Breaking News
light_mode

Mitigasi Kekurangan Air, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bantu Pemdes Bikin Rorak

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
  • visibility 986
  • comment 0 komentar

Pasrepan, NU Pasuruan
Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 18 terlibat membantu pembuatan Rorak atau lubang resapan air.

Kegiatan itu dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Rorak dibangun di wilayah Dusun Krajan, Rabu (19/7/2023).

Mitra Sekolah Konang Pemerintah Desa Galih Dwi Hamsyah menjelaskan, pengelolaan air yang baik sangat penting bagi desa dalam menghadapi perubahan iklim dan masalah kekurangan air yang semakin sering terjadi.

“Lubang resapan atau rorak adalah struktur berbentuk sumur dangkal atau lubang yang dibuat di permukaan tanah untuk mengumpulkan dan meresapkan air hujan ke dalam tanah,” imbuhnya.

Dirinya juga menyebutkan, Rorak dirancang untuk meningkatkan penyimpanan air tanah dengan memanfaatkan air hujan. Air yang tersimpan menjadi sumber air yang berkelanjutan untuk keperluan pertanian, perikanan, atau kebutuhan air rumah.

“Kegunaannya Rorak ini untuk menangkal air dan pasir agar masuk pada lubang. Sehingga menanggulangi bencana banjir. Kedalaman Rorak minimal 50 cm, lebar dan panjangnya menyesuaikan,” katanya.

Sementara itu, perwakilan kelompok KKN Ilma Umami menyatakan, mendapatkan pengalaman baru dalam mitigasi perubahan iklim dan mencegah kekurangan air.

“Saya sangat excited karena hal-hal demikian jarang saya temui khususnya didaerah saya sendiri,” katanya.

Mahasiswa Pendidikan Matematika itu juga mengungkapkan, Rorak menjadi langkah yang efektif untuk meningkatkan ketersediaan air sehingga mengatasi masalah kekurangan air di wilayah tersebut.

“Upaya konservasi air ini juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan pengurangan dampak negatif perubahan iklim,” tandasnya.

Untuk diketahui, berdasar Surat Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek RI) Nomor 694/E/O/2023 tertanggal 28 Agustus 2023. Institut Teknologi & Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan resmi menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan.

Penulis: Farah Ulya Kholidah

Editor: MS Deeba

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diklat Pagar Nusa Al-Yasini Diisi Sistem Ketabiban Hingga Keorganisasian

    Diklat Pagar Nusa Al-Yasini Diisi Sistem Ketabiban Hingga Keorganisasian

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • visibility 840
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPimpinan Rayon (PR) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PS NU) Pagar Nusa Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA) Kabupaten Pasuruan, melaksanakan kaderisasi dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). Kegiatan dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Yasini, Dusun Areng-areng, Desa Sambisirah, Kec. Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jumat (7/7/2023). Ketua Panitia M Faizin Syauki Hikami menyampaikan, diklat diikuti […]

  • Di Musykercab II, PCNU Kabupaten Pasuruan Menyusun Program Abad Kedua NU

    Di Musykercab II, PCNU Kabupaten Pasuruan Menyusun Program Abad Kedua NU

    • calendar_month Ming, 19 Feb 2023
    • visibility 1.231
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Musykercab) II di Aula KH Ahmad Djufri, Graha PCNU, Kecamatan Pohjentrek, Ahad (19/2/2023). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin menyebutkan, dari Daftar Program Tahunan (DKT) tahun 2023, 63% telaksana dengan maksimal. Selebihnya akan diselesaikan di tahun 2023. “Kegiatan di tahun 2022 […]

  • PCNU Pasuruan Ajak Kolaborasi Polres Atasi Curas di Masyarakat

    PCNU Pasuruan Ajak Kolaborasi Polres Atasi Curas di Masyarakat

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • visibility 1.080
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Dalam kurun sepekan yang lalu banyak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mendapatkan banyak laporan dan curhatan warga nahdliyyin terkait pencurian dengan kekerasan (Curas). Merespon hal tersebut PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar audisi dengan Polres Pasuruan Kota yang berlangsung di lobby Polres Pasuruan Kota, Selasa (21/01/2024). Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama […]

  • Harga Pakan Ikan Naik, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Pelatihan

    Harga Pakan Ikan Naik, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Pelatihan

    • calendar_month Sel, 19 Sep 2023
    • visibility 1.428
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar pelatihan pembuatan pakan ikan alternatif magot di Balai Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan Ahad (27/08/2023). Lallatul Nuzulah salah satu mahasiswa KKN-K UNU STAI Salahuddin Pasuruan mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah […]

  • Obat Buatan LPPNU Pasuruan Bantu Petani Lele

    Obat Buatan LPPNU Pasuruan Bantu Petani Lele

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • visibility 944
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Budi daya lele saat ini menjadi salah satu peluang usaha yang banyak dijalankan orang. Menjalankan usaha budi daya lele sebenarnya tidaklah sulit. Dibutuhkan pemahaman yang benar dalam budi daya lele agar memberikan keuntungan. Dalam hal ini Pengurus Cabang (PC) Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruan membantau mengatasi permasalahan budidaya lele di […]

  • Adzan

    Adzan Bukan Hanya untuk Panggilan Shalat

    • calendar_month Sen, 29 Mar 2021
    • visibility 1.236
    • 0Komentar

    nupasuruan.or.id – Akhir-akhir ini banyak kalangan yang kurang memahami status adzan. Mereka ini mengira, adzan itu semata-mata hanyalah panggilan untuk shalat saja. Parahnya, mereka merasa lebih tinggi ilmunya dan mudah sekali menyalah-nyalahkan orang. Padahal, mereka belum tahu secara mendalam terkait itu. Salah satu contoh adalah terkait adzan untuk bayi. Adzan tersebut bidáh, dengan tuduhan haditsnya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca