LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Raker 2026, Tekankan Program Berkelanjutan
- account_circle Mokh Fasiol
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kerja (Raker) 2026 di Pondok Pesantren Singa Putih, Kabupaten Pasuruan, Sabtu–Ahad (10–11/05/2026).
Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus Taufiq Abdurahman, menegaskan bahwa program kerja LP Ma’arif harus dirancang secara berkesinambungan agar mampu menghasilkan capaian yang nyata.
“Jangan sampai program LP Ma’arif di tahun 2027 dimulai dari nol. Artinya, harus terus berurutan berdasarkan rekomendasi dari sebelumnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa masa khidmat kepengurusan saat ini akan segera berakhir, sehingga penting untuk menyiapkan rekomendasi program yang dapat dilanjutkan oleh pengurus berikutnya.
“Siapkan betul program jangka panjang yang harus diteruskan oleh pengurus yang akan datang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Farid, menyampaikan komitmennya untuk menuntaskan penyusunan kurikulum Madrasah Diniyah tingkat Wustho pada periode kepengurusan saat ini.
“Kami akan menyelesaikan draft kurikulum Wustho milik PC LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan untuk kemudian diserahkan kepada PCNU Kabupaten Pasuruan, sehingga ke depan tinggal melanjutkan,” terangnya.
Ia juga menjelaskan bahwa perkembangan lembaga pendidikan di bawah LP Ma’arif NU terus menunjukkan tren positif. Pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), sejumlah lembaga telah mulai membuka program internasional yang akan terus dikembangkan.
Sementara itu, pada jenjang SLTP dan SLTA, pihaknya tengah menyiapkan penguatan program berbasis teknologi informasi (IT) serta kewirausahaan (entrepreneurship).
“Kami berupaya membangun branding sekolah NU agar semakin menarik dan berkualitas dari tahun ke tahun,” jelasnya.
Selain itu, LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan juga akan menggelar sejumlah kegiatan tahunan pada tahun 2026, di antaranya Olimpiade Aswaja, Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), dan kegiatan kepanduan.
Kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU, baik yang bersifat binaan maupun berbadan hukum NU.
“Ini merupakan kegiatan tahunan untuk meningkatkan sekaligus mengukur kualitas sumber daya manusia (SDM) siswa LP Ma’arif di Pasuruan,” pungkasnya.
- Penulis: Mokh Fasiol

Saat ini belum ada komentar