Breaking News
light_mode

Makna Surat Al-‘Ashr Menurut KH Imron Mutamakkin

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
  • visibility 1.190
  • comment 0 komentar

Paserpan, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya makna dari surat Al-‘Ashr merupakan peringatan dari Allah kepada manusia tentang pentingnya waktu.

Menurutnya waktu adalah salah satu nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada manusia tidak boleh disia-siakan.Hal itu diungkapkan pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Darul Abror, Desa Ampel Sari, Kecamatan Paserpan, Rabu (20/03/2024).

“Pada ayat pertama dari surat Al-‘Ashr dimulai dengan demi masa. Hal ini menunjukkan betapa waktu merupakan hal yang sangat berharga,” ujarnya.

Masa adalah hal yang sangat penting dan tidak dapat diulang setiap detik yang berlalu tidak akan pernah kembali. Tanpa kita sadari banyak waktu kita yang terbuang diantaranya shalat berjamaah.

“Nilai pahala dalam shalat berjamaah sangat besar dan banyak orang yang tidak mengetahuinya maka dari itu momentum tersebut jangan dilewatkan,” paparnya.

Oleh karena itu, manusia harus menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Baik mengisi waktunya dengan hal-hal yang bermanfaat dan bernilai kebaikan, mengerjakan amal saleh, beriman kepada Allah dan saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

“Orang-orang yang tidak beriman dan tidak mengerjakan amal saleh juga akan mengalami kerugian dalam berkurangnya amal setelah tua dan mati,” tendasnya.

Lebih lanjut Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, ayat-ayat ini juga menjelaskan bahwa orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh saling menasihati dengan kebenaran dan kesabaran.

” Mari kita bersama sama saling mendorong untuk melakukan segala sesuatu yang telah disyariatkan oleh agama dan mereka juga saling mendorong untuk sabar dalam menjalankan kewajiban Allah, menjauhi larangannya, dan menghadapi kesulitan-kesulitan,” tambahnya.

Menurutnya dalam berjamiyah Nahdlatul Ulama semangat saling menasihati dengan kebenaran dan kesabaran ini sangat penting untuk dijaga masyarakat tetap berada di jalan yang benar dan mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.

” Tanggung jawab sosial itu tidak dapat dilepaskan bisa kita sendiri yang terjerumus atau orang lain,” tutupnya.

Acara tersebut di tutup dengan doa Khotmil Qur’an yang dipimpin langsung oleh ketua PCNU Kabupaten Pasuruan dan di hadiri jajaran tokoh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama MWCNU Kecamatan Paserpan dan tokoh masyarakat kecamatan Pasrepan.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tutup Rakornas 3 Lesbumi, Kiai Said Cerita Syair Pujian & Permintaan Maaf Kaab bin Zuhair

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • visibility 644
    • 0Komentar

    KH Said Aqil Siradj, Ketua Tanfidziyah PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersyair, yakni saat menggali parit di tengah perang Khandaq. “Dengan syair yang dibacakan nabi timbullah rasa semangat dan bangkit untuk mempertahankan kota madinah dari serangan musuh,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam penutupan Rakornas 3 LESBUMI PBNU yang digelar […]

  • Ziarah Muassis NU, Jadi Cara Konsolidasi Ansor Sukorejo

    Ziarah Muassis NU, Jadi Cara Konsolidasi Ansor Sukorejo

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • visibility 935
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan menggelar ziarah makam Muassis Nahdlatul Ulama (NU) sebagai langkah pertama konsolidasi organisasi, Sabtu (16/07/2022). Ketua PAC GP Ansor Sukorejo Mohammad Khoiruddin menyampaikan, tujuan ziarah makam muassis NU. Yakni memperkuat spirit baru berkhidmah di GP Ansor Sukorejo. “Kegiatan ini sebagai konsolidasi awal […]

  • GP Ansor NU Kabupaten Pasuruan Lestarikan Tradisi Sowan Kiai Saat Idul Fitri

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2019
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Pasuruan, lestarikan tradisi berkeliling untuk sowan untuk ngalap barakah kepada kiai-kiai sepuh dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di bulan idul fitri, Jum’at (14/06/2019). Sekitar 8 mobil yang membawa rombongan ansor dan belasan lainnya menaiki motor. “Kita keliling agenda rutin setiap tahun dalam rangka […]

  • Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Usai influencer Gita Savitra menyatakan memilih gaya hidup Childfree, yakni memilih tidak memiliki anak. Isu itu marak dibicarakan dan mendapat respons dari banyak kalangan. Tak terkecuali Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Ustadz Nur Khotib. Menurutnya, Childfree itu berisi ajakan untuk tidak memiliki anak. Gaya hidup itu bertentangan dengan […]

  • KBIH NU An Nahdliyah Berangkatkan 272 Jama’ah Haji

    KBIH NU An Nahdliyah Berangkatkan 272 Jama’ah Haji

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2024
    • visibility 919
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) An-Nahdliyah Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan sukses melepas 272 jama’ah haji di Aula Ahmad Djufri PCNU Kabupaten Pasuruan (18/05/2024). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengucapkan terima kasih kepada jama’ah yang telah mempercayakan kepada KBIH NU An Nahdliyah. NU semaksimal mungkin akan […]

  • Gus Mus Ngashor Beri Ijazah Sanad Ilmu Musik & Humor Kepada Kader Muda Nahdliyyin

    • calendar_month Ming, 23 Des 2018
    • visibility 877
    • 0Komentar

    KH. Nur Musthofa Hasyim Pengasuh Pondok Pesantren Ngashor Jember ingatkan kepada kader muda Nahdliyyin pentingnya sanad ilmu belajar yang sambung sampai kepada Rosulullah. “Karena jika sanad ilmu kita sudah putus, maka kita tidak boleh mengajarkan ilmu kita kepada orang lain,” tegas Gus Mus sapaan akrabnya dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dan Kajian Tasawuf […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca