Breaking News
light_mode

Mencari Ilmu

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
  • visibility 910
  • comment 0 komentar

Oleh : KH Fahrurozi (Wakil Sekretaris PWNU Jatim )

Mencari ilmu wajib bagi setiap muslim dan muslimat sejak lahir hingga keliang lahat. Ilmu yang wajib diketahui pertama adalah tentang ilmu Keesaan Allah yaitu tauhid.

“Orang beribadah tapi tidak punya ilmu maka lebih baik dari pada orang tidur tapi berilmu,” kata KH Fahrurozi, Wakil Sekretaris PWNU Jatim, di mimbar Jumat Masjid Al-Akbar Surbaya, pekan lalu.

Seorang yang mencari ilmu tentu ada etika yang harus dilakukan agar mendapatkan ilmu yang manfaat. Kiai Fahrurozi menguraikan tentang adab mencari ilmu menurut Hadratussyekh Muhammad Hasyim Asy’ari, Pendiri NU.

Pertama, bagi para santri atau pelajar hendaknya kalian menyucikan hati dari dengki, sombong dan bohong, sebelum memulai belajar. Karena hati tempat cahaya yang diberikan oleh Allah.

Imam Syafi’i mengatakan kepada gurunya Imam Malik. Aku mengadu kepada guruku Imam Baqi. Bahwa aku sulit menghafalkan. Lalu gurunya memberi petunjukan agar aku meninggalkan maksiat.”Ilmu itu adalah cahaya dan cahaya Allah tidak diberikan kepada orang yg hati kotor,” kata Kiai Fahrurrozi.

Kedua, memperbaiki niat. Mencari ilmu hendaknya semata-mata ingin Ridho Allah dan ingin mengamalkan ilmu. Hadis Ibnu Majah mengatakan barang siapa mencari ilmu dengan tujuan dia menyombongkan diri, agar dia bisa dikenal. Kata Rasulullah orang seperti ini akan masuk neraka.

Ketiga, Mencarilah ilmu di waktu muda, karena waktu muda adalah waktu yang istimewa. seorang anak adam nanti akan ditanya umurmu dihabiskan di mana dan masa muda mu dihabiskan di mana. Tapi mencari ilmu tidak ada batasan, tidak ada kata terlambat. Banyak ulama yang belajar di masa tua.

Keempat, Bersikap hidup sederhana, tidak ada kata berfoya-foya. Imam Syafi’i mengatakan tidak akan sukse orang yang mencari ilmu dengan gaya hidup glamor. Contohnya Imam Syafii saat mencari ilmu hidup sederhana, sering kali menahan lapar. Maka darinya ekonomi bukan menjadi alasan untuk tidak menuntut ilmu.

Kelima, membagi waktunya. Keenam bagi para pencari ilmu kurangi makan dan minum. Kalau terlalu banyak makan akan sulit konsentrasi. Ketujuh, Melatih diri dengan menjauhi barang yang subhat.

Itulah sikap wirai. Agar tidak jatuh. Pastikan makanan yang halal. Makanan itu akan menjadi darah dan menjadi daging. Kedelapan, jangan banyak tidur. “Kalau usia kita 63 tahun dan tidur 8 jam maka usia kita 20 tahun untuk tidur,” pungkasnya. (nuo)

  • Penulis: NU Pasuruan
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga & Pengurus NU Desa Tebas Gelar Istighotsah untuk Korban Gempa NTB

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Istiqhosah Rutin Bersama Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU, IPPNU, Warga dan Pemerintah Desa Tebas Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan, bertempat di Masjid Al Ikhlas Dusun Kebondalem Desa Tebas, Selasa Malam Rabu, 26 Dzulqo’dah 1439/7 Agustus 2018, secara khusus mendoakan Korban Gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut Gus Ali Ghufron, […]

  • Lailatul Ijtima’ MWCNU Rejoso, Gus Ipong: Khidmat NU Itu Seperti Sholat Berjamaah

    Lailatul Ijtima’ MWCNU Rejoso, Gus Ipong: Khidmat NU Itu Seperti Sholat Berjamaah

    • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rejoso melaksanakan kegiatan rutin Lailatul Ijtima’ Malam Ahad Pon di Masjid Nurul Jadid, Dusun Suruh Desa Kedungbako, Sabtu (05/02/2022). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menceritakan kembali peristiwa Isra Mi’raj. “Kecepatan Rasulullah dalam peristiwa Isra Mi’raj itu melebohi kecepatan cahaya,” tuturnya dalam […]

  • IGRAMNU Pasuruan Kenalkan Rukun Islam Ke-Lima Melalui Parade Manasik Haji

    • calendar_month Sel, 11 Sep 2018
    • visibility 973
    • 1Komentar

    Sebagai sarana pengenalan kepada anak anak tentang pelaksanaan rukun islam ke lima, IGRAMNU (Ikatan Guru RA Muslimat NU) wilayah Timur yang meliputi Kecamatan Rejoso, Grati, Nguling, Lekok, Lumbang dan Winongan mengadakan parade manasik Haji anak anak RA dan TK yang dilaksanakan di lapangan Kolatmar Grati. Kegiatan yang diikuti oleh 5976 siswa siswi dari 105 RA binaan […]

  • Refleksi Perjuangan Ketua IPPNU Kabupaten Pasuruan dari Masa ke Masa

    Refleksi Perjuangan Ketua IPPNU Kabupaten Pasuruan dari Masa ke Masa

    • calendar_month Rab, 30 Mar 2022
    • visibility 812
    • 0Komentar

    Ketua memegang peranan sentral dengan menjadi kepala pada tubuh sebuah organisasi. Buku ini menceritakan kisah perjuangan para ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan dari masa ke masa. Di mana keputusan dan langkahnya dapat membawa kemajuan serta memperbaiki stigma negatif di masyarakat terkait dengan aktifis perempuan. Buku berjudul ‘The Journey […]

  • Hikam LDNU: Iman Lebih Berharga dari Berlian

    Hikam LDNU: Iman Lebih Berharga dari Berlian

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 1.418
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Hikayat Ramadhan (Hikam). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara online di Media Sosial NU Pasuruan. Gus Ufair Miqdad selaku narasumber mengatakan bahwasnya pada bulan suci ramadhan mari bersama sama memahmi tentang pentingnya sebuah iman sebagai mana sabda nabi yang artinya tidak ada satu […]

  • Giliran Wisudawan STAI Al-Yasini Diberi Reward ISNU Pasuruan

    Giliran Wisudawan STAI Al-Yasini Diberi Reward ISNU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 1.229
    • 0Komentar

    Gadingrejo, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan secara konsisten memberikan reward kepada sarjana yang lulus dengan predikat terbaik dari perguruan tinggi setempat. “Salah satu program unggulan kami memberi apresiasi dan reward kepada lulusan sarjana dan pascasarjana terbaik,” ujar Ahmad Adip Muhdi selaku Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan kepada NU Pasuruan, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca