelar Workshop Metodologi Penulisan

    Tingkatkan Produktivitas Menulis Guru & Dosen, ISNU Kab. Pasuruan Gelar Workshop Metodologi Penulisan

    • calendar_month Sen, 21 Des 2020
    • visibility 1.020
    • 1Komentar

    Bakat menulis merupakan suatu kemampuan yang perlu diasah setiap saat supaya keahlian menulis seseorang dapat selalu berkembang dan meningkat menjadi lebih baik. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kemampuan dan produktivitas menulis, Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan mengadakan Workshop Metodologi Penulisan Buku bagi Guru dan Dosen se-Kabupaten Pasuruan di Aula […]

  • Ikuti Forum Tadabur Alam, Membaca & Melawan Konflik Lingkungan di Pasuruan

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2019
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    Ribuan perusahaan industri berdiri di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pembuangan limbah dari beberapa perusahaan industri tersebut memicu konflik lingkungan. Hingga saat ini, banyak konflik lingkungan di Pasuruan yang belum dapat diselesaikan. Parahnya, konflik lingkungan semacam itu mulai dianggap sebagai hal yang wajar bagi daerah industri. Padahal, buruknya kondisi lingkungan hidup, menurut para ahli, dapat mempengaruhi dinamika sosial […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca