Breaking News
light_mode

Kripsang dan Sasang, Olahan Pisang Buatan Mahasiswa ITSNU Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 3 Mar 2022
  • visibility 1.327
  • comment 0 komentar

Lumbang, NU Pasuruan
Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) mendampingi warga Dusun Krajan Sidorukun, Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dalam mengolah pisang. Menjadi Kripik Pisang Khas Panditan (Kripsang) dan Sale Pisang Asli Lumbang Panditan (Sasang).

Penanggungjawab Kegiatan Sailatul Ilmi menyampaikan, meski Desa Panditan sebagai desa pusat peternakan sapi perah, mempunyai potensi sebagai penghasil pisang. Informasi dari Pemerintah Desa, pisang yang dipanen setiap hari dan dijual keluar desa mencapai 2 truk.

“Itu yang dijual keluar desa. Untuk itu, perlu dilakukan pengembangan potensi pisang dalam sektor usaha rumah tangga dengan diolah. Sehingga mempunyai daya simpan yang lebih panjang. Juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (03/03/2022).

Ia menambahkan, cara pembuatan Sasang. Dimulai dengan mengupas pisang yang sudah masak. Lalu iris tipis dan dijemur. Setelah itu, campurkan irisan pisang yang telah dijemur dengan adonan yang terbuat dari tepung mazena dan tepung beras. Selanjutnya digoreng dengan minyak panas sampai warna kekuningan. Sale pisang siap disajikan atau dikemas.

“Untuk Kripsang. Kupas pisang mentah. Iris tipis dan rendam dalam air. Setela itu digoreng. Kemudian masukkan dalam kantong atau wadah yang sudah berisi anaka rasa. Kocok hingga perasa menempel. Kripsang siap disajikan atau dikemas,” tutur aktifis Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) itu.

Untuk itu, Kepala Desa Panditan Dodik, berterima kasih atas inisiatif mahasiswa ITSNU Pasuruan dalam mendampingi warga mengembangkan olahan pisang. Karena warga di desa biasanya hanya dijadikan Pisang Goreng.

“Potensi pisang di sini sangat baik. Tetapi kita tidak tahu untuk pengolahan selain Pisang Goreng. Alhamdulillah dengan adanya adek-adek KKN bisa mengolah pisang dengan berbagai jenis. Untuk Keripik Pisang sangatlah enak, gurih, dan nagih. Tapi saya lebih suka keripik pisang original. Untuk Sale Pisang enak dan manis,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kelompok 3 KKNT ITSNU Pasuruan juga mendampingi warga membuat olahan Susu menjadi Susu Pasteurisasi dan Yogurt Sultan (Susu Lumbang Panditan) serta membuat Pupuk Bokashi yang terbuat dari kotoran sapi. Mengingat limbah kotoran sapi di Desa Panditan melimpah.

Penulis: Putri Isnaini
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC IPNU-IPPNU Winongan Gelar 3 Matra di MA Ma’arif An-Nur

    PAC IPNU-IPPNU Winongan Gelar 3 Matra di MA Ma’arif An-Nur

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Winongan bersinergi dengan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) serta Gugus Depan Pramuka MA Ma’arif An-Nur Winongan menyelenggarakan kegiatan 3 Matra pada Jum’at – Ahad (18–20/07/2026). Kegiatan yang menggabungkan Masa Ta’aruf Madrasah (Matamuda), Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), […]

  • PCNU Kab. Pasuruan Beri Penyuluhan & Desinfeksi Santri Pasuruan Asal Daerah Lain yang Pulang

    PCNU Kab. Pasuruan Beri Penyuluhan & Desinfeksi Santri Pasuruan Asal Daerah Lain yang Pulang

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
    • visibility 1.110
    • 0Komentar

    Satgas Pencegahan Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, kembali menyambut santri Pasuruan dari asal daerah lain yang pulang, Selasa (31/3/2020), khususnya santri pasuruan yang mondok di pondok pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. “Sebagaimana sebelumnya, santri yang pulang, yang nyantri di luar Pasuruan, sebelum sampai di rumah diarahkan ke kantor PCNU untuk dilakukan penyemprotan […]

  • Benarkah Tidur Saat Puasa Bernilai Ibadah? Ini Penjelasannya

    Benarkah Tidur Saat Puasa Bernilai Ibadah? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • visibility 1.358
    • 1Komentar

    tidur di bulan puasa bernilai ibadah Hadits tentang tidur sebagai ibadah bagi orang yang berpuasa sering dikutip di kalangan masyarakat, terutama saat Ramadan. Banyak yang beranggapan bahwa memperbanyak tidur tetap bernilai ibadah karena berpuasa. Berikut hadits yang menjelaskan tentang hal ini: نَوْمُ الصَّائِمِ عِبَادَةٌ وَصُمْتُهُ تَسْبِيْحٌ وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ وَذَنْبُهُ مَغْفُوْرٌ “Tidurnya orang puasa […]

  • Ini Sari Belimbing Wuluh dan Teh Daun Kelor Ala Mahasiswa KKN STAIS-ITSNU Pasuruan

    Ini Sari Belimbing Wuluh dan Teh Daun Kelor Ala Mahasiswa KKN STAIS-ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • visibility 1.358
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 12 mendampingi ibu-ibu di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, membuat minuman dari sari Buah Belimbing Wuluh dan teh Daun Kelor. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Sladi, Kecamatan […]

  • Manfaat Istighosah Rutin Menurut Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan

    Manfaat Istighosah Rutin Menurut Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sen, 23 Des 2024
    • visibility 2.557
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar Istighosah Jum’at Legi di Masjid Al Mukaromah, Jum’at (20/12/2024). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Gus M Nawawi mengatakan, Istighosah rutin setiap Jumat Legi ini merupakan program yang sudah dilaksanakan sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. “Istighosah Jum’at Legi merupakan program yang sudah dijalankan oleh PCNU […]

  • Haralah ke 90 Ansor, Kiai Imron : Kader Ansor Harus Memberikan Contoh Kepada Anak

    Haralah ke 90 Ansor, Kiai Imron : Kader Ansor Harus Memberikan Contoh Kepada Anak

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • visibility 899
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pada momentum Hari Lahir (Harlah) ke 90 Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya kader kader Ansor harus bisa memberikan dan menjadi contoh karakter yang baik kepada anak anaknya. “Pendidikan dasar karekter anak anak kita adalah melihat keseharian orang tuanya,” ujarnya pada […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca