Breaking News
light_mode

Mencari Ilmu

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
  • visibility 968
  • comment 0 komentar

Oleh : KH Fahrurozi (Wakil Sekretaris PWNU Jatim )

Mencari ilmu wajib bagi setiap muslim dan muslimat sejak lahir hingga keliang lahat. Ilmu yang wajib diketahui pertama adalah tentang ilmu Keesaan Allah yaitu tauhid.

“Orang beribadah tapi tidak punya ilmu maka lebih baik dari pada orang tidur tapi berilmu,” kata KH Fahrurozi, Wakil Sekretaris PWNU Jatim, di mimbar Jumat Masjid Al-Akbar Surbaya, pekan lalu.

Seorang yang mencari ilmu tentu ada etika yang harus dilakukan agar mendapatkan ilmu yang manfaat. Kiai Fahrurozi menguraikan tentang adab mencari ilmu menurut Hadratussyekh Muhammad Hasyim Asy’ari, Pendiri NU.

Pertama, bagi para santri atau pelajar hendaknya kalian menyucikan hati dari dengki, sombong dan bohong, sebelum memulai belajar. Karena hati tempat cahaya yang diberikan oleh Allah.

Imam Syafi’i mengatakan kepada gurunya Imam Malik. Aku mengadu kepada guruku Imam Baqi. Bahwa aku sulit menghafalkan. Lalu gurunya memberi petunjukan agar aku meninggalkan maksiat.”Ilmu itu adalah cahaya dan cahaya Allah tidak diberikan kepada orang yg hati kotor,” kata Kiai Fahrurrozi.

Kedua, memperbaiki niat. Mencari ilmu hendaknya semata-mata ingin Ridho Allah dan ingin mengamalkan ilmu. Hadis Ibnu Majah mengatakan barang siapa mencari ilmu dengan tujuan dia menyombongkan diri, agar dia bisa dikenal. Kata Rasulullah orang seperti ini akan masuk neraka.

Ketiga, Mencarilah ilmu di waktu muda, karena waktu muda adalah waktu yang istimewa. seorang anak adam nanti akan ditanya umurmu dihabiskan di mana dan masa muda mu dihabiskan di mana. Tapi mencari ilmu tidak ada batasan, tidak ada kata terlambat. Banyak ulama yang belajar di masa tua.

Keempat, Bersikap hidup sederhana, tidak ada kata berfoya-foya. Imam Syafi’i mengatakan tidak akan sukse orang yang mencari ilmu dengan gaya hidup glamor. Contohnya Imam Syafii saat mencari ilmu hidup sederhana, sering kali menahan lapar. Maka darinya ekonomi bukan menjadi alasan untuk tidak menuntut ilmu.

Kelima, membagi waktunya. Keenam bagi para pencari ilmu kurangi makan dan minum. Kalau terlalu banyak makan akan sulit konsentrasi. Ketujuh, Melatih diri dengan menjauhi barang yang subhat.

Itulah sikap wirai. Agar tidak jatuh. Pastikan makanan yang halal. Makanan itu akan menjadi darah dan menjadi daging. Kedelapan, jangan banyak tidur. “Kalau usia kita 63 tahun dan tidur 8 jam maka usia kita 20 tahun untuk tidur,” pungkasnya. (nuo)

  • Penulis: NU Pasuruan
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Pelajar NU Lumbang Ikuti Seminar Jurnalisme Digital

    Puluhan Pelajar NU Lumbang Ikuti Seminar Jurnalisme Digital

    • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
    • visibility 935
    • 0Komentar

    Pimpinan Anak Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PAC ISNU) Kecamatan Lumbang menggelar seminar Jurnalisme Digital, di Aula SMA Maarif Nahdlatul Ulama Miftahul Ulum Cukurguling Lumbang, Sabtu siang (26 Februari 2022) Seminar ini diikuti 40 Pelajar Ma’arif NU yang terdiri dari kelas 10, 11 dan tingkat 12. Selain dalam rangka memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama yang […]

  • LKNU Pasuruan Gelar Khitan Massal, Tanamkan Kecintaan pada NU Sejak Dini

    LKNU Pasuruan Gelar Khitan Massal, Tanamkan Kecintaan pada NU Sejak Dini

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan khitan massal di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Kamis(30/10/2025). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa kegiatan khitan massal bukan hanya wujud kepedulian sosial, tetapi juga menjadi ajang pengenalan Nahdlatul Ulama kepada generasi sejak usia dini. “Kakak saya dulu […]

  • Sepeda Listrik Tenaga Surya Jadi Kado ITSNU Pasuruan untuk 1 Abad NU

    Sepeda Listrik Tenaga Surya Jadi Kado ITSNU Pasuruan untuk 1 Abad NU

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • visibility 1.225
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanBagi Nahdliyin, dapat menyambut Satu Abad Nahdlatul Ulama (1 Abad NU) adalah momen spesial. Untuk itu, Dosen Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Mahendra Satria Hadiningrat, bersyukur dapat memberi kado spesial. “Inovasi sepeda listrik ini merupakan bentuk kepedulian ITSNU untuk mendorong kemandirian bagi penyandang disabilitas, khususnya tunadaksa di bagian kaki,” imbuhnya […]

  • Bermanfaat, Perpustakaan Berjalan Mahasiswa ITSNU Pasuruan Akan Dilanjutkan Pemdes Tambak Lekok

    Bermanfaat, Perpustakaan Berjalan Mahasiswa ITSNU Pasuruan Akan Dilanjutkan Pemdes Tambak Lekok

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 11 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) menggelar kegiatan ‘Perpustakaan Berjalan’ berkeliling dusun di Desa Tembak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Koordinator Kelompok Akbaruddyn Muzakky menyampaikan, tujuan kegiatan itu untuk menfasilitasi kebutuhan hingga meningkatkan kegemaran membaca anak-anak dan remaja di […]

  • KKN di Pesantren, Ini Cerita Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    KKN di Pesantren, Ini Cerita Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 24 Sep 2023
    • visibility 1.084
    • 0Komentar

    Rembang, NU PasuruanKuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi antara Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan juga berlokasi di Pondok Pesantren (Ponpes). Yakni di Ponpes Al Ikhlas Kecamatan Rembang, Ponpes Miftahul Ulum Kecamatan Gondangwetan, dan Ponpes Bayt al Hikmah Kota Pasuruan. Perwakilan Kelompok 23 di Ponpes Al-Ikhlas Nur Aida Fitriana […]

  • Dorong Siswa Jadi Kader NU, LDKS MAN 2 Pasuruan Gandeng IPNU-IPPNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 14 Sep 2018
    • visibility 347
    • 1Komentar

    Madrasah Aliyah Negeri 2 Pasuruan gandeng Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) kabupaten Pasuruan selenggarakan Latihan Dasar Kepimpinan (LDK), Kamis-Jum’at, 13-14 September 2018 di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kraton. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa khidmat 2018-2019. Hadir sebagai narasumber Sya’dulloh […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca