Breaking News
light_mode

PCNU Pasuruan Ajak Kolaborasi Polres Atasi Curas di Masyarakat

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
  • visibility 366
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Dalam kurun sepekan yang lalu banyak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mendapatkan banyak laporan dan curhatan warga nahdliyyin terkait pencurian dengan kekerasan (Curas).

Merespon hal tersebut PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar audisi dengan Polres Pasuruan Kota yang berlangsung di lobby Polres Pasuruan Kota, Selasa (21/01/2024).

Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU KH Muhib Aman Aly menyampaikan bahwa aksi kriminal seperti begal dan peredaran narkoba sering kali terjadi karena lemahnya pengawasan lingkungan serta kurangnya kesadaran masyarakat tentang bahaya perilaku menyimpang.

“PCNU Kabupaten Pasuruan siap mendukung upaya Polres Pasuruan Kota melalui pendekatan berbasis keagamaan dan pendidikan masyarakat,” ujarnya.

Kiai Muhib sapaan akrabnya mengatakan, PCNU Kabupaten Pasuruan siap berkontribusi, terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pengajian, ceramah, dan kegiatan keagamaan lainnya, agar masyarakat lebih sadar hukum dan memahami pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

“Mari kita bersama sama sesuai keahlian dan bidang kita masing masing,” jelasnya.

Sementara Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara mengungkapkan aksi begal yang marak terjadi belakangan ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

“Kami telah meningkatkan intensitas patroli di wilayah-wilayah rawan begal, terutama pada malam hari,dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan,” terangnya.

Menurutnya selain aksi begal fokus utama Polres Pasuruan Kota adalah masalah narkoba dan peredaran miras. Dampak penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi berbagai tindak kriminal lainnya.

” Kami berkomitmen untuk terus menggencarkan operasi pemberantasan narkoba dan miras ilegal melalui razia-razia rutin,” tambahnya.

Dirinya berharap dalam upaya penegakan hukum dibutuhkan pendekatan holistik, termasuk melalui peran tokoh agama dan organisasi masyarakat seperti PCNU, yang dapat membantu memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjauhi narkoba dan miras.

” Kami percaya bahwa untuk mengatasi masalah-masalah seperti begal, narkoba, dan miras, diperlukan kerja sama yang erat antara kepolisian dan masyarakat, termasuk dari pihak NU sebagai salah satu ormas terbesar yang memiliki jaringan luas di masyarakat,” tutupnya.

Hadir dalam acara tersebut Rais Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan KH Ma’sum Hasyim, Katib SyuriahKH Faisol Amrulloh, Sekertaris PCNU Kabupaten Pasuruan GusSaiful Anam Chalim, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Gus Abdullah Nasih Nasor, Gus Muhammad Nawawi dan Wakil Sekertaris Ahmad Subhani.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaring Siswa Madrasah Berprestasi, Ma’arif NU Pasuruan Gelar Kompetisi Mapel MIPA

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama’ (PC LP Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan sukses menyelenggarakan Kompetisi Mata Pelajaran MIPA tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK, Senin (6/8) di SMA Excellent Al Yasini Kraton. Sebanyak 360 Siswa/i mengikuti kompetisi tersebut. Ketika sambutan, KH. Mujib Imron selaku Ketua LP. Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menuturkan tujuan kegiatan ini adalah […]

  • Berikut Dua Tugas Guru Menurut KH Imron Mutamakkin

    Berikut Dua Tugas Guru Menurut KH Imron Mutamakkin

    • calendar_month Sen, 2 Des 2024
    • visibility 926
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, tugas utama seorang guru bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan tetapi juga mengajak murid untuk mencintai ilmu. Hal itu diungkapkan pada saat Bimtek Pengembangan Menejemen Madrasah Diniyah di rumah inovasi LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Ahad (1/12/2024). “Terus ajak murid muridmu […]

  • LDNU Pasuruan Hadirkan Hikayat Ramadan: Ngaji Online Menjelang Berbuka

    LDNU Pasuruan Hadirkan Hikayat Ramadan: Ngaji Online Menjelang Berbuka

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • visibility 685
    • 1Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Hikayat Ramadan (Hikam) di Media Sosial NU Pasuruan Senin sore (3/03/2025). Ketua PC LDNU Kabupaten Pasuruan, Gus Ahda Arafat mengatakan bahwasanya Hikam merupakan program ngaji online selama bulan Ramadan yang di dalamnya berisi tentang kajian keagamaan oleh dai-dai muda NU. “Hikam […]

  • Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Kembali Lakukan Edukasi & Pembagian Masker

    Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Kembali Lakukan Edukasi & Pembagian Masker

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2020
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Melihat perkembangan kasus covid-19 di kabupaten Pasuruan, upaya pencegahan dan penanggulanggan covid-19 terus dilakukan oleh Satgas Pencegahan Covid-19 PCNU kabupaten Pasuruan. Mulai dari penyemprotan disinfektan tempat ibadah dan fasilitas umum, hingga berkali-kali melakukan pembagian masker. Rabu, 6 Mei 2020 bertepat di Aula KH. A Jufri Graha PCNU kabupaten Pasuruan diadakan kegiatan sosialisasi pencegahan covid-19 di […]

  • Jangan Salah, Islam dan Nasionalisme Tak Bertentangan

    Jangan Salah, Islam dan Nasionalisme Tak Bertentangan

    • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanH. Ahmad Taufiq, wakil ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, mengungkapkan bahwa banyak dari masyarakat yang salah dalam memahami ajaran agamanya. Sehingga marak terjadi kekerasan atas nama agama. “Mereka yang keluar rel aswaja, memiliki kerentanan terpapar ekstrimisme,” ujarnya saat memberikan materi dalam kegiatan pembekalan Pemateri Pesantren Ramadlan, Senin (19/4/2021). Ia juga […]

  • Cegah Kasus Baru di Pesantren, PCNU Kab. Pasuruan Bentuk Sub-Satgas COVID-19 di Ponpes & MWCNU

    Cegah Kasus Baru di Pesantren, PCNU Kab. Pasuruan Bentuk Sub-Satgas COVID-19 di Ponpes & MWCNU

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2020
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Adanya kasus baru COVID-19 di lingkungan salah satu Pondok Pesantren di Jawa Timur, PCNU Kabupaten Pasuruan akan membentuk Sub-Gugus Tugas Penanganan COVID-19 untuk Pondok Pesantren dan Gugus Tugas di tingkat MWCNU sebagai langkah percepatan dalam antisipasi dan penanganan COVID-19 di Pondok Pesantren. “Kita perlu antisipasi agar tidak sampai ada kasus baru COVID-19 di Pondok Pesantren […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca