Breaking News
light_mode

Jadikan Cahaya Al-Quran Sebagai Sinar Kehidupan

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Kam, 22 Apr 2021
  • visibility 1.476
  • comment 0 komentar

Al-Quran diturunkan untuk pertama kalinya di tengah-tengah peradaban manusia yang penuh dengan kekacauan dan kegelapan. Al-Qur’an menjadi sumber inspirasi yang laa roiba fiih tidak ada keraguan di dalamnya. Turunnya Al-Quran bagaikan cahaya penerang dalam kegelapan. Hal itu disampaikan Ustadz Nairurrohman saat menyampaikan ceramah safari ramadhan di Masjid An-Nur Pandansari Kebonrejo Grati, Kab Pasuruan, Rabu (21/4/2021).

Safari ini juga dihadiri oleh ulama sepuh NU KH. Idris Hamid dan KH. Hadi Ahmad Khusaeri beserta rombongan ratusan santri dari Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan. Ayat-ayat Al-Qur’an sejatinya merupakan tuntunan yang ditunjukan untuk memberikan cahaya kebaikan bagi manusia, baik di dunia maupun di akhirat, terang Gus Rohman.

Gus Rohman menjelaskan tentang bahayanya orang yang di hatinya tidak ada Alquran. Hal ini seperti rumah yang gelap tidak ada lampu penerang. Sebuah rumah akan terang benderang penuh cahaya apabila disinari oleh Al-Qur’an. Perumpamaan rumah gelap itu mengandung maksud yang halus, sebagaimana kita akan kesulitan melakukan aktifitas diruangan gelap yang minim cahaya.

Demikian juga hati yang gelap dan kosong dari kalamullah akan mudah dipengaruhi oleh setan. Perumpamaan diatas menyatakan betapa penting membaca Alquran, sehingga hati yang tidak ada kalamullah telah diumpamakan seperti rumah yang gelap.

Rumah yang di dalamnya terdapat bacaan Alquran, maka keluarga serta kerabatnya akan bertambah berkah serta kebaikan akan memenuhi ahli rumah tersebut. Malaikat akan turun memenuhi rumah itu, dan setan akan keluar darinya.

Sebaliknya rumah yang tidak dibacakan Alquran, maka akan diliputi oleh kesempitan dan ketidakberkahan, malaikat akan keluar dari rumah itu, dan setan akan memenuhi rumah itu. Maka dari itu, Gus Rohman mengajak jamaah yang hadir di masjid peninggalan KH. Abdul Hamid ini untuk selalu tingkatkan membaca Al-Quran.

“Sinarilah rumah anda dengan membaca Al-Qur’an. Manfaatkan waktu di rumah untuk memperbanyak tadarus Al-Qur’an. lebih-lebih pada bulan yang mulia ini,” kata pria yang juga sebagai pengajar di Bayt Al-Hikmah.

Seperti dalam bulan Ramadhan ini Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan kepada umatnya amalan sunah yang dapat dilakukan pada bulan suci Ramadhan, salah satunya adalah tadarus Al-qur’an.

Di dalam hadits, Nabi mengatakan bahwa siapa saja yang membaca satu huruf Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan, sungguh kebaikan itu akan datang dengan sendirinya.

Jika datangnya bulan Ramadan, kemudian membaca dengan tajwid yang baik dan tadabburi, pahami, dan amalkan isinya. Insya Allah dengan melakukan hal ini maka kita akan menjadi insan yang berkah.

Marilah kita selalu membaca dan mengamalkan al-qur’an dan tentunya berlomba-lomba melakukan kebikan di bulan Ramadan ini.

Kontributor : Muhajirin Yusuf, pemimpin redaksi khazanahquraniyah.com.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takut Kewalahan Penuhi Pesanan, Pengrajin Batik Randupitu Belum Mau Buka Toko Online

    Takut Kewalahan Penuhi Pesanan, Pengrajin Batik Randupitu Belum Mau Buka Toko Online

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Program digitalisasi UMKM yang diinisiasi mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, menghadapi tantangan yang tidak biasa. Seorang pengrajin batik setempat memilih belum memasarkan produknya melalui toko online karena khawatir tidak mampu memenuhi lonjakan pesanan. Hal tersebut terungkap saat mahasiswa PMM Kelompok 2 UNU Pasuruan bersama mahasiswa […]

  • LAZISNU Kab. Pasuruan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

    LAZISNU Kab. Pasuruan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2020
    • visibility 679
    • 1Komentar

    Salah-satu dampak dari musim kemarau ialah mengakibatkan sebagian daerah mengalami kekeringan atau kekurangan stok air bersih, terutama di wilayah pegunungan. Misalnya, di Dusun Aluran Desa Cukur Guling Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan. Dusun yang dihuni sekitar 250 KK ini telah mengalami kekurangan stok air bersih selama 4 (empat) bulan. Musibah tersebut membuat beberapa kali terjadi konfilk […]

  • Puisi “KIYAI ABDURAHMAN” oleh Gus Haidar Hafeez

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2020
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

      KIYAI ABDURAHMAN (Haidar Hafeez) . Tangis kehilangan mewarnai pemakamanmu Seluruh yang hadir berduyun duyun mengenang kembali baikmu Kau wajah teduh itu Wajah takziyin basah kuyup kehilanganmu Jagat raya menyaksikan engkau adalah sang penyabar Dan sabar benar terlahir dari istikamah Istikamah cara tuhan memaksa sabar pada manusia Dengan zuhur ashar magrib isya subuh Sebab sabar […]

  • Membanggakan, PC IPNU Kabupaten Pasuruan Raih Juara 3 Lomba Profil Organisasi Kepemudaan

    Membanggakan, PC IPNU Kabupaten Pasuruan Raih Juara 3 Lomba Profil Organisasi Kepemudaan

    • calendar_month Sen, 23 Des 2024
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama IPNU Kabupaten Pasuruan berhasil mendapatkan juara III lomba profil organisasi kepemudaan tingkat Kabupaten Pasuruan.Lomba ini digelar oleh DPD KNPI Kabupaten Pasuruan di Universitas yudharta Pasuruan, Sabtu (21/12/2024). Ketua PC IPNU Kabupaten Pasuruan Saiful Akbar mengaku bersyukur karena dalam lomba ini IPNU mendapatkan juara ke III […]

  • Begini Cara Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dukung Usaha Songkok Desa Sungi Wetan

    Begini Cara Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dukung Usaha Songkok Desa Sungi Wetan

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • visibility 1.068
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Geliat perekonomian di desa terus mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, pihak swasta, dan pemangku kepentingan lainnya. Satu dari beberapa dukungan itu adalah Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) yang diinisiasi oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT) Abdul Halim Iskandar. Ikut mendukung itu, Mahasiswa Sekolah Tinggi […]

  • Makesta III PKPT IPNU-IPPNU Universitas Yudharta usung tema “Kader Bestari, Untuk NU Masa Depan”

    Makesta III PKPT IPNU-IPPNU Universitas Yudharta usung tema “Kader Bestari, Untuk NU Masa Depan”

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 953
    • 0Komentar

    Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) merupakan tahap kaderisasi tingkat pertama dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU). Artinya, untuk menjadi kader dari organisasi ini harus mengikuti kegiatan Makesta yang diadakan oleh pengurus IPNU-IPPNU. Dalam perjalanannya, pada tahun 2020 ini. PKPT IPNU IPPNU Universitas Yudharta Pasuruan, mengadakan kegiatan Makesta ke-3. Kegiatan tersebut berlangsung […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca