Breaking News
light_mode

LPBINU dan BPBD Pasuruan Bekali Relawan Bimtek Penilaian Ketangguhan Desa

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
  • visibility 1.094
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bancana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) berkolaborasi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Ketangguhan Desa di K Galery Hotel Pandaan, Senin (8/07/2024).

Dalam acara tersebut para peserta dibekali upaya pencegahan serta mitigasi bencana kepada pendamping yang akan siap ditularkan ke Desa Tanggap Bencana (Destana).

“Pasca kegiatan ini peserta harus mensosialisasikan hasil bimtek kepada desanya masing-masing khususnya yang termasuk destana siap siaga,” ujarnya.

Ketua BPBD Kabupaten Pasuruan tersebut untuk mengorganisir penilaian ketangguhan desa LPBINU Kabupaten Pasuruan akan di bantu oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasuruan yang mengarah  pada Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) diseluruh Kabupaten Pasuruan. 

“Dengan kolaborasi dan sinergi Destana Siap Siaga Kabupaten Pasuruan akan lebih dikenal masyarakat,” terangnya.

Terima kasih kepada pengurus LPBINU yang telah menyumbangkan pikiran, tenaga dan waktunya untuk berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan.

“Progam bimtek penilaian ketangguhan desa merupakan gagasan dari LPBINU, kemudian pelaksanya adalah BPBD Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

Sementara Wakil Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan Aris Felani mengatakan, jika terjadi sesuatu bencana terdapat tiga fase yang harus dilakukan  yaitu pre-impact, impact, dan post-impac.

“Fase pre-impact adalah  tahap awal dari bencana. Informasi terkait bencana diperoleh dari meteorologi cuaca dan badan satelit, sehingga memerlukan persiapan baike pemerintah, lembaga, dan masyarakat,” paparnya.

Kedua Fase impact adalah fase terjadinya klimaks dari bencana yang mana manusia berjuang dengan sekuat tenaga untuk bertahan hidup.

“Dalam fase impact harus terus berlanjut hingga terjadi kerusakan dan datangnya bantuan-bantuan darurat,” imbuhnya.

Adapun yang ketiga adalah fase post impact yakno fase ketika dimulainya perbaikan dan penyembuhan, pada tahap ini  masyarakat mencoba kembali pada fungsi komunitas normal.

“Dalam fase post impact para korban akan mengalami tahap respons psikologis mulai dari penolakan, marah, tawar-menawar, depresi dan penerimaan,”  ujar Mantan Sekertaris IPNU Pasuruan tersebut.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua LP Ma’arif Pasuruan : Kegiatan IPNU IPPNU Harus Dikamas Menarik di Sekolah

    Ketua LP Ma’arif Pasuruan : Kegiatan IPNU IPPNU Harus Dikamas Menarik di Sekolah

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Ahmad Farid mengatakan, pengurus IPNU IPPNU harus bisa mempresentasikan bahwasanya kegiatan IPNU IPPNU itu penting dan menarik. “Penggerak IPNU IPPNU di komisariat harus bisa mempresentasikan kepada kepala sekolah bahwasanya IPNU IPPNU harus ada di sekolah,” ujarnya pada acara Rakorjas PC IPNU […]

  • Gelar Musker, ISNU Pasuruan Bendung Hoax dengan Literasi

    Gelar Musker, ISNU Pasuruan Bendung Hoax dengan Literasi

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • visibility 355
    • 0Komentar

    NU Pasuruan – Bertempat di Aula KH. Zainudin Pondok Pesantren Assholach Kejero , Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Kerja (Musker) pada 17 Agustus 2021 kemarin, dengan menghasilkan berbagai program dan rekomendasi. Acara dibuka langsung oleh ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi. Dihadiri oleh Sekretaris PCNU Pasuruan KH. Saiful Anam […]

  • LPBINU  Pasuruan Gelar Kelas Aksi PRB Bersama Mahasiswa dan Pelajar

    LPBINU Pasuruan Gelar Kelas Aksi PRB Bersama Mahasiswa dan Pelajar

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan menggelar Kelas Aksi Pengurangan Risiko Bencana (PRB) bersama mahasiswa dan pelajar di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Sabtu (13/12/2025). Sekretaris LPBINU Kabupaten Pasuruan, Aris Felani, mengatakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta kesiapsiagaan generasi muda terhadap potensi bencana […]

  • Bagana Kabupaten Pasuruan & Bangil Bantu Cari Korban Hanyut di Sungai

    Bagana Kabupaten Pasuruan & Bangil Bantu Cari Korban Hanyut di Sungai

    • calendar_month Sab, 27 Nov 2021
    • visibility 1.196
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU PasuruanSatuan Khusus Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kabupaten Pasuruan dan Bangil ikut serta sebagai relawan pencarian warga Kecamatan Pasrepan yang hanyut di sungai saat terjadi banjir. Hingga saat ini, korban belum ditemukan. “Pencarian sementara dihentikan karena sungai kembali meluap,” ujar Misbahuddin kepada NU Pasuruan, Jumat (27/11/2021). Ia juga menjelaskan identitas korban yang bernama Sanudi […]

  • Bantu Kesehatan Warga Terdampak Banjir, NU Pasuruan Gelar Pengobatan Gratis

    Bantu Kesehatan Warga Terdampak Banjir, NU Pasuruan Gelar Pengobatan Gratis

    • calendar_month Ming, 23 Jan 2022
    • visibility 1.235
    • 0Komentar

    Grati, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pengobatan Gratis bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Kedawung Kulon Kecamatan Grati dan Desa Rejoso Lor Kecamatan Rejoso, Minggu (23/01/2022). Bidang Kesehatan NU Peduli Kabupaten Pasuruan dr H Dwijo Widodo menjelaskan, salah satu kebutuhan pertama ketika genangan banjir di wilayah tertentu mulai surut adalah pemeriksaan […]

  • Dukung Minat Baca & Menulis Millenial, GUSDURian Pasuruan Gelar Lokakarya Cerpen

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2020
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Melihat minat millenial dalam membaca dan menulis cerpen, Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan gelar kegiatan Lokakarya Cerpen Millenial bertema tentang Nilai, Pemikiran, dan Keteladanan Gus Dur. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian acara Haul Gus Dur Kesepuluh yang dilaksanakan oleh GUSDURian Pasuruan. Makhfud Syawaludin, Koordinator KGSKR GUSDURian Pasuruan, menjelaskan bahwa sudah waktunya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca