Breaking News
light_mode

LKNU dan RMINU Pasuruan Targetkan 47 Poskestren melalui Pelatihan Santri Husada

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month 54 menit yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) bersama Robithoh Ma’had Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Santri Husada selama tiga hari, Senin-Rabu (10-12/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Aula LP Ma’arif NU Pasuruan, Balai Desa Karangpandan, dan Gedung Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan.

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan pondok pesantren dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan berbasis pesantren.

Selain membekali peserta dengan pengetahuan dasar kesehatan, kegiatan ini juga menjadi langkah awal pembentukan Pos Kesehatan Pondok Pesantren (Poskestren).

Ketua PC LKNU Kabupaten Pasuruan, Dwijo Widodo, menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan dibagi menjadi tiga zona, yakni wilayah tengah, timur, dan barat agar pembinaan peserta lebih efektif dan menjangkau seluruh pesantren.

“Pelaksanaan di tiga lokasi ini agar pembinaan lebih maksimal. Setelah pelatihan ini akan ada tindak lanjut berupa pendampingan pembentukan Poskestren di masing-masing pondok pesantren,” ujarnya.

Menurut Dwijo, Poskestren nantinya akan dibina oleh puskesmas sesuai wilayah kecamatan masing-masing sehingga pelayanan kesehatan di lingkungan pesantren dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami menargetkan pendirian 47 Pos Kesehatan Pondok Pesantren (Poskestren) di wilayah kerja PCNU Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan Poskestren sangat dibutuhkan mengingat lingkungan pesantren memiliki aktivitas yang padat dan melibatkan banyak santri yang tinggal bersama dalam satu kawasan.

“Jika di sekolah ada Unit Kesehatan Sekolah (UKS), maka di pondok pesantren juga harus ada Poskestren. Nantinya para santri yang telah mengikuti pelatihan ini dapat memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada teman-temannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus H. Abdullah Nasih Nashor, mengajak seluruh peserta bersyukur karena mendapat amanah sebagai perwakilan pondok pesantren untuk mengembangkan Poskestren.

“Ini merupakan bentuk perhatian Nahdlatul Ulama dalam memfasilitasi kebutuhan kesehatan pesantren. Jumlah pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan sangat banyak sehingga perlu didukung dengan sistem pelayanan kesehatan yang baik,” tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa penyebaran penyakit di lingkungan pesantren dapat berlangsung dengan cepat apabila tidak diantisipasi sejak dini.Pencegahan menjadi langkah yang paling penting untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit.

“Karena itu, Poskestren diharapkan menjadi garda terdepan dalam edukasi dan pelayanan kesehatan di pesantren,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus Saiful Anam Chalim, menekankan pentingnya membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pesantren.

“Yang bersih belum tentu sehat, dan yang sehat belum tentu bersih. Keduanya harus berjalan beriringan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari di pondok pesantren,” ujarnya.

Ia mencontohkan kebiasaan mencuci tangan sebelum makan yang telah diajarkan dalam ajaran Islam. Dari sisi kesehatan, kebiasaan tersebut menjadi lebih efektif apabila dilakukan menggunakan sabun sehingga mampu menghilangkan kuman yang menempel di tangan.

“Jika budaya hidup bersih dan sehat diterapkan di pesantren, maka ketika para santri kembali ke rumah mereka dapat menjadi teladan dan mengedukasi masyarakat di lingkungannya,” katanya.

Gus Ipul sapaan akrabnya berharap para peserta tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi mampu menjadi agen perubahan yang menularkan pengetahuan kepada santri lainnya.

“Dengan mengikuti kegiatan ini, kalian diharapkan dapat menularkan ilmu kepada santri lain, mempraktikkannya di pondok pesantren, kemudian mengembangkannya kembali di tengah masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ISNU Pasuruan Ajak Perguruan Tinggi Untuk Sinergi dengan Pemkab Pasuruan

    ISNU Pasuruan Ajak Perguruan Tinggi Untuk Sinergi dengan Pemkab Pasuruan

    • calendar_month Ming, 16 Jun 2024
    • visibility 784
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan mengelar Rapat Kordinasi (Rakor) dengan Ikatan Doktor Pasuruan serta pimpinan perguruan tinggi yang ada di seluruh kabupaten Pasuruan di Bandar Hotel Syariah, Sabtu (15/06/2024). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan bahwasanya Rakor kali ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan […]

  • Semarak 1 Abad NU di Ranting Toyaning, Khotmil Qur’an Hingga Munajat Cinta

    Semarak 1 Abad NU di Ranting Toyaning, Khotmil Qur’an Hingga Munajat Cinta

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Toyaning, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rejoso, sukses menyelenggarakan peringatan 1 Abad NU, Ahad (5/2/2023). Kegiatan dipusatkan di Dusun Turi, Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Terdapat tujuh rangkaian acara dan digelar mulai pukul 05.00 hingga pukul 22.30 WIB. Acara dimulai dengan Khotmil Qur’an yang diikuti […]

  • Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Belum genap satu pekan keberadaan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin di tangah masyarakat Kabupaten Pasuruan sebagian besar sudah di rasakan khsusunya mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dalam menjalankan KKN Kolabortif ini mereka harus menjalankan visi misi NU yakni memberi manfaat kepada masyarkat apapun […]

  • Gus Ipong :  Harlah Ke – 102 NU Momentum Mengenalkan Ciri Khas Pendidikan Tinggi NU

    Gus Ipong : Harlah Ke – 102 NU Momentum Mengenalkan Ciri Khas Pendidikan Tinggi NU

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, Harlah ke-102 NU adalah momentum untuk mengenalkan ciri khas pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama. “Kita tunjukkan pendidikan tinggi ala NU mempunyai ciri khas tersendiri dari pada perguruan tinggi yang lainnya,” ujarnya dalam acara UNU Pasuruan bersholawat di halaman perkantoran PCNU Kabupaten […]

  • Ingin Siswa Belajar Falak dengan Mudah dan Seru, Ini Caranya

    Ingin Siswa Belajar Falak dengan Mudah dan Seru, Ini Caranya

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • visibility 823
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Program Falakiyah Goes To School. Untuk mengenal dan meyakinkan siswa akan kemudahan dan senangnya belajar ilmu falak. Sekretaris PC LFNU Kabupaten Pasuruan M Rusdi menyampaikan, Program Falakiyah Goes To School diterima dengan baik dan warga madrasah sangat antusias. “Alhamdulillah. Saat akan dilaksanakan […]

  • Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • visibility 875
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanUstadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca