Breaking News
light_mode

Ragam Muharraman Yang Disaksikan Mahasiswa KKN Kolaborasi ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
  • visibility 784
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Selasa-Rabu kemarin (18-19/7/2023) mayoritas umat Islam secara serentak memperingati Tahun Baru Islam 1445 Hijriah. Bulan Muharram. Bulan pertama di tahun Hijriah merupakan salah satu bulan yang mulia. Sebagaimana dijelaskan dalam Surat At-Taubah ayat 36, terdapat empat bulan yang mulia, yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Keutamaan lainnya dari Bulan Muharram, juga pernah disampaikan oleh Syekh Jalalauddin As-Suyuthi. Hanya bulan Muharram yang namanya islami di bulan hijriah. Itulah kelebihannya. Bahkan menurut Syekh Jalaluddin As-Suyuthi pada syarah hadits atas shahih Muslim, Ad-Dibaj fi Syarhi Shahihi Muslim ibnil Hajjaj, dijelaskan bahwa di Bulan Muharram terdapat puasa sunnah yang sangat dianjurkan. Yakni puasa pada tanggal 9, 10, dan 11 Muharram. Tingkatan puasa sunnah itu, digambarkan satu level di bawah puasa Ramadhan.

Lebih dari itu, ada banyak sekali riwayat yang menjelaskan tentang keutamaan Bulan Muharram. Sehingga, wajar hingga menjadi sebuah keharusan bagi umat Islam untuk merayakannya. Termasuk di berbagai desa di Kabupaten Pasuruan.

Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menyaksikan gegap gempita beberapa ragam kegiatan dalam perayaan Muharraman itu.

Pawai Obor dan Bagi-bagi Doorprize

Kegiatan Pawai Obor dan Pembagian Doorprize ini dilaksanakan di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Selasa malam (18/7/2023).

Mahasiswa KKN Kolaborasi ITSNU Pasuruan dan STAI Salahuddin Pasuruan mendapatkan kepercayaan untuk membantu suksesi acara. Dari menjadi tim dokumentasi foto dan video kegiatan, hingga membersihkan tempat acara setelah selesai.

Peserta KKN Nada Rofilah menyebutkan, Pawai Obor diawali dengan bersama-sama membaca doa awal tahun yang dipimpin oleh Kepala Desa Sladi Usman Ali.

“Pawai obor dilaksanakan dengan berkeliling desa. Diikuti kurang lebih dua ribu empat ratus (2400) peserta. Ada dari Fatayat, Muslimat, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), ANSOR, dan masyarakat secara umum,” imbuhnya kepada NU Pasuruan

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) ITSNU Pasuruan itu menambahkan, peserta pawai berkeliling dengan membawa obor dari bambu dan mengumandangkan Sholawat Nabi.

“Pawai Obor ini sangat menyenangkan dan sangat berkesan. Saya menyaksikan euforia masyarakat Desa Sladi yang sangat antusias memeriahkan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah,” tandasnya.

Sementara itu, Penasehat Fatayat NU Sladi Ida Nur Hidayati menjelaskan, Pawai Obor ini adalah kali kedua dilaksanakan.

“Tahun ini lebih meriah. Tahun sebelumnya hanya dihadiri Lembaga Pendidikan. Semoga semakin meriah,” pungkasnya.

Diketahui, Pawai Obor juga dilakukan di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso. Sebagaimana dilaporakan oleh Alisa Kutrotun Nada dan Istiqomatul Jannah. Juga di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton. Dilaporkan oleh Novi Dian Pertiwi.

Penulis: Khusnul Khotimah dan Rohmawati

Hataman, Ngaji Kitab Kuning, dan Pengajian Umum

Ada perayaan Bulan Muharram dengan Khotmil Qur’an, Mengaji Kitab Kuning, membaca Doa Akhir dan Awal Tahun serta dzikir bersama dan ceramah agama. Dalam hal ini oleh Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatul Mustofa KH Mustofa Bin Salahuddin. Kegiatan itu dilaksanakan di Dusun Kampung Baru Barat, Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Peserta KKN Kolaborasi ITSNU Pasuruan dan STAI Salahuddin Pasuruan Luluk Lupitasari mengungkapkan, mendapatkan pengalaman baru saat mengikuti perayaan Tahun Baru Islam di Desa Tambak Lekok.

“Luar biasa. Antusias masyarakat Tambak Lekok dalam mengikuti acara tersebut,” imbuhnya anggota Kelompok 8 itu.

Penulis: Fadilah

Terbang Jidor di Lereng Bromo

Perayaan malam tahun baru Islam 1445 H di Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan menampilkan Terbang Jidor. Kegiatan dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum setempat.

Pimpinan Grup Terbang Jidor Kayukebek Suwarno menceritakan, tradisi kesenian itu sudah dibawa oleh nenek moyang sekitar 1700 tahun.

“Terus ditampilkan untuk mempertahankan kesenian yang ada di Desa Kayukebek, Kabupaten Pasuruan. Khususnya untuk generasi muda,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sholawat yang dibaca dalam terbang jidor adalah sholawat barzanji. Sedangkan alat musiknya antara lain terbang banjari, terbang ishari, jidor, kendang dan lainnya. Selain itu, Terbang Jidor juga digelar setiap malam Senin Wage di setiap rumah-rumah masyarakat secara bergantian.

Penulis: M Faisol

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Penyakit Menular, LTM NU Kab. Pasuruan Gelar Diklat Pemulasaraan Jenazah

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2020
    • visibility 794
    • 0Komentar

    Antisipasi Penyakit Menular, LTM NU Gelar Diklat Pemulasaraan Jenazah Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan menggelar Diklat Pemulasaraan Jenazah bertempat di Rumah Makan Ishoma, utara Kebun Raya Purwodadi, Minggu (12/01/2019). Menurut Ust. Mundir, kegiatan ini memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait penanganan jenazah yang […]

  • Di Lailatul Ijtima, Sebelas Lembaga MWCNU Kejayan Dilantik

    Di Lailatul Ijtima, Sebelas Lembaga MWCNU Kejayan Dilantik

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • visibility 1.434
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kejayan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melantik kepengurusan Lembaga MWCNU setempat, Ahad (29/10/2023). Kegiatan itu dipusatkan di Masjid Al-Hidayah, Dusun Kedungsari, Desa Wrati, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Pelantikan itu sekaligus pelaksanaan Lailatul Ijtima rutin MWCNU. Ketua MWCNU HM Fahmin Nabil mengucapkan selamat dan terima […]

  • Piko Fest Semarakkan Harlah IPNU IPPNU  UNU STAIS Pasuruan

    Piko Fest Semarakkan Harlah IPNU IPPNU UNU STAIS Pasuruan

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2024
    • visibility 962
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-70 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Harlah ke-69 Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam STAI Salahuddin Pasuruan menggelar Pimpinan Komisariat ( Piko) Fest di area perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad […]

  • Ansor Wates Gandeng LAZ Sidogiri Santuni Puluhan Yatim

    Ansor Wates Gandeng LAZ Sidogiri Santuni Puluhan Yatim

    • calendar_month Ming, 30 Jul 2023
    • visibility 995
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanPimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Wates menggelar Bakti Sosial dan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa’. Kegiatan itu kerja sama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jumat (28/7/2023). Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor […]

  • Keren, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Manfaat Limbah Popok Bekas Jadi Media Tanam

    Keren, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Manfaat Limbah Popok Bekas Jadi Media Tanam

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2024
    • visibility 1.227
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI)  Salahuddin Gelar Inovasi ramah lingkungan dengan mengolah sampah popok sekali pakai (diapers), di Dusun Bebekan lor kecamatan Grati, Selasa (13/08/2024).  Ketua KKN Dani mengatakan, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengurangi dampak buruk sampah diapers terhadap lingkungan.  “Kami […]

  • Manfaat Silaturahmi Menurut Gus M Nawawi

    Manfaat Silaturahmi Menurut Gus M Nawawi

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    Tosari, NU Pasuruan Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus M Nawawi, menekankan pentingnya silaturahmi dalam kehidupan umat Islam. Menurutnya, silaturahmi membawa manfaat besar, termasuk mendapatkan ridho Allah SWT. “Kita semua ini saudara, maka harus saling bersilaturahmi. Minimal dengan menyapa dan menanyakan kabar satu sama lain,” ujarnya dalam Safari Ramadhan di MWCNU […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca