Breaking News
light_mode

Melalui MDS Rijalul Ansor, Banser Perkuat Sinergi dengan Kepolisian

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Ming, 30 Agu 2020
  • visibility 1.186
  • comment 0 komentar

Kegiatan rutin Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor NU Kabupaten Pasuruan kembali di gelar dan bertempat di Aula KH. A. Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Ponjentrek, Sabtu Malam (29/8/2020).

Majelis Rijalul Ansor kali ini sangat istimewa, karena dihadiri oleh Kasatkorwil Banser Jawa Timur, yakni Gus Irsyad Yusuf dan Ketua MDS Rijalul Ansor Jawa Timur, yakni KH. Nailurrohman. Selain itu, hadir pula Kapolres Kabupaten Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Hermawan.

Gus Bupati, sapaan akrab Gus Irsyad, memberikan arahan agar Banser tetap berkoordinasi dengan satuan koordinasi diatasnya dan dengan pihak berwenang ketika bertindak, khususnya kepada seseorang atau kelompok yang dengan sengaja menghina para Kiai.

“Apabila sahabat-sahabat menemukan bentuk penghinaan pada Kiai, kepada NU serta kepada Ansor dan Bnaser, baik online maupun offline, kita harus mematuhi instruksi Kasatkornas Banser untuk tetap berkoordinasi dengan Aparat, biar aparat kepolisian yang bertindak,” imbuh Pria yang juga menyukai kegiatan seni dan budaya tersebut.

Senada dengan itu, Kapolres Pasuruan berharap agar sahabat-sahabat Ansor tetap menjaga soliditas bersama Polri.

“Ketika sahabat Ansor bergerak, tetap koordinasi dengan aparat dan tidak melanggar hukum dalam penindakannya,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ditutup dengan pengajian yang disampaikan oleh KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan.

Gus Muhib, sapaan akrabnya, menyampaikan cerita atau pengalamannya bertemu dengan Hizbut Tahrir Indonesia yang sekarang ini telah menjadi organisasi terlarang di Indonesia.

“Tahun 2007, Ustad Mustofa, DPP HTI datang ke kediaman Habib Taufiq. Ada saya dan Gus Ipong. Kami tunjukkan bahwa kitab karangan Taqiyuddin an Nabhani yang menjadi acuan HTI itu melenceng dari ajaran Aswaja. Bahkan Habib Taufiq secara tegas menyatakan itu sesat,” pungkas salah satu pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar NU Pasuruan Bersih-bersih Sampah di Pantai Lekok

    Pelajar NU Pasuruan Bersih-bersih Sampah di Pantai Lekok

    • calendar_month Kam, 24 Feb 2022
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanDewan Koordinasi Cabang (DKC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan ‘Bersih Pantai’ di Pantai Lekok, Kecamatan Lekok, Ahad (20/02/2022). Komandan DKC CBP M Imam Muzakki menuturkan, kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-68 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Harlah ke-67 Ikatan Pelajar Putri […]

  • LTNNU Pasuruan Gelar Kalas Milenial Pres dan Rekrutmen Kontributor

    LTNNU Pasuruan Gelar Kalas Milenial Pres dan Rekrutmen Kontributor

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kelas milenial pres di gedung LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (19/10/2024). Ketua PC LTNNU Kabupaten Pasuruan Makhfud Syawaluddin mengatakan, kelas milenal pres merupakan  bagian dari progam Tashwirul Afkar Reborn untuk menyambut hari santri 2024 yang di dalamnya membahas jurnalistik. […]

  • Pesantren Ramadhan PCNU Pasuruan Digelar Serentak di 41 SMPN, Perkuat Karakter Religius dan Wawasan Kebangsaan

    Pesantren Ramadhan PCNU Pasuruan Digelar Serentak di 41 SMPN, Perkuat Karakter Religius dan Wawasan Kebangsaan

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Pohjenterk, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pesantren Ramadhan pada Senin–Rabu (2–4/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 41 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) se-Kabupaten Pasuruan. Pesantren Ramadhan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, PCNU Kabupaten Pasuruan, dan PCNU Bangil, sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter religius peserta […]

  • Hadir Resepsi 1 Abad NU, Gus Nasih: Semoga Diakui Santri Muassis Nahdlatul Ulama

    Hadir Resepsi 1 Abad NU, Gus Nasih: Semoga Diakui Santri Muassis Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • visibility 756
    • 0Komentar

    Puncak Resepsi 1 Abad Nahdlatul Ulama (1 Abad NU) akan digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/2/2023). Gelaran harlah ke-100 tahun NU (perhitungan hijriyah) itu akan berlangsung selama 24 jam tanpa henti. Dimulai pukul 00.00 dinihari (7/2/2023) hingga pukul 00.00 di hari berikutnya, Rabu (8/2/2023). Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) […]

  • H Machrus Solikin, Kader NU Pasuruan Sekaligus Pegiat Pertanian dan Lingkungan

    H Machrus Solikin, Kader NU Pasuruan Sekaligus Pegiat Pertanian dan Lingkungan

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • visibility 1.376
    • 0Komentar

    H Machrus Solikin, kader Nahdlatul Ulama (NU) yang sering kali hanya membawa tas totebag atau draw string bag dari karung goni atau bahkan kresek ketika menghadiri rapat, menjadi narasumber, hingga ketika berkeliling dunia. Setidaknya, lebih dari 30 Negara telah mengundangnya sebagai pembicara dan/atau peserta kegiatan dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pertanian […]

  • Kiai Matin, Ceritakan Teladan Mbah Wahab: Kedekatan Kiai dan Santri adalah Identitas NU

    Kiai Matin, Ceritakan Teladan Mbah Wahab: Kedekatan Kiai dan Santri adalah Identitas NU

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Matin Djawahir menegaskan kembali dawuh Hadlratussyekh KH Hasyim Asy’ari bahwa siapa pun yang mengurus NU akan dianggap sebagai santrinya. Menurutnya, pesan tersebut menjadi ikatan ruhani antara guru dan santri yang telah menjadi tradisi kuat di lingkungan NU.Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca