Breaking News
light_mode

Kripsang dan Sasang, Olahan Pisang Buatan Mahasiswa ITSNU Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 3 Mar 2022
  • visibility 1.314
  • comment 0 komentar

Lumbang, NU Pasuruan
Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) mendampingi warga Dusun Krajan Sidorukun, Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dalam mengolah pisang. Menjadi Kripik Pisang Khas Panditan (Kripsang) dan Sale Pisang Asli Lumbang Panditan (Sasang).

Penanggungjawab Kegiatan Sailatul Ilmi menyampaikan, meski Desa Panditan sebagai desa pusat peternakan sapi perah, mempunyai potensi sebagai penghasil pisang. Informasi dari Pemerintah Desa, pisang yang dipanen setiap hari dan dijual keluar desa mencapai 2 truk.

“Itu yang dijual keluar desa. Untuk itu, perlu dilakukan pengembangan potensi pisang dalam sektor usaha rumah tangga dengan diolah. Sehingga mempunyai daya simpan yang lebih panjang. Juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (03/03/2022).

Ia menambahkan, cara pembuatan Sasang. Dimulai dengan mengupas pisang yang sudah masak. Lalu iris tipis dan dijemur. Setelah itu, campurkan irisan pisang yang telah dijemur dengan adonan yang terbuat dari tepung mazena dan tepung beras. Selanjutnya digoreng dengan minyak panas sampai warna kekuningan. Sale pisang siap disajikan atau dikemas.

“Untuk Kripsang. Kupas pisang mentah. Iris tipis dan rendam dalam air. Setela itu digoreng. Kemudian masukkan dalam kantong atau wadah yang sudah berisi anaka rasa. Kocok hingga perasa menempel. Kripsang siap disajikan atau dikemas,” tutur aktifis Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) itu.

Untuk itu, Kepala Desa Panditan Dodik, berterima kasih atas inisiatif mahasiswa ITSNU Pasuruan dalam mendampingi warga mengembangkan olahan pisang. Karena warga di desa biasanya hanya dijadikan Pisang Goreng.

“Potensi pisang di sini sangat baik. Tetapi kita tidak tahu untuk pengolahan selain Pisang Goreng. Alhamdulillah dengan adanya adek-adek KKN bisa mengolah pisang dengan berbagai jenis. Untuk Keripik Pisang sangatlah enak, gurih, dan nagih. Tapi saya lebih suka keripik pisang original. Untuk Sale Pisang enak dan manis,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kelompok 3 KKNT ITSNU Pasuruan juga mendampingi warga membuat olahan Susu menjadi Susu Pasteurisasi dan Yogurt Sultan (Susu Lumbang Panditan) serta membuat Pupuk Bokashi yang terbuat dari kotoran sapi. Mengingat limbah kotoran sapi di Desa Panditan melimpah.

Penulis: Putri Isnaini
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilantik, Anak Ranting dan PRNU Sengonagung Diminta Rumuskan Program dengan Tiga W

    Dilantik, Anak Ranting dan PRNU Sengonagung Diminta Rumuskan Program dengan Tiga W

    • calendar_month Ming, 11 Sep 2022
    • visibility 920
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PARNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan secara serentak resmi dilantik, Jumat (09/09/2022). Kegiatan pelantikan dipusatkan di Masjid Rousdy, Roudhotul Mustarsyidiin, Dusun Kembang Kuning, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus H […]

  • Hukum Menetapkan Status Anak Yatim Berdasarkan KK, Bagaimana Ketentuannya?

    Hukum Menetapkan Status Anak Yatim Berdasarkan KK, Bagaimana Ketentuannya?

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Penetapan status anak yatim berdasarkan data Kartu Keluarga (KK) atau akta kelahiran yang menggunakan kalender Masehi tidak dapat dijadikan patokan secara langsung. Dalam ketentuan fikih, batas usia anak yatim berakhir ketika anak telah baligh, sedangkan ukuran usia baligh 15 tahun mengacu pada kalender Hijriah, bukan kalender Masehi. Selain berdasarkan usia, baligh juga dapat diketahui melalui […]

  • pelantikan fatayat

    Resmi Dilantik, PC Fatayat Punya Sitta Priorita

    • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Pohjentrek, nupasuruan or.id.Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) Kabupaten Pasuruan sukses menyelenggarakan Pelantikan Pengurus periode 2019-2024. Kegiatan bertempat di Aula KH. Ahmad Jufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Pohjentrek, Sabtu (3/4/2021). Kegiatan itu sekaligus memperingati Harlah Fatayat NU ke-71. Dalam sambutannya, Ketua PC Fatayat NU, Hj. Anik Asnawati mengucapkan rasa terima kasih kepada semua […]

  • Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 1.647
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan Gus Syarif Hidayatullah menerangkan metode agar tidak terjerumus kepada perilaku konsumerisme. Yakni kebiasaan seseorang dalam membeli sesuatu yang bertujuan untuk mencapai kepuasan dan status sosial. Bukan untuk tujuan memenuhi kebutuhan. “Kita sekarang berada di era yang mana gaya hidup menjadi tujuan […]

  • Di Tadarrus Ramadhan, Cak Subadar Ajak Generasi Muda Perdalam Aswaja An-Nahdliyah

    Di Tadarrus Ramadhan, Cak Subadar Ajak Generasi Muda Perdalam Aswaja An-Nahdliyah

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • visibility 1.211
    • 0Komentar

    Lumbang, NU PasuruanWakil Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Mohammad Subadar menyebutkan, generasi muda tidak cukup dalam memahami Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah hanya dengan landasan ‘pokok e manut ulama’ (Pokok Ikut Ulama). Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Tadarrus Ramadhan bertajuk ‘Ontologi Aswaja An-Nahdliyah’ oleh Pemuda Remaja Masjid Nahdlatul Ulama (PRMNU) Lumbang di […]

  • BKNU Pasuruan: Saksikan Besok, Serunya Balap Kapal di Pantai Lekok

    BKNU Pasuruan: Saksikan Besok, Serunya Balap Kapal di Pantai Lekok

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • visibility 922
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanBadan Kemaritiman Nahdlatul Ulama (BKNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan ‘Lomba Balap Kapal’ di Pantai Lekok, Sabtu (13/08/2022). Kegiatan ‘Lomba Balap Kapal’ itu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-77 dan menyongsong 1 Abad NU. Sekretaris BKNU, Gus Nanang Chafidz Faqih menuturkan, lomba itu dilaksanakan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca