Breaking News
light_mode

Makna Surat Al-‘Ashr Menurut KH Imron Mutamakkin

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
  • visibility 985
  • comment 0 komentar

Paserpan, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya makna dari surat Al-‘Ashr merupakan peringatan dari Allah kepada manusia tentang pentingnya waktu.

Menurutnya waktu adalah salah satu nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada manusia tidak boleh disia-siakan.Hal itu diungkapkan pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Darul Abror, Desa Ampel Sari, Kecamatan Paserpan, Rabu (20/03/2024).

“Pada ayat pertama dari surat Al-‘Ashr dimulai dengan demi masa. Hal ini menunjukkan betapa waktu merupakan hal yang sangat berharga,” ujarnya.

Masa adalah hal yang sangat penting dan tidak dapat diulang setiap detik yang berlalu tidak akan pernah kembali. Tanpa kita sadari banyak waktu kita yang terbuang diantaranya shalat berjamaah.

“Nilai pahala dalam shalat berjamaah sangat besar dan banyak orang yang tidak mengetahuinya maka dari itu momentum tersebut jangan dilewatkan,” paparnya.

Oleh karena itu, manusia harus menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Baik mengisi waktunya dengan hal-hal yang bermanfaat dan bernilai kebaikan, mengerjakan amal saleh, beriman kepada Allah dan saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

“Orang-orang yang tidak beriman dan tidak mengerjakan amal saleh juga akan mengalami kerugian dalam berkurangnya amal setelah tua dan mati,” tendasnya.

Lebih lanjut Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, ayat-ayat ini juga menjelaskan bahwa orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh saling menasihati dengan kebenaran dan kesabaran.

” Mari kita bersama sama saling mendorong untuk melakukan segala sesuatu yang telah disyariatkan oleh agama dan mereka juga saling mendorong untuk sabar dalam menjalankan kewajiban Allah, menjauhi larangannya, dan menghadapi kesulitan-kesulitan,” tambahnya.

Menurutnya dalam berjamiyah Nahdlatul Ulama semangat saling menasihati dengan kebenaran dan kesabaran ini sangat penting untuk dijaga masyarakat tetap berada di jalan yang benar dan mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.

” Tanggung jawab sosial itu tidak dapat dilepaskan bisa kita sendiri yang terjerumus atau orang lain,” tutupnya.

Acara tersebut di tutup dengan doa Khotmil Qur’an yang dipimpin langsung oleh ketua PCNU Kabupaten Pasuruan dan di hadiri jajaran tokoh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama MWCNU Kecamatan Paserpan dan tokoh masyarakat kecamatan Pasrepan.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU & UNICEF Bekerjasama Sosialisasikan Kebiasaan Baru Di Kabupaten Pasuruan

    NU & UNICEF Bekerjasama Sosialisasikan Kebiasaan Baru Di Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2020
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Sejak Tim Gugus Tugas Kabupaten Pasuruan menetapkan zona kuning untuk wilayah di Kabupaten Pasuruan, beberapa kegiatan telah banyak yang diselenggarakan. Misalnya, acara hajatan, pengajian serta berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya telah mulai digiatkan lagi. Namun, dengan perenggangan tersebut membuat disiplin protokol kesehatan semakin jarang dipatuhi. Oleh Karena itu, Tim NU Peduli Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) […]

  • Perkuat Keluarga Saat PPKM Mikro, LKKNU Kabupaten Pasuruan Bina Keluarga Ansor

    Perkuat Keluarga Saat PPKM Mikro, LKKNU Kabupaten Pasuruan Bina Keluarga Ansor

    • calendar_month Sab, 6 Mar 2021
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (PC LKKNU) Kabupaten Pasuruan bersama Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Keluarga Sakinah bertempat di Aula KH. A. Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Pohjentrek, Jumat, 5 Maret 2021. Kegiatan yang didukung juga oleh Kasibimas Kemenag Kabupaten Pasuruan tersebut, sebanyak 40 Keluarga dengan menerapkan […]

  • Islam Tanpa Organisasi Tidak Akan Besar

    • calendar_month Sel, 18 Des 2018
    • visibility 584
    • 1Komentar

    Ustadz Abdus Salam, Pengasuh Yayasan Al Karomah Pandan Purwosari, mengatakan bahwa Organisasi memiliki peranan penting bagi eksistensi dan kemajuan agama Islam. “Islam tanpa organisasi tidak akan besar,” tegasnya dalam acara Upgrading dan Rapat Kerja Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PKPT IPNU-IPPNU) Universitas Yudharta Pasuruan bertempat di […]

  • Sambut 1 Muharram, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Semarakan Gebyar Muharram

    Sambut 1 Muharram, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Semarakan Gebyar Muharram

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Banyak cara yang dilakukan untuk menyambut tahun baru islam 1446 salah satunya adalah gebyar muharram sebagai mana yang di lakukan Mahasiswa  Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan, Sabtu-Ahad (6-7/07/2024). Pawai Obor Kecamatan Kraton Pawai Obor tersebut di pusatkan di beberapa titik diantaranya Café […]

  • Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

    Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2023
    • visibility 674
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Setiap orang pasti memiliki kisah tersendiri ketika diamanahi menjadi seororang pemimin diantranya adalah Ketua Pengurus Cabang Nahti dlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin mengatakan, sebelum saya menjadi ketua PCNU saya pernah menjadi ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) NU Kejayan. Hal itu diungkapkan pada saat […]

  • PC GP Ansor NU Kab. Pasuruan Bantu PDP Yang Melakukan Isolasi Mandiri

    PC GP Ansor NU Kab. Pasuruan Bantu PDP Yang Melakukan Isolasi Mandiri

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2020
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Setelah Kabupaten Pasuruan ditetapkannya sebagai daerah berzona Merah. Warga semakin waspada terhadap pandemi Covid-19. Namun, masih banyak warga yang kurang memiliki kesadaran akan penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker saat keluar rumah dan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum dan sesudah beraktifitas. Hal ini yang semakin mengkhawatirkan terhadap tingkat penyebaran virus ini. Kamis […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca