Breaking News
light_mode

PCNU Kab. Pasuruan Terima Bantuan Peduli Covid-19 dari Stapa Center

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 12 Apr 2020
  • visibility 491
  • comment 0 komentar

Ditetapkannya Kabupaten Pasuruan sebagai zona merah penyebaran virus corona memantik Stapa Center Bangil untuk memberikan bantuan penanggulangan Covid-19 tersebut.

Organisasi nirlaba yang didukung Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) melalui program “Reducing the risk of spread and transmissiom of Covid-19” itu menyerahkan bantuan kepada PCNU Kabupaten Pasuruan.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerima bantuan 500 masker, 300 liter hand sanitizer, 300 liter disinfektan, 2 paket APD, 2 paket sprayer kit dan satu portable sink (alat cuci tangan portabel).

Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH. Imron Mutamakin menyampaikan terima kasih kepada Stapa Center dan Sampoerna Untuk Indonesia atas bantuan yang diberikan kepada pihaknya.

“Kami akan salurkan kepada masyarakat melalui Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten”, kata Gus Ipong, sapaan akrabnya, seusai menerima bantuan di Kantor PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (10/4/2020).

Direktur Stapa Center Agus Rohmatullah menyebut, selama ini NU sebagai organisasi yang aktif dan memiliki kontribusi yang besar dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di Kabupaten Pasuruan.

“Kami percayakan bantuan ini kepada PCNU Kabupaten yang semoga bisa dimanfaatkan dalam rangka turut serta penanganan Covid-19 di Pasuruan. Terlebih lagi Pasuruan sudah masuk zona merah”, kata Agus.

Stapa Center sendiri merupakan mitra dari PT HM Sampoerna untuk melaksanakan program sosial khusus dalam penanganan Covid-19 yang selama ini masih menjadi pandemi masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, menurut Sugeng Hariyadi, selaku Komandan Satgas Pencegahan Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan, bantuan tersebut sekaligus mendukung gerakan 50.000 Masker Kain yang sedang dilakukan PCNU.

“Khususnya untuk bantuan 500 masker kain, dapat mendukung gerakan 50.000 masker kain PCNU,” imbuhnya usai mendampingi ketua PCNU menerima bantuan tersebut.

Pak Sugeng, sapaan akrabnya, juga mengajak semua elemen untuk terlibat dalam gerakan 50.000 masker tersebut.

“Untuk penyaluran donasi gerakan 50.000 masker, bisa melalui rekening Bank Jatim (kode bank 114) 109 204 6784 a.n LPBI NU PASURUAN. Konfirmasi transfer di WhatsApp: 0812 1735 3598. Untuk donasi barang berupa masker kain bisa langsung di kirim ke Posko SATGAS Tanggap COVID-19 PCNU Kabupaten Pasuruan di Graha KH. A. Wahab Hasbullah di Area Perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan Jl. Raya Warungdowo No. 99 Pohjentrek Pasuruan 67171. Call Center: 0813 5827 6099,” pungkasnya sembari menunjukkan informasi tersebut.

Kontributor: Arif. H. Ayik

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

    Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPeserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan diberangkatkan. Kegiatan pelepasan digelar di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Kamis (04/05/2024). Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Pasuruan H Muzammil Syafi’i berharap, peserta KKN menjadi orang yang […]

  • Divisitasi, ITSNU Pasuruan Layak Menjadi UNU Pasuruan

    Divisitasi, ITSNU Pasuruan Layak Menjadi UNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Perubahan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). “Jumat-Sabtu lalu (7-8/7/2023), sudah dilaksanakan visitasi dan evaluasi secara luring. Alhamdulillah berjalan lancar,” ujar Muhammad Muhlis selaku Koordinator Tim Percepatan UNU Pasuruan kepada NU […]

  • Giliran Muslimat Fatayat di Sukorejo Santuni Yatim saat 10 Muharram

    Giliran Muslimat Fatayat di Sukorejo Santuni Yatim saat 10 Muharram

    • calendar_month Sel, 9 Agu 2022
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanPimpinan Ranting (PR) Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, mengelar peringatan 10 Muharram di Halaman Masjid Babussalam, Dusun Lecari, Senin (08/08/2022). Ketua PR Muslimat NU Luluk Maghfiroh menyampaikan, santunan itu rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan Muharram. “Mengingatkan kita semua untuk memuliakan dan menyantuni anak yatim,” imbuhnya kepada […]

  • Di Yudisium UNU Pasuruan, Kiai Karim Akan Ijazahi Calon Wisudawan

    Di Yudisium UNU Pasuruan, Kiai Karim Akan Ijazahi Calon Wisudawan

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • visibility 348
    • 0Komentar

    KH Abd Karim Djasim sedang memimpin doa di kegiatan Istighosah Rutin PCNU Kabupaten Pasuruan

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Sedekah Eco Enzyme, Warga Berharap Jadi Gerakan Selamatkan Danau Ranu

    Mahasiswa UNU Pasuruan Sedekah Eco Enzyme, Warga Berharap Jadi Gerakan Selamatkan Danau Ranu

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Masyarakat sekitar Danau Ranu menaruh harapan besar terhadap kegiatan Sedekah Eco Enzyme yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan. Warga berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi aksi rutin demi memulihkan ekosistem danau. Kegiatan sedekah eco enzyme berupa penuangan cairan hasil fermentasi limbah organik […]

  • Ingin Jihad? Ketua PBNU: Mari Lawan Korupsi

    Ingin Jihad? Ketua PBNU: Mari Lawan Korupsi

    • calendar_month Rab, 9 Des 2020
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Robikin Emhas mengatakan, jihad dengan pedang itu sudah kuno. Jihad hari ini adalah melawan korupsi. Kita dinilai sedang berjihad jika memperjuangkan negara ini bersih dari korupsi.  “Karena itu, NU melalui Lakpesdam PBNU sangat fokus dengan gerakan anti korupsi,” kata Robikin saat membuka lokakarya Pesantren Kader Penggerak (PKP) NU […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca