Breaking News
light_mode

Rekrut Anggota Baru, PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan Gelar DTD VI

  • account_circle Subhani
  • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
  • visibility 737
  • comment 0 komentar

Pada hari Jum’at 4 Muharrom 1440 H/ 14 September 2018 menjadi hari tersakral dan bersejarah bagi para anggota baru Banser Ansor. Pasalnya pada hari itu terlaksana apel kebangsaan, pembukaan DTD (Diklat Terpadu Dasar) angkatan VI PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan dilaksanakan di Lapangan MTs. Abu Amr, Jl. Gus Dur Tambakrejo Pasrepan Pasuruan dan dimulai pukul 15.00 Wib.

DTD (Diklat Terpadu Dasar) sendiri merupakam gerbang awal masuk Ansor Banser yang pada kali ini berlangsung di Padepokan Jati Leluhur, Jl. Gus Dur Lemahbang Pasrepan Pasuruan.

Pada agenda tersebut dihadiri oleh Kasatkornas Banser, H. Alfa Isnaeni. Ro’is Syuriyah PCNU KH. Muzakki Birrul ‘Alim. Wakil Ro’is KH. Maksum Hasyim, Katib Syuriyah KH. Muhibbul Aman Ali,
A’wan Syuriyah KH. Su’adi Abu Amr.
Ketua Tanfidziyah KH. M. Imron Mutamakkin, Sekretaris PCNU Gus H. Saiful Anam Chalim, Bendahara Gus H. Nasih Nasor, hadir pula Ketua PC Muslimat, Fatayat, Pagar Nusa, IPNU, IPPNU. Dan 500 Anggota Ansor Banser + 150 Peserta DTD. Juga jajaran MWCNU Pasrepan beserta Banom, dan Ranting sekecamatan Pasrepan turut hadir.

Dalam Amanatnya, Kasatkornas berpesan “Ikut ‌Ansor Banser harus lillahita’ala dan ta’at kepada Kiai, agar terus tetap yasinan, tahlilan dan amalan amalan lain yang di diperintahkan oleh para ulama. Banser juga harus berdakwah ala ahlussunah waljama’ah
‌dengan cara sederhana, yaitu melawan mereka yang melarang tahlilan dan yasinan/Amaliyah NU. Ansor Banser juga tetap Setia ‌menjaga NKRI, menjaga Pancasila” tutur beliau.

Peserta DTD: Siap, Khidmah Kepada Ulama, NU, & NKRI

Ketua PC GP ansor Kabupaten Pasuruan , H. Farid Sauqi, SE yang juga turut hadir menegaskan bahwa mutlak dalam keberlangsungan perjalanan organisasi, DTD menjadi media efektif untuk menumbuhkan loyalitas militansi dan kekompakan dalam menggerakkan organisasi. Sebab para kader selain digembleng secra fisik juga terdapat doktrinasi ajaran ajaran Islam Ahlusunnah WalJamaah Ala Nahdliyah yang akan menjadi bekal bagi para kader.

Pembacaan doa oleh KH. Muzakki Birrul Alim selaku Ro’is Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan menjadi penutup acara ini. Acara berpangsung hingga 16 September 2018. Kesuksesan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama dengan panitia lokal dari PAC GP Ansor Gondangwetan dan PAC GP Ansor Pasrepan. (Subhani/Dia)

  • Penulis: Subhani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melaui Posyandu, Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Bantu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Desa

    Melaui Posyandu, Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Bantu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Desa

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasurun Mahasiswa Kuliah Kerja nyata (KKN)  Universitas Nahdlatul ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan ikut berpartisipasi  dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Senin (8/07/2024). Tentu dengan adanya mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan banyak warga yang terbantu diantaranya warga Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan khususnya dalam hal pelayanan. Posyandu […]

  • Raker Ma’arif NU Pasuruan Bahas Sinergi Pendidikan Berbasis Keluarga

    • calendar_month Sen, 28 Jan 2019
    • visibility 1.094
    • 0Komentar

    KH. Mujib Imron, selaku ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, menegaskan fokus pembahasan program Ma’arif NU tahun 2019 adalah memperkuat sinergi Pendidikan berbasis Keluarga. “Kata kuncinya adalah memperkuat pembangunan keluarga yang agamis, terdidik, dan sehat,” jelas Pengasuh Ponpes Alyasini Pasuruan tersebut dalam kegiatan evaluasi & rapat kerja (raker) Pimpinan Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul […]

  • Membanggakan, IPPNU Kabupaten Pasuruan  Raih Juara Umum IPPNU Awards 2026

    Membanggakan, IPPNU Kabupaten Pasuruan Raih Juara Umum IPPNU Awards 2026

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara Umum PW IPPNU Jawa Timur Awards 2026 pada Konferwil PW IPPNU di Kampung Coklat, Sabtu -Ahad (7-8/02/2026) Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan Siti Julaikha, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus atas kerja […]

  • Wanita Yang Tak Lemah (Puisi)

    Wanita Yang Tak Lemah (Puisi)

    • calendar_month Ming, 14 Mar 2021
    • visibility 1.216
    • 0Komentar

    Rekanita,Perjuangan masih panjangAku mengerti,Jadi seorang perempuan tidaklah mudahSering kali hak-haknya disepelekan Rekanita kuJadilah wanita yang tangguhGapailah impian serta citamuJangan pedulikan ia yang ingin merusak segala impian dihatimu Aku tahu,Menjadi wanita organisasi itu tidaklah mudah.Aku paham,Menjadi wanita yang tangguh pun rasanya tak mudah Namun RekanitaSampai kapan kita terus menerus berdiam diriSedangkan hak-hak kita rasanya sangat terbatasKita […]

  • Turba ISNU  Pasuruan Tetapkan Tiga Program Strategis 

    Turba ISNU  Pasuruan Tetapkan Tiga Program Strategis 

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • visibility 1.400
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan  Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Halal Bihalal dan Turun ke Bawah (Turba) di Kecamatan Gondangwetan, Jumat (18/04/2024). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus penetapan arah gerak organisasi ke depan. Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Adib Muhdi, menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut telah disepakati […]

  • Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
    • visibility 1.389
    • 1Komentar

    Nu Pasuruan Ada sebagian orang orientalis mengeluarkan sedikit statement yang menggelitik, bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang nabi karena masih perlu didoakan (disholawati) oleh ummatnya. Mereka juga beranggapan bukankah nabi itu ma’shum dan sudah pasti masuk surga? Untuk apalagi nabi didoakan?. Sementara dalam Al-Qur’an umat islam diminta untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca