Breaking News
light_mode

NU Peduli Kab. Pasuruan Bantu Warga Terdampak Banjir

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Kam, 13 Jan 2022
  • visibility 825
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasuruan
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir di Desa Toyaning dan Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso.

Koordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan H Muhammad Nawawi, menyebutkan bahwa saat ini terdapat 15 Desa di 3 Kecamatan masih tergenang banjir.

“Alhamdulillah, tadi sudah bisa menyalurkan bantuan,” ujarnya kepada NU Pasuruan, Rabu (12/01/2022).

Ia juga menyebutkan rincian sembako yang disalurkan. Bantuan itu berupa lima dus mie instan, tiga peti telur, dua dus minyak, dan lima kilogram tepung diserahkan kepada dapur umum di desa masing-masing. Selain itu, juga membagikan nasi bungkus di sebagain tempat.

“Sebagaimana hasil asesmen tim yang dilaporkan melalui Group WhatsApp NU Peduli,” imbuhnya.

Gus Awie juga mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) setempat atas inisiatifnya untuk mendirikan dapur umum sehingga kebutuhan makan warga terdampak dapat terpenuhi.

“Alhamdulillah. Ranting begitu cepat merespon,” ujar Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan itu.

Dirinya mengajak masyarakat dan para donatur untuk bersama-sama meringankan warga terdampak Banjir. Dengan berdonasi melalui rekening 006501001656565 Bank BRI an. Lazisnu Kab. Pasuruan dan 1061599815 Bank Syariah Indonesia an. Lazisnu Kabupaten Pasuruan. Atau diserahkan langsung di Kantor PCNU Kabupaten Pasuruan.

“Beberapa desa masih membutuhkan bantuan,” pungkas Alumnus Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang Jawa Tengah itu.

Untuk diketahui, Tim NU Peduli Kabupaten Pasuruan terdiri dari Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU), Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU), Banser Tanggap Bencana (Bagana), Badan Otonom (Banom) lainnya.

Penulis: BAM Yusuf
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipercaya Pemdes, Ranting NU di Pasuruan Memiliki Kantor Organisasi

    Dipercaya Pemdes, Ranting NU di Pasuruan Memiliki Kantor Organisasi

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • visibility 1.063
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jatigunting, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonorejo, mendapat kepercayaan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat untuk menggunakan bangunan di pasar desa menjadi kantor organisasi. “Terimakasih kepada Kepala Desa Jatigunting yang telah memberikan hak guna bangunan pasar desa yang diperuntukkan kantor ranting,” imbuh Wakil Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama […]

  • Sakoma NU Pasuruan Gelar Kursus Pembina Pramuka Tingkat Penggalang

    Sakoma NU Pasuruan Gelar Kursus Pembina Pramuka Tingkat Penggalang

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2024
    • visibility 802
    • 0Komentar

    Pohjentrek NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif (Sakoma) NU Kabupaten Pasuruan menggelar kursus pembina Pramuka mahir dan lanjutkan tingkat penggalang di gedung PCNU Kabupaten Pasuruan, Senin (26/08/2024). Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Ahmad Farid mengatakan, sakoma merupakan kepanduan dari LP Ma’arif NU seperti halnya pramuka namun perbedaannya ada materi ke […]

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 1.518
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

  • PCNU Pasuruan Gelar Khotmil Qur’an, Teguhkan Peran Al-Qur’an dalam Kehidupan

    PCNU Pasuruan Gelar Khotmil Qur’an, Teguhkan Peran Al-Qur’an dalam Kehidupan

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar Khotmil Qur’an menggelar Khotmil Qur’an di Aula KH Ahmad Djufri PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (17/04/2026). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mqenegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam menjalani kehidupan. “Dengan diadakannya khotmil Qur’an mudah mudahan bisa menjadi pedoman kita bersama sama […]

  • Olimpiade Ma’arif NU Pasuruan 2025 Jadi Ajang Motivasi Pelajar untuk Terus Belajar

    Olimpiade Ma’arif NU Pasuruan 2025 Jadi Ajang Motivasi Pelajar untuk Terus Belajar

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • visibility 696
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang PC Lembaga Pendidikan LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar Olimpiade Ma’arif 2025 di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (16/08/2025). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwa olimpiade ini merupakan ajang untuk mengukur kemampuan dan sarana motivasi baik diri sendiri atau teman teman yang lainnya  […]

  • Membeludak, Haul ke-33 Masyayikh Pondok Darul Ulum Karangpandan Rejoso

    • calendar_month Sel, 5 Jun 2018
    • visibility 1.270
    • 0Komentar

    Keluarga Besar Pondok Pesantren Darul Ulum Karangpandan Kecamatan Rejoso mengelar Doa dan Tahlil Akbar dalam memperingati Haul ke-33 Masyayikh Pondok Pesantren, yakni Kiai Ma’shum Al-Mubarok dan Kiai Hasyim Toha, kemarin malam (5/6/2018).

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca