Breaking News
light_mode

Giliran Majelis Mubahatsah Dorong Gagasan Pelembagaan AHWA ke Forum Muktamar Mendatang

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di PP Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Majelis Mubahatsah yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten dan Kota Pasuruan menghasilkan satu gagasan strategis yang akan diusulkan ke forum Muktamar. Forum tersebut menegaskan bahwa Muktamar NU tidak semata menjadi arena memilih Rais Aam dan Ketua Umum, melainkan momentum untuk merumuskan arah kelembagaan, konstitusi, dan masa depan organisasi.

Salah satu rekomendasi utama yang mengemuka ialah mendorong pelembagaan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga NU sebagai representasi otoritas keulamaan. Gagasan tersebut direncanakan dibawa ke sidang Komisi Organisasi Muktamar ke-35 NU agar memperoleh pembahasan secara konstitusional.

Majelis Mubahatsah bertema “Supremasi Keulamaan NU sebagai Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan” diselenggarakan di Aula KH. Achmad Djufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Sabtu (01/08/2026), dan dihadiri Rais Syuriyah serta Ketua Tanfidziyah dari 26 PCNU se-Jawa Timur. Forum menghadirkan Pengasuh PP Ma’hadul Ulum Asy-Syar’iyyah Sarang KH. Said Abdurrachim, Wakil Rais PWNU Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, serta pengamat politik Fachry Ali, Ph.D.

Mewakili inisiator Majelis Mubahatsah, Ketua PCNU Kota Pasuruan KH. M. Nailur Rochman menjelaskan bahwa pelembagaan AHWA merupakan ikhtiar mengaktualisasikan kembali Khittah Nahdlatul Ulama 1926 dan keputusan Muktamar Situbondo 1984 yang menempatkan ulama sebagai pengelola, pengendali, pengawas, dan pembimbing utama organisasi.

Menurutnya, AHWA dapat dikembangkan menjadi lembaga permanen yang memiliki fungsi menjaga mandat Muktamar, menjalankan mekanisme check and balances, sekaligus menjadi ruang mediasi berkelanjutan di lingkungan organisasi. Ia juga menawarkan tiga fungsi utama AHWA, yakni sebagai ahlul ikhtiyar (memilih kepemimpinan Syuriyah), ahlul himayah (menjaga kedaulatan organisasi), dan ahlul islah (membangun rekonsiliasi serta penyelesaian konflik).

Dalam pembahasannya, KH. Said Abdurrachim menilai NU membutuhkan lembaga tinggi ulama yang memiliki otoritas strategis untuk mengambil keputusan organisasi setelah memperoleh masukan dari Syuriyah dan Tanfidziyah, sekaligus menjadi penengah ketika terjadi perbedaan pandangan dalam pelaksanaan program organisasi.

Sementara itu, Prof. Ali Maschan Moesa mengingatkan pentingnya mengembalikan NU pada spirit awal sebagai jam’iyah para ulama dengan memperkuat kualitas kepemimpinan, sumber daya manusia, dan kelembagaan. Fachry Ali, Ph.D., mendukung penguatan supremasi keulamaan, seraya mengingatkan agar karakter kharismatik NU tetap terjaga dari potensi intervensi negara.

Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa forum ini sengaja digelar untuk menghadirkan gagasan-gagasan substantif menjelang Muktamar.

“Muktamar NU harus menjadi forum membenahi aturan, konstitusi, dan program organisasi. Muktamar bukan hanya soal memilih Rais Aam dan Ketua Umum. Karena itu, Majelis Mubahatsah ini bersifat independen dan tidak terikat dengan pihak mana pun.”

Sebagai tindak lanjut, forum membentuk tim perumus untuk menyusun academic draft mengenai landasan filosofis dan yuridis pelembagaan AHWA beserta konsep perubahan AD/ART yang akan dipersiapkan sebagai bahan usulan pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

    Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
    • visibility 722
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar sosialisai pengolahan sampah di Kecamatan Lekok, Kecamatan Gempol dan Kecamatan Kraton. Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Dofir mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos, pupuk cair, dan maggot. “Kami melihat banyak sampah organik yang tidak di […]

  • Ratusan Kader ISNU Pasuruan Akan Ikuti Apel Akbar di Malang

    Ratusan Kader ISNU Pasuruan Akan Ikuti Apel Akbar di Malang

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • visibility 817
    • 0Komentar

    Bangil – Bertempat di Aula Anisah Foundation Jl. Bangil – Pandaan KM.01 Bangil, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi Pengurus. Agenda ini diikuti oleh 60 Peserta yang berasal dari perwakilan pengurus Pimpinan Cabang dan Pimpinan Anak Cabang seluruh Kabupaten Pasuruan. Rapat Koordinasi ini selain membahas program ISNU Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat […]

  • Ansor NU Pasuruan Kampanye Protokol Kesehatan dengan Gowes Sorban Sehat

    Ansor NU Pasuruan Kampanye Protokol Kesehatan dengan Gowes Sorban Sehat

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2020
    • visibility 695
    • 0Komentar

    Salah satu kebiasaan baru yang diminati masyarakat Pasuruan saat pandemi adalah bersepeda. Menyadari itu, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama (PC GP ANSOR NU) Kabupaten Pasuruan, melaunching program kampanye penerapan protokol kesehatan dengan bersepeda, yakni GOWES SORBAN SEHAT, Minggu (9/8/2020). Untuk lokasi start Gowes Sorban Sehat bertempat di area Makam Mbah Sayyid Arif Segoropuro, […]

  • Pembacaan Niat Puasa Saat Pujian & Usai Tarawih, Begini Alasannya

    Pembacaan Niat Puasa Saat Pujian & Usai Tarawih, Begini Alasannya

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • visibility 878
    • 1Komentar

    Kraton, NU PasuruanKH. Muntasyar Hasyim, Pengasuh Pondok Pesantren Syaikhona Kholil Banat Satu Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, menjelaskan alasan adanya tradisi pembacaan niat puasa dalam pujian sholat dan setelah sholat Tarawih. “Salah satu trik agar tidak lupa niat puasa. Dibaca setelah sholat tarawih,” ujarnya saat kegiatan penutupan Pengajian Rutin Bulanan dan kegiatan Taman Pendidikan Al-Quran […]

  • Gus Islah Bahrowi Kupas Ancaman Terorisme Internasional di  Universitas Yudharta

    Gus Islah Bahrowi Kupas Ancaman Terorisme Internasional di Universitas Yudharta

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Ratusan pelajar, mahasiswa, dan perwakilan organisasi menghadiri seminar bertajuk Wawasan Terorisme Internasional. Kegiatan ini merupakan bagian dari program SADAR (Sinau Damai & Anti-Radikalisme), yang digelar di Aula Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan Senin (13/4/2026). Gus Islah Bahrowi selaku narasumber mengatakan keterkaitan antara ideologi dan kepentingan politik dalam fenomena terorisme. “Orang tertarik kepada terorisme […]

  • Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • visibility 546
    • 2Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menjelaskan hasil analisis awal penentuan 1 Syawal 1447 H yang menunjukkan posisi hilal diperkirakan belum memenuhi kriteria imkanur rukyat. Meski demikian, rukyatul hilal tetap dilaksanakan di rooftop lantai 10 Gedung Mabna Abuya Habib Hasan Baharun, kompleks Pondok Pesantren Darullughah Waddawah (Dalwah), Desa Raci, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca