Breaking News
light_mode

Ragam Muharraman Yang Disaksikan Mahasiswa KKN Kolaborasi ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
  • visibility 819
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Selasa-Rabu kemarin (18-19/7/2023) mayoritas umat Islam secara serentak memperingati Tahun Baru Islam 1445 Hijriah. Bulan Muharram. Bulan pertama di tahun Hijriah merupakan salah satu bulan yang mulia. Sebagaimana dijelaskan dalam Surat At-Taubah ayat 36, terdapat empat bulan yang mulia, yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Keutamaan lainnya dari Bulan Muharram, juga pernah disampaikan oleh Syekh Jalalauddin As-Suyuthi. Hanya bulan Muharram yang namanya islami di bulan hijriah. Itulah kelebihannya. Bahkan menurut Syekh Jalaluddin As-Suyuthi pada syarah hadits atas shahih Muslim, Ad-Dibaj fi Syarhi Shahihi Muslim ibnil Hajjaj, dijelaskan bahwa di Bulan Muharram terdapat puasa sunnah yang sangat dianjurkan. Yakni puasa pada tanggal 9, 10, dan 11 Muharram. Tingkatan puasa sunnah itu, digambarkan satu level di bawah puasa Ramadhan.

Lebih dari itu, ada banyak sekali riwayat yang menjelaskan tentang keutamaan Bulan Muharram. Sehingga, wajar hingga menjadi sebuah keharusan bagi umat Islam untuk merayakannya. Termasuk di berbagai desa di Kabupaten Pasuruan.

Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menyaksikan gegap gempita beberapa ragam kegiatan dalam perayaan Muharraman itu.

Pawai Obor dan Bagi-bagi Doorprize

Kegiatan Pawai Obor dan Pembagian Doorprize ini dilaksanakan di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Selasa malam (18/7/2023).

Mahasiswa KKN Kolaborasi ITSNU Pasuruan dan STAI Salahuddin Pasuruan mendapatkan kepercayaan untuk membantu suksesi acara. Dari menjadi tim dokumentasi foto dan video kegiatan, hingga membersihkan tempat acara setelah selesai.

Peserta KKN Nada Rofilah menyebutkan, Pawai Obor diawali dengan bersama-sama membaca doa awal tahun yang dipimpin oleh Kepala Desa Sladi Usman Ali.

“Pawai obor dilaksanakan dengan berkeliling desa. Diikuti kurang lebih dua ribu empat ratus (2400) peserta. Ada dari Fatayat, Muslimat, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), ANSOR, dan masyarakat secara umum,” imbuhnya kepada NU Pasuruan

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) ITSNU Pasuruan itu menambahkan, peserta pawai berkeliling dengan membawa obor dari bambu dan mengumandangkan Sholawat Nabi.

“Pawai Obor ini sangat menyenangkan dan sangat berkesan. Saya menyaksikan euforia masyarakat Desa Sladi yang sangat antusias memeriahkan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah,” tandasnya.

Sementara itu, Penasehat Fatayat NU Sladi Ida Nur Hidayati menjelaskan, Pawai Obor ini adalah kali kedua dilaksanakan.

“Tahun ini lebih meriah. Tahun sebelumnya hanya dihadiri Lembaga Pendidikan. Semoga semakin meriah,” pungkasnya.

Diketahui, Pawai Obor juga dilakukan di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso. Sebagaimana dilaporakan oleh Alisa Kutrotun Nada dan Istiqomatul Jannah. Juga di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton. Dilaporkan oleh Novi Dian Pertiwi.

Penulis: Khusnul Khotimah dan Rohmawati

Hataman, Ngaji Kitab Kuning, dan Pengajian Umum

Ada perayaan Bulan Muharram dengan Khotmil Qur’an, Mengaji Kitab Kuning, membaca Doa Akhir dan Awal Tahun serta dzikir bersama dan ceramah agama. Dalam hal ini oleh Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatul Mustofa KH Mustofa Bin Salahuddin. Kegiatan itu dilaksanakan di Dusun Kampung Baru Barat, Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Peserta KKN Kolaborasi ITSNU Pasuruan dan STAI Salahuddin Pasuruan Luluk Lupitasari mengungkapkan, mendapatkan pengalaman baru saat mengikuti perayaan Tahun Baru Islam di Desa Tambak Lekok.

“Luar biasa. Antusias masyarakat Tambak Lekok dalam mengikuti acara tersebut,” imbuhnya anggota Kelompok 8 itu.

Penulis: Fadilah

Terbang Jidor di Lereng Bromo

Perayaan malam tahun baru Islam 1445 H di Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan menampilkan Terbang Jidor. Kegiatan dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum setempat.

Pimpinan Grup Terbang Jidor Kayukebek Suwarno menceritakan, tradisi kesenian itu sudah dibawa oleh nenek moyang sekitar 1700 tahun.

“Terus ditampilkan untuk mempertahankan kesenian yang ada di Desa Kayukebek, Kabupaten Pasuruan. Khususnya untuk generasi muda,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sholawat yang dibaca dalam terbang jidor adalah sholawat barzanji. Sedangkan alat musiknya antara lain terbang banjari, terbang ishari, jidor, kendang dan lainnya. Selain itu, Terbang Jidor juga digelar setiap malam Senin Wage di setiap rumah-rumah masyarakat secara bergantian.

Penulis: M Faisol

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNU Pasuruan Siap Jadi Host Pusat Riset Agroindustri PTNU

    UNU Pasuruan Siap Jadi Host Pusat Riset Agroindustri PTNU

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanRektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Abu Amar Bustomi, menyambut positif atas kepercayaan yang diberikan oleh Lembaga Pendidikan Tinggi (LPT) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). UNU Pasuruan diminta menjadi tuan rumah pusat riset agroindustri, Center for Value-Added Agroindustry and Utilization Engineering (C-VALUE). “UNU Pasuruan melalui C-VALUE siap mengambil peran dalam penguatan agroindustri bernilai […]

  • Mohon Doa & Dukungan Kiai, Kapolresta Pasuruan Silaturahmi ke PCNU

    Mohon Doa & Dukungan Kiai, Kapolresta Pasuruan Silaturahmi ke PCNU

    • calendar_month Jum, 3 Des 2021
    • visibility 796
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pasuruan di Ruang Rapat PCNU, Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (2/12/21). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengucapkan selamat datang dan berkhidmat di Pasuruan. NU siap bersama-sama menjaga masyarakat. “Banser, Pagar Nusa, siap dilibatkan dalam pengamanan. […]

  • Konfercab IPNU Di Masa Pandemi, Bupati Pasuruan Himbau Kader Tetap Bersinergi dan Kreatif

    Konfercab IPNU Di Masa Pandemi, Bupati Pasuruan Himbau Kader Tetap Bersinergi dan Kreatif

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    Ajang 2 (dua) tahunan, yaitu Konferensi Cabang (Konfercab) ke-18 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan digelar secara meriah dalam sehari penuh di Aula KH. A. JUFRI Graha PCNU Kabupaten Pasuruan. Minggu (15/11/2020). Pada kegiatan tersebut tidak hanya dihadiri oleh pengurus Anak Cabang (Ancab) dan ranting se-Kabupaten Pasuruan saja. Namun, kader IPNU dari berbagai daerah, […]

  • Terpilih Secara Aklamasi, Ini Visi Misi Saiful Akbar Sebagai Ketua PC IPNU Pasuruan

    Terpilih Secara Aklamasi, Ini Visi Misi Saiful Akbar Sebagai Ketua PC IPNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • visibility 1.640
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Saiful Akbar terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2024-2026. ia terpilih secara aklamasi pada saat Konferensi Cabang (Konfercab) ke XX di Aula KH Ahmad Djufri, PCNU Kabupaten Pasuruan (23-24/10/2024). Alumni Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan tersebut memiliki visi mendigdayakan IPNU Kabupaten […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Dampingi BUMDes Pasinan Olah Daun Kelor Jadi Jamu & Mie

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Dampingi BUMDes Pasinan Olah Daun Kelor Jadi Jamu & Mie

    • calendar_month Sab, 19 Feb 2022
    • visibility 1.295
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dampingi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pasinan, Kecamatan Lekok, kembangkan produk usaha. Ketua Kelompok M Faisol menjelaskan, banyaknya daun kelor di desa Pasinan hanya dijual tanpa diolah. Akibatnya, bernilai kurang ekonomis. “Biasanya satu ikat dijual […]

  • Cegah Kekerasan Seksual Via Internet, PMII Pasuruan Gelar Seminar Literasi Digital

    Cegah Kekerasan Seksual Via Internet, PMII Pasuruan Gelar Seminar Literasi Digital

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    Purworejo, NU PasuruanKetua Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pasuruan Fatimatuz Zahro mengungkapkan, Generasi Alpha menjadi kelompok rentan yang mendapatkan kekerasan seksual di dunia digital. Hal itu ditegaskan di Seminar Literasi Digital oleh KOPRI Pasuruan bersama Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca