Breaking News
light_mode

PCNU Kab. Pasuruan Bantu Pembangunan Masjid di Tosari

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2020
  • visibility 536
  • comment 0 komentar

Nahdlatul Ulama merupakan organisasi yang memiliki faham keagamaan tawasuth (moderat), tasamuh (toleransi), tawazun (seimbang), dan amar ma’ruf nahi mungkar. Dengan pemahaman tersebut, dalam menyebarkan agama Islam lebih mendahulukan nilai-nilai sosial dan toleransi. Hal ini merupakan cara yang sama dilakukan oleh para Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam di Nusantara. Menyebarkan agama Islam terus dilakukan dengan cara yang lebih toleran dan bijaksana. Terutama di daerah yang Islam menjadi minoritas.

Jumat (5/6) Pengurus Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) bersama ketua PC NU Kabupaten Pasuruan memberikan Bantuan pembangunan masjid di daerah Tosari. Pembangunan tempat ibadah ini diperuntukkan bagi 9 KK warga muslim dari 58 KK di dusun Ngawu desa Podokoyo kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin menjelaskan bahwa tingkat toleransi serta hubungan baik antar tokoh agama didusun ini perlu diapresiasi dan dibantu karena jika tidak ada hubungan baik maka hal ini akan sulit dilakukan.


“kita akan mensuport kegiatan kegiatan keagamaan sehingga kami harapkan Islam di dusun sini semakin berkembang dan berdampingan dengan warga lain sehingga dapat membangun desa ini semakin maju,” ujar Pria yang lebih akrab di panggil Gus Ipong tersebut.

Senada dengan apa yang sampaikan Gus Ipong, H.M Yusuf Danial, salah satu anggota DPRD kabupaten Pasuruan yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa selain bantuan berupa dana nantinya akan disalurkan pula beberapa fasilitas pendukung pembangunan Masjid atau tempat ibadah ini. “Kami akan selalu mensupport apa saja kegiatan keagamaan bersama PCNU kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Dengan bantuan tersebut, Asmadi (37), warga dusun Ngawu yang menjadi Nadzir pembangunan Masjid tersebut mengucapkan terima kasih terutama kepada PCNU kabupaten Pasuruan, H. M Yusuf Danial, H. Abdulloh Fahmi dan MWC NU tosari yang telah membantu pembangunan masjid tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini karena sangat membantu kebutuhan warga kami, terutama dalam fasilitas ibadah,” imbuhnya.

Beliau juga menambahkan bahwa, kerukunan masyarakat dusun ngawu ini pernah dapat penghargaan dari kabupaten pasuruan sebagai desa terrukun karena saling menghargai dan membantu satu sama lain. Sehingga penyebaran dan pengamalan ibadah warga muslim mendapatkan dukungan dari warga agama lain di dusun Ngawu ini.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Kartika Y S

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Status Keabsahan Konsep KHGT Dalam Pandangan Fikih

    Status Keabsahan Konsep KHGT Dalam Pandangan Fikih

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang meniadakan ru’yatul hilal sebagai dasar penetapan awal bulan Hijriah dan menjadikan hisab sebagai satu-satunya landasan penetapan awal bulan tidak dapat diterima menurut pendapat mu‘tamad dalam fikih Syafi’iyyah. Sebab, penetapan awal bulan Hijriah secara syar‘i dilakukan melalui ru’yatul hilal atau istikmal (menyempurnakan bulan menjadi 30 hari). Selain itu, pelaksanaan […]

  • Peduli Banjir, IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan Galang Dana di 3 titik

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama & Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPNU-IPPNU) Kabupaten Pasuruan, melalui CBP (Corp Brigade Pembangunan) & KPP (Korp Pelajar Putri) DKC (Dewan Koordinator Cabang) melakukan galang dana untuk korban banjir di 3 (tiga) titik, yakni perempatan Kebonagung, perempatan Purwosari, dan perempatan Sukorejo, Ahad (20/1/2019). “Kami bergerak atas instruksi Rekan […]

  • Musker I PCNU, M Nuh: PBNU Perlu Belajar ke Pasuruan

    Musker I PCNU, M Nuh: PBNU Perlu Belajar ke Pasuruan

    • calendar_month Ming, 28 Nov 2021
    • visibility 758
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Kerja (Musker) I di Aula KH Ahmad Jufri Graha PCNU, Kecamatan Pohjentrek, Ahad (28/11/2021). Kegiatan itu mengambil topik “Kemandirian Jamiyyah untuk Keberdayaan Jamaah.” Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, menyampaikan cerita baik pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Hybrid pertamanya. “Rais syariah dan calon ketua […]

  • Menuju Revolusi Industri 4.0, Muslimat NU Pasuruan Perkuat Pendidikan Karakter Guru RA & TK

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (PC MUSLIMAT NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Seminar Pendidikan bertema “Membentuk karakter generasi emas menuju era revolusi industri 4.0”, bertempat di Pendopo Bupati Pasuruan, Selasa (27/08/2019). Kegiatan yang diikuti oleh 300 peserta dari guru RA dan TK tersebut, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH. Mujib Imron. Menurut Dra. Hj. Aida […]

  • LPPNU Pasuruan Panen Udang Vanamei  Siap Ekspor Luar Negeri

    LPPNU Pasuruan Panen Udang Vanamei  Siap Ekspor Luar Negeri

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Imbas dari kemarau panjang maupun iklim yang kurang mendukung menyebabkan banyak petani yang sulit mendapatkan pemasukan namun hal ini tidak dirasakan oleh para petani udang. Dimusim panas kali ini mereka berhasil memanen udang vanamei 27 kwintal hasilnya banyak pengepul yang sudah menunggu hasil panen udang tersebut. Siapa sangka peteni udang venamei organik […]

  • Adzan

    Adzan Bukan Hanya untuk Panggilan Shalat

    • calendar_month Sen, 29 Mar 2021
    • visibility 866
    • 0Komentar

    nupasuruan.or.id – Akhir-akhir ini banyak kalangan yang kurang memahami status adzan. Mereka ini mengira, adzan itu semata-mata hanyalah panggilan untuk shalat saja. Parahnya, mereka merasa lebih tinggi ilmunya dan mudah sekali menyalah-nyalahkan orang. Padahal, mereka belum tahu secara mendalam terkait itu. Salah satu contoh adalah terkait adzan untuk bayi. Adzan tersebut bidáh, dengan tuduhan haditsnya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca