Breaking News
light_mode

Ragam Muharraman Yang Disaksikan Mahasiswa KKN Kolaborasi ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
  • visibility 861
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Selasa-Rabu kemarin (18-19/7/2023) mayoritas umat Islam secara serentak memperingati Tahun Baru Islam 1445 Hijriah. Bulan Muharram. Bulan pertama di tahun Hijriah merupakan salah satu bulan yang mulia. Sebagaimana dijelaskan dalam Surat At-Taubah ayat 36, terdapat empat bulan yang mulia, yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Keutamaan lainnya dari Bulan Muharram, juga pernah disampaikan oleh Syekh Jalalauddin As-Suyuthi. Hanya bulan Muharram yang namanya islami di bulan hijriah. Itulah kelebihannya. Bahkan menurut Syekh Jalaluddin As-Suyuthi pada syarah hadits atas shahih Muslim, Ad-Dibaj fi Syarhi Shahihi Muslim ibnil Hajjaj, dijelaskan bahwa di Bulan Muharram terdapat puasa sunnah yang sangat dianjurkan. Yakni puasa pada tanggal 9, 10, dan 11 Muharram. Tingkatan puasa sunnah itu, digambarkan satu level di bawah puasa Ramadhan.

Lebih dari itu, ada banyak sekali riwayat yang menjelaskan tentang keutamaan Bulan Muharram. Sehingga, wajar hingga menjadi sebuah keharusan bagi umat Islam untuk merayakannya. Termasuk di berbagai desa di Kabupaten Pasuruan.

Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menyaksikan gegap gempita beberapa ragam kegiatan dalam perayaan Muharraman itu.

Pawai Obor dan Bagi-bagi Doorprize

Kegiatan Pawai Obor dan Pembagian Doorprize ini dilaksanakan di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Selasa malam (18/7/2023).

Mahasiswa KKN Kolaborasi ITSNU Pasuruan dan STAI Salahuddin Pasuruan mendapatkan kepercayaan untuk membantu suksesi acara. Dari menjadi tim dokumentasi foto dan video kegiatan, hingga membersihkan tempat acara setelah selesai.

Peserta KKN Nada Rofilah menyebutkan, Pawai Obor diawali dengan bersama-sama membaca doa awal tahun yang dipimpin oleh Kepala Desa Sladi Usman Ali.

“Pawai obor dilaksanakan dengan berkeliling desa. Diikuti kurang lebih dua ribu empat ratus (2400) peserta. Ada dari Fatayat, Muslimat, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), ANSOR, dan masyarakat secara umum,” imbuhnya kepada NU Pasuruan

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) ITSNU Pasuruan itu menambahkan, peserta pawai berkeliling dengan membawa obor dari bambu dan mengumandangkan Sholawat Nabi.

“Pawai Obor ini sangat menyenangkan dan sangat berkesan. Saya menyaksikan euforia masyarakat Desa Sladi yang sangat antusias memeriahkan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah,” tandasnya.

Sementara itu, Penasehat Fatayat NU Sladi Ida Nur Hidayati menjelaskan, Pawai Obor ini adalah kali kedua dilaksanakan.

“Tahun ini lebih meriah. Tahun sebelumnya hanya dihadiri Lembaga Pendidikan. Semoga semakin meriah,” pungkasnya.

Diketahui, Pawai Obor juga dilakukan di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso. Sebagaimana dilaporakan oleh Alisa Kutrotun Nada dan Istiqomatul Jannah. Juga di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton. Dilaporkan oleh Novi Dian Pertiwi.

Penulis: Khusnul Khotimah dan Rohmawati

Hataman, Ngaji Kitab Kuning, dan Pengajian Umum

Ada perayaan Bulan Muharram dengan Khotmil Qur’an, Mengaji Kitab Kuning, membaca Doa Akhir dan Awal Tahun serta dzikir bersama dan ceramah agama. Dalam hal ini oleh Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatul Mustofa KH Mustofa Bin Salahuddin. Kegiatan itu dilaksanakan di Dusun Kampung Baru Barat, Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Peserta KKN Kolaborasi ITSNU Pasuruan dan STAI Salahuddin Pasuruan Luluk Lupitasari mengungkapkan, mendapatkan pengalaman baru saat mengikuti perayaan Tahun Baru Islam di Desa Tambak Lekok.

“Luar biasa. Antusias masyarakat Tambak Lekok dalam mengikuti acara tersebut,” imbuhnya anggota Kelompok 8 itu.

Penulis: Fadilah

Terbang Jidor di Lereng Bromo

Perayaan malam tahun baru Islam 1445 H di Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan menampilkan Terbang Jidor. Kegiatan dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum setempat.

Pimpinan Grup Terbang Jidor Kayukebek Suwarno menceritakan, tradisi kesenian itu sudah dibawa oleh nenek moyang sekitar 1700 tahun.

“Terus ditampilkan untuk mempertahankan kesenian yang ada di Desa Kayukebek, Kabupaten Pasuruan. Khususnya untuk generasi muda,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sholawat yang dibaca dalam terbang jidor adalah sholawat barzanji. Sedangkan alat musiknya antara lain terbang banjari, terbang ishari, jidor, kendang dan lainnya. Selain itu, Terbang Jidor juga digelar setiap malam Senin Wage di setiap rumah-rumah masyarakat secara bergantian.

Penulis: M Faisol

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Nukman Jelaskan Dalil Istighosah dalam Tradisi NU

    Gus Nukman Jelaskan Dalil Istighosah dalam Tradisi NU

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Nguling, NU Pasuruan Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Nukman Abdul Majid, menegaskan bahwa amalan istighosah yang rutin dilaksanakan merupakan praktik ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai bentuk memohon pertolongan kepada Allah SWT. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Istighosah rutin Jum’at Legi PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Ad […]

  • Baznas Jatim dan Pasuruan Saluran 1000 Paket Bantuan Kepada Anak Yatim

    Baznas Jatim dan Pasuruan Saluran 1000 Paket Bantuan Kepada Anak Yatim

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Pasuruan yang berkolaborasi dengan Baznas Jawa Timur menggelar semarak ramadhan dan santunan untuk anak yatim piatu di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (2/4/2024). Dalam acara tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap anak yatim piatu. Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan Gus Abdullah Nasih Nashor mengatakan bahwasanya menentukan tempat acara banyak […]

  • Melalui Pelantikan MWC NU Winongan, Gus Ipong Minta Warga Waspadai Fenomena La Lina

    Melalui Pelantikan MWC NU Winongan, Gus Ipong Minta Warga Waspadai Fenomena La Lina

    • calendar_month Sab, 28 Nov 2020
    • visibility 1.246
    • 0Komentar

    Dalam situasi pandemi Covid-19, Pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Winongan Periode 2020-2025 bertempat di Halaman Kecamatan Winongan dengan disiplin penerapan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan saat sebelum dan sesudah masuk area kegiatan, memakai masker serta saling menjaga jarak duduk antara satu dengan yang lainnya, Kamis (26/11/2020). Pelantikan pengurus Majelis Wakil Cabang […]

  • KH Imron Mutamakkin : Persaudaraan Pesantren Kunci Kekuatan Santri Menghadapi Ujian

    KH Imron Mutamakkin : Persaudaraan Pesantren Kunci Kekuatan Santri Menghadapi Ujian

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengajak seluruh pesantren dan kalangan santri untuk saling menguatkan di tengah berbagai ujian dan musibah yang menimpa dunia pesantren belakangan ini. Hal itu disampaikan Gus Ipong, sapaan akrabnya, dalam acara refleksi Hari Santri Nasional 2025 yang digelar PCNU Kabupaten Pasuruan dan […]

  • PCNU Kab. Pasuruan Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru

    PCNU Kab. Pasuruan Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru

    • calendar_month Kam, 9 Des 2021
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan tahap pertama untuk korban erupsi Gunung Semeru, Selasa (07/12/2021). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, menuturkan bahwa penyaluran itu sudah berkoordinasi dengan Tim Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) PCNU Lumajang. Sehingga bantuan telah sesuai dengan kebutuhan. “Alhamdulillah Donasi yang […]

  • NU Peduli Kab. Pasuruan Bantu Warga Terdampak Banjir

    NU Peduli Kab. Pasuruan Bantu Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Kam, 13 Jan 2022
    • visibility 834
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir di Desa Toyaning dan Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso. Koordinator NU Peduli Kabupaten Pasuruan H Muhammad Nawawi, menyebutkan bahwa saat ini terdapat 15 Desa di 3 Kecamatan masih tergenang banjir. “Alhamdulillah, tadi sudah bisa menyalurkan bantuan,” ujarnya kepada NU Pasuruan, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca