Breaking News
light_mode

Makna Surat Al-‘Ashr Menurut KH Imron Mutamakkin

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
  • visibility 1.338
  • comment 0 komentar

Paserpan, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya makna dari surat Al-‘Ashr merupakan peringatan dari Allah kepada manusia tentang pentingnya waktu.

Menurutnya waktu adalah salah satu nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada manusia tidak boleh disia-siakan.Hal itu diungkapkan pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Darul Abror, Desa Ampel Sari, Kecamatan Paserpan, Rabu (20/03/2024).

“Pada ayat pertama dari surat Al-‘Ashr dimulai dengan demi masa. Hal ini menunjukkan betapa waktu merupakan hal yang sangat berharga,” ujarnya.

Masa adalah hal yang sangat penting dan tidak dapat diulang setiap detik yang berlalu tidak akan pernah kembali. Tanpa kita sadari banyak waktu kita yang terbuang diantaranya shalat berjamaah.

“Nilai pahala dalam shalat berjamaah sangat besar dan banyak orang yang tidak mengetahuinya maka dari itu momentum tersebut jangan dilewatkan,” paparnya.

Oleh karena itu, manusia harus menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Baik mengisi waktunya dengan hal-hal yang bermanfaat dan bernilai kebaikan, mengerjakan amal saleh, beriman kepada Allah dan saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

“Orang-orang yang tidak beriman dan tidak mengerjakan amal saleh juga akan mengalami kerugian dalam berkurangnya amal setelah tua dan mati,” tendasnya.

Lebih lanjut Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, ayat-ayat ini juga menjelaskan bahwa orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh saling menasihati dengan kebenaran dan kesabaran.

” Mari kita bersama sama saling mendorong untuk melakukan segala sesuatu yang telah disyariatkan oleh agama dan mereka juga saling mendorong untuk sabar dalam menjalankan kewajiban Allah, menjauhi larangannya, dan menghadapi kesulitan-kesulitan,” tambahnya.

Menurutnya dalam berjamiyah Nahdlatul Ulama semangat saling menasihati dengan kebenaran dan kesabaran ini sangat penting untuk dijaga masyarakat tetap berada di jalan yang benar dan mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.

” Tanggung jawab sosial itu tidak dapat dilepaskan bisa kita sendiri yang terjerumus atau orang lain,” tutupnya.

Acara tersebut di tutup dengan doa Khotmil Qur’an yang dipimpin langsung oleh ketua PCNU Kabupaten Pasuruan dan di hadiri jajaran tokoh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama MWCNU Kecamatan Paserpan dan tokoh masyarakat kecamatan Pasrepan.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhirnya, Pagar Kompleks Perkantoran NU Pasuruan Diresmikan

    Akhirnya, Pagar Kompleks Perkantoran NU Pasuruan Diresmikan

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanAkhirnya, gapura dan pagar kompleks perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, diresmikan, Ahad (17/9/2023). Gapura dan pagar kantor yang dibangun sejak Bulan Juni itu, akhirnya diresmikan dan bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pasuruan ke 1094. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyebutkan, pagar […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan, Gelar Pelatihan Budidaya Magot

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan, Gelar Pelatihan Budidaya Magot

    • calendar_month Kam, 21 Sep 2023
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Nahdaltul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan mengelar pelatihan budidaya magot di Balai Desa Kayukebek, Kabupaten Pasuruan Saptu (8/08/2023). Ketua kelompak 1 M Nabil Hafidz mengatakan, kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan warga desa tentang pentingnya budidaya magot. “Warga kami tugaskan untuk memilah […]

  • Kepala LBM Santri Al-Yasini: Bahtsul Masail Ciri Pesantren Salaf

    Kepala LBM Santri Al-Yasini: Bahtsul Masail Ciri Pesantren Salaf

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2024
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanKepala Lajnah Bahtsul Masail (LBM) Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA) Ustadz Anasul Hakim menyampaikan, penerapan Bahtsul Masail menjadi salah satu ciri dari Tradisi Pondok Pesantren (Ponpes) Salaf. Hal itu ditegaskan dalam kegiatan Bahtsul Masail Kubro (BMK). Sebuah acara dalam rangka penutupan aktivitas LBM dan Pengembangan Intelektual Berbasis Kepesantrenan oleh Ikatan Kader Mahasiswa Al-Yasini […]

  • Akad Usaha POM MINI dalam Rumusan Bahtsul Masail LBM PCNU Kab. Pasuruan

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2019
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    Deskripsi Masalah: Pak Komar mempunyai usaha pom mini yang cukup lumayan, ada sepuluh unit usaha yang ia miliki, sebenarnya ia tidak memiliki lahan untuk mengelola pom mini sebanyak itu.Akan tetapi, dia bekerjasama dengan orang-orang yang siap diajak kerjasama, sebut saja salah satu orang itu adalah Pak Nashor. Dalam prakteknya, ada kesepakatan antara keduanya, yaitu Pak […]

  • Abdul Ghoni, Nahkoda Baru ISNU Sukorejo Masa Khidmat 2023-2026

    Abdul Ghoni, Nahkoda Baru ISNU Sukorejo Masa Khidmat 2023-2026

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • visibility 1.169
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kecamatan Sukorejo, sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) I. Puluhan sarjana dari 19 desa di kecamatan setempat hadir. Kegiatan dipusatkan di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo, Kompleks Masjid Besar Al-Mukhlasin, Jl. Raya Surabaya-Malang, Dusun Glatik Wetan, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten […]

  • Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Azizi Hasbulloh menilai, Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, terlalu berlebihan. “Peraturan terkait rokok ini sudah berlebihan. Rokok seakan-akan dianggap sebagai (satu-satunya) pembunuh,” ujarnya disela-sela Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Canga’an, Kecamatan Bangil, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca