Breaking News
light_mode

Santri Fest IPNU Pasuruan Ditutup Dengan Ngaji Budaya

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
  • visibility 787
  • comment 0 komentar

Prigen, NU Pasuruan

Peringatan Santri Fest Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan resmi di tutup dengan Ngaji Budaya di Pintu Langit, Ahad malam (12/11/2023).

Sekertaris PC IPNU Kabupaten Pasuruan mengatakan, Ngaji budaya dan tadarus puisi yang dilaksanakan pada jam 21:00 WIB tersebut dihadiri beberapa pengurus PCNU untuk meramaikan acara pada malam budaya.

“Pada kegiatan ini kami kolaborasikan dengan jambore santri untuk menghibur para peserta bukan hanya ngaji tetapi dengan live musik dan penampilan puisi,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, ngaji dan budaya adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan dan menjadi hal yang sangat penting dan semoga kita mendapatkan manfaat dari acara ini.

“Dalam penutupan santri fest 2023 kami ingin mempertegas relasi IPNU dan budaya. NU nguri-nguri budaya lama, mencari hal yang baru lagi,” ujarnya.

Sementara Gus Haidar Hafidz Pemantik asal pasuruan tersebut mengatakan, Nabi Muhammad Saw buta huruf tetapi tidak buta sastra dan Muhammad besar bukan karena didikan orang tua namun murni takdir Allah SWT.

“Ingat nabi Muhammad buta huruf tetapi tidak buta sastra dan sastra ada ketika nabi Muhammad Saw wafat,” ujarnya.

Lebih lanjut Gus Haidar sapaan akrabnya mengatakan, keberadaan nahwu ada pada zaman Sayidina Ali bin Abi Thalib Ra tujuannya agar umat Islam mampu memahami Al Qur’an.

“Al Qur’an murpakan kalamullah yang diberikan kepada Nabi Muhammad dan beliau dapat menjiwai isinya,” ujarnya.

Budayawan pasuruan tersebut mengatakan salah satu faktor kecerdasan Nabi Muhammad didapat dari wahyu Al Qur’an yang setiap didapatkannya oleh malaikat jibril karena tidak mungkin Allah menurunkan wahyu yang tidak cerdas.

“Nabi Muhammad lahir dari kebaikan kebaikan yang melahirkan segalanya jauh sebelum Muhammad lahir Allah menciptakan cahaya kenabian, ” ujarnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNU dan PII Pasuruan Sepakati MoU Peningkatan SDM

    UNU dan PII Pasuruan Sepakati MoU Peningkatan SDM

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Phojentrek, NU Pasuruan Universitas Nahdlatul Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Pasuruan dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang ‘Pengembangan Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Peningkatan Sumber Daya Manusia’ di Gedung rektorat lantai tiga kampus setempat, Rabu (18/10/2023) Ketua Umum PII Kab. Pasuruan Ir. Hari Santoso, […]

  • PCNU Kab. Pasuruan Target Pendataan Aset Selesai Sebelum Konfercab

    PCNU Kab. Pasuruan Target Pendataan Aset Selesai Sebelum Konfercab

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • visibility 496
    • 2Komentar

    Menjelang Konferensi PCNU Kabupaten Pasuruan ke-XVII, Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWP NU) Kabupaten Pasuruan bersama Badan Aset PCNU Kabupaten Pasuruan melakukan Pendataan Aset dengan mengadakan Sosialisasi Perwakafan Aset NU di tingkatan Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Sabtu (30/01/2020). Sosialisasi yang digelar di Aula KH. A. Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut dihadiri […]

  • Sound Horeg Jadi Sorotan, PCNU Pasuruan Siap Fasilitasi Pertemuan dengan Bupati

    Sound Horeg Jadi Sorotan, PCNU Pasuruan Siap Fasilitasi Pertemuan dengan Bupati

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyatakan komitmennya mengawal aspirasi para ulama, pengasuh pesantren, dan tokoh masyarakat terkait fenomena sound horeg dalam kegiatan karnaval yang dinilai mengganggu ketertiban dan berpotensi bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan. “Hari ini kita berkumpul di Pondok Pesantren Ar-Riyadh untuk menyikapi hal yang meresahkan, […]

  • KH. Muzakki Birrul Alim: Dua Cara Menuju Surga Ala NU

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • visibility 381
    • 0Komentar

    KH. Muzakki Birrul Alim, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatulloh Tampung Desa Kalirejo Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan, menjelaskan dua cara Nahdlatul Ulama (NU) dalam mengajak Jam’iyyah & Jamaahnya serta masyarakat pada umumnya menuju Surga. “Kita digiring oleh NU untuk melebu surga, caranya, pertama, amal ibadah, yang namanya surga bisa di dapatkan dengan ibadah, dhohir, seperti para Ulama,” […]

  • PCNU Kabupaten Pasuruan Bantu Korban Banjir di Rejoso & Grati

    • calendar_month Ming, 20 Jan 2019
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Tim NU Peduli PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) Kabupaten Pasuruan, yang terdiri dari LPBI NU, LKK NU, LAZISNU, ANSOR BAGANA, bantu korban bencana banjir di Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Minggu (20/1/2019). “Banjir terjadi Jumat malam Sabtu. Alhamdulillah, hari ini sudah bisa membantu. Kami menggunakan dana siaga bencana PCNU yang selama ini rutin […]

  • Dana KOIN NU untuk Modal UMKM, Bagaimana Hukumnya?

    Dana KOIN NU untuk Modal UMKM, Bagaimana Hukumnya?

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Salah satu Ranting Nahdlatul Ulama (NU) di Kecamatan Grati memiliki perolehan dana KOIN NU yang cukup besar. Dana tersebut berasal dari infak dan sedekah warga NU yang dikumpulkan secara rutin sebagai wujud kepedulian sosial dan dukungan terhadap kemandirian jam’iyah. Pada awalnya, dana KOIN NU diperuntukkan bagi kegiatan sosial kemasyarakatan. Namun seiring dengan meningkatnya akumulasi dana, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca