Breaking News
light_mode

Meriahkan Maulid Nabi, ISNU Pasuruan Gelar Bedah Buku dan Konsolidasi Organisasi

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
  • visibility 549
  • comment 0 komentar

Raci, NU Pasuruan

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar bedah buku dan konsolidasi organisasi, Sabtu (21/09/2024).

Mustaysar PCNU Kabupaten Pasuruan Buya Muzammil Syafi’i mengatakan, pengurus ISNU harus bisa mengawal guru dan dosen di perguruan tinggi Islam agar kwalitasnya terjaga.

“ISNU harus mampu mengawal dosen dan guru di perguruan tinggi Islam,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Ilham Wahyudi mengatakan, ISNU merupakan Banom yang aktif melakukan kegiatan. Biasanya maulid nabi di bersamaan dengan haul namun ini bersamaan dengan bedah buku.

“Tentu ini adalah acara konsolidasi organisasi yang diiringi dengan maulid nabi Muhammad Saw,” imbuhnya.

Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakanDalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar bedah buku dan konsolidasi organisasi, Sabtu (21/09/2024).

Mustaysar PCNU Kabupaten Pasuruan Buya Muzammil Syafi’i mengatakan, pengurus ISNU harus bisa mengawal guru dan dosen di perguruan tinggi Islam agar kwalitasnya terjaga.

“ISNU harus mampu mengawal dosen dan guru di perguruan tinggi Islam,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Ilham Wahyudi mengatakan, ISNU merupakan Banom yang aktif melakukan kegiatan. Biasanya maulid nabi di bersamaan dengan haul namun ini bersamaan dengan bedah buku.

“Tentu ini adalah acara konsolidasi organisasi yang diiringi dengan maulid nabi Muhammad Saw,” imbuhnya.

Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan  bahwasanya menulis bagi seorang sarjana merupakan hal yang sangat perlu kita tekankan dan biasakan di jam’iyah Nahdlatul Ulama.

 “Ilmu yang kita dapat dan kita nikmati pada masa ini juga merupakan hasil dari tulisan para sahabat dan ulama terdahulu,”ujarnya.

Lebih lanjut Dosen Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan mengatakan, pencatatan yang baik di kalangan sarjana itu penting karena kedepannya akan di publikasikan atau diterbitkan menjadi buku.

“Banyak sekali buku terbitan ISNU Pasuruan yang sudah ada di perpustakaan perguruan tinggi tujuannya agar ilmu tersebut tidak hilang,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Kembali Lakukan Edukasi & Pembagian Masker

    Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Kembali Lakukan Edukasi & Pembagian Masker

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2020
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    Melihat perkembangan kasus covid-19 di kabupaten Pasuruan, upaya pencegahan dan penanggulanggan covid-19 terus dilakukan oleh Satgas Pencegahan Covid-19 PCNU kabupaten Pasuruan. Mulai dari penyemprotan disinfektan tempat ibadah dan fasilitas umum, hingga berkali-kali melakukan pembagian masker. Rabu, 6 Mei 2020 bertepat di Aula KH. A Jufri Graha PCNU kabupaten Pasuruan diadakan kegiatan sosialisasi pencegahan covid-19 di […]

  • Konfercab Muslimat NU Pasuruan, Nyai Masruroh Beri Pujian Kinerja

    Konfercab Muslimat NU Pasuruan, Nyai Masruroh Beri Pujian Kinerja

    • calendar_month Ming, 6 Feb 2022
    • visibility 1.129
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XVIII di Aula KH Ahmad Djufri Graha NU Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Jum’at (04/02/2022). Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pasuruan Hj Aida Fitriati berharap, semoga Muslimat NU di kepengurusan selanjutnya senantiasa dapat memberi kontribusi yang positif untuk NU dan masyarakat […]

  • KH Mas’um Hasyim: Puasa Melatih Kesadaran Bahwa Manusia Selalu Diawasi Allah

    KH Mas’um Hasyim: Puasa Melatih Kesadaran Bahwa Manusia Selalu Diawasi Allah

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan  PJ Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Mas’um Hasyim, menyampaikan bahwa puasa Ramadhan merupakan ajang latihan spiritual bagi umat Islam untuk mengendalikan hawa nafsu sekaligus meningkatkan kesadaran diri kepada Allah SWT. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Darussalam, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (28/02/2026). Menurutnya, […]

  • Di Tahlil IKA PMII Pasuruan, Gus Hakim Refleksikan Sosok Cak Lim dan Indikator Keberhasilan Kader

    Di Tahlil IKA PMII Pasuruan, Gus Hakim Refleksikan Sosok Cak Lim dan Indikator Keberhasilan Kader

    • calendar_month Rab, 28 Okt 2026
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Pasuruan menggelar kegiatan perdana berupa Tahlil dan Doa Bersama secara daring, Selasa (27/10/2026) malam. Majelis ini digelar untuk mengenang dan mendoakan almarhum H. Fatkhan Subchi (Ketua Umum PB IKA PMII) serta almarhum H. Muslim Mustajab (Perintis PMII Pasuruan). Dalam kesempatan tersebut, […]

  • Gerakan Penguatan Masjid NU, Jadi Fokus Raker II PC LTM NU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 8 Jul 2018
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTM NU) Kabupaten Pasuruan gelar Rapat Kerja (Raker) II bertempat di Balai Pertemuan Desa Gendro Kecamatan Tutur, Sabtu Pagi (7/7/2018). Dalam kegiatan Raker yang bertajuk “Dari Masjid-Nya, Kita Makmurkan Bumi-Nya”, Gerakan Penguatan Masjid NU di Kabupaten Pasuruan menjadi fokus pembahasan dalam Raker tersebut. “Akan fokus di Gerakan […]

  • Lebih Mengenal Tokoh Sufi: Syekh Abdur Rauf Singkel

    Lebih Mengenal Tokoh Sufi: Syekh Abdur Rauf Singkel

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • visibility 2.282
    • 0Komentar

    Mayoritas agama di Indonesia adalah agama Islam, sebagian besar perkembangan Islam di Indonesia merupakan jasa para tokoh sufi, hal tersebut dikarenakan tokoh sufi cenderung terbuka, dan lebih kompromis sehingga ajarannya mudah diterima di kalangan masyarakat. Syekh Abdurrauf as-Singkel memiliki nama lengkap yakni Abdurrauf bin al-Jawiy al-Fansuri, kemudian beliau dikenal dengan sebutan Syeikh Abdurrauf As-Singkel. Nama […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca