Breaking News
light_mode

LPBINU dan BPBD Pasuruan Bekali Relawan Bimtek Penilaian Ketangguhan Desa

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
  • visibility 1.023
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bancana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) berkolaborasi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Ketangguhan Desa di K Galery Hotel Pandaan, Senin (8/07/2024).

Dalam acara tersebut para peserta dibekali upaya pencegahan serta mitigasi bencana kepada pendamping yang akan siap ditularkan ke Desa Tanggap Bencana (Destana).

“Pasca kegiatan ini peserta harus mensosialisasikan hasil bimtek kepada desanya masing-masing khususnya yang termasuk destana siap siaga,” ujarnya.

Ketua BPBD Kabupaten Pasuruan tersebut untuk mengorganisir penilaian ketangguhan desa LPBINU Kabupaten Pasuruan akan di bantu oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasuruan yang mengarah  pada Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) diseluruh Kabupaten Pasuruan. 

“Dengan kolaborasi dan sinergi Destana Siap Siaga Kabupaten Pasuruan akan lebih dikenal masyarakat,” terangnya.

Terima kasih kepada pengurus LPBINU yang telah menyumbangkan pikiran, tenaga dan waktunya untuk berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan.

“Progam bimtek penilaian ketangguhan desa merupakan gagasan dari LPBINU, kemudian pelaksanya adalah BPBD Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

Sementara Wakil Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan Aris Felani mengatakan, jika terjadi sesuatu bencana terdapat tiga fase yang harus dilakukan  yaitu pre-impact, impact, dan post-impac.

“Fase pre-impact adalah  tahap awal dari bencana. Informasi terkait bencana diperoleh dari meteorologi cuaca dan badan satelit, sehingga memerlukan persiapan baike pemerintah, lembaga, dan masyarakat,” paparnya.

Kedua Fase impact adalah fase terjadinya klimaks dari bencana yang mana manusia berjuang dengan sekuat tenaga untuk bertahan hidup.

“Dalam fase impact harus terus berlanjut hingga terjadi kerusakan dan datangnya bantuan-bantuan darurat,” imbuhnya.

Adapun yang ketiga adalah fase post impact yakno fase ketika dimulainya perbaikan dan penyembuhan, pada tahap ini  masyarakat mencoba kembali pada fungsi komunitas normal.

“Dalam fase post impact para korban akan mengalami tahap respons psikologis mulai dari penolakan, marah, tawar-menawar, depresi dan penerimaan,”  ujar Mantan Sekertaris IPNU Pasuruan tersebut.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keren, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Manfaat Limbah Popok Bekas Jadi Media Tanam

    Keren, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Manfaat Limbah Popok Bekas Jadi Media Tanam

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2024
    • visibility 1.313
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI)  Salahuddin Gelar Inovasi ramah lingkungan dengan mengolah sampah popok sekali pakai (diapers), di Dusun Bebekan lor kecamatan Grati, Selasa (13/08/2024).  Ketua KKN Dani mengatakan, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengurangi dampak buruk sampah diapers terhadap lingkungan.  “Kami […]

  • Diguyur Hujan, Kader IPNU-IPPNU Gondang Wetan Tetap Semangat & Khidmat Ikuti Makesta

    Diguyur Hujan, Kader IPNU-IPPNU Gondang Wetan Tetap Semangat & Khidmat Ikuti Makesta

    • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
    • visibility 910
    • 0Komentar

    Pemuda adalah aset bangsa yang tak ternilai harganya, setiap pemuda harus diberdayakan secara maksimal supaya keberadaannya dapat memberikan dampak signifikan khususnya untuk lingkungan sekitar. Oleh karena itu, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU-IPPNU) Gondangwetan mengadakan Kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) sebagai bentuk pemberdayaan pemuda di Gondang […]

  • Dukung Santri & Mahasiswa, ISNU Kab. Pasuruan Bagikan 2000 Masker & Vitamin

    Dukung Santri & Mahasiswa, ISNU Kab. Pasuruan Bagikan 2000 Masker & Vitamin

    • calendar_month Sen, 11 Jan 2021
    • visibility 713
    • 0Komentar

    Dalam rangka memberikan dukungan terhadap anjuran pemerintah terkait disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 serta pengetatan kembali berbagai kegiatan kemasyarakatan. Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan membagikan sekitar 2000 masker ke sejumlah Lembaga Pendidikan dan Perguruan Tinggi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Minggu (10/1/2021). Pembagian masker yang dilakukan oleh para sarjana NU tersebut […]

  • Ma’arif NU Pasuruan Bekali Guru Madrasah Pembelajaran Abad 21

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • visibility 362
    • 1Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PC. LP. Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan gelar Bimbingan dan Pelatihan Pembelajaran Abad 21 bagi Guru Madrasah, Jum’at-Sabtu, 29-30 Juni 2018 bertempat di SMA Excellent Al-Yasini Kompleks Pondok Pesantren Al-Yasini Areng-Areng Wonorejo Pasuruan. Menurut Akhmad Farid, kegiatan Bimlat tersebut mendukung upaya Pemerintah dalam mewujudkan Generasi Emas yang memiliki keterampilan […]

  • Melalui PKL Masa Pandemi, KH. Imron Mutamakkin Ajak Kader Ansor Kuasai Medsos

    Melalui PKL Masa Pandemi, KH. Imron Mutamakkin Ajak Kader Ansor Kuasai Medsos

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2020
    • visibility 678
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda ANSOR (PC GP ANSOR) Kabupaten Pasuruan mengawali giat pelatihan kader dengan Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) yang diadakan di Aula Gedung Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Ternak Desa Kucur Kecamatan Purwosari, Kamis (5/11/2020). Kegiatan Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) tersebut direncanakan berlangsung selama 3 (tiga) hari, yaitu Kamis s.d Minggu, tanggal 5 […]

  • Mahasiswa PMM UNU Pasuruan Dampingi Perawatan Kebun Mangga di Desa Wonokerto

    Mahasiswa PMM UNU Pasuruan Dampingi Perawatan Kebun Mangga di Desa Wonokerto

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Kelompok 09 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan mendampingi petani dalam kegiatan perawatan kebun mangga di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja bidang lingkungan sekaligus bentuk dukungan terhadap pelestarian mangga sebagai salah satu komoditas unggulan desa. Rohim, salah seorang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca