Breaking News
light_mode

Peletakan Batu Pertama RSNU Pasuruan Jadi Kado Harlah NU ke-98

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sen, 1 Mar 2021
  • visibility 1.196
  • comment 0 komentar

Bertepatan dengan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) yang ke-98, yakni 16 Rajab 1442 H, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Pasuruan yang berlokasi di Kecamatan Kejayan, Minggu, 28 Februari 2021.

Menurut KH. Imron Mutamakkin, selaku Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, pembangunan rumah sakit NU ini merupakan salah satu Program Prioritas berdasarkan hasil Konferensi Cabang NU dalam bidang Kesehatan Masyarakat.

“Kami mentargetkan dua tahun sudah bisa beroperasi, sehingga peletakan batu pertama di harlah NU ini diharapkan mempunyai semangat yang sama dengan semangat lahirnya jamiyah Nahdlatul Ulama yakni bermanfaat bagi Masyarakat,” ujatnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

Terkait anggaran pembangunan, selain dari para jamaah dan masyarakat umum, juga dibantu dari Pemerintah Daerah.

“Nantinya kita juga akan membantu target pembangunannya sehingga dalam satu tahun sudah dapat dioperasikan dengan Rumah sakit level D,” ujar pencipta lagu Pasuruan Gumuyu tersebut.

Terakhir, KH. Marzuki Mustamar, selaku Ketua PWNU Jawa Timur, mengajak agar warga NU Pasuruan untuk terus kompak dalam mengawal dan membantu pembangunan Rumah sakit milik NU tersebut.

“Karena saya yakin, baik perawat maupun dokter NU, nantinya bukan hanya membantu dalam penyembuhan pasien saja. Namun apabila dalam menghadapi kematian, Dokter dan Perawat NU pasti membantu pasien menuju akhir yang Khusnul Khotimah,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan yang bersifat terbatas dan menerapkan protokol kesehatan tersebut, dihadiri oleh Ketua PWNU Jatim, Bupati Pasuruan, dan beberapa undangan. Selanjutnya, peserta yang lain mengikuti acara secara virtual dari masing-masing MWCNU se kabupaten Pasuruan.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Imron Mutamakkin Tekankan Makna Santri dalam Haul KH Abdurrahman Syakur

    KH Imron Mutamakkin Tekankan Makna Santri dalam Haul KH Abdurrahman Syakur

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa makna santri tidak hanya terbatas pada mereka yang pernah mondok di pesantren. Menurutnya, siapa pun yang memegang teguh agamanya Allah dan berakhlak baik, layak disebut santri. Hal itu disampaikan KH Imron Mutamakkin dalam acara Haul ke-6 KH Abdurrahman Syakur […]

  • Menuju Santri Yang Mampu Melayani Masyarakat, Ponpes Sabilul Muttaqin Rutin Gelar Diklat Tajhizul Mayit

    • calendar_month Sel, 25 Des 2018
    • visibility 1.337
    • 0Komentar

    Agus H. Muhammad Nawawi, Putra Pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Karangayar Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa Pelaksanaan Diklat Tajhizul Mayit sebagai salah satu cara dalam upaya mewujudkan Dawuh Romo KH. AD Rahman Syakur. “KH. AD Rahman Syakur pernah dawuh, santri iku kudu ngerti lan iso melayani kebutuhane masyarakat,” kenang Ketua Lazisnu PCNU Kabupaten Pasuruan […]

  • Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Merespon viralnya sebuah video azan yang menyelipkan lafaz ‘hayya alal jihad’, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan dalam hukum agama Islam. “Rasulullah berkali-kali berjihad. Tidak pernah sekalipun ada riwayat, yang (menunjukkan Rasulullah) merubah hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad,” tegas KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriah, […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Bantu Penanganan Banjir Selama Seminggu, Dari Terpeleset Hingga Dijodohkan

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Bantu Penanganan Banjir Selama Seminggu, Dari Terpeleset Hingga Dijodohkan

    • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Mukhammad Fery Ardiansyah menceritakan, pengalamannya saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. “Seminggu lebih di lokasi KKN hanya membantu penanganan banjir. Luar biasa,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (24/02/2022). Ia lalu menjelaskan, bahwa teman-teman kelompoknya terbagi menjadi […]

  • Pesan KH Imron Mutamakkin Kepada Peserta Diklat Protokol

    Pesan KH Imron Mutamakkin Kepada Peserta Diklat Protokol

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya tujuan diadakannya Diklat protokol untuk meningkatkan kemampuan substansi keprotokolan khususnya dalam mengawal kegiatan jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU). “Mari  tunjukkan meskipun kita sarungan tetap mampu memiliki kemampuan keprotokolan yang baik,” ujarnya saat Diklat Protokol di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu […]

  • Meriahnya Peringatan Hari Santri 2024 MWCNU Sukorejo

    Meriahnya Peringatan Hari Santri 2024 MWCNU Sukorejo

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo menggelar peringatan Hari Santri 2024 di Halaman Perkantoran MWCNU Sukorejo, Senin-Selasa (21-22/10/2024). Ketua MWCNU Sukoejo H. Anjumil Azhari Ubaidillah mengatakan, seorang santri harus memperbaiki kualitas agar mampu meneruskan tongkat estafet para masyayikh yang berjuang dalam resolusi jihad. “Tugas kita sekarang tidak memanggul bambu runcing, tetapi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca