Khitan Massal Warnai Istighotsah Jum’at Wage MWCNU Sukorejo
- account_circle Imam Muzakik
- calendar_month 58 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

Sukorejo, NU Pasuruan
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan sosial kepada masyarakat melalui kegiatan khitan massal yang digelar di Masjid Walisongo, Dusun Glatik, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebelum rangkaian Istighotsah Jum’at Wage.
Sebanyak 12 anak dari Desa Glagahsari mengikuti khitan massal yang diperuntukkan bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Kegiatan ini dihadiri jajaran Pengurus MWCNU Sukorejo, Anggota Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Sukorejo Imam Subondo, serta para orang tua peserta.
Ketua MWCNU Sukorejo, Ustadz H. Anjumil Azhari, menegaskan bahwa khitan massal akan diupayakan menjadi program rutin setiap Jum’at Wage sebelum pelaksanaan istighotsah.
“Kegiatan ini akan kami upayakan setiap satu bulan sekali, yakni pada Jum’at Wage sebelum istighotsah. Harapannya masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaat dari program-program MWCNU Sukorejo, salah satunya melalui khitan massal ini,” ujarnya.
Imam Subondo menyampaikan bahwa program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bahkan, sejumlah warga berinisiatif membantu mendata anak-anak yang belum dikhitan karena terkendala biaya maupun faktor lainnya agar dapat difasilitasi pada pelaksanaan berikutnya.
Salah seorang wali peserta, Khudori, mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program khitan massal sangat membantu masyarakat sekaligus menjadi bukti nyata kepedulian NU terhadap kebutuhan warga.
“Saya sangat bahagia bisa mengkhitankan putra saya melalui program ini. Semoga MWCNU Sukorejo semakin maju dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Sukorejo,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, MWCNU Sukorejo berharap dapat memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam bidang sosial, kesehatan, dan kemanusiaan. Ke depan, setiap momentum Jum’at Wage juga direncanakan menjadi wadah pelaksanaan berbagai program pelayanan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi umat, sehingga kehadiran NU semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
- Penulis: Imam Muzakik

Saat ini belum ada komentar