Breaking News
light_mode

LTNNU Pasuruan Gelar Kalas Milenial Pres dan Rekrutmen Kontributor

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
  • visibility 936
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kelas milenial pres di gedung LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (19/10/2024).

Ketua PC LTNNU Kabupaten Pasuruan Makhfud Syawaluddin mengatakan, kelas milenal pres merupakan  bagian dari progam Tashwirul Afkar Reborn untuk menyambut hari santri 2024 yang di dalamnya membahas jurnalistik.

“Materi kelas milenial pres tersebut seputar dasar-dasar jurnalistik mulai dari tata cara penulisan berita yang baik dan macam-macam jenis berita,” ujarnya.

Dosen Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan tersebut mengatakan, tujuan dari diadakannya kelas milenial pres adalahuntuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di lingkup santri dan kader kader NU.

“Kami ingin mencari bibit-bibit unggul di bidang jurnalistik maka dari itu kuotanya sangat terbatas dan tidak semua bisa ikut,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pasca mengikuti kegiatan ini akan ada pengawalan khusus, sehinggaa dapat berkontribusi di website PCNU Kabupaten Pasuruan yakni www.nupasuruan.or.id

“Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah mengirimkan tulisan kegiatan NU atau banom sebanyak mungkin di wilayahnya masing masing,” imbuhnya.

Ia juga memaparkan bahwa nupasuruan.or.id berisi konten yang meliputi kegiatan NU baik Banom, lembaga, keislaman, khutbah, sastra, opini, khazanah, bahtsul masail, doa, maqolah dan humor.

“Biasanya untuk pemberitaan NU kita tidak harus terjun ke lapangan, melainkan cukup mengontak jaringan-jaringan kita untuk meminta informasi tersebut kecuali jika kita mengikuti acara tersebut kita akan semakin leluasa untuk menulis berita tersebut,” paparnya.

Sementara Yulia Novita Hanum selaku narasumber mengatakan, tugas jurnalis adalah mengumpulkan, menulis, menganalisis dan melaporkan peristiwa kepada publik melalui media massa. 

“Seorang jurnalis harus bisa mencari bahan, mengelolaha dan penyebaran informasi kepada publik melalui media massa tentunya dengan unsur unsur jurnalistik yakni 5w 1h,” jelasnya.

Redaktur NU Online Jatim tersebut juga menyampaikan bahwa ada enam nilai di mana salah satunya wajib ada di setiap penulisan berita. Keenam tersebut yaitu trending, aktual, menarik, penting, aneh, dan nyata yang ia singkat menjadi TAMPAN untuk memudahkan peserta mengingatnya.

“Trending itu sesuatu yang sedang menjadi perbincangan publik dan belum tentu merupakan informasi yang baru. Kadang ada informasi yang sudah lama, tetapi baru ramai di sosial media sekarang,” terangnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syaikh Nawawi Banten, Gurunya Ulama Pesantren

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Pada penghujung abad ke-18 lahir seorang yang bernama Nawawi di Banten, Jawa Barat. Setelah dia menuntut ilmu yang sangat banyak, mensyarah kitab-kitab klasik bahasa Arab dalam pelbagai disiplin ilmu. Sungguhpun Syeikh Nawawi al-Bantani diakui alim dalam semua bidang ilmu keislaman, namun dalam dunia at-thariqah ash-shufiyah, gurunya Syeikh Ahmad Khathib Sambas tidak melantik beliau sebagai seorang […]

  • Mati Syahid dan Pikiran Nakal Jaka Tarub

    Mati Syahid dan Pikiran Nakal Jaka Tarub

    • calendar_month Jum, 9 Apr 2021
    • visibility 739
    • 0Komentar

    Beberapa tahun yang lalu. Seorang terorisme, yang mengantar nyawa puluhan orang, dieksekusi oleh petugas. Tak lama kemudian, viral video jenazahnya yang tersenyum. Pembuat video memberikan caption bahwa beliau wafat dengan amat tenang. Bahkan, para netizen tergiring opininya bahwa almarhum merupakan seorang syahid karena wafat di tangan petugas atas hukuman aksi terornya. Wallahu a’lam, konon Gus […]

  • Perbanyak Aktor Toleransi, GUSDURian Ajak Pelajar Diskusi Keislaman & Keindonesiaan

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan gelar Diskusi Kultural Anak Muda bertempat di Ruang Meeting Joglo Cottage, Saygon Cottages, Purwosari, Sabtu (30/7/2019). Kegiatan tersebut bekerja sama dengan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan & Bangil serta Cabang Dinas Pendidikan (Capdin) Prov. Jatim Wilayah Kab/Kota Pasuruan. Menurut Makhfud Syawaludin, Koordinator KGSKR, pelajar perlu lebih banyak diajak […]

  • Optimalisasi Media Pesantren, IKMAL Putri Al-Yasini Gelar ToT Jurnalistik

    Optimalisasi Media Pesantren, IKMAL Putri Al-Yasini Gelar ToT Jurnalistik

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Ikatan Kader Mahasiswa Al-Yasini (IKMAL) Putri menggelar Training of Trainer (ToT) Jurnalistik di Gedung Majelis Ta’lim Lantai 2, Kompleks Pondok Pesantren Terpadu Alyasini (PPTA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jumat (01/03/2024). Ketua IKMAL Putri Nur Chofifah menyampaikan, tujuan ToT untuk menggugah semangat anggota dan pengurus dalam menulis serta optimalisasi media pesantren. Kegiatan itu […]

  • Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Bangun TPS dan Latih Santri Daur Ulang Sampah

    Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Bangun TPS dan Latih Santri Daur Ulang Sampah

    • calendar_month Ming, 11 Sep 2022
    • visibility 789
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanBelum banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk bertanggungjawab terhadap sampahnya masing-masing. Hal itu disebabkan oleh banyak faktor. Diantaranya belum masifnya pendidikan peduli sampah hingga dukungan sarana prasana tempat pembuangan sampah. Menyadari itu, Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Temarik (KKNT) kelompok 4 menginisiasi pembuatan Tempat […]

  • HSN 2018: Santri Pasuruan Bersama LPBI NU Belajar Wast Water Manajemen

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • visibility 834
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2018 Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU (LPBI NU) Kabupaten Pasuruan bekerjasama LPBI NU Pusat mengadakan kegiatan Bimtek Pengelolaan Lingkungan melalui konservasi air. Program yang bertajuk “Dari Pesantren Selamatkan Bumi” ini terfokus pada pada peningkatan kapasitas komunitas pesantren salam mengelola air di lingkungannya. Kegiatan yang diikuti oleh 30 […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca