Breaking News
light_mode

Meneguhkan Kontribusi Ulama dalam Perjuangan Bangsa, Lakpesdam NU Pasuruan Gelar Workhsop

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
  • visibility 843
  • comment 0 komentar

Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Workshop Penulisan Sejarah dengan tema “Ulama & Pesantren Pasuruan dalam Perjuangan Bangsa” bertempat di Ruang Rapat Gedung Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/8/2019).

KH. Imron Mutamakkin, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa selain meneguhkan peran ulama NU dalam perjuangan kemerdekan, juga memberikan contoh bagi generasi kita selanjutnya.

“Tujuan kita menampilkan biografi mereka, itu nutsabbitu bihi fuadak, untuk memberikan ketenangan, bahwa kita ini terlibat. Agar supaya ditiru oleh generasi berikutnya. Bagaimana kita juga terlibat dalam mengawal bangsa ini, kemudian mengisi bangsa ini. Sehingga ini perlu kita tampilkan,” ujarnya saat memberikan sambutan pembukaan dalam acara tersebut.

“Memberi kemantepan, nusabbitu, kemantapan pada generasi berikutnya, bahwa kita ini bergerak di segala bidang, bahwa negara ini banyak di topang oleh tokoh-tokoh kita sendiri, sehingga harapannya, kita juga harus meniru pada mereka, kita mencontoh mereka,” pungkas salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Kejayan Pasuruan tersebut.

Senada dengan itu, Dr. Ahmad Marzuqi, S.Pd.I., M.Ag., selaku fasilitator dalam kegiatan tersebut, menyatakan pentingnya meneguhkan kontribusi ulama dan pesantren dalam perjuangan bangsa dari berbagai bidang yang lain seperti pendidikan, politik, ekonomi, dan lain-lain.

“Jadi memang betul, sesuai arahan Gus Ipong tadi, memotret sejarah itu, tidak hanya dari sisi peran keagamaan, karena para kiai para masyayikh para ulama, selama ini, sesungguhnya, sumbangsihnya lebih dari sekedar itu, baik di bidang pendidikan, politik, ekonomi, dan sebagainya. Sehingga hasilnya pun bisa maksimal,” ujar pria yang juga menjadi Guru Madrasah Diniyah Darut Taqwa tersebut.

Adapun peserta dalam kegiatan tersebut adalah perwakilan MWCNU wilayah PCNU Kabupaten Pasuruan dan Bangil, perwakilan Pondok Pesantren, pegiat media NU, Mahasiswa, dan penulis sejarah. (Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sound Horeg Jadi Sorotan, PCNU Pasuruan Siap Fasilitasi Pertemuan dengan Bupati

    Sound Horeg Jadi Sorotan, PCNU Pasuruan Siap Fasilitasi Pertemuan dengan Bupati

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyatakan komitmennya mengawal aspirasi para ulama, pengasuh pesantren, dan tokoh masyarakat terkait fenomena sound horeg dalam kegiatan karnaval yang dinilai mengganggu ketertiban dan berpotensi bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan. “Hari ini kita berkumpul di Pondok Pesantren Ar-Riyadh untuk menyikapi hal yang meresahkan, […]

  • Tata Pengelolaan Website Organisasi, PMII Pasuruan Gelar Workshop dan MoU

    Tata Pengelolaan Website Organisasi, PMII Pasuruan Gelar Workshop dan MoU

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • visibility 698
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan menggelar Workshop Literasi Media di Stapa Center, Jalan Budi Luhur Nomor 71, Desa Sidowayah, Kecamatan Bangil, Sabtu-Ahad (2-3/9/2023). Pelaksana Kegiatan M Noer Ali Fikri menjelaskan, tujuan workshop agar peserta memiliki kecakapan literasi media. “Peserta mampu memfilter berita hingga menjadikan media sebagai instrumen gerakan PMII […]

  • Hingga ke Pulau Buru Maluku, Pesantren Al-Yasini Pasuruan Kirim Guru Tugas

    Hingga ke Pulau Buru Maluku, Pesantren Al-Yasini Pasuruan Kirim Guru Tugas

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA), Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan memberangkatkan Guru Tugas (GT) Madrasah Diniyah (Madin) Salafiyah Tingkat Ulya di Bulan Zulhijah. Lebih awal dari kebiasaan pesantren pada umumnya yang serentak di Bulan Syawal. Hal itu ditegaskan dalam Pemberangkatan Guru Tugas Madin Salafiyah Tingkat Ulya PPTA di Aula Kantor Yayasan Lantai 2, […]

  • Konfercab IPNU Pasuruan Berjalan Khidmat dan Lancar

    Konfercab IPNU Pasuruan Berjalan Khidmat dan Lancar

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke XX di dengan tema ‘ Sinergi Pelajar Untuk Bersatu, Bangkit dan Tumbuh’ di Aula KH Ahmad Djufri, Rabu-Kamis (23-24/10/2024). Ketua Pelaksana Konfercab M Sodikin mengatakan, pada hari pertama peserta akan mengikuti sidang tatib dan komisi yang dilakukan […]

  • Konsolidasi 10 Program Akhir 2019, LTM PCNU Kab. Pasuruan Gelar Raker

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar raker untuk konsolidasi terkait 9 program akhir tahun 2019 di Rumah Makan Bu Anis, Jl.Raya Bajangan no.40 Ranggeh Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan, Minggu (30/6/2019). “Kami mengadakan rapat kerja internal pengurus untuk mematangkan pelaksanaan Program semester 2 tahun 2019,” ungkap Mundir Muslih selaku Ketua […]

  • Perkuat Syiar & Dakwah Islam di Medsos, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Workshop Desain

    Perkuat Syiar & Dakwah Islam di Medsos, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Workshop Desain

    • calendar_month Sen, 28 Des 2020
    • visibility 1.161
    • 0Komentar

    Saat ini, media sosial sudah menjadi garda terdepan sebagai sarana syiar dan dakwah Islam. Sayangnya, konten yang terkait dengan syiar dan dakwah Islam di media sosial, masih didominasi oleh kelompok intoleran bahkan radikal ekstrimis. Menyadari itu dan dalam rangka membentuk kader-kader yang melek teknologi, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca