Breaking News
light_mode

PCNU Kab. Pasuruan Bantu Pembangunan Masjid di Tosari

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2020
  • visibility 242
  • comment 0 komentar

Nahdlatul Ulama merupakan organisasi yang memiliki faham keagamaan tawasuth (moderat), tasamuh (toleransi), tawazun (seimbang), dan amar ma’ruf nahi mungkar. Dengan pemahaman tersebut, dalam menyebarkan agama Islam lebih mendahulukan nilai-nilai sosial dan toleransi. Hal ini merupakan cara yang sama dilakukan oleh para Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam di Nusantara. Menyebarkan agama Islam terus dilakukan dengan cara yang lebih toleran dan bijaksana. Terutama di daerah yang Islam menjadi minoritas.

Jumat (5/6) Pengurus Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) bersama ketua PC NU Kabupaten Pasuruan memberikan Bantuan pembangunan masjid di daerah Tosari. Pembangunan tempat ibadah ini diperuntukkan bagi 9 KK warga muslim dari 58 KK di dusun Ngawu desa Podokoyo kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin menjelaskan bahwa tingkat toleransi serta hubungan baik antar tokoh agama didusun ini perlu diapresiasi dan dibantu karena jika tidak ada hubungan baik maka hal ini akan sulit dilakukan.


“kita akan mensuport kegiatan kegiatan keagamaan sehingga kami harapkan Islam di dusun sini semakin berkembang dan berdampingan dengan warga lain sehingga dapat membangun desa ini semakin maju,” ujar Pria yang lebih akrab di panggil Gus Ipong tersebut.

Senada dengan apa yang sampaikan Gus Ipong, H.M Yusuf Danial, salah satu anggota DPRD kabupaten Pasuruan yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa selain bantuan berupa dana nantinya akan disalurkan pula beberapa fasilitas pendukung pembangunan Masjid atau tempat ibadah ini. “Kami akan selalu mensupport apa saja kegiatan keagamaan bersama PCNU kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Dengan bantuan tersebut, Asmadi (37), warga dusun Ngawu yang menjadi Nadzir pembangunan Masjid tersebut mengucapkan terima kasih terutama kepada PCNU kabupaten Pasuruan, H. M Yusuf Danial, H. Abdulloh Fahmi dan MWC NU tosari yang telah membantu pembangunan masjid tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini karena sangat membantu kebutuhan warga kami, terutama dalam fasilitas ibadah,” imbuhnya.

Beliau juga menambahkan bahwa, kerukunan masyarakat dusun ngawu ini pernah dapat penghargaan dari kabupaten pasuruan sebagai desa terrukun karena saling menghargai dan membantu satu sama lain. Sehingga penyebaran dan pengamalan ibadah warga muslim mendapatkan dukungan dari warga agama lain di dusun Ngawu ini.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Kartika Y S

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Imron Mutamakkin: Pondasi Aswaja Kunci Istiqamah NU Hingga Abad Kedua

    KH Imron Mutamakkin: Pondasi Aswaja Kunci Istiqamah NU Hingga Abad Kedua

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengatakan bahwa peringatan Harlah NU bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mensyukuri nikmat Allah SWT atas istiqamahnya jam’iyyah Nahdlatul Ulama dalam menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah. Hal itu diungkapkan pada saat Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 Bersama ISHARI NU […]

  • Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN TAHAN COVID-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes

    Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN TAHAN COVID-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Dalam situasi pandemi, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan telah mendesain konsep Kuliah Kerja Nyata Kuat dan Handal Hadapi Pandemi COVID-19, disingkat menjadi KKN TAHAN COVID-19. Senin (27/7/2020), sebanyak 124 peserta KKN yang tersebar di 100 Desa, resmi dilepaskan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Republik […]

  • Peringati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1091, Bupati dan Kiai Gowes di Pantai Karang Hitam Lekok

    Peringati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1091, Bupati dan Kiai Gowes di Pantai Karang Hitam Lekok

    • calendar_month Ming, 20 Sep 2020
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1091 tahun 2020. H. M. Irsyad Yusuf, S.E, M.M.A. Bupati Pasuruan, mengajak Para Kyai dan Gus se-Kabupaten Pasuruan untuk mengikuti kegiatan Jamaah Gowes Sarungan (JAGONGAN) yang diadakan di Kecamatan Lekok, Jum’at (18/9/2020). Lokasi yang dipilih oleh para Pegowes yang bersarung ini adalah tempat wisata yang sempat viral […]

  • PKK Pekangkungan dan Mahasiswa KKN STAI Al-Yasini Sosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

    PKK Pekangkungan dan Mahasiswa KKN STAI Al-Yasini Sosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Tim Penggerak PKK Desa Pekangkungan berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Al-Yasini dalam kegiatan sosialisasi Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang digelar di Balai Desa Pekangkungan, Jumat (23/1/2026). Perwakilan mahasiswa KKN STAI Al-Yasini, Muchammad Adam Zulfikar menjelaskan bahwa PHBS rumah tangga merupakan upaya pemberdayaan seluruh anggota keluarga agar […]

  • Wujud Lingkungan Bersih, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Launcing Bank Sampah

    Wujud Lingkungan Bersih, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Launcing Bank Sampah

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2024
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama UNU Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) luncurkan progam bank samah di Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/08/2024). Siti Ayuni mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan mengatakan, bank sampah merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi masalah sampah di desa […]

  • Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
    • visibility 718
    • 1Komentar

    Nu Pasuruan Ada sebagian orang orientalis mengeluarkan sedikit statement yang menggelitik, bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang nabi karena masih perlu didoakan (disholawati) oleh ummatnya. Mereka juga beranggapan bukankah nabi itu ma’shum dan sudah pasti masuk surga? Untuk apalagi nabi didoakan?. Sementara dalam Al-Qur’an umat islam diminta untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca