Breaking News
light_mode

Ragam Muharraman Yang Disaksikan Mahasiswa KKN Kolaborasi ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
  • visibility 786
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Selasa-Rabu kemarin (18-19/7/2023) mayoritas umat Islam secara serentak memperingati Tahun Baru Islam 1445 Hijriah. Bulan Muharram. Bulan pertama di tahun Hijriah merupakan salah satu bulan yang mulia. Sebagaimana dijelaskan dalam Surat At-Taubah ayat 36, terdapat empat bulan yang mulia, yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Keutamaan lainnya dari Bulan Muharram, juga pernah disampaikan oleh Syekh Jalalauddin As-Suyuthi. Hanya bulan Muharram yang namanya islami di bulan hijriah. Itulah kelebihannya. Bahkan menurut Syekh Jalaluddin As-Suyuthi pada syarah hadits atas shahih Muslim, Ad-Dibaj fi Syarhi Shahihi Muslim ibnil Hajjaj, dijelaskan bahwa di Bulan Muharram terdapat puasa sunnah yang sangat dianjurkan. Yakni puasa pada tanggal 9, 10, dan 11 Muharram. Tingkatan puasa sunnah itu, digambarkan satu level di bawah puasa Ramadhan.

Lebih dari itu, ada banyak sekali riwayat yang menjelaskan tentang keutamaan Bulan Muharram. Sehingga, wajar hingga menjadi sebuah keharusan bagi umat Islam untuk merayakannya. Termasuk di berbagai desa di Kabupaten Pasuruan.

Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menyaksikan gegap gempita beberapa ragam kegiatan dalam perayaan Muharraman itu.

Pawai Obor dan Bagi-bagi Doorprize

Kegiatan Pawai Obor dan Pembagian Doorprize ini dilaksanakan di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Selasa malam (18/7/2023).

Mahasiswa KKN Kolaborasi ITSNU Pasuruan dan STAI Salahuddin Pasuruan mendapatkan kepercayaan untuk membantu suksesi acara. Dari menjadi tim dokumentasi foto dan video kegiatan, hingga membersihkan tempat acara setelah selesai.

Peserta KKN Nada Rofilah menyebutkan, Pawai Obor diawali dengan bersama-sama membaca doa awal tahun yang dipimpin oleh Kepala Desa Sladi Usman Ali.

“Pawai obor dilaksanakan dengan berkeliling desa. Diikuti kurang lebih dua ribu empat ratus (2400) peserta. Ada dari Fatayat, Muslimat, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), ANSOR, dan masyarakat secara umum,” imbuhnya kepada NU Pasuruan

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) ITSNU Pasuruan itu menambahkan, peserta pawai berkeliling dengan membawa obor dari bambu dan mengumandangkan Sholawat Nabi.

“Pawai Obor ini sangat menyenangkan dan sangat berkesan. Saya menyaksikan euforia masyarakat Desa Sladi yang sangat antusias memeriahkan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah,” tandasnya.

Sementara itu, Penasehat Fatayat NU Sladi Ida Nur Hidayati menjelaskan, Pawai Obor ini adalah kali kedua dilaksanakan.

“Tahun ini lebih meriah. Tahun sebelumnya hanya dihadiri Lembaga Pendidikan. Semoga semakin meriah,” pungkasnya.

Diketahui, Pawai Obor juga dilakukan di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso. Sebagaimana dilaporakan oleh Alisa Kutrotun Nada dan Istiqomatul Jannah. Juga di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton. Dilaporkan oleh Novi Dian Pertiwi.

Penulis: Khusnul Khotimah dan Rohmawati

Hataman, Ngaji Kitab Kuning, dan Pengajian Umum

Ada perayaan Bulan Muharram dengan Khotmil Qur’an, Mengaji Kitab Kuning, membaca Doa Akhir dan Awal Tahun serta dzikir bersama dan ceramah agama. Dalam hal ini oleh Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatul Mustofa KH Mustofa Bin Salahuddin. Kegiatan itu dilaksanakan di Dusun Kampung Baru Barat, Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Peserta KKN Kolaborasi ITSNU Pasuruan dan STAI Salahuddin Pasuruan Luluk Lupitasari mengungkapkan, mendapatkan pengalaman baru saat mengikuti perayaan Tahun Baru Islam di Desa Tambak Lekok.

“Luar biasa. Antusias masyarakat Tambak Lekok dalam mengikuti acara tersebut,” imbuhnya anggota Kelompok 8 itu.

Penulis: Fadilah

Terbang Jidor di Lereng Bromo

Perayaan malam tahun baru Islam 1445 H di Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan menampilkan Terbang Jidor. Kegiatan dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum setempat.

Pimpinan Grup Terbang Jidor Kayukebek Suwarno menceritakan, tradisi kesenian itu sudah dibawa oleh nenek moyang sekitar 1700 tahun.

“Terus ditampilkan untuk mempertahankan kesenian yang ada di Desa Kayukebek, Kabupaten Pasuruan. Khususnya untuk generasi muda,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sholawat yang dibaca dalam terbang jidor adalah sholawat barzanji. Sedangkan alat musiknya antara lain terbang banjari, terbang ishari, jidor, kendang dan lainnya. Selain itu, Terbang Jidor juga digelar setiap malam Senin Wage di setiap rumah-rumah masyarakat secara bergantian.

Penulis: M Faisol

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Memilih Teman yang Baik

    Pentingnya Memilih Teman yang Baik

    • calendar_month Ming, 19 Jun 2022
    • visibility 1.546
    • 0Komentar

    Memilih teman yang sefrekuensi  menjadi semangat tersendiri dalam melakukan berbagai aktifitas. Namun, tidak melulu tentang kecocokan dalam hal merasa nyaman, memilih teman yang bermanfaat juga harus diutamakan. Bermanfaat disini memiliki arti bisa membawa kita dalam kebaikan sebagaimana yang dikatakan Abi Musa Al-Asy’ariy, Nabi Muhammad SAW bersabda وعن أَبي موسى الأَشعَرِيِّ : أَن النَّبِيَّ ﷺ قَالَ: إِنَّما مثَلُ […]

  • UNU Pasuruan Berangkatkan Peserta PMM 2026, Mahasiswa Diminta Bangun Kolaborasi dengan Masyarakat

    UNU Pasuruan Berangkatkan Peserta PMM 2026, Mahasiswa Diminta Bangun Kolaborasi dengan Masyarakat

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2026
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan melepas peserta Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) 2026 di Aula KH Achmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Sabtu (18/07/2026). Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi, menegaskan bahwa Program Mahasiswa Mengabdi bukan sekadar Kuliah Kerja Nyata (KKN), melainkan “kuliah kehidupan nyata” yang mengajarkan […]

  • LPBINU dan Muslimat Bagikan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

    LPBINU dan Muslimat Bagikan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Gondangwetan membagikan nasi bungkus kepada warga yang terdampak korban banjir di Kecamatan Winongan, Kamis (19/12/2020). Wakil Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan Aris Felani mengatakan, perbedaan pembagian nasi bungkus kali ini di support […]

  • Merawat Sanad Aswaja An-Nahdliyah, PCNU Kab. Pasuruan Ziarah Makam Mbah Kholil Bangkalan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Momentum Harlah NU ke-97, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengadakan beberapa kegiatan. Salah-satunya kegiatan ziarah muassis NU. Usai dari Sidogiri, lanjut menuju makam Mbah Kholil Bangkalan. Menurut KH. Ahmad Taufiq A. Rahman, selaku wakil ketua PCNU Kabupaten Pasuruan bidang Organisasi dan Kaderisasi, Mbah Kholil Bangkalan menjadi penyambung utama sanad ulama nusantara yang ittishol […]

  • Rakorjas IPNU Pasuruan Siapkan Fasilitator PAC

    Rakorjas IPNU Pasuruan Siapkan Fasilitator PAC

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • visibility 801
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kordinasi Jaringan Sekolah (Rakorjas) di LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Rabu (25/12/2024). Dalam acara tersebut IPNU Kabupaten Pasuruan akan menyiapkan tim fasilitator untuk diterjunkan kepada lembaga pendidikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, IPNU […]

  • Peringati Tahun Baru Islam, Ponpes Ash-Shiddiqi Nguling Gelar Santunan Yatim & Dhuafa

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • visibility 865
    • 0Komentar

    Kegiatan Santunan Anak Yatim dan Pengajian umum kembali digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Ash-Shiddiqi pada hari kamis (19/9) di Desa Nguling kecamatan Nguling kabupaten Pasuruan. Menurut Adi selaku ketua panitia, kegiatan ini merupakan kegiatan terbesar di kecamatan Nguling. “Terbukti dengan ribuan orang hadir memadati lokasi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca