Breaking News
light_mode

PCNU Pasuruan Ajak Kolaborasi Polres Atasi Curas di Masyarakat

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
  • visibility 458
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Dalam kurun sepekan yang lalu banyak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mendapatkan banyak laporan dan curhatan warga nahdliyyin terkait pencurian dengan kekerasan (Curas).

Merespon hal tersebut PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar audisi dengan Polres Pasuruan Kota yang berlangsung di lobby Polres Pasuruan Kota, Selasa (21/01/2024).

Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU KH Muhib Aman Aly menyampaikan bahwa aksi kriminal seperti begal dan peredaran narkoba sering kali terjadi karena lemahnya pengawasan lingkungan serta kurangnya kesadaran masyarakat tentang bahaya perilaku menyimpang.

“PCNU Kabupaten Pasuruan siap mendukung upaya Polres Pasuruan Kota melalui pendekatan berbasis keagamaan dan pendidikan masyarakat,” ujarnya.

Kiai Muhib sapaan akrabnya mengatakan, PCNU Kabupaten Pasuruan siap berkontribusi, terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pengajian, ceramah, dan kegiatan keagamaan lainnya, agar masyarakat lebih sadar hukum dan memahami pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

“Mari kita bersama sama sesuai keahlian dan bidang kita masing masing,” jelasnya.

Sementara Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara mengungkapkan aksi begal yang marak terjadi belakangan ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

“Kami telah meningkatkan intensitas patroli di wilayah-wilayah rawan begal, terutama pada malam hari,dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan,” terangnya.

Menurutnya selain aksi begal fokus utama Polres Pasuruan Kota adalah masalah narkoba dan peredaran miras. Dampak penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi berbagai tindak kriminal lainnya.

” Kami berkomitmen untuk terus menggencarkan operasi pemberantasan narkoba dan miras ilegal melalui razia-razia rutin,” tambahnya.

Dirinya berharap dalam upaya penegakan hukum dibutuhkan pendekatan holistik, termasuk melalui peran tokoh agama dan organisasi masyarakat seperti PCNU, yang dapat membantu memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjauhi narkoba dan miras.

” Kami percaya bahwa untuk mengatasi masalah-masalah seperti begal, narkoba, dan miras, diperlukan kerja sama yang erat antara kepolisian dan masyarakat, termasuk dari pihak NU sebagai salah satu ormas terbesar yang memiliki jaringan luas di masyarakat,” tutupnya.

Hadir dalam acara tersebut Rais Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan KH Ma’sum Hasyim, Katib SyuriahKH Faisol Amrulloh, Sekertaris PCNU Kabupaten Pasuruan GusSaiful Anam Chalim, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Gus Abdullah Nasih Nasor, Gus Muhammad Nawawi dan Wakil Sekertaris Ahmad Subhani.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

    Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar sosialisai pengolahan sampah di Kecamatan Lekok, Kecamatan Gempol dan Kecamatan Kraton. Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Dofir mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos, pupuk cair, dan maggot. “Kami melihat banyak sampah organik yang tidak di […]

  • Peringati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1091, Bupati dan Kiai Gowes di Pantai Karang Hitam Lekok

    Peringati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1091, Bupati dan Kiai Gowes di Pantai Karang Hitam Lekok

    • calendar_month Ming, 20 Sep 2020
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1091 tahun 2020. H. M. Irsyad Yusuf, S.E, M.M.A. Bupati Pasuruan, mengajak Para Kyai dan Gus se-Kabupaten Pasuruan untuk mengikuti kegiatan Jamaah Gowes Sarungan (JAGONGAN) yang diadakan di Kecamatan Lekok, Jum’at (18/9/2020). Lokasi yang dipilih oleh para Pegowes yang bersarung ini adalah tempat wisata yang sempat viral […]

  • Gerak Batin 1 Abad NU, Ribuan Alumni Baca Istighotsah Ijazah Masyayikh Sidogiri

    Gerak Batin 1 Abad NU, Ribuan Alumni Baca Istighotsah Ijazah Masyayikh Sidogiri

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2023
    • visibility 733
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanPengurus Pusat (PP) Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS) menggelar “Gerak Batin Sidogiri untuk Satu Abad Nahdlatul Ulama” di Gedung IASS, Jln Tambakrejo-Sidogiri, Desa Sungiwetan, Kecamatan Pohjentrek, Sabtu (4/2/2023). Gerak batin juga diinstruksikan kepada Pengurus Wilayah se Indonesia dan di beberapa Negara seperti PW IASS Malaysia, Yaman, Mesir, dan Arab Saudi. Lokasi gerak batin […]

  • Berkah Ramadhan, 50 Mualaf di Tosari Mendapatkan Santunan

    Berkah Ramadhan, 50 Mualaf di Tosari Mendapatkan Santunan

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Tosari, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melalui Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Pasuruan menyalurkan santunan kepada 50 Mualaf di Kecamatan Tosari, Jumat (24/03/2024). Santunan berisi Sembako, Sarung dan/atau Mukenah, dan Uang. Kegiatan dipusatkan di Aula Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tosari. Paket santunan berasal dari kerjasama Lembaga Lembaga Amil Zakat […]

  • Sambut Harlah NU ke-96, LKNU Pasuruan Gelar Penyuluhan Kesehatan di Pesantren

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2019
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-96 tahun, LKNU kabupaten Pasuruan mengadakan kegiatan penyuluhan dan pengobatan massal di sejumlah pondok pesantren se-kabupaten Pasuruan. Dilaporkan kepada tim media nupasuruan.or.id, bahwa kegiatan tersebut sudah dilaksanakan di pondok pesantren Darul Ulum Sumur Waru Nguling pada hari sabtu (9/3) dan tercatat 40 santri mengikuti kegiatan tersebut. Menurut Taufiq […]

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 802
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca