Breaking News
light_mode

Safari Pesantren RMINU dan LDNU Pasuruan Ajang Santri Mencari Ilmu di Masyarakat 

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
  • visibility 1.095
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) bersama PC Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelepasan Dai Santri Program Safari Pesantren, Kamis (27/02/2025).

Dalam safari pesantren tersebut RMINU Kabupaten Pasuruan mengirimkan 112 santri yang akan di kirim di desa terpencil di Kabupaten Pasuruan.

Ketua PC RMINU Kabupaten Pasuruan Gus Badrus Salam mengatakan dalam safari pesantren ini niatan mencari ilmu jikalau ada permasalahan permasalahan yang ada di masyarakat yang kaitannya dengan hukum silahkan di konsultasikan dan jangan membuat hukum sendiri yang membingungkan masyarakat.

“Banyak masyarakat kita yang masih awam maka dari itu kita harus bisa memahami budaya mereka agar tetap di terima oleh masyarakat,”jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan safari pesantren merupakan gabungan dari Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Pasuruan yang berpartisipasi mengirimkan para santrinya di desa terpencil yang  membutuhkan ustadz dalam Bulan Ramadhan.

“Kami mengirimkan 112 santri di desa terpencil di 56 titik di Kabupaten Pasuruan dengan waktu 25 hari belum perpanjangan kontrak,” ujarnya.

Gus Badrus sapaan akrabnya mengatakan, dalam safari ramadhan tersebut para santri sudah dibekali beberapa hal yang nantinya akan di implementasikan ke masyarakat diantaranya khutbah Jum’at, tadarus, shalat tarawih dan lainnya.

“Kami berpesan kepada para santri yang berangkat untuk tetep membenarkan dan mengajarkan rukun rukun wudhu dan shalat,” tambahnya.

Walaupun hanya 25 hari, tetapi kami ingin menebar benih  di Sekitar Kabupaten Pasuruan yang memang sangat membutuhkan bimbingan memahami ilmu ilmu agama untuk menghadap Allah SWT.

“Banyak disekitar kita yang membutuhkan sentuhan dari para santri di Kabupaten Pasuruan, alhamdulillah dari tahun ke tahun ada peningkatan,” pungkasnya.

Dirinya berharap para santri  jangan terlalu masuk dalam persoalan pribadi persoalan pribadi karena nanti akan bukan menyelesaikan permasalahan nantinya juga bisa-bisa akan menambah permasalahan 

“Para santri di mata masyarakat  dianggapnya kitab dan jangan sampai salah,” tutupnya 

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanya Seminggu, Maarif di Pasuruan Kumpulkan Puluhan Juta untuk Korban Erupsi Semeru

    Hanya Seminggu, Maarif di Pasuruan Kumpulkan Puluhan Juta untuk Korban Erupsi Semeru

    • calendar_month Sel, 14 Des 2021
    • visibility 1.014
    • 0Komentar

    Kota Pasuruan, NU PasuruanLembaga Pendidikan (LP) Maarif Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan menyalurkan bantuan untuk korban erupsi semeru, Sabtu (11/12/2021). Bantuan terdiri dari uang tunai Rp. 37.299.000 dan 1 mobil box berisi barang seperti makanan, susu, pakaian, mukena, sarung, popok bayi, dan alat rumah tangga. Ketua LP Ma’arif NU Kota Pasuruan Ahmad Mudhofir, […]

  • Khutbah Idul Fitri : Taqwa dan Hikmah Ramadhan

    Khutbah Idul Fitri : Taqwa dan Hikmah Ramadhan

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • visibility 1.249
    • 0Komentar

    الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله أَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله أَكْبَرُ – الله أَكْبَرُ – الله أَكْبَرُ الله أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْراً، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاَ، لاَإِلهَ إِلاَّالله ُوَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ لَاإِلهَ إِلاَّالله ُوَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيّاَهُ مُخْلِصِيْنَ […]

  • KH. Imron Mutamakkin: Bentengi Aswaja NU dengan Anfa’uhum Linnas

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • visibility 855
    • 0Komentar

    KH. Imron Mutamkkin, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, memberikan instruksi kepada pengurus NU, untuk melakukan pembentengan Aswaja An-Nahdliyah (sebutan untuk Aswaja NU), baik dikepengurusan lembaga maupun banom, dengan semaksimal mungkin memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. “Khoirunnas Anfa’uhum Linnas. Gerakkan lewat banom atau lembaga dalam membentengi yang merusak tatanan masyarakat. Lakukan sesuai kapasitas […]

  • Muharraman JQHNU Pesantren Ngalah, Dari Khitan Massal Hingga Dzikrul Dzakirin

    Muharraman JQHNU Pesantren Ngalah, Dari Khitan Massal Hingga Dzikrul Dzakirin

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • visibility 942
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPimpinan Komisariat (PK) Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Pondok Pesantren (Ponpes) Ngalah, Kabupaten Pasuruan, menggelar Khitan Massal di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darut Taqwa, kompleks ponpes setempat, Rabu (19/7/2023). Ketua Panitia Ustadz Ali Mas’ud menyampaikan, Khitan Massal bekerja sama dengan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Pusat Pendidikan Brimob (Pusdik Brimob) Kecamatan Gempol. “Alhamdulillah. […]

  • Dukung Pengembangan Ikan Asap, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Inovasi Abon

    Dukung Pengembangan Ikan Asap, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Inovasi Abon

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 10 membuat inovasi Abon Ikan Asap di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Perwakilan kelompok Sagita Martha Triyani mengungkapkan, latar belakang munculnya ide Abon Ikan Asap. Dimulai dengan mengetahui hal ikhwal […]

  • MTs MA Assholach Pasuruan Latih Siswa Jadi Ishari Milenial

    MTs MA Assholach Pasuruan Latih Siswa Jadi Ishari Milenial

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU PasuruanMadrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Assholach menggelar Pelatihan Seni Hadrah di Aula KH Zainuddin, Jalan Pesantren Kejeron, Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Latihan digelar dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan selama tiga hari dan dilatih oleh 6 pelatih utusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Seni Hadrah Indonesia Nahdlatul Ulama (Ishari […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca