Breaking News
light_mode

Perkuat Perekonomian Anggota, ANSOR Sukorejo Dirikan KUAS

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Rab, 11 Nov 2020
  • visibility 625
  • comment 1 komentar

Momentum Hari Pahlawan tidak disia-sakan oleh sahabat-sahabat Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) Sukorejo. Bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan tahun 2020 ini, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP ANSOR) Sukorejo mengadakan Pelantikan Pengurus Masa Khidmah 2020 – 2022. Selasa, (10/11/2020).

Acara yang dihadiri oleh seluruh kader Ansor se-PAC Sukorejo tersebut dilaksanakan secara khidmah di Pondok Pesantren Roudlotul Anwar Desa Tanjung Arum Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan. Dalam Pelantikan tersebut dihadiri oleh KH. Anzumil Azhari, Ketua Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Sukorejo, serta Dr. Khoirul Huda, SH., M. Hum., pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP ANSOR) Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, KH. Anzumil Azhari menyampaikan harapannya terhadap kader Ansor agar selalu berlomba-lomba menjadi kader terdepan dalam segala Bidang, termasuk juga dalam berwisausaha.

“Oleh karena itu, saya sangat mendukung adanya KUAS (Kelompok Usaha Ansor Sukorejo) ini, sebagai wadah usaha anggota Ansor.” kata Ketua MWC NU Sukorejo tersebut.

Selain itu, beliau juga menambahkan. Kader Ansor juga harus terus bergerak dalam menjaga eksistensi organisasi, baik tingkatan Ranting maupun tingkatan Pimpinan Anak Cabang (PAC).

“kami pengurus MWC NU juga mengharap agar sahabat-sahabat Ansor ini bisa mengajak rekan-rekan IPNU untuk ikut dan masuk di organisasi Ansor.” Imbuh KH. Anzumil Azhari dalam sambutannya.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh ketua MWC NU Sukorejo tersebut, Dr. Khoirul Huda, SH., M. Hum., selaku wakil pengurus PC GP ANSOR Kabupaten Pasuruan menghimbau terhadap sahabat-sahabat Ansor untuk aktif dalam mengikutsertakan kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Selain itu, Kader Ansor juga dihimbau untuk melek media.

“Kader Ansor harus bisa mencetak kader-kader baru. Setidaknya satu pleton-satu ranting. Kita ajak adik-adik kita di IPNU agar bisa masuk dalam pasukan kita” ujar Dr. Khoirul Huda.

Akhir acara dalam kegiatan tersebut ditutup dengan peresmian program pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik Ansor Sukorejo. Lembaga yang diberi nama KUAS yang mempunyai kepanjangan Kelompok Usaha Ansor Sukorejo itu mempunyai tujuan menjadi wadah usaha bagi kader-kader Ansor baik Ranting maupun PAC.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (1)

  • Nur Hasan

    Harapan kedepan semoga banom NU khusnya PAC GP Ansor Kec Sukorejo bisa berkonstribusi dengan ummat dalam kemandirian ekonominnya.

    Balas13 November 2020 00:57

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

    Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • visibility 948
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPeserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan diberangkatkan. Kegiatan pelepasan digelar di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Kamis (04/05/2024). Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Pasuruan H Muzammil Syafi’i berharap, peserta KKN menjadi orang yang […]

  • Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 1.373
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan Gus Syarif Hidayatullah menerangkan metode agar tidak terjerumus kepada perilaku konsumerisme. Yakni kebiasaan seseorang dalam membeli sesuatu yang bertujuan untuk mencapai kepuasan dan status sosial. Bukan untuk tujuan memenuhi kebutuhan. “Kita sekarang berada di era yang mana gaya hidup menjadi tujuan […]

  • THAUN (CERPEN)

    THAUN (CERPEN)

    • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Hawa gerah kian menyiksa, bahkan meski Kiai Marzuki baru saja berwudu. Musim kemarau belum menjelang, hujan kadang-kadang turun menjelang dini hari, namun hawa alam sudah kembali gerah. Rengek para balita di rumah tetangga silih berganti terdengar, pasti mereka tersiksa karena hawa bumi tak senyaman alam Rahim. Kiai renta itu perlahan bangkit setelah rakaat terahir salat […]

  • Ratusan Warga Mengungsi Akibat Pergeseran Tanah, NU Peduli Pasuruan Kirim Bantuan

    Ratusan Warga Mengungsi Akibat Pergeseran Tanah, NU Peduli Pasuruan Kirim Bantuan

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2025
    • visibility 1.126
    • 0Komentar

    Purwodadi, NU Pasuruan Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Pasuruan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan untuk warga RT 01 RW 08 Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi. Warga setempat terdampak bencana pergeseran tanah. “Awalnya warga mendengar suara retakan pada Selasa (28/01/2025) kemarin. Di beberapa rumah temboknya retak dan ada yang rontok, ada […]

  • Peduli Banjir Kota Batu, Pelajar NU Rejoso Galang Dana

    Peduli Banjir Kota Batu, Pelajar NU Rejoso Galang Dana

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • visibility 728
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanDewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) Corp Brigade Pembangunan (CBP)-Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Korp Pelajar Putri (KPP)-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Rejoso melakukan penggalangan dana untuk korban banjir bandang di Kota Batu dan beberapa titik di Kota Malang, Minggu (07/11/2021). Penggalangan dana itu di pusatkan di perempatan Rejoso yang diikuti […]

  • Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • visibility 734
    • 0Komentar

    Pada tahun 973 H, di sebuah wilayah yang disebut Mikhlâf as-Sulaymâni, saat ini merupakan daerah di Provinsi Jazan, Arab Saudi, telah mengalami kekeringan dan kegersangan yang begitu dahsyat. Masyarakatnya semakin kesulitan untuk mendapatkan air dan makanan. Saking sulitnya, akhirnya masyarakat mikhlaf as-Sulaymani membakar tulang-tulang binatang yang tersisa untuk dimakan sehingga bisa mempertahankan hidup. Berdasarkan itu, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca