Breaking News
light_mode

Kripsang dan Sasang, Olahan Pisang Buatan Mahasiswa ITSNU Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 3 Mar 2022
  • visibility 1.276
  • comment 0 komentar

Lumbang, NU Pasuruan
Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) mendampingi warga Dusun Krajan Sidorukun, Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dalam mengolah pisang. Menjadi Kripik Pisang Khas Panditan (Kripsang) dan Sale Pisang Asli Lumbang Panditan (Sasang).

Penanggungjawab Kegiatan Sailatul Ilmi menyampaikan, meski Desa Panditan sebagai desa pusat peternakan sapi perah, mempunyai potensi sebagai penghasil pisang. Informasi dari Pemerintah Desa, pisang yang dipanen setiap hari dan dijual keluar desa mencapai 2 truk.

“Itu yang dijual keluar desa. Untuk itu, perlu dilakukan pengembangan potensi pisang dalam sektor usaha rumah tangga dengan diolah. Sehingga mempunyai daya simpan yang lebih panjang. Juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (03/03/2022).

Ia menambahkan, cara pembuatan Sasang. Dimulai dengan mengupas pisang yang sudah masak. Lalu iris tipis dan dijemur. Setelah itu, campurkan irisan pisang yang telah dijemur dengan adonan yang terbuat dari tepung mazena dan tepung beras. Selanjutnya digoreng dengan minyak panas sampai warna kekuningan. Sale pisang siap disajikan atau dikemas.

“Untuk Kripsang. Kupas pisang mentah. Iris tipis dan rendam dalam air. Setela itu digoreng. Kemudian masukkan dalam kantong atau wadah yang sudah berisi anaka rasa. Kocok hingga perasa menempel. Kripsang siap disajikan atau dikemas,” tutur aktifis Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) itu.

Untuk itu, Kepala Desa Panditan Dodik, berterima kasih atas inisiatif mahasiswa ITSNU Pasuruan dalam mendampingi warga mengembangkan olahan pisang. Karena warga di desa biasanya hanya dijadikan Pisang Goreng.

“Potensi pisang di sini sangat baik. Tetapi kita tidak tahu untuk pengolahan selain Pisang Goreng. Alhamdulillah dengan adanya adek-adek KKN bisa mengolah pisang dengan berbagai jenis. Untuk Keripik Pisang sangatlah enak, gurih, dan nagih. Tapi saya lebih suka keripik pisang original. Untuk Sale Pisang enak dan manis,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kelompok 3 KKNT ITSNU Pasuruan juga mendampingi warga membuat olahan Susu menjadi Susu Pasteurisasi dan Yogurt Sultan (Susu Lumbang Panditan) serta membuat Pupuk Bokashi yang terbuat dari kotoran sapi. Mengingat limbah kotoran sapi di Desa Panditan melimpah.

Penulis: Putri Isnaini
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musker I PCNU, M Nuh: PBNU Perlu Belajar ke Pasuruan

    Musker I PCNU, M Nuh: PBNU Perlu Belajar ke Pasuruan

    • calendar_month Ming, 28 Nov 2021
    • visibility 1.195
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Kerja (Musker) I di Aula KH Ahmad Jufri Graha PCNU, Kecamatan Pohjentrek, Ahad (28/11/2021). Kegiatan itu mengambil topik “Kemandirian Jamiyyah untuk Keberdayaan Jamaah.” Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, menyampaikan cerita baik pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Hybrid pertamanya. “Rais syariah dan calon ketua […]

  • Di RTK XVIII PMII Merdeka Pasuruan, M Faiz Umar Dipercaya Menjadi Ketua Komisariat

    Di RTK XVIII PMII Merdeka Pasuruan, M Faiz Umar Dipercaya Menjadi Ketua Komisariat

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Panggungrejo, NU PasuruanRapat Tahunan Komisariat (RTK) ke XVIII Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Merdeka, Universitas Merdeka (Unmer) Pasuruan, sukses digelar di Kantor Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Ahad (2/7/2023). Ketua Demisioner PK PMII Merdeka M Salman Alfarizi berharap, nantinya PMII Merdeka mampu menjalankan organisasi dengan lebih baik. Sehingga dapat memberikan manfaat lebih luas. […]

  • Mahasantri Mengabdi: Pelajar NU Yudharta Perkuat Toleransi di Bromo

    Mahasantri Mengabdi: Pelajar NU Yudharta Perkuat Toleransi di Bromo

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • visibility 1.143
    • 0Komentar

    Tosari, NU Pasuruan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Yudharta Pasuruan menggelar program Mahasantri Mengabdi dengan tema Pelajar NU Penggerak Sosial: Sarasehan Lintas Agama di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, kawasan Bromo Tengger. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai Jumat hingga Selasa (21-25/3/2025). Ketua PK […]

  • Kiai Muhib Kuliah di Perguruan Tinggi NU Niatkan Khidmah, Raih Ilmu

    Kiai Muhib Kuliah di Perguruan Tinggi NU Niatkan Khidmah, Raih Ilmu

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • visibility 1.562
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhibul Aman Aly mengatakan menempuh pendidikan di perguruan tinggi, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), bukan sekadar mencari gelar akademik. Lebih dari itu, ada dua niat utama yang seharusnya menjadi landasan setiap mahasiswa. Hal itu diungkapkan pada saat UNU Pasuruan bersholawat di halaman perkantoran […]

  • Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Menetapkan dan mengumumkan awal Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah kepada masyarakat umum sebelum adanya penetapan resmi (itsbat) pemerintah tidak diperbolehkan apabila hal tersebut berpotensi menimbulkan perpecahan, perselisihan, dan kebingungan di tengah umat. Larangan ini didasarkan pada pertimbangan sadd adz-dzarî‘ah (menutup pintu kerusakan) dan menjaga persatuan kaum muslimin. Oleh karena itu, meskipun seseorang memiliki hasil hisab yang […]

  • 1500 Undangan Hadir di Haul KH. Muhammad Kholilurrahman bin KH. Abdul Alim

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • visibility 1.273
    • 0Komentar

    Tepat pada hari Rabu 02 Januari 2019 atau 25 Robiul Tsani 1440 Pondok Pesantren Sidogiri memperingati Haul KH. Muhammad Kholilurrahman bin KH. Abdul Alim dan Mas Moch. Daqiqiyah bin KH. Abdul Alim. Acara haul yang dilaksanakan di kediaman KH. Abdul Alim bin Abdul Jalil tersebut, diiringi dengan pembacaan Sholawat Burdah oleh tim sholawat Ponpes Sidogiri. […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca