Breaking News
light_mode

SIAP; Tradisi Maleman Ponpes Ngalah Sambut Lailatul Qadar

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 5 Jun 2018
  • visibility 1.107
  • comment 2 komentar

Malam ini, Bulan Ramadhan telah memasuki sepuluh malam terakhir yang pertama, yakni malam dua puluh satu. Sudah menjadi sebuah tradisi, masyarakat muslim di Indonesia akan melaksanakan sholat malam dalam menyambut (baca: mencari barakah) Malam Lailitul Qodar, termasuk “Tradisi Maleman” Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan.

“Alhamdulillah persiapan maleman sudah maksimal, setiap devisi sudah menyelesaikan persiapan masing-masing mulai dari dekorasi pengimaman, perlengkapan, perairan, kejamiyahan, kesucian dan keamanan sudah mulai bergerak dari kemarin. Nanti malam tinggal pelaksaanaannya saja”,

jelas M. Dayat selaku Ketua Pelaksana Maleman saat ditemui nupasuruan.or.id di Kantor Pusat Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan (5/6/2018).

Dalam rangka menjaga kenyamanan dan keamanan jamaah, panitia berkoordinasi dengan beberapa organisasi keamanan. Mulai dari keamanan Pondok, Satpam Yayasan Darut Taqwa, Banser NU Satkoryon Purwosari, Purwodadi, Sukorejo dan Wonorejo, serta Orari, Kepolisian, Koramil, dan Masyarakat sekitar pondok.

Selaku Panitia, Cak Dayat, sapaan akrabnya, menghimbau para Jamaah yang membawa kendaraan bermotor diharap tidak parkir sembarangan, ikuti intruksi dari tim keamanan, dan selalu jaga keselamatan dijalan terutama saat selesai kegiatan.

“Demi kekhidmatan sholat dimohon untuk jamaah mengikuti batas shof sholat yang dibuatkan panitia dan kotak infaq yang sah adalah kotak yang ada logo Pesantren Ngalah”, pungkas Dosen Universitas Yudharta Pasuruan tersebut.

Foto: Jamaah Maleman Memadati Jalan Desa Pandean (2017)

Bulan Ramadhan tahun lalu, pada malam 29, Jamaah Maleman mencapai 15.000 orang. Adapun jamaah berasal dari masyarakat umum, terutama alumni pondok, jamaah thariqoh dan rutinan dari KH. Moh. Sholeh Bahruddin. (Barizi/Makhfud).

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pesan Kiai Muzakki & Wakil Bupati Pasuruan Saat Penutupan Istighotsah Rutin Jumat Legi

    Ini Pesan Kiai Muzakki & Wakil Bupati Pasuruan Saat Penutupan Istighotsah Rutin Jumat Legi

    • calendar_month Sab, 12 Mar 2022
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar penutupan Istighotsah Rutin Jumat Legi di Masjid KBIH Al Baka, Jalan Raya Pasuruan-Probolinggo, Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso, Jumat (11/03/2022). Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan KH Muzakki Birrul Alim menegaskan, bahwa kegiatan ‘Istighotsah Rutin’ wajib dilaksanakan oleh struktur organisasi NU di semua tingkatan. “Kegiatan wajib lainnya […]

  • Bahtsul Masail Bulanan PCNU Kabupaten Pasuruan Bahas Hukum Peminjaman Al-Qur’an di Masjid

    • calendar_month Sen, 28 Jan 2019
    • visibility 1.340
    • 0Komentar

    Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, kembali menggelar Bahtsul Masail Bulanan. Kali ini dilakasanakan pada hari Ahad, 27 Desember 2019 bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Branang, Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang diasuh oleh KH. Muslim tersebut, terlaksana berkat kerjasama dengan pengurus MWC NU Lekok. Sekitar 80 orang […]

  • Melihat Panen Padi Organik LPPNU Kabupaten Pasuruan

    Melihat Panen Padi Organik LPPNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruankembali menikmati hasil dari upaya mengembangkan padi organik, Sabtu (14/10/2023). Wakil Ketua PC LPPNU Kabupaten Pasuruan Munir mengatakan, padi yang ditanam oleh petani binaan LPPNU ada beberapa macam tergantung minatnya petani. “Padi yang kami tanam berbeda beda tergantung petani-petaninya suka yang mana […]

  • Perkuat Pengelolaan Masjid, LTM NU Pasuruan Rutin Gelar Sambang Masjid

    • calendar_month Ming, 23 Sep 2018
    • visibility 829
    • 2Komentar

    Berlanjut, Roadshow Sambang Masjid (Silaturrohim, Koordinasi, dan Konsolidasi Pengurus Masjid) Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC LTM NU) Kabupaten Pasuruan sukses digelar di Masjid Baitul Muttaqin Desa Areng-Areng Sambisirah Kecamatan Woborejo, Ahad (23/9/2018). Dalam kegiatan tersebut, Mundir Muslih menekankan tiga hal utama dalam mewujudkan pengelolaan Manajemen Masjid yang Baik. “Adanya legalitas tanah masjid […]

  • LFNU Pasuruan: Hilal Tak Terlihat, Hari Raya Idul Adha 1443 H Jatuh Pada 10 Juli 2022

    LFNU Pasuruan: Hilal Tak Terlihat, Hari Raya Idul Adha 1443 H Jatuh Pada 10 Juli 2022

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • visibility 1.049
    • 0Komentar

    Gempol, NU Pasuruan Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rukyatul Hilal guna menentukan awal Dzulhijjah 1443 H di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Pasuruan, Desa Carat, Kecamatan Gempol, Rabu (29/06/2022). Sekretaris LFNU Ustadz M Rusdi menyampaikan, pengamatan rukyatul hilal dilakukan dari pukul 17.23 hingga 17.38 WIB. “Di Lapan tidak berhasil melihat hilal. […]

  • Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 1.569
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan Gus Syarif Hidayatullah menerangkan metode agar tidak terjerumus kepada perilaku konsumerisme. Yakni kebiasaan seseorang dalam membeli sesuatu yang bertujuan untuk mencapai kepuasan dan status sosial. Bukan untuk tujuan memenuhi kebutuhan. “Kita sekarang berada di era yang mana gaya hidup menjadi tujuan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca