Breaking News
light_mode

Safari Pesantren RMINU dan LDNU Pasuruan Ajang Santri Mencari Ilmu di Masyarakat 

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
  • visibility 1.138
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) bersama PC Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelepasan Dai Santri Program Safari Pesantren, Kamis (27/02/2025).

Dalam safari pesantren tersebut RMINU Kabupaten Pasuruan mengirimkan 112 santri yang akan di kirim di desa terpencil di Kabupaten Pasuruan.

Ketua PC RMINU Kabupaten Pasuruan Gus Badrus Salam mengatakan dalam safari pesantren ini niatan mencari ilmu jikalau ada permasalahan permasalahan yang ada di masyarakat yang kaitannya dengan hukum silahkan di konsultasikan dan jangan membuat hukum sendiri yang membingungkan masyarakat.

“Banyak masyarakat kita yang masih awam maka dari itu kita harus bisa memahami budaya mereka agar tetap di terima oleh masyarakat,”jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan safari pesantren merupakan gabungan dari Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Pasuruan yang berpartisipasi mengirimkan para santrinya di desa terpencil yang  membutuhkan ustadz dalam Bulan Ramadhan.

“Kami mengirimkan 112 santri di desa terpencil di 56 titik di Kabupaten Pasuruan dengan waktu 25 hari belum perpanjangan kontrak,” ujarnya.

Gus Badrus sapaan akrabnya mengatakan, dalam safari ramadhan tersebut para santri sudah dibekali beberapa hal yang nantinya akan di implementasikan ke masyarakat diantaranya khutbah Jum’at, tadarus, shalat tarawih dan lainnya.

“Kami berpesan kepada para santri yang berangkat untuk tetep membenarkan dan mengajarkan rukun rukun wudhu dan shalat,” tambahnya.

Walaupun hanya 25 hari, tetapi kami ingin menebar benih  di Sekitar Kabupaten Pasuruan yang memang sangat membutuhkan bimbingan memahami ilmu ilmu agama untuk menghadap Allah SWT.

“Banyak disekitar kita yang membutuhkan sentuhan dari para santri di Kabupaten Pasuruan, alhamdulillah dari tahun ke tahun ada peningkatan,” pungkasnya.

Dirinya berharap para santri  jangan terlalu masuk dalam persoalan pribadi persoalan pribadi karena nanti akan bukan menyelesaikan permasalahan nantinya juga bisa-bisa akan menambah permasalahan 

“Para santri di mata masyarakat  dianggapnya kitab dan jangan sampai salah,” tutupnya 

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar dari Para Wisudawan Berprestasi STAI Salahuddin dan UNU Pasuruan

    Belajar dari Para Wisudawan Berprestasi STAI Salahuddin dan UNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Momentum wisuda menjadi tanda berakhirnya sebuah perjuangan dalam jenjang pendidikan tertentu. Di prosesnya, ada bentuk-bentuk perjuangan yang beragam. Namun terdapat garis merah atas perjuangan itu; kerja keras dan pantang menyerah. Bagi seorang pejuang, tentu berharap setiap akhirnya adalah happy ending. Bagi Akhmad Saifulloh Azzamzuri yang tumbuh dari keluarga petani di Dusun Sumbersari, […]

  • Ini Pesan Kiai Muzakki & Wakil Bupati Pasuruan Saat Penutupan Istighotsah Rutin Jumat Legi

    Ini Pesan Kiai Muzakki & Wakil Bupati Pasuruan Saat Penutupan Istighotsah Rutin Jumat Legi

    • calendar_month Sab, 12 Mar 2022
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar penutupan Istighotsah Rutin Jumat Legi di Masjid KBIH Al Baka, Jalan Raya Pasuruan-Probolinggo, Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso, Jumat (11/03/2022). Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan KH Muzakki Birrul Alim menegaskan, bahwa kegiatan ‘Istighotsah Rutin’ wajib dilaksanakan oleh struktur organisasi NU di semua tingkatan. “Kegiatan wajib lainnya […]

  • Giliran Ansor Pohjentrek Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim

    Giliran Ansor Pohjentrek Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim, Ahad (23/03/2025). Kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Issadul Ummah, Dusun Mojosemi, Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek. Acara dimulai pukul 16.30 WIB dan dimeriahkan oleh penampilan Marching Band Barisan Ansor Serbaguna (Banser) binaan PAC GP […]

  • Istiqomah! Yayasan Al-Karamah Purwosari Santuni Yatim Piatu di Bulan Muharram

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Purwosari – Yayasan Al-Karomah Dusun Pandan Desa Sekarmojo Purwosari, istiqomah selama 22 tahun mengadakan santunan anak yatim. Menurut Muslim, kegiatan santunan Anak Yatim ke-22 tersebut, Selasa (10/9/2019), panitia berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp. 26.490.000.-, yang dibagikan kepada 42 keluarga anak yatim disekitar yayasan. “Alhamdulillah, pada santunan yatim ke-22 tahun ini berjalan lancar dengan diikuti puluhan […]

  • Abdul Ghoni, Nahkoda Baru ISNU Sukorejo Masa Khidmat 2023-2026

    Abdul Ghoni, Nahkoda Baru ISNU Sukorejo Masa Khidmat 2023-2026

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • visibility 1.245
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kecamatan Sukorejo, sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) I. Puluhan sarjana dari 19 desa di kecamatan setempat hadir. Kegiatan dipusatkan di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo, Kompleks Masjid Besar Al-Mukhlasin, Jl. Raya Surabaya-Malang, Dusun Glatik Wetan, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten […]

  • 200 Pendekar Pagar Nusa Ikuti Latgab di Pantai Wisata Karang Hitam Lekok

    200 Pendekar Pagar Nusa Ikuti Latgab di Pantai Wisata Karang Hitam Lekok

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2020
    • visibility 1.273
    • 0Komentar

    Pagar Nahdlatul Ulama dan Bangsa (Pagar Nusa) merupakan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) yang bertugas membentengi Kader dan kyai-kyai Nahdlatul Ulama (NU) serta Bangsa Indonesia dari segala bentuk yang merongrong kedaulatan Republik Indonesia dengan keterampilan khusus berupa pencak silat. Adapun pencak silat yang dipelajari tersebut merupakan hasil pengembangkan dan pelestarikan pencak silat warisan wali […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca