Breaking News
light_mode

Manfaat Belajar Jurnalistik di Tengah Derasnya Informasi Hoax

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
  • visibility 990
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Sekretaris Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo, Lutfi Hidayat menyampaikan, manfaat belajar jurnalistik di tengah derasnya penyebaran informasi hoax atau berita bohong.

“Karena pemahaman tentang jurnalistik sejatinya juga perlu untuk setiap individu agar tidak mudah terjebak dan terprovokasi berita hoax dan dapat memilah berita yang berpotensi framing,” imbuhnya saat menjadi pemateri ‘Broadcasting Academy’ di Aula KH Ahmad Djufi, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Ahad (14/08/2022).

Ia menambahkan, bahwa tanggungjawab jurnalis di dunia memiliki semacam kesamaan dengan tugas seorang nabi. Sebab sifat yang harus dimiliki jurnalis itu senada dengan empat sifat wajib nabi. Yakni Tabligh, Amanah, Shiddiq, dan Fathonah.

“Jurnalis itu bukan orang yang sok tahu, dan selalu tahu. Tetapi dituntut untuk tahu banyak hal,” tutur Kontributor TV9 Nusantara itu.

Kang Lutfi, juga memberikan tips bagi jurnalis pemula Nahdlatul Ulama (NU) untuk dapat menulis news secara cepat. Dimulai dengan rutin membaca tulisan news di NU Online dan NU Pasuruan.

“Tulis saja semua kegiatan NU selama 3 bulan. Tulis dahulu apa (kegiatan atau peristiwa), di mana, kapan, dan siapa (penyelenggara). Untuk how dan why menyusul. Nanti akan bisa cepat,” pungkas Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Probolinggo itu.

Dirinya juga berharap, agar menjadikan menulis sebagai cara menuangkan gagasan, menyampaikan informasi positif yang berdampak pada kemaslahatan, dan menangkal serta membentung masifnya berita-berita bohong.

Untuk diketahui, terdapat empat kelas dalam kegiatan Broadcasting Academy itu. Meliputi kelas videografi, desain grafis, reporter, dan streaming. Kegiatan ‘Broadcasting Academy’ diselenggarakan oleh Media Center PCNU Kabupaten Pasuruan dengan tujuan untuk mempersiapkan pendirian dan optimalisasi media center di tingkatan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU).

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlah NU Ke-97 PCNU Kab. Pasuruan, Ada Gerak Jalan Tempoe Doloe Khusus Perempuan

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2020
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    Peringatan Harlah NU Ke-97 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, salah satu rangkaian kegiatannya adalah Gerak Jalan Tempoe Doloe (Ahad, 8 Maret 2020) dan yang menjadi penanggungjawab kegiatan adalah PC MUSLIMAT NU. Salah-satu rangkaian kegiatan lainnya bisa dilihat di https://www.nupasuruan.or.id/2020/03/05/rangkaian-acara-harlah-nu-ke-97-pcnu-kabupaten-pasuruan/. Menurut Hj. Aida Fitria, M.Pd.I., Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pasuruan, peserta mengenakan busana […]

  • Rakor NU Award, PCNU: Ajang Memperkuat Manajemen dan Program Organisasi

    Rakor NU Award, PCNU: Ajang Memperkuat Manajemen dan Program Organisasi

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • visibility 965
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) ‘Pelaksanaan NU Award Jawa Timur (Jatim) Tahun 2022’ di Aula KH Ahmad Djufri, Graha PCNU, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (11/08/2022). Ketua PCNU KH Imron Mutamakkin menyampaikan, agar seluruh perangkat PCNU untuk mengikuti NU Award Jatim dengan sungguh-sungguh. “Kita harus bersinergi satu sama lain. […]

  • Festival Jajanan Tradisional Bentuk Kenalkan Makanan Khas Indonesia

    Festival Jajanan Tradisional Bentuk Kenalkan Makanan Khas Indonesia

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • visibility 1.211
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar festival kuliner jajanan tradisional di area perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (20/10/2024). Ketua pelaksana Gus Nasih Nashor mengatakan, festival jajanan tradisional merupakan cara dari PCNU Kabupaten Pasuruan untuk mengenalkan jajanan khas indonesia kepada anak anak muda. “Dalam festival tersebut banyak sekali jajanan yang dapat […]

  • Resmi Dilantik, Pengurus Masjid Al-Munawaroh & Masjid Al-Ikhlas Desa Panditan Lumbang 2019-2022

    • calendar_month Rab, 6 Feb 2019
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, melantik dan memberikan pembinaan kepada Pengurus Masjid Al-Munawaroh dan Masjid Al-Ikhlas Desa Panditan Kecamatan Lumbang Pasuruan periode 2019-2022, Selasa (5/2/2016). Menurut Mundir Muslih, ketua LTM PCNU Kabupaten Pasuruan, melalui pelantikan dan pengukuhan pengurus Masjid dimaksudkan untuk memberikan motivasi agar lebih berkomitmen dalam mengurus Masjid. […]

  • Program Sekolah Bisnis Pesantren Jadi Solusi Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren

    Program Sekolah Bisnis Pesantren Jadi Solusi Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2024
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Serikat Ekonomi Pesantren bersama Danone Indonesia melanjutkan safari kunjungan dalam rangka sosialisasi program pemberdayaan pesantren yang dinamakan Sekolah Bisnis Pesantren pada hari Rabu, (25/10/2024). Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama SEP, Danone Indonesia, LPNU dan RMI NU Kab. Pasuruan yang dilakukan di kantor Lembaga Pendidikan Nahdlatul Ulama Pohjentrek, Pasuruan, Jawa Timur. Pada sosialisasi […]

  • Cegah Radikalisme, PCNU Kab. Pasuruan Gelar Pondok Ramadhan Khusus Pelajar

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2019
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    Kali pertama, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Pondok Ramadhan khusus pelajar ditingkat SMAN dan SMKN dalam upaya pembentengan radikalisme di sekolah. Kegiatan dimulai pada tanggal 22 s.d 29 mei dengan melibatkan 33 kader PCNU Kabupaten Pasuruan. “Mengantisipasi berkembangnya paham radikal dan intoleran di kalangan pelajar sekolah umum, PCNU kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca