Breaking News
light_mode

PCNU Kab. Pasuruan Bantu Pembangunan Masjid di Tosari

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2020
  • visibility 589
  • comment 0 komentar

Nahdlatul Ulama merupakan organisasi yang memiliki faham keagamaan tawasuth (moderat), tasamuh (toleransi), tawazun (seimbang), dan amar ma’ruf nahi mungkar. Dengan pemahaman tersebut, dalam menyebarkan agama Islam lebih mendahulukan nilai-nilai sosial dan toleransi. Hal ini merupakan cara yang sama dilakukan oleh para Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam di Nusantara. Menyebarkan agama Islam terus dilakukan dengan cara yang lebih toleran dan bijaksana. Terutama di daerah yang Islam menjadi minoritas.

Jumat (5/6) Pengurus Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) bersama ketua PC NU Kabupaten Pasuruan memberikan Bantuan pembangunan masjid di daerah Tosari. Pembangunan tempat ibadah ini diperuntukkan bagi 9 KK warga muslim dari 58 KK di dusun Ngawu desa Podokoyo kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin menjelaskan bahwa tingkat toleransi serta hubungan baik antar tokoh agama didusun ini perlu diapresiasi dan dibantu karena jika tidak ada hubungan baik maka hal ini akan sulit dilakukan.


“kita akan mensuport kegiatan kegiatan keagamaan sehingga kami harapkan Islam di dusun sini semakin berkembang dan berdampingan dengan warga lain sehingga dapat membangun desa ini semakin maju,” ujar Pria yang lebih akrab di panggil Gus Ipong tersebut.

Senada dengan apa yang sampaikan Gus Ipong, H.M Yusuf Danial, salah satu anggota DPRD kabupaten Pasuruan yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa selain bantuan berupa dana nantinya akan disalurkan pula beberapa fasilitas pendukung pembangunan Masjid atau tempat ibadah ini. “Kami akan selalu mensupport apa saja kegiatan keagamaan bersama PCNU kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Dengan bantuan tersebut, Asmadi (37), warga dusun Ngawu yang menjadi Nadzir pembangunan Masjid tersebut mengucapkan terima kasih terutama kepada PCNU kabupaten Pasuruan, H. M Yusuf Danial, H. Abdulloh Fahmi dan MWC NU tosari yang telah membantu pembangunan masjid tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini karena sangat membantu kebutuhan warga kami, terutama dalam fasilitas ibadah,” imbuhnya.

Beliau juga menambahkan bahwa, kerukunan masyarakat dusun ngawu ini pernah dapat penghargaan dari kabupaten pasuruan sebagai desa terrukun karena saling menghargai dan membantu satu sama lain. Sehingga penyebaran dan pengamalan ibadah warga muslim mendapatkan dukungan dari warga agama lain di dusun Ngawu ini.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Kartika Y S

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAZISNU Pasuruan Gelar Pengobatan Gratis

    LAZISNU Pasuruan Gelar Pengobatan Gratis

    • calendar_month Sel, 17 Des 2024
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil, Infaq Zakat, dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar pengobatan gratis di Madrasah Miftahul Ulum, Desa Tindu Kecamatan Pohjentrek, Senin (16/12/2024). Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan Nur Kholis Majid mengatakan,  program ini merupakan inisiatif yang sudah termasuk dalam agenda kerja LAZISNU, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ubah Limbah Kerang Jadi Pupuk Organik

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ubah Limbah Kerang Jadi Pupuk Organik

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kelompok 13 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) memanfaatkan limbah kulit kerang di Dusun Gumeng, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan menjadi pupuk organik. Koordinator Kegiatan M. Nasih menceritakan, bahwa selama ini masyarakat setempat hanya membuang begitu saja limbah kulit kerang. […]

  • ISNU Pasuruan Tutup Rutinan Manaqib Syah Abdul Qodir Al Jaelani Sekaligus Resmikan Musolla Gus Dur

    ISNU Pasuruan Tutup Rutinan Manaqib Syah Abdul Qodir Al Jaelani Sekaligus Resmikan Musolla Gus Dur

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
    • visibility 991
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar penutupan manaqib rutin syekh Abdul Qadir Al Jailani di mushola Gus Dur, Desa Wonojati, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (20/2/2024). Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adip Muhdi mengatakan bahwasanya tugas ISNU bukan hanya memperhatikan persoalan kesarjanaan dan cendikiawan tetapi memperhatikan jama’ah […]

  • LAZISNU  Pasuruan Gelar Pengobatan Gratis di Nongkojajar

    LAZISNU Pasuruan Gelar Pengobatan Gratis di Nongkojajar

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC )Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani umat melalui program bakti sosial. Kali ini, kegiatan berupa pengobatan gratis digelar di halaman Masjid An Nur Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, pada Ahad (16/6/2025). Sejak pagi, ratusan warga telah memadati lokasi untuk […]

  • Inovatif, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Bikin Keripik dari Limbah Bonggol Pisang

    Inovatif, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Bikin Keripik dari Limbah Bonggol Pisang

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) berhasil memberikan inovasi dalam mengolah limbah pelepah dan bonggol pisang di Desa Logowok, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan menjadi keripik. Penanggung jawab kegiatan, Hamdan Robbani menyampaikan, sebagian besar kebun dan pekarangan di Desa Logowok banyak […]

  • Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    Hukum Menetapkan dan Mengumumkan Hari Raya Sebelum Pengumuman Resmi Itsbat Pemerintah

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Menetapkan dan mengumumkan awal Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah kepada masyarakat umum sebelum adanya penetapan resmi (itsbat) pemerintah tidak diperbolehkan apabila hal tersebut berpotensi menimbulkan perpecahan, perselisihan, dan kebingungan di tengah umat. Larangan ini didasarkan pada pertimbangan sadd adz-dzarî‘ah (menutup pintu kerusakan) dan menjaga persatuan kaum muslimin. Oleh karena itu, meskipun seseorang memiliki hasil hisab yang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca