Breaking News
light_mode

Rekrut Anggota Baru, PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan Gelar DTD VI

  • account_circle Subhani
  • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
  • visibility 366
  • comment 0 komentar

Pada hari Jum’at 4 Muharrom 1440 H/ 14 September 2018 menjadi hari tersakral dan bersejarah bagi para anggota baru Banser Ansor. Pasalnya pada hari itu terlaksana apel kebangsaan, pembukaan DTD (Diklat Terpadu Dasar) angkatan VI PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan dilaksanakan di Lapangan MTs. Abu Amr, Jl. Gus Dur Tambakrejo Pasrepan Pasuruan dan dimulai pukul 15.00 Wib.

DTD (Diklat Terpadu Dasar) sendiri merupakam gerbang awal masuk Ansor Banser yang pada kali ini berlangsung di Padepokan Jati Leluhur, Jl. Gus Dur Lemahbang Pasrepan Pasuruan.

Pada agenda tersebut dihadiri oleh Kasatkornas Banser, H. Alfa Isnaeni. Ro’is Syuriyah PCNU KH. Muzakki Birrul ‘Alim. Wakil Ro’is KH. Maksum Hasyim, Katib Syuriyah KH. Muhibbul Aman Ali,
A’wan Syuriyah KH. Su’adi Abu Amr.
Ketua Tanfidziyah KH. M. Imron Mutamakkin, Sekretaris PCNU Gus H. Saiful Anam Chalim, Bendahara Gus H. Nasih Nasor, hadir pula Ketua PC Muslimat, Fatayat, Pagar Nusa, IPNU, IPPNU. Dan 500 Anggota Ansor Banser + 150 Peserta DTD. Juga jajaran MWCNU Pasrepan beserta Banom, dan Ranting sekecamatan Pasrepan turut hadir.

Dalam Amanatnya, Kasatkornas berpesan “Ikut ‌Ansor Banser harus lillahita’ala dan ta’at kepada Kiai, agar terus tetap yasinan, tahlilan dan amalan amalan lain yang di diperintahkan oleh para ulama. Banser juga harus berdakwah ala ahlussunah waljama’ah
‌dengan cara sederhana, yaitu melawan mereka yang melarang tahlilan dan yasinan/Amaliyah NU. Ansor Banser juga tetap Setia ‌menjaga NKRI, menjaga Pancasila” tutur beliau.

Peserta DTD: Siap, Khidmah Kepada Ulama, NU, & NKRI

Ketua PC GP ansor Kabupaten Pasuruan , H. Farid Sauqi, SE yang juga turut hadir menegaskan bahwa mutlak dalam keberlangsungan perjalanan organisasi, DTD menjadi media efektif untuk menumbuhkan loyalitas militansi dan kekompakan dalam menggerakkan organisasi. Sebab para kader selain digembleng secra fisik juga terdapat doktrinasi ajaran ajaran Islam Ahlusunnah WalJamaah Ala Nahdliyah yang akan menjadi bekal bagi para kader.

Pembacaan doa oleh KH. Muzakki Birrul Alim selaku Ro’is Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan menjadi penutup acara ini. Acara berpangsung hingga 16 September 2018. Kesuksesan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama dengan panitia lokal dari PAC GP Ansor Gondangwetan dan PAC GP Ansor Pasrepan. (Subhani/Dia)

  • Penulis: Subhani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”, Memukau Ratusan Peserta Kolokium

    • calendar_month Sab, 25 Agu 2018
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Pembukaan Kegiatan Kolokium “Jejak Ulama & Pesantren Pasuruan dalam Perjuangan Bangsa” oleh PC LAKPESDAM NU Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Pengurus Pusat HMASS (Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri) di Aula Gedung IASS (Ikatan Alumni Santri Sidogiri), menampilkan pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” oleh Haidar Hafeez, Pendiri Rumah Sastra dan Sastrawan Pesantren disambut tepuk tangan […]

  • Lebih Mengenal Tokoh Sufi: Syekh Abdur Rauf Singkel

    Lebih Mengenal Tokoh Sufi: Syekh Abdur Rauf Singkel

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • visibility 1.726
    • 0Komentar

    Mayoritas agama di Indonesia adalah agama Islam, sebagian besar perkembangan Islam di Indonesia merupakan jasa para tokoh sufi, hal tersebut dikarenakan tokoh sufi cenderung terbuka, dan lebih kompromis sehingga ajarannya mudah diterima di kalangan masyarakat. Syekh Abdurrauf as-Singkel memiliki nama lengkap yakni Abdurrauf bin al-Jawiy al-Fansuri, kemudian beliau dikenal dengan sebutan Syeikh Abdurrauf As-Singkel. Nama […]

  • Ada Peluang Ekspor Talas Beneng, LPPNU Pasuruan Gelar Studi Riset

    Ada Peluang Ekspor Talas Beneng, LPPNU Pasuruan Gelar Studi Riset

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • visibility 685
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanLembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan telah melaksanakan Studi Riset kepada CV Maju Unggas Jombang, Selasa (04/01/2022). Ketua LPPNU PCNU Kabupaten Pasuruan Syamsul Maarif, menjelaskan tujuan kegiatan adalah untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan budi daya Bebek Potong dan Talas Beneng hingga strategi pemasarannya. “Kami belajar teknis […]

  • LTMNU Pasuruan Gelar Lomba Masjid Kampoeng Berikut Persyaratnya

    LTMNU Pasuruan Gelar Lomba Masjid Kampoeng Berikut Persyaratnya

    • calendar_month Sen, 16 Okt 2023
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Technikal Meeting (TM) lomba masjid kampoeng di Aula Pondok Pesantren Al Yasini, Kabupaten Pasuruan, Ahad (16/10/2023). Ketua PC LTMNU Kabupaten Pasuruan Moh Mundzir mengatakan, istilah lomba masjid kampoeng adalah lomba masjid di tingkat desa yakni Masjid Jami atau masjid yang berada […]

  • Perkuat Pembelajaran Sains Secara Daring, Prodi Pendidikan Biologi ITSNU Pasuruan Gelar Webinar

    Perkuat Pembelajaran Sains Secara Daring, Prodi Pendidikan Biologi ITSNU Pasuruan Gelar Webinar

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) saat ini memang telah diterapkan di berbagai forum dan instansi, termasuk instansi pendidikan. Pembelajaran daring tersebut biasanya melalui platform aplikasi zoom meeting, google meet, youtube, dan aplikasi lainnya. Dalam situasi pandemi covid-19 seperti ini, selain sesuai, sistem pembelajaran daring memicu civitas akademika dan masyarakat umum lebih melek terhadap teknologi informasi. […]

  • Pesantren, Tempat Mencari dan Belajar Hidup Berkah

    Pesantren, Tempat Mencari dan Belajar Hidup Berkah

    • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
    • visibility 783
    • 0Komentar

    Salah satu nilai pendidikan yang dirasaakan masyarakat bumi nusantara sejak dahulu kala adalah nikmat mengetahui ajaran agama. Sistem pengajaran yang diawali dengan berkumpul di masjid, langgar dan pesantren ini merupakan sistem pendidikan yang telah lama berkembang hingga berabad-abad sebelum ada sistem klasikal seperti sekarang. Pendidikan Islam di nusantara digalakkan oleh para wali dengan membangun asrama […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca