Breaking News
light_mode

Perkuat Perekonomian Anggota, ANSOR Sukorejo Dirikan KUAS

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Rab, 11 Nov 2020
  • visibility 493
  • comment 1 komentar

Momentum Hari Pahlawan tidak disia-sakan oleh sahabat-sahabat Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) Sukorejo. Bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan tahun 2020 ini, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP ANSOR) Sukorejo mengadakan Pelantikan Pengurus Masa Khidmah 2020 – 2022. Selasa, (10/11/2020).

Acara yang dihadiri oleh seluruh kader Ansor se-PAC Sukorejo tersebut dilaksanakan secara khidmah di Pondok Pesantren Roudlotul Anwar Desa Tanjung Arum Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan. Dalam Pelantikan tersebut dihadiri oleh KH. Anzumil Azhari, Ketua Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Sukorejo, serta Dr. Khoirul Huda, SH., M. Hum., pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP ANSOR) Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, KH. Anzumil Azhari menyampaikan harapannya terhadap kader Ansor agar selalu berlomba-lomba menjadi kader terdepan dalam segala Bidang, termasuk juga dalam berwisausaha.

“Oleh karena itu, saya sangat mendukung adanya KUAS (Kelompok Usaha Ansor Sukorejo) ini, sebagai wadah usaha anggota Ansor.” kata Ketua MWC NU Sukorejo tersebut.

Selain itu, beliau juga menambahkan. Kader Ansor juga harus terus bergerak dalam menjaga eksistensi organisasi, baik tingkatan Ranting maupun tingkatan Pimpinan Anak Cabang (PAC).

“kami pengurus MWC NU juga mengharap agar sahabat-sahabat Ansor ini bisa mengajak rekan-rekan IPNU untuk ikut dan masuk di organisasi Ansor.” Imbuh KH. Anzumil Azhari dalam sambutannya.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh ketua MWC NU Sukorejo tersebut, Dr. Khoirul Huda, SH., M. Hum., selaku wakil pengurus PC GP ANSOR Kabupaten Pasuruan menghimbau terhadap sahabat-sahabat Ansor untuk aktif dalam mengikutsertakan kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Selain itu, Kader Ansor juga dihimbau untuk melek media.

“Kader Ansor harus bisa mencetak kader-kader baru. Setidaknya satu pleton-satu ranting. Kita ajak adik-adik kita di IPNU agar bisa masuk dalam pasukan kita” ujar Dr. Khoirul Huda.

Akhir acara dalam kegiatan tersebut ditutup dengan peresmian program pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik Ansor Sukorejo. Lembaga yang diberi nama KUAS yang mempunyai kepanjangan Kelompok Usaha Ansor Sukorejo itu mempunyai tujuan menjadi wadah usaha bagi kader-kader Ansor baik Ranting maupun PAC.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (1)

  • Nur Hasan

    Harapan kedepan semoga banom NU khusnya PAC GP Ansor Kec Sukorejo bisa berkonstribusi dengan ummat dalam kemandirian ekonominnya.

    Balas13 November 2020 00:57

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdana & Sukses: Roadshow Sambang Masjid LTM PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sen, 6 Agu 2018
    • visibility 253
    • 1Komentar

    Roadshow Sambang Masjid (Silaturrohim, Koordinasi, dan Konsolidasi Pengurus Masjid) Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTM NU) Kabupaten Pasuruan Putaran Pertama, perdana & sukses digelar di Masjid Nurul Islam Desa Capang Kecamatan Purwodadi, Minggu (5/8/2018). Dalam kegiatan tersebut, peserta Sambang Masjid juga dilakukan pendidikan dibidang kemasjidan. “Takmir Masjid mendapatkan tiga pencerahan dari LTM […]

  • Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Merespon viralnya sebuah video azan yang menyelipkan lafaz ‘hayya alal jihad’, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan dalam hukum agama Islam. “Rasulullah berkali-kali berjihad. Tidak pernah sekalipun ada riwayat, yang (menunjukkan Rasulullah) merubah hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad,” tegas KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriah, […]

  • Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.280
    • 4Komentar

    “Sebelum menyimak kisah ini, ada baiknya kita hitung dulu berapa banyak 1000 dinar itu. Kalau 1 dinar setara dengan 4,25 gram emas murni, maka, 1000 dinar berarti 4.250 gram atau 4.25 kg. Jika 1 gram emas murni seharga Rp500.000, maka, seribu dinar senilai Rp2,125 miliar. Angka yang tidak kecil.” Oleh: Aboe Khidir SEKARANG, mari kita […]

  • Kenalkan Tradisi NU, MTs Miftahul Huda Tejowangi Gelar Pesantren Ramadhan

    • calendar_month Sab, 9 Jun 2018
    • visibility 416
    • 1Komentar

    Masyarakat Muslim di Indonesia, khususnya warga Nahdlatul Ulama, mempunyai Tradisi Amaliyah di Bulan Ramadhan. Seperti Tadarrusan, Pujian “Niat Puasa Ramadhan” setiap Sholat Lima Waktu, dan lain-lain. Dalam rangka mengenalkan Tradisi Tradisi NU tersebut, Madrasah Tsanawiyah Miftahul Huda Tejowangi Kecamatan Purwosari menggelar Pesantren Ramadhan, Jum’at-Sabtu (8-9/6/2018).

  • PCNU Kab. Pas Lakukan Disinfeksi Rumah Ibadah di Desa Warungdowo

    PCNU Kab. Pas Lakukan Disinfeksi Rumah Ibadah di Desa Warungdowo

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Satgas Pencegahan Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan kembali melalukan disifeksi, kali ini dilakukan di 23 Musholla, 5 Masjid, TPQ dan Madrasah, Ahad (5/4/2020). “Disinfeksi dilakukan di rumah ibadah, khususnya musholla dan masjid, sebagai upaya pencegahan,” ujar Sugeng Hariyadi selaku Komandan Satgas Tanggap Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut. Selain melakukan penyemprotan disinfektan dan […]

  • RTL Makesta, Neng Amik Ungkap Cara Mudah Memimpin Organisasi

    RTL Makesta, Neng Amik Ungkap Cara Mudah Memimpin Organisasi

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanWakil Rektor III Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Amidatus Sholihat menyampaikan, cara yang paling mudah dalam menjadi pemimpin dalam sebuah organisasi atau komunitas. “Mengatur orang banyak paling mudah adalah dengan contoh,” imbuhnya saat menjadi pembicara kegiatan Rencana Tindak Lanjut ke-4 Masa Kesetiaan Anggota Baru (Makesta) Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca