Breaking News
light_mode

LPBINU dan BPBD Pasuruan Bekali Relawan Bimtek Penilaian Ketangguhan Desa

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
  • visibility 968
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bancana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) berkolaborasi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Ketangguhan Desa di K Galery Hotel Pandaan, Senin (8/07/2024).

Dalam acara tersebut para peserta dibekali upaya pencegahan serta mitigasi bencana kepada pendamping yang akan siap ditularkan ke Desa Tanggap Bencana (Destana).

“Pasca kegiatan ini peserta harus mensosialisasikan hasil bimtek kepada desanya masing-masing khususnya yang termasuk destana siap siaga,” ujarnya.

Ketua BPBD Kabupaten Pasuruan tersebut untuk mengorganisir penilaian ketangguhan desa LPBINU Kabupaten Pasuruan akan di bantu oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasuruan yang mengarah  pada Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) diseluruh Kabupaten Pasuruan. 

“Dengan kolaborasi dan sinergi Destana Siap Siaga Kabupaten Pasuruan akan lebih dikenal masyarakat,” terangnya.

Terima kasih kepada pengurus LPBINU yang telah menyumbangkan pikiran, tenaga dan waktunya untuk berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan.

“Progam bimtek penilaian ketangguhan desa merupakan gagasan dari LPBINU, kemudian pelaksanya adalah BPBD Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

Sementara Wakil Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan Aris Felani mengatakan, jika terjadi sesuatu bencana terdapat tiga fase yang harus dilakukan  yaitu pre-impact, impact, dan post-impac.

“Fase pre-impact adalah  tahap awal dari bencana. Informasi terkait bencana diperoleh dari meteorologi cuaca dan badan satelit, sehingga memerlukan persiapan baike pemerintah, lembaga, dan masyarakat,” paparnya.

Kedua Fase impact adalah fase terjadinya klimaks dari bencana yang mana manusia berjuang dengan sekuat tenaga untuk bertahan hidup.

“Dalam fase impact harus terus berlanjut hingga terjadi kerusakan dan datangnya bantuan-bantuan darurat,” imbuhnya.

Adapun yang ketiga adalah fase post impact yakno fase ketika dimulainya perbaikan dan penyembuhan, pada tahap ini  masyarakat mencoba kembali pada fungsi komunitas normal.

“Dalam fase post impact para korban akan mengalami tahap respons psikologis mulai dari penolakan, marah, tawar-menawar, depresi dan penerimaan,”  ujar Mantan Sekertaris IPNU Pasuruan tersebut.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peluang Bagi Dosen PTNU, LPT PBNU dan LPDP Sepakati Kolaborasi Pendanaan Rp7,5 Miliar

    Peluang Bagi Dosen PTNU, LPT PBNU dan LPDP Sepakati Kolaborasi Pendanaan Rp7,5 Miliar

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • visibility 122
    • 0Komentar

    NU Pasuruan Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT PBNU) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan inovasi di lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU). Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Yogyakarta, Selasa (8/9/2026). […]

  • Gelar Musker, ISNU Pasuruan Bendung Hoax dengan Literasi

    Gelar Musker, ISNU Pasuruan Bendung Hoax dengan Literasi

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • visibility 343
    • 0Komentar

    NU Pasuruan – Bertempat di Aula KH. Zainudin Pondok Pesantren Assholach Kejero , Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Kerja (Musker) pada 17 Agustus 2021 kemarin, dengan menghasilkan berbagai program dan rekomendasi. Acara dibuka langsung oleh ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi. Dihadiri oleh Sekretaris PCNU Pasuruan KH. Saiful Anam […]

  • Hari Santri, Aswaja NU Center Gelar Seminar dan Bedah Buku

    Hari Santri, Aswaja NU Center Gelar Seminar dan Bedah Buku

    • calendar_month Sen, 23 Okt 2023
    • visibility 973
    • 0Komentar

    Phojentrek, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional HSN 2023, Pimpinan Cabang PC Aswaja NU Center (Asnuter) Kabupaten Pasuruan mengelar seminar Aswaja dan bedah buku benteng Aswaja di Aula KH Ahmad Djufri Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Kamis (19/10/2023). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, tujuan didirikannya NU adalah mensyiarkan […]

  • Memperingati Nuzulul Qur’an di Tengah Pandemi, ITSNU-STAIS bersama PCNU Kab. Pasuruan Gelar Istighosah Online

    Memperingati Nuzulul Qur’an di Tengah Pandemi, ITSNU-STAIS bersama PCNU Kab. Pasuruan Gelar Istighosah Online

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
    • visibility 783
    • 0Komentar

    Peringatan Nuzulul Qur’an dilakukan secara khidmat di ITSNU-STAIS Pasuruan dengan menggelar Istighosah online, pada Rabu (13/5) sore. Mengangkat topik “Melawan Covid-19”, istighosah ini digelar secara live melalui akun Youtube dan Instagram resmi milik ITSNU-STAIS Pasuruan “Acara ini digelar dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah yaitu mengenakan masker dan menjaga jarak antar personal,” […]

  • Meneguhkan Kontribusi Ulama dalam Perjuangan Bangsa, Lakpesdam NU Pasuruan Gelar Workhsop

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • visibility 788
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Workshop Penulisan Sejarah dengan tema “Ulama & Pesantren Pasuruan dalam Perjuangan Bangsa” bertempat di Ruang Rapat Gedung Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/8/2019). KH. Imron Mutamakkin, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa selain meneguhkan peran ulama NU dalam […]

  • Melihat Panen Padi Organik LPPNU Kabupaten Pasuruan

    Melihat Panen Padi Organik LPPNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • visibility 683
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruankembali menikmati hasil dari upaya mengembangkan padi organik, Sabtu (14/10/2023). Wakil Ketua PC LPPNU Kabupaten Pasuruan Munir mengatakan, padi yang ditanam oleh petani binaan LPPNU ada beberapa macam tergantung minatnya petani. “Padi yang kami tanam berbeda beda tergantung petani-petaninya suka yang mana […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca