Breaking News
light_mode

Melalui MDS Rijalul Ansor, Banser Perkuat Sinergi dengan Kepolisian

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Ming, 30 Agu 2020
  • visibility 1.088
  • comment 0 komentar

Kegiatan rutin Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor NU Kabupaten Pasuruan kembali di gelar dan bertempat di Aula KH. A. Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Ponjentrek, Sabtu Malam (29/8/2020).

Majelis Rijalul Ansor kali ini sangat istimewa, karena dihadiri oleh Kasatkorwil Banser Jawa Timur, yakni Gus Irsyad Yusuf dan Ketua MDS Rijalul Ansor Jawa Timur, yakni KH. Nailurrohman. Selain itu, hadir pula Kapolres Kabupaten Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Hermawan.

Gus Bupati, sapaan akrab Gus Irsyad, memberikan arahan agar Banser tetap berkoordinasi dengan satuan koordinasi diatasnya dan dengan pihak berwenang ketika bertindak, khususnya kepada seseorang atau kelompok yang dengan sengaja menghina para Kiai.

“Apabila sahabat-sahabat menemukan bentuk penghinaan pada Kiai, kepada NU serta kepada Ansor dan Bnaser, baik online maupun offline, kita harus mematuhi instruksi Kasatkornas Banser untuk tetap berkoordinasi dengan Aparat, biar aparat kepolisian yang bertindak,” imbuh Pria yang juga menyukai kegiatan seni dan budaya tersebut.

Senada dengan itu, Kapolres Pasuruan berharap agar sahabat-sahabat Ansor tetap menjaga soliditas bersama Polri.

“Ketika sahabat Ansor bergerak, tetap koordinasi dengan aparat dan tidak melanggar hukum dalam penindakannya,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ditutup dengan pengajian yang disampaikan oleh KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan.

Gus Muhib, sapaan akrabnya, menyampaikan cerita atau pengalamannya bertemu dengan Hizbut Tahrir Indonesia yang sekarang ini telah menjadi organisasi terlarang di Indonesia.

“Tahun 2007, Ustad Mustofa, DPP HTI datang ke kediaman Habib Taufiq. Ada saya dan Gus Ipong. Kami tunjukkan bahwa kitab karangan Taqiyuddin an Nabhani yang menjadi acuan HTI itu melenceng dari ajaran Aswaja. Bahkan Habib Taufiq secara tegas menyatakan itu sesat,” pungkas salah satu pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Kab. Pasuruan Beri Pendidikan & Bagi Masker di 9 Pasar Tradisional

    PCNU Kab. Pasuruan Beri Pendidikan & Bagi Masker di 9 Pasar Tradisional

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2020
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    Satgas Pencegahan Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan memberikan pendidikan & pembagian masker secara serentak di 9 Pasar Tradisonal. Meliputi Pasar Wonorejo, Pasar Warungdowo, Pasar Gondangwetan, Pasar Pasrepan, Pasar Winongan, Pasar Trewung, Pasar Ngopak, Pasar Lekok, dan Pasar Nguling, Kamis Pagi (23/04/2020). “Pasar tradisional sebagai tempat berputarnya ekonomi rakyat perlu terus mendapatkan edukasi […]

  • Mulai Hari Ini, PCNU Kabupaten Pasuruan Laksanakan Safari Ramadhan Keliling MWCNU

    Mulai Hari Ini, PCNU Kabupaten Pasuruan Laksanakan Safari Ramadhan Keliling MWCNU

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • visibility 711
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Safari Ramadhan tahun 1443 H/2022 M bertempat di salah satu Masjid di 19 wilayah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) setempat. Dimulai dari tanggal 6 April hingga 12 April. Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Subhani menyampaikan, Safari Ramadhan dilaksanakan dengan shalat tarawih berjamaah […]

  • 300 Warga NU Purwodadi, ikut Pengobatan Gratis LAZISNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 17 Agu 2018
    • visibility 969
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (PC LAZISNU) Kabupaten Pasuruan, bekerja sama dg Rumah Sehat Medhika BAZNAS Sidoarjo, gelar Bhakti Sosial dalam bentuk Pengobatan Gratis, Rabu (15/08/2018) bertempat di Balai Desa Balai Desa Cowek Kecamatan Purwodadi Jln. Arah Nongko jajar 1 km dari Jln. Raya Surabaya-Malang. Kegiatan Pengobatan Gratis yang dimulai […]

  • Kebutuhan & Realisasi Harapan Rais Syuriyah, NU Pasuruan Bangun Pagar Kantor

    Kebutuhan & Realisasi Harapan Rais Syuriyah, NU Pasuruan Bangun Pagar Kantor

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar peletakan batu pertama pagar di kompleks perkantoran PCNU setempat, Jl Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Rabu (7/06/2023). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyampaikan, rasa syukur atas dimulainya pembangunan pagar di perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan. Hal itu sebagai upaya meningkatkan keamanan sekaligus mewujudkan harapan Almaghfurlah KH […]

  • Mahasiswa  UNU STAIS Pasuruan Kenalkan Inovasi Paving Blok dari Abu Sampah Non-Organik

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kenalkan Inovasi Paving Blok dari Abu Sampah Non-Organik

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • visibility 755
    • 1Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan STAI Shalahuddin Pasuruan memperkenalkan inovasi ramah lingkungan berupa pembuatan paving blok dari abu hasil pembakaran sampah non-organik di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (26/07/2025). Ketua kelompok PMM, Ulva Jauharotul Mukaromah, mengatakan inovasi ini menjadi bagian dari program edukasi dan […]

  • Sayyidina Umar RA dan Warisan Perdamaian di Jerusalem

    Sayyidina Umar RA dan Warisan Perdamaian di Jerusalem

    • calendar_month Rab, 3 Mar 2021
    • visibility 937
    • 0Komentar

    Sebelum kedatangan Khalifah Umar bin Khaṭṭāb ra., Jerusalem adalah tempat dimana syak wasangka adalah kewajaran. Barangkali itu memang nasib Jerusalem, yang pernah diserbu oleh seorang Firaun dari Mesir, ditindas oleh Babilonia, kemudian Roma, dan bahkan di tahun 614 M ditaklukkan oleh pasukan Persia. Bila dalam perang sebelumnya orang Yahudi yang dihabisi, dalam penyerbuan oleh pasukan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca