Breaking News
light_mode

LTNNU Pasuruan Gelar Kalas Milenial Pres dan Rekrutmen Kontributor

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
  • visibility 1.000
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kelas milenial pres di gedung LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (19/10/2024).

Ketua PC LTNNU Kabupaten Pasuruan Makhfud Syawaluddin mengatakan, kelas milenal pres merupakan  bagian dari progam Tashwirul Afkar Reborn untuk menyambut hari santri 2024 yang di dalamnya membahas jurnalistik.

“Materi kelas milenial pres tersebut seputar dasar-dasar jurnalistik mulai dari tata cara penulisan berita yang baik dan macam-macam jenis berita,” ujarnya.

Dosen Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan tersebut mengatakan, tujuan dari diadakannya kelas milenial pres adalahuntuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di lingkup santri dan kader kader NU.

“Kami ingin mencari bibit-bibit unggul di bidang jurnalistik maka dari itu kuotanya sangat terbatas dan tidak semua bisa ikut,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pasca mengikuti kegiatan ini akan ada pengawalan khusus, sehinggaa dapat berkontribusi di website PCNU Kabupaten Pasuruan yakni www.nupasuruan.or.id. 

“Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah mengirimkan tulisan kegiatan NU atau banom sebanyak mungkin di wilayahnya masing masing,” imbuhnya.

Ia juga memaparkan bahwa nupasuruan.or.id berisi konten yang meliputi kegiatan NU baik Banom, lembaga, keislaman, khutbah, sastra, opini, khazanah, bahtsul masail, doa, maqolah dan humor.

“Biasanya untuk pemberitaan NU kita tidak harus terjun ke lapangan, melainkan cukup mengontak jaringan-jaringan kita untuk meminta informasi tersebut kecuali jika kita mengikuti acara tersebut kita akan semakin leluasa untuk menulis berita tersebut,” paparnya.

Sementara Yulia Novita Hanum selaku narasumber mengatakan, tugas jurnalis adalah mengumpulkan, menulis, menganalisis dan melaporkan peristiwa kepada publik melalui media massa. 

“Seorang jurnalis harus bisa mencari bahan, mengelolaha dan penyebaran informasi kepada publik melalui media massa tentunya dengan unsur unsur jurnalistik yakni 5w 1h,” jelasnya.

Redaktur NU Online Jatim tersebut juga menyampaikan bahwa ada enam nilai di mana salah satunya wajib ada di setiap penulisan berita. Keenam tersebut yaitu trending, aktual, menarik, penting, aneh, dan nyata yang ia singkat menjadi TAMPAN untuk memudahkan peserta mengingatnya.

“Trending itu sesuatu yang sedang menjadi perbincangan publik dan belum tentu merupakan informasi yang baru. Kadang ada informasi yang sudah lama, tetapi baru ramai di sosial media sekarang,” terangnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • MWC LTM NU Kejayan, Sukses Gelar Pembinaan Ketakmiran di Masjid Al-Mubarok Klangrong

    • calendar_month Sel, 12 Feb 2019
    • visibility 1.074
    • 1Komentar

    Minggu, 10 Februari 2019 Majelis Wakil Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (MWC LTM NU) Kecamatan Kejayan sukses selenggarakan Pembinaan Keta’miran di Masjid Al-Mubarok Klangrong Kejayan kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus masjid se-kecamatan Kejayan. Diharapkan seusai kegiatan tersebut Pengurus Masjid mampu lebih baik dalam mengelola masjid. Dalam kesempatan itu, Ustadz Mundir Muslih selaku […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Tanam Toga, Wujud Nyata Pengabdian kepada Masyarakat

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Tanam Toga, Wujud Nyata Pengabdian kepada Masyarakat

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) STAI Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) menggelar penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Dusun Pendopo, Desa Rowo Gempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dikemas dalam bentuk edukasi, praktik bertani, serta pelatihan pengelolaan hasil panen […]

  • Perkuat Masjid Jadi Media Ibadah & Dakwah, LTM NU Pasuruan Gelar Seminar

    • calendar_month Sen, 10 Des 2018
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Minggu 09 Desember 2018 kemarin, Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTN NU) Kabupaten Pasuruan bersama Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Pasuruan gelar acara Seminar Memakmurkan Masjid di Gedung Serbaguna Pasuruan. Forum yang bertemakan “Menjaga dan memelihara ruh masjid sebagai media ibadah dan dakwah” tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH. A. Mujib […]

  • Cinta Alam, IPNU-IPPNU Kab. Pasuruan Tanam Pohon di MT. Suwati Tutur

    Cinta Alam, IPNU-IPPNU Kab. Pasuruan Tanam Pohon di MT. Suwati Tutur

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) Kabupaten Pasuruan bersama dengan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Yudharta Pasuruan mengadakan penanaman 100 pohon, Jumat (01/01/2021). Penanaman 100 pohon ini di adakan di atas puncak MT. Suwati yang […]

  • Meriahnya Pelepasan SD Islam Ma’arif NU Martopuro

    Meriahnya Pelepasan SD Islam Ma’arif NU Martopuro

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Perwosari, NU Pasuruan Sekolah Dasar (SD) Islam Ma’arif NU Martopuro Kecamatan Perwosari menggelar pelepasan dan pentas seni, Senin (24/07/2024).Dalam acara tersebut gemuruh tepuk tangan menjadi ajang yang memukau di mana para siswa menampilkan berbagai bakat seni dan kreativitas yang mengagumkan. Abdul Qohar mengatakan, acara ini tidak hanya sekadar perayaan atas pencapaian akademik, tetapi juga sebagai […]

  • Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Usai influencer Gita Savitra menyatakan memilih gaya hidup Childfree, yakni memilih tidak memiliki anak. Isu itu marak dibicarakan dan mendapat respons dari banyak kalangan. Tak terkecuali Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Ustadz Nur Khotib. Menurutnya, Childfree itu berisi ajakan untuk tidak memiliki anak. Gaya hidup itu bertentangan dengan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca