Breaking News
light_mode

PCNU Kab. Pasuruan Terima Bantuan Peduli Covid-19 dari Stapa Center

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 12 Apr 2020
  • visibility 784
  • comment 0 komentar

Ditetapkannya Kabupaten Pasuruan sebagai zona merah penyebaran virus corona memantik Stapa Center Bangil untuk memberikan bantuan penanggulangan Covid-19 tersebut.

Organisasi nirlaba yang didukung Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) melalui program “Reducing the risk of spread and transmissiom of Covid-19” itu menyerahkan bantuan kepada PCNU Kabupaten Pasuruan.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerima bantuan 500 masker, 300 liter hand sanitizer, 300 liter disinfektan, 2 paket APD, 2 paket sprayer kit dan satu portable sink (alat cuci tangan portabel).

Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH. Imron Mutamakin menyampaikan terima kasih kepada Stapa Center dan Sampoerna Untuk Indonesia atas bantuan yang diberikan kepada pihaknya.

“Kami akan salurkan kepada masyarakat melalui Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten”, kata Gus Ipong, sapaan akrabnya, seusai menerima bantuan di Kantor PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (10/4/2020).

Direktur Stapa Center Agus Rohmatullah menyebut, selama ini NU sebagai organisasi yang aktif dan memiliki kontribusi yang besar dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di Kabupaten Pasuruan.

“Kami percayakan bantuan ini kepada PCNU Kabupaten yang semoga bisa dimanfaatkan dalam rangka turut serta penanganan Covid-19 di Pasuruan. Terlebih lagi Pasuruan sudah masuk zona merah”, kata Agus.

Stapa Center sendiri merupakan mitra dari PT HM Sampoerna untuk melaksanakan program sosial khusus dalam penanganan Covid-19 yang selama ini masih menjadi pandemi masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, menurut Sugeng Hariyadi, selaku Komandan Satgas Pencegahan Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan, bantuan tersebut sekaligus mendukung gerakan 50.000 Masker Kain yang sedang dilakukan PCNU.

“Khususnya untuk bantuan 500 masker kain, dapat mendukung gerakan 50.000 masker kain PCNU,” imbuhnya usai mendampingi ketua PCNU menerima bantuan tersebut.

Pak Sugeng, sapaan akrabnya, juga mengajak semua elemen untuk terlibat dalam gerakan 50.000 masker tersebut.

“Untuk penyaluran donasi gerakan 50.000 masker, bisa melalui rekening Bank Jatim (kode bank 114) 109 204 6784 a.n LPBI NU PASURUAN. Konfirmasi transfer di WhatsApp: 0812 1735 3598. Untuk donasi barang berupa masker kain bisa langsung di kirim ke Posko SATGAS Tanggap COVID-19 PCNU Kabupaten Pasuruan di Graha KH. A. Wahab Hasbullah di Area Perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan Jl. Raya Warungdowo No. 99 Pohjentrek Pasuruan 67171. Call Center: 0813 5827 6099,” pungkasnya sembari menunjukkan informasi tersebut.

Kontributor: Arif. H. Ayik

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahad Besok, LFNU Pasuruan Gelar Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1445 H/2024 M

    Ahad Besok, LFNU Pasuruan Gelar Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1445 H/2024 M

    • calendar_month Sab, 9 Mar 2024
    • visibility 682
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanLokasi Rukyatul Hilal di Kabupaten Pasuruan untuk penentuan Awal Bulan Ramadhan 1445 H/2024 M akan digelar di Gedung Mabna Abuya Hasan Lantai 10 Pondok Pesantren (Ponpes) Darullughah Wadda’wah (Dalwa), Jalan Raya Raci, Kecamatan Bangil pada Hari Ahad (10/03/2024). Hal itu diputuskan pada Musyawarah Pelaksanaan Rukyatul Hilal Awal Ramadhan dan 1 Syawal 1445 Hijriah […]

  • Apakah Nabi SAW Berolahraga?

    Apakah Nabi SAW Berolahraga?

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • visibility 769
    • 0Komentar

    Tergantung apa yang dimaksud dengan olahraga. Kalau yang dimaksud olahraga itu seperti kita dengan cara jogging, sepedaan, tred-mill, jalan sehat, dan sejenisnya, tentu saja tidak dilakukan oleh Nabi SAW. Apalagi dalam bentuk permainan atau pertandingan, seperti bikin kesebelasan sepak-bola, atau turmanem bulu tangkis, basket, voli, catur, dan seterusnya, tentu saja tidak dilakukan oleh Nabi SAW. […]

  • Ratusan Ranting NU Pasuruan Ikuti Sosialisasi Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf

    Ratusan Ranting NU Pasuruan Ikuti Sosialisasi Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • visibility 874
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Rabu (20/5/2025). Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 300 pengurus Ranting NU se-Kabupaten Pasuruan. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari […]

  • Pesan Ketua PCNU Pasuruan Kepada Guru Ma’arif

    Pesan Ketua PCNU Pasuruan Kepada Guru Ma’arif

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Pohjenterk, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar pelatihan Penguatan Idiologi Aswaja An Nahdliyah Sebagai Fondasi Pendidikan Berkualitass, di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan pada Senin (12/05/2025). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menjelaskan bahwa Qonun Asasi yang disusun oleh pendiri NU, Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari, mengandung […]

  • Perkuat Kemandirian Alumni Pesantren, IKSAN NGALAH Sukorejo Gagas Program DASI-DAUNI

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • visibility 932
    • 0Komentar

    Ikatan Santri Pondok Pesantren Ngalah (IKSAN NGALAH) Kecamatan Sukorejo menggagas program dana sosial dari & untuk alumni dalam bidang santunan yatim, piatu & yatim piatu, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan kecelakaan dan bantuan kematian, yang disebut Program DASI-DAUNI. “Program DASI-DAUNI merupakan program yang mengadopsi dari program NU, jimpitan NU, yakni menyebarkan kaleng kepada semua warga […]

  • Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Pada tahun 973 H, di sebuah wilayah yang disebut Mikhlâf as-Sulaymâni, saat ini merupakan daerah di Provinsi Jazan, Arab Saudi, telah mengalami kekeringan dan kegersangan yang begitu dahsyat. Masyarakatnya semakin kesulitan untuk mendapatkan air dan makanan. Saking sulitnya, akhirnya masyarakat mikhlaf as-Sulaymani membakar tulang-tulang binatang yang tersisa untuk dimakan sehingga bisa mempertahankan hidup. Berdasarkan itu, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca