Breaking News
light_mode

Jadikan Cahaya Al-Quran Sebagai Sinar Kehidupan

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Kam, 22 Apr 2021
  • visibility 1.530
  • comment 0 komentar

Al-Quran diturunkan untuk pertama kalinya di tengah-tengah peradaban manusia yang penuh dengan kekacauan dan kegelapan. Al-Qur’an menjadi sumber inspirasi yang laa roiba fiih tidak ada keraguan di dalamnya. Turunnya Al-Quran bagaikan cahaya penerang dalam kegelapan. Hal itu disampaikan Ustadz Nairurrohman saat menyampaikan ceramah safari ramadhan di Masjid An-Nur Pandansari Kebonrejo Grati, Kab Pasuruan, Rabu (21/4/2021).

Safari ini juga dihadiri oleh ulama sepuh NU KH. Idris Hamid dan KH. Hadi Ahmad Khusaeri beserta rombongan ratusan santri dari Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan. Ayat-ayat Al-Qur’an sejatinya merupakan tuntunan yang ditunjukan untuk memberikan cahaya kebaikan bagi manusia, baik di dunia maupun di akhirat, terang Gus Rohman.

Gus Rohman menjelaskan tentang bahayanya orang yang di hatinya tidak ada Alquran. Hal ini seperti rumah yang gelap tidak ada lampu penerang. Sebuah rumah akan terang benderang penuh cahaya apabila disinari oleh Al-Qur’an. Perumpamaan rumah gelap itu mengandung maksud yang halus, sebagaimana kita akan kesulitan melakukan aktifitas diruangan gelap yang minim cahaya.

Demikian juga hati yang gelap dan kosong dari kalamullah akan mudah dipengaruhi oleh setan. Perumpamaan diatas menyatakan betapa penting membaca Alquran, sehingga hati yang tidak ada kalamullah telah diumpamakan seperti rumah yang gelap.

Rumah yang di dalamnya terdapat bacaan Alquran, maka keluarga serta kerabatnya akan bertambah berkah serta kebaikan akan memenuhi ahli rumah tersebut. Malaikat akan turun memenuhi rumah itu, dan setan akan keluar darinya.

Sebaliknya rumah yang tidak dibacakan Alquran, maka akan diliputi oleh kesempitan dan ketidakberkahan, malaikat akan keluar dari rumah itu, dan setan akan memenuhi rumah itu. Maka dari itu, Gus Rohman mengajak jamaah yang hadir di masjid peninggalan KH. Abdul Hamid ini untuk selalu tingkatkan membaca Al-Quran.

“Sinarilah rumah anda dengan membaca Al-Qur’an. Manfaatkan waktu di rumah untuk memperbanyak tadarus Al-Qur’an. lebih-lebih pada bulan yang mulia ini,” kata pria yang juga sebagai pengajar di Bayt Al-Hikmah.

Seperti dalam bulan Ramadhan ini Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan kepada umatnya amalan sunah yang dapat dilakukan pada bulan suci Ramadhan, salah satunya adalah tadarus Al-qur’an.

Di dalam hadits, Nabi mengatakan bahwa siapa saja yang membaca satu huruf Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan, sungguh kebaikan itu akan datang dengan sendirinya.

Jika datangnya bulan Ramadan, kemudian membaca dengan tajwid yang baik dan tadabburi, pahami, dan amalkan isinya. Insya Allah dengan melakukan hal ini maka kita akan menjadi insan yang berkah.

Marilah kita selalu membaca dan mengamalkan al-qur’an dan tentunya berlomba-lomba melakukan kebikan di bulan Ramadan ini.

Kontributor : Muhajirin Yusuf, pemimpin redaksi khazanahquraniyah.com.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikut Bacaan Bilal  dan Jawabannya Serta Doa Shalat Tarawih dan Witir

    Berikut Bacaan Bilal dan Jawabannya Serta Doa Shalat Tarawih dan Witir

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Salah satu ibadah yang hanya dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan adalah shalat Tarawih. Ketika Ramadhan tiba, hampir di setiap masjid dipadati jamaah yang melaksanakan shalat Tarawih secara berjamaah sebagai bentuk ketaatan dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Shalat Tarawih menjadi amalan malam yang memiliki kedudukan istimewa dalam rangkaian ibadah Ramadhan. Selain menghadirkan suasana spiritual […]

  • Nisfu sya'ban

    Nisfu Sya’ban dan Dua Rakaat Setara 400 Tahun Beribadah

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • visibility 1.256
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Kabupaten PasuruanKH. Ishomuddin Ma’shum, selaku pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Karangpandan, mengungkapkan beberapa kisah, amalan dan keutamaan bulan Sya’ban. “Guru-guru kita terdahulu, pada tanggal lima belas Sya’ban, atau disebut Nisfu Sya’ban, membaca surat Yasin 3 kali,” ujarnya saat mengisi pengajian rutin kitab Safinatun Najah, di Musholla Baitul Mukhlisin, Selasa Malam (23/3/2021). “Bulan Sya’ban […]

  • Anggota Banser Rejoso Korban Kecelakaan saat Bertugas dapat Santunan Lazisnu

    Anggota Banser Rejoso Korban Kecelakaan saat Bertugas dapat Santunan Lazisnu

    • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan memberikan santunan kepada anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang mengalami kecelakaan ketika bertugas mengamankan jalan saat lebaran, Sabtu (15/5/2021). Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan Muhammad Nawawi, segera bergerak ketika mengetahui kabar duka itu untuk segera memberikan santunan. “Alhamdulillah, senin […]

  • Muslimat dan Fatayat NU Rejoso Adakan Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar Selama Ramadhan

    Muslimat dan Fatayat NU Rejoso Adakan Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar Selama Ramadhan

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • visibility 1.274
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Muslimat dan Fatayat NU Rejoso menggelar pengajian kitab Kifayatul Akhyar di kantor MWCNU Kecamatan Rejoso. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang menghadirkan pemateri dan tema yang berbeda setiap tahunnya. Ketua Fatayat NU Rejoso, Hj. Dewi Alfiah, menjelaskan bahwa pengajian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan serta melestarikan tradisi pesantren di lingkungan Banom […]

  • 280 Warga Ikut Pengobatan Gratis LAZISNU di Balai Desa Semedusari Lekok

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2019
    • visibility 1.025
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Care LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama) Kabupaten Pasuruan memulai kembali mengadakan kegiatan Pengobatan Gratis. Selasa, 25 Juni 2019, kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Semedusari Kecamatan Lekok. “Pelayanan kegiatan dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Alhamdulillah, 280 warga hadir untuk mengambil manfaat dari kegiatan pengobatan gratis ini,” […]

  • Makesta III PKPT IPNU-IPPNU Universitas Yudharta usung tema “Kader Bestari, Untuk NU Masa Depan”

    Makesta III PKPT IPNU-IPPNU Universitas Yudharta usung tema “Kader Bestari, Untuk NU Masa Depan”

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 986
    • 0Komentar

    Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) merupakan tahap kaderisasi tingkat pertama dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU). Artinya, untuk menjadi kader dari organisasi ini harus mengikuti kegiatan Makesta yang diadakan oleh pengurus IPNU-IPPNU. Dalam perjalanannya, pada tahun 2020 ini. PKPT IPNU IPPNU Universitas Yudharta Pasuruan, mengadakan kegiatan Makesta ke-3. Kegiatan tersebut berlangsung […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca