Breaking News
light_mode

Kripsang dan Sasang, Olahan Pisang Buatan Mahasiswa ITSNU Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 3 Mar 2022
  • visibility 1.211
  • comment 0 komentar

Lumbang, NU Pasuruan
Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) mendampingi warga Dusun Krajan Sidorukun, Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dalam mengolah pisang. Menjadi Kripik Pisang Khas Panditan (Kripsang) dan Sale Pisang Asli Lumbang Panditan (Sasang).

Penanggungjawab Kegiatan Sailatul Ilmi menyampaikan, meski Desa Panditan sebagai desa pusat peternakan sapi perah, mempunyai potensi sebagai penghasil pisang. Informasi dari Pemerintah Desa, pisang yang dipanen setiap hari dan dijual keluar desa mencapai 2 truk.

“Itu yang dijual keluar desa. Untuk itu, perlu dilakukan pengembangan potensi pisang dalam sektor usaha rumah tangga dengan diolah. Sehingga mempunyai daya simpan yang lebih panjang. Juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (03/03/2022).

Ia menambahkan, cara pembuatan Sasang. Dimulai dengan mengupas pisang yang sudah masak. Lalu iris tipis dan dijemur. Setelah itu, campurkan irisan pisang yang telah dijemur dengan adonan yang terbuat dari tepung mazena dan tepung beras. Selanjutnya digoreng dengan minyak panas sampai warna kekuningan. Sale pisang siap disajikan atau dikemas.

“Untuk Kripsang. Kupas pisang mentah. Iris tipis dan rendam dalam air. Setela itu digoreng. Kemudian masukkan dalam kantong atau wadah yang sudah berisi anaka rasa. Kocok hingga perasa menempel. Kripsang siap disajikan atau dikemas,” tutur aktifis Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) itu.

Untuk itu, Kepala Desa Panditan Dodik, berterima kasih atas inisiatif mahasiswa ITSNU Pasuruan dalam mendampingi warga mengembangkan olahan pisang. Karena warga di desa biasanya hanya dijadikan Pisang Goreng.

“Potensi pisang di sini sangat baik. Tetapi kita tidak tahu untuk pengolahan selain Pisang Goreng. Alhamdulillah dengan adanya adek-adek KKN bisa mengolah pisang dengan berbagai jenis. Untuk Keripik Pisang sangatlah enak, gurih, dan nagih. Tapi saya lebih suka keripik pisang original. Untuk Sale Pisang enak dan manis,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kelompok 3 KKNT ITSNU Pasuruan juga mendampingi warga membuat olahan Susu menjadi Susu Pasteurisasi dan Yogurt Sultan (Susu Lumbang Panditan) serta membuat Pupuk Bokashi yang terbuat dari kotoran sapi. Mengingat limbah kotoran sapi di Desa Panditan melimpah.

Penulis: Putri Isnaini
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNU dan PII Pasuruan Sepakati MoU Peningkatan SDM

    UNU dan PII Pasuruan Sepakati MoU Peningkatan SDM

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Phojentrek, NU Pasuruan Universitas Nahdlatul Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Pasuruan dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang ‘Pengembangan Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Peningkatan Sumber Daya Manusia’ di Gedung rektorat lantai tiga kampus setempat, Rabu (18/10/2023) Ketua Umum PII Kab. Pasuruan Ir. Hari Santoso, […]

  • Lawan Ahlul Fitnah Waljamaah, LTM NU Deklarasi Anti Hoax & Radikalisasi

    • calendar_month Sen, 18 Feb 2019
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menutup Rakor Kemasjidan & singkronisasi program tahun 2019 dengan deklarasi anti hoax dan radikalisasi, Minggu (17/2/2019) bertempat di rumah makan Pring Kuning, Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Ust. Mundir Muslih berharap agar masyarakat selektif dalam menerima informasi yang beredar, mengingat maraknya berita hoax hingga massifnya penyebaran […]

  • Bisa PO dan COD, Yuk Beli Takjil dan Berbuka di Bazar Fatayat Ranuklindungan

    Bisa PO dan COD, Yuk Beli Takjil dan Berbuka di Bazar Fatayat Ranuklindungan

    • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
    • visibility 1.394
    • 0Komentar

    Grati, NU PasuruanPimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan menggelar Bazar Ceria Ramadhan. Bazar buku pukul 14.00 s.d 17.00 WIB dan berlangsung hingga Jumat (21/03/2025) mendatang. Sekretaris PR Fatayat NU Ranuklindungan Nurul Muttaqinah menyebutkan, bazar yang bertempat di Jalan Wisata Danau Ranu, tepat di depan Taman Kanak-Kanak (TK) Darma […]

  • Tingkatkan Kualitas & Kuantitas Pengusaha Tempe, LPNU Pasuruan Gelar Ngaos Bisnis

    • calendar_month Sen, 3 Sep 2018
    • visibility 983
    • 1Komentar

    Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pasuruan sukses gelar Ngaos Bisnis tentang Pelatihan Pembuatan Tempe dan Succes Story Pengusaha Tempe, Jum’at (31/8) di SDIC Al-Yasini Kraton Pasuruan. Kegiatan yang dilaksanakan siang hari tersebut, dihadiri oleh 63 peserta dan juga 2 (dua) narasumber Ibu Fadhilah dan H. Munif yang merupakan pengusaha tempe berpengalaman asal Pacar Keling […]

  • Ansor-Banser di Lumbang Perbaiki Pipa Sumber Air Warga

    Ansor-Banser di Lumbang Perbaiki Pipa Sumber Air Warga

    • calendar_month Kam, 18 Mar 2021
    • visibility 716
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Kabupaten PasuruanGerak cepat dilakukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan satu regu Pimpinan Ranting (PR) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan. Mereka bersama pemerintah desa setempat memperbaiki pipanisasi air yang bersumber dari Air Terjun Madakaripura, Sabtu (13/03/2021). Menurut Purnawirawan, inisiatif memperbaiki pipa aliran air tersebut dilakukan […]

  • Tanggap Bencana Banjir, PMII Pasuruan Galang Dana di 8 Titik

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pasuruan kembali gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Banjir di Pasuruan, Senin (21/1) di 8 titik tempat jalan raya kabupaten dan kota Pasuruan. Dilaporkan kepada tim media nupasuruan.or.id, bahwa 8 (tujuh) titik tempat diantaranya adalah Alun-alun Bangil, Perempatan Taman Dayu Pandaan, Pertigaan Purwosari, Perempatan Semeru, Perempatan Krampyangan, Perempatan Penjara, Perempatan Kebonagung, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca