Breaking News
light_mode

LKNU dan RMINU Pasuruan Targetkan 47 Poskestren melalui Pelatihan Santri Husada

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
  • visibility 139
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) bersama Robithoh Ma’had Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Santri Husada selama tiga hari, Senin-Rabu (10-12/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Aula LP Ma’arif NU Pasuruan, Balai Desa Karangpandan, dan Gedung Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan.

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan pondok pesantren dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan berbasis pesantren.

Selain membekali peserta dengan pengetahuan dasar kesehatan, kegiatan ini juga menjadi langkah awal pembentukan Pos Kesehatan Pondok Pesantren (Poskestren).

Ketua PC LKNU Kabupaten Pasuruan, Dwijo Widodo, menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan dibagi menjadi tiga zona, yakni wilayah tengah, timur, dan barat agar pembinaan peserta lebih efektif dan menjangkau seluruh pesantren.

“Pelaksanaan di tiga lokasi ini agar pembinaan lebih maksimal. Setelah pelatihan ini akan ada tindak lanjut berupa pendampingan pembentukan Poskestren di masing-masing pondok pesantren,” ujarnya.

Menurut Dwijo, Poskestren nantinya akan dibina oleh puskesmas sesuai wilayah kecamatan masing-masing sehingga pelayanan kesehatan di lingkungan pesantren dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami menargetkan pendirian 47 Pos Kesehatan Pondok Pesantren (Poskestren) di wilayah kerja PCNU Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan Poskestren sangat dibutuhkan mengingat lingkungan pesantren memiliki aktivitas yang padat dan melibatkan banyak santri yang tinggal bersama dalam satu kawasan.

“Jika di sekolah ada Unit Kesehatan Sekolah (UKS), maka di pondok pesantren juga harus ada Poskestren. Nantinya para santri yang telah mengikuti pelatihan ini dapat memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada teman-temannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus H. Abdullah Nasih Nashor, mengajak seluruh peserta bersyukur karena mendapat amanah sebagai perwakilan pondok pesantren untuk mengembangkan Poskestren.

“Ini merupakan bentuk perhatian Nahdlatul Ulama dalam memfasilitasi kebutuhan kesehatan pesantren. Jumlah pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan sangat banyak sehingga perlu didukung dengan sistem pelayanan kesehatan yang baik,” tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa penyebaran penyakit di lingkungan pesantren dapat berlangsung dengan cepat apabila tidak diantisipasi sejak dini.Pencegahan menjadi langkah yang paling penting untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit.

“Karena itu, Poskestren diharapkan menjadi garda terdepan dalam edukasi dan pelayanan kesehatan di pesantren,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus Saiful Anam Chalim, menekankan pentingnya membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pesantren.

“Yang bersih belum tentu sehat, dan yang sehat belum tentu bersih. Keduanya harus berjalan beriringan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari di pondok pesantren,” ujarnya.

Ia mencontohkan kebiasaan mencuci tangan sebelum makan yang telah diajarkan dalam ajaran Islam. Dari sisi kesehatan, kebiasaan tersebut menjadi lebih efektif apabila dilakukan menggunakan sabun sehingga mampu menghilangkan kuman yang menempel di tangan.

“Jika budaya hidup bersih dan sehat diterapkan di pesantren, maka ketika para santri kembali ke rumah mereka dapat menjadi teladan dan mengedukasi masyarakat di lingkungannya,” katanya.

Gus Ipul sapaan akrabnya berharap para peserta tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi mampu menjadi agen perubahan yang menularkan pengetahuan kepada santri lainnya.

“Dengan mengikuti kegiatan ini, kalian diharapkan dapat menularkan ilmu kepada santri lain, mempraktikkannya di pondok pesantren, kemudian mengembangkannya kembali di tengah masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KIAT-KIAT AGAR BISA KHUSYU DALAM SALAT

    KIAT-KIAT AGAR BISA KHUSYU DALAM SALAT

    • calendar_month Sel, 22 Sep 2020
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    sumber foto: https://islam.nu.or.id/ Salat merupakan cerminan bagaimana akhlak seorang muslim ketika bergaul berinteraksi dengan yang maha kuasa. Muslim yang hakiki tentu sangat memperhatikan betul bagaimana layaknya bersikap sopan kepada sang Khaliq. Oleh karena itu pantaslah Allah Swt berfirman: {قَدْ أَفْلَحَ المؤمنون الَّذِينَ هُمْ فِي صَلاتِهِمْ خَاشِعُونَ} [المؤمنون: 221] Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang […]

  • 200 Mobil Hias Ikut Pawai Harlah & Kirab Koin Muktamar NU di Pasuruan

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan beberapa kegiatan dalam memperingati Harlah NU ke-97. Ahad pagi (15 Maret 2020) adalah kegiatan Pawai Harlah & Kirab Koin Muktamar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus NU, mulai tingkat cabang, mwcnu, dan ranting, serta masyarakat umum dan pemerintah daerah, termasuk Bupati & Wakil Bupati Pasuruan hadir dalam […]

  • Kiai Muzakki Tidak Pernah Absen Mengajar di Pondok Pesantren Sidogiri Selama 40 Tahun

    Kiai Muzakki Tidak Pernah Absen Mengajar di Pondok Pesantren Sidogiri Selama 40 Tahun

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • visibility 820
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Muzakki Birul Alim merupakan sosok ulama yang tidak pernah absen mengajar di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan. Hal itu diungkapkan oleh KH Mujib Imron pada saat memberikan tausiyah dihadapkan para jamaah yang melayat di Pondok Pesantren Hidayatullah, Desa Tampung, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, […]

  • Tips Khusus Bagi Desainer Grafis Pemula ala LTN MWCNU Gondangwetan

    Tips Khusus Bagi Desainer Grafis Pemula ala LTN MWCNU Gondangwetan

    • calendar_month Kam, 26 Mei 2022
    • visibility 804
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU PasuruanKetua Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gondangwetan Nur Kholis membagikan, tips belajar desain grafis. Khususnya bagi seorang pemula. “Pemula (Disarankan) lebih pakai trik ATM. Amati dulu sebuah karya desain. Lalu tiru dan modifikasi. Itu dulu,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (26/05/2022). Ia juga menyampaikan, hendaknya seorang yang […]

  • Wasiat Kiai Kholil Sukorejo, Mari Menjadi Teladan dalam Menegakkan Akhlakul Karimah

    Wasiat Kiai Kholil Sukorejo, Mari Menjadi Teladan dalam Menegakkan Akhlakul Karimah

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Muttaqin KH Abdullah Kholil Imam berwasiat, untuk selalu meneruskan perjuangan Rasulullah. Dengan menjadi teladan dalam menegakkan perilaku akhlakul karimah. “Abah berpesan, agar ‘Berjuang dengan berakhlakul karimah. Tidak harus dengan kekuasaan dan harta. Sebab, khidmah pada manusia dengan harta saja, kamu tidak akan membuat mereka puas’ (Menirukan […]

  • Tingkatkan Kapasitas, PCNU Pasuruan Gelar Diklat Protokol

    Tingkatkan Kapasitas, PCNU Pasuruan Gelar Diklat Protokol

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Diklat Protokol di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu- Ahad (5-6/10/2024). Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan M Subadar mengatakan tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) Nahdlatul Ulama (NU) agar lebih paham dalam menyusun acara, menjadi Master of Ceremony (MC), ajudan dan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca