Breaking News
light_mode

Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
  • visibility 695
  • comment 0 komentar

Pada tahun 973 H, di sebuah wilayah yang disebut Mikhlรขf as-Sulaymรขni, saat ini merupakan daerah di Provinsi Jazan, Arab Saudi, telah mengalami kekeringan dan kegersangan yang begitu dahsyat. Masyarakatnya semakin kesulitan untuk mendapatkan air dan makanan. Saking sulitnya, akhirnya masyarakat mikhlaf as-Sulaymani membakar tulang-tulang binatang yang tersisa untuk dimakan sehingga bisa mempertahankan hidup. Berdasarkan itu, pada tahun tersebut disebut dengan tahun Ummu al-โ€˜Idzรขm, yang artinya ibu tulang.

Melihat kondisi tersebut dan belum ada tanda-tanda turun hujan, seorang ulama yang menjabat sebagai Al-Qadli, yang bernama Muhammad bin Ali bin Umar adl-Dlamadi, keluar bersama kaumnya untuk kembali menunaikan Salat Istisqaโ€™. Kali ini, setelah salat, ulama tersebut bersyair secara irtijรขl, improvisasi, di hadapan jamaahnya. Berikut lafadz syair tersebut:

ุฅู†ู’ ู…ูŽุณูŽู‘ู†ุง ุงู„ุถูู‘ุฑูู‘ ุฃูŽูˆ ุถุงู‚ูŽุชู’ ุจูู†ุง ุงู„ุญููŠูŽู„ู # ููŽู„ูŽู†ู’ ูŠูŽู€ุฎู€ูŠู€ุจูŽ ู„ูŽู€ู†ู€ุง ููŠ ุฑูŽุจูู‘ู€ู†ู€ุง ุฃูŽู…ูŽู€ู€ู„ู
ูˆุฅู†ู’ ุฃูŽู†ู€ุงุฎูŽู€ุชู’ ุจูู†ู€ุง ุงู„ุจูŽู€ู„ู’ู€ูˆูŽู‰ ูู€ุฅู†ูŽู‘ ู„ูŽู€ู†ู€ุง # ุฑูŽุจู‹ู‘ู€ู€ุง ูŠูู€ุญูŽู€ู€ูˆูู‘ู„ูู€ู‡ู€ุง ุนูŽู€ู€ู†ูŽู‘ู€ุง ููŽู€ุชูŽู€ู†ู’ู€ุชูŽู€ู‚ูู€ู€ู„ู
ุงูŽู„ู„ู‡ู ููŠ ูƒูู„ูู‘ ุฎูŽู€ุทู’ู€ุจู ุญูŽู€ุณู’ู€ุจูู€ู†ู€ู€ุง ูˆูƒูŽููŽู‰ # ุฅู„ูŽู€ูŠู€ู‡ู ู†ูŽู€ุฑููŽู€ุนู ุดูŽู€ูƒู’ู€ู€ูˆุงู†ู€ุง ูˆู†ูŽู€ุจู’ู€ุชูŽู€ู‡ูู€ู€ู„ู
ู…ูŽู€ู†ู’ ุฐุง ู†ูŽู€ู„ูู€ูˆุฐู ุจูู€ู‡ู ููŠ ูƒูŽู€ุดู’ูู ูƒูู€ุฑู’ุจูŽู€ุชูู€ู†ุง # ูˆู…ูŽู€ู†ู’ ุนูŽู„ูŽู€ูŠู€ู‡ู ุณูู€ูˆูŽู‰ ุงู„ู€ุฑูŽู‘ุญู’ู€ู…ูŽู†ู ู†ูŽุชูŽู‘ู€ูƒูู„ู
ูˆูƒูŽูŠููŽ ูŠูุฑุฌูŽู‰ ุณููˆูŽู‰ ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู€ู…ูŽู†ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุญูŽุฏู # ูˆููŠ ุญููŠุงุถู ู†ูŽุฏุงู‡ู ุงู„ู†ูŽู‘ู€ู‡ู’ู„ู ูˆุงู„ุนูŽู€ู„ูŽู„ู ุŸ!
ู„ุง ูŠูุฑู’ุชูŽู€ุฌูŽู‰ ุงู„ู€ุฎูŽูŠุฑู ุฅู„ูŽู‘ุง ู…ูู€ู†ู’ ู„ูŽุฏูู†ู’ู‡ู ูˆู„ุง # ุจูู€ุบูŽู€ูŠุฑูู‡ู ูŠูู€ุชูŽูˆู‚ูŽู‘ู‰ ุงู„ู€ุญู€ุงุฏูุซู ุงู„ู€ุฌูŽู€ู„ูŽู„ู
ุฎูŽู€ู€ุฒุงุฆูู€ู€ู†ู ุงู„ู„ู‡ ุชูู€ุบู’ู€ู†ููŠ ูƒูู„ูŽู‘ ู…ูู€ูู’ู€ู€ุชูŽู€ู€ู‚ูู€ุฑู # ูˆููŠ ูŠูŽู€ู€ู€ุฏู ุงู„ู„ู‡ ู„ูู„ู€ุณูู‘ู€ู€ุคูŽู‘ุงู„ู ู…ู€ุง ุณูŽู€ู€ุฃูŽู„ูู€ูˆุง
ูˆุณู€ู€ุงุฆูู€ู€ู„ู ุงู„ู„ู‡ ู…ู€ุง ุฒุงู„ูŽู€ู€ุชู’ ู…ูŽู€ุณู€ุงุฆูู€ู„ูู€ู‡ู # ู…ูŽู€ู‚ู’ุจู€ู€ูˆู„ูŽู€ู€ุฉู‹ ู…ู€ู€ู€ุง ู„ูŽู€ู‡ู€ุง ุฑูŽุฏูŒู‘ ูˆู„ุง ู…ูŽู€ู€ู€ู„ูŽู„ู
ููŽู€ุงูู’ู€ุฒูŽุนู’ ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ูˆูŽุงู‚ู’ู€ุฑูŽุนู’ ุจู€ุงุจูŽ ุฑูŽุญู’ู€ู…ูŽู€ุชูู‡ู # ููŽู‡ู’ูˆูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌู€ุงุกู ู„ูู€ู…ูŽู€ู† ุฃูŽุนู’ู€ูŠูŽุชู’ ุจูู€ู‡ู ุงู„ุณูู‘ุจูู„ู
ูˆุฃูŽุญู’ุณูู†ู ุงู„ุธูŽู‘ู†ูŽู‘ ููŠ ู…ูŽู€ูˆู„ุงูƒูŽ ูˆูŽุงุฑู’ุถูŽ ุจูู…ู€ุง # ุฃูŽูˆู’ู„ุงูƒูŽ ูŠูŽู†ู’ุญูŽู€ู„ูู‘ ุนูŽู†ู’ูƒูŽ ุงู„ุจูุคุณู ูˆุงู„ูˆูŽุฌูŽู„ู
ูˆุฅู†ู’ ุฃูŽุตุงุจูŽู€ูƒูŽ ุนูุณู’ุฑูŒ ููŽู€ุงู†ู’ู€ุชูŽู€ุธูู€ุฑู’ ููŽู€ุฑูŽุฌู‹ู€ุง # ููŽู€ุงู„ุนูู€ุณู’ุฑู ุจูู€ุงู„ูŠูู€ุณู’ุฑู ู…ูŽู€ู‚ู’ู€ุฑููˆู†ูŒ ูˆู…ูุชูŽู‘ู€ุตูู„ู
ูˆุงู†ู’ุธูุฑู’ ุฅู„ู‰ ู‚ูŽูˆู„ูู‡ู :๏ดฟุงุฏู’ุนููˆู†ููŠ ุงุณู’ุชูŽุฌูุจู’ ู„ูŽูƒูู…ู} # ููŽู€ู€ุฐุงูƒูŽ ู‚ูŽู€ู€ูˆู„ูŒ ุตูŽุญู€ูŠู€ุญูŒ ู…ู€ุง ู„ูŽู€ู‡ู ุจูŽู€ู€ุฏูŽู„ู
ูƒูŽู€ู…ู’ ุฃูŽู†ู’ู€ู‚ูŽู€ุฐูŽ ุงู„ู„ู‡ู ู…ูู€ุถู’ุทูŽู€ู€ุฑู‹ู‘ุง ุจูุฑูŽุญู’ู€ู…ูŽู€ุชูู€ู€ู‡ู # ูˆูƒูŽู€ู…ู’ ุฃูŽู†ู€ุงู„ูŽ ุฐูŽูˆููŠ ุงู„ุขู…ุงู„ู ู…ู€ุง ุฃูŽู…ูŽู€ู„ููˆุง !
ูŠู€ุง ู…ุงู„ููƒูŽ ุงู„ู€ู…ูู€ู„ู’ูƒู ููŽู€ุงุฑู’ููŽุนู’ ู…ุง ุฃูŽู„ูŽู€ู…ูŽู‘ ุจูู€ู†ุง # ููŽู€ู…ู€ุง ู„ูŽู€ู†ู€ู€ุง ุจูุชูŽู€ู€ูˆูŽู„ูู‘ู€ูŠ ุฏูŽูู’ู€ู€ุนูู€ู€ู€ู‡ู ู‚ูู€ุจูŽู€ู„ู
ุถุงู‚ูŽ ุงู„ุฎูู†ุงู‚ู ููŽู†ูŽูู’ุณูŠ ุถูŽูŠู’ู‚ูŽุฉูŒ ุนูŽุฌู’ู„ูŽู‰ ุจูู†ู€ุง # ูุฃูŽู†ู’ููŽุนู ุดูŽูŠุกู ุนูู€ู†ู’ู€ุฏูŽู†ู€ุง ุงู„ู€ุนูŽู€ุฌูŽู€ู„ู

Kala kesengsaraan menimpa kita // atau kehidupan serasa sesak // kita tak akan putus asa pada Tuhan kita

Kala cobaan menghuni ruang kita // kita masih punya Tuhan // yang akan mengusirnya

Pada segala kesusahan // Allah-lah yang mencukupi kita // Hanya kepada-Nya, kita mencurahkan keluh kesah; // berdoa dengan sepenuh hati

Kepada siapa lagi kita minta pertolongan // untuk menghilangkan kesusahan kita? // Kepada siapa lagi kita memasrahkan diri // selain kepada Dzat Yang Maha Pengasih?

Bagaimana mungkin harapan kita sandarkan // kepada selain Dzat Yang Maha Pengasih // sementara pada telaga kedermawanannya // hanya tersedia seteguk demi seteguk?

Kebaikan diharapkan tiada lain kecuali dari sisi-Nya // dan dengan selain-Nya, musibah besar tak bisa dihindari

Khazanah Allah selalu mencukupi setiap orang yang butuh // Di โ€˜tanganโ€™ Allah selalu ada apa-apa yang mereka pinta

Yang meminta kepada Allah, tak henti-hentinya permintaanya dikabulkan // tak pernah mendapati penolakan dan kejemuan

Mintalah kepada Allah, ketuk pintu kasih sayang-Nya // maka Dialah harapan bagi yang sudah dilelahkan perjalanan

Berbaik sangkalah kepada Tuhanmu // Puaslah pada pemberian-Nya kepadamu // Maka terurailah kesengsaraan dan kecemasan

Jika kesulitan menimpamu // maka tunggulah datangnya kelapangan // Kesulitan selalu bebarengan dan bergandengan dengan kemudahan

Lihatlah firman-Nya, โ€œBerdoalah kepadaku, maka Aku akan mengabulkannyaโ€ // Itu adalah firman yang sahih, tak ada gantinya

Betapa seringnya Allah menyelamatkan orang sengsara dengan kasih sayang-Nya // Betapa seringnya Allah mewujudkan harapan orang-orang yang berharap

Wahai Dzat Yang Merajai segala kerajaan // hilangkanlah apa-apa yang membuat kami nestapa // Kami tak punya daya untuk menolaknya

Kerongkonganku sudah menciut, napasku sesak // Lekaslah makbul // Yang paling bermanfaat bagi kita adalah: // Lekas makbul…

Usai bait-bait syair ini dilantunkan, langit pun langsung mengguyurkan hujan deras ke bumi Mikhlรขf as-Sulaymรขni. Masyarakat pun bergembira dan bersama-sama mengucapkan syukur kepada Allah SWT.

Sumber: Lรขmiyah Ibn Umar adl-Dlamadi Fi al-Istisqaโ€™, tahqiq Dr. Abdullah bin Muhammad Abu Dahisy.

Penulis: Vaurak Tsabat, Santri Penikmat Kopi di Pondok Besuk, Pasuruan

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Link Download Jadwal Imsak, Sahur, dan Berbuka Puasa Ramadhan 1445 H/2024 M

    Link Download Jadwal Imsak, Sahur, dan Berbuka Puasa Ramadhan 1445 H/2024 M

    • calendar_month Sab, 9 Mar 2024
    • visibility 2.036
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanKetua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan, untuk berhenti melakukan hal-hal yang membatalkan puasa ketika memasuki waktu imsak. Seperti makan dan minum. โ€œSehingga 10 menit sebelum adzan subuh, itu sudah masuk imsak. Maka hendaknya kita sudah tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa,โ€ tuturnya dalam Hikayat Ramadhan (Hikam) 1 […]

  • Pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”, Memukau Ratusan Peserta Kolokium

    • calendar_month Sab, 25 Agu 2018
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Pembukaan Kegiatan Kolokium “Jejak Ulama & Pesantren Pasuruan dalam Perjuangan Bangsa” oleh PC LAKPESDAM NU Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Pengurus Pusat HMASS (Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri) di Aula Gedung IASS (Ikatan Alumni Santri Sidogiri), menampilkan pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” oleh Haidar Hafeez, Pendiri Rumah Sastra dan Sastrawan Pesantren disambut tepuk tangan […]

  • Dalam Bulan Muharram, Rutinan MDS Rijalul Ansor Rejoso Santuni Anak Yatim

    Dalam Bulan Muharram, Rutinan MDS Rijalul Ansor Rejoso Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor yang rutin dilakukan oleh Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda ANSOR (PAC GP ANSOR) Kecamatan Rejoso, kali ini, Selasa Malam (1/9/2020), diakhir acaranya dilaksanakan santunan kepada 15 anak yatim piatu. MDS Rijalul Ansor yang dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Bustanul Muta’alimin Desa Karangpandan Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan, dihadiri puluhan […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Mulai Mengabdi di Wonokerto dan Oro-Oro Ombo Wetan Berikut Programnya

    Mahasiswa UNU Pasuruan Mulai Mengabdi di Wonokerto dan Oro-Oro Ombo Wetan Berikut Programnya

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan resmi memulai pengabdian di dua desa, yakni Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, dan Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Senin (20/7/2026). Kedua kelompok mengusung tema berbeda sesuai potensi desa, yakni ketahanan lingkungan dan ketahanan pangan. Ketua PMM UNU Pasuruan, Izatul Lailiyah, menegaskan mahasiswa hadir […]

  • Makesta IPNU IPPNU Yudharta Diingatkan Pentingnya Berkhidmah

    Makesta IPNU IPPNU Yudharta Diingatkan Pentingnya Berkhidmah

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • visibility 817
    • 0Komentar

    Prigen, NU Pasuruan Pimipinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) menyelenggarakan Masa Kesetiaan anggota (Makesta) VII dengan tema โ€œ Revitalisasi pemuda nahdliyyin serta siap bersaing di era digital โ€œdi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Prigen, Jumโ€™at – Ahad ( 13-15/12/2024 ). Ketua PK […]

  • Himbau Sholat Idul Fitri Pakai Masker Sekaligus Bagi Takjil Terakhir

    Himbau Sholat Idul Fitri Pakai Masker Sekaligus Bagi Takjil Terakhir

    • calendar_month Rab, 12 Mei 2021
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanJajaran Badan Otonom (Banom) Pengurus Ranting (PR) Nahdlatul Ulama (NU) bersama Pemerintah Desa Sambirejo mengingatkan warga agar disiplin protokol kesehatan dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri besok pagi dan tidak mudik. Kepala Desa Sambirejo Daifah, menyampaikan terima kasih kepada Ansor dan IPNU IPPNU atas kerja bersamanya untuk mengingatkan warga agar disiplin protokol kesehatan dalam […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca