Breaking News
light_mode

Tekad ISNU Pasuruan Sinergikan Kader dengan Masyarakat

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
  • visibility 1.214
  • comment 0 komentar

NU Pasuruan – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar turba (turun kebawah) ke Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan yang diselenggarakan pada Jumat (5/11/2021). Turba ini digelar di Kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Purwosari di Dusun Sukun Desa Bakalan.

Ketua PC ISNU Kab. Pasuruan, Ahmad Adip Muhdi menyebutkan tujuan utama dari turba kali ini adalah penyamaan persepsi dan menguatkan organisasi. “Tujuan kami turba adalah untuk konsolidasi organisasi supaya ISNU semakin kokoh dan bersatu. Kerja sama sangat penting dilakukan. Agar saling terikat dan tidak bekerja sendiri-sendiri,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Adip Muhdi juga menghimbau semua anggota untuk selalu berperan aktif dalam kegiatan masyarakat. Masyarakat Pasuruan sangat membutuh wawasan keilmuan dan pengetahuan. “Kita ini harus jadi ikon, karena kita ini termasuk golongan pemikir atau golongan cendikiawan,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota dari PAC ISNU Purwosari dan PAC ISNU Wonorejo. Semua peserta yang hadir sepakat untuk saling bersinergi membentuk database keanggotaan. Guna untuk memilah kemampuan dan skil para anggota sesuai pada bidangnya.

Dengan adanya spesifikasi keahlian dari setiap anggota. ISNU dapat saling bekerja sama dan terjun sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan masyarakat. “Yang mempunyai keahlian pertanian, bisa hadir mengedukasi para petani meningkatkan hasil panen. Begitu juga yang ahli hukum, dapat memberikan wawasan kepada masyarakat biar melek hukum,” ujar salah satu kader Abdullah Mundir yang juga menjabat sebagai sekretaris MWCNU Purwosari.

Selain itu ISNU harus bisa berekspansi melebarkan sayap dengan bekerja sama dengan komunitas atau lembaga lain baik diinternal NU maupun dengan lainnya.

Wakil ketua PC ISNU Ahmad Fauzi mengatakan, dengan terjalinnya sinergitas, akan mempermuda terlaksananya program kerja. Terutama terkait faham ke-NU-an ajaran Ahlus sunnah wal jama’ah (Aswaja). “Harus ada upaya optimal agar Aswaja dari Nahdlatul Ulama sampai kepada masyarakat,” jelas seorang doktor yang berhidmat di Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah (Dalwah).

Ia menerangkan, agar dakwah Aswaja sampai kepada masyarakat luas, sekarang harus inten komunikasi dan silaturahmi. Hal itu tercapai jika para sarjana intelektual hadir ditengah-tengah masyarakat. Hal ini sesuai dengan motto ISNU Pasuruan, yakni meng-NU-kan sarjana dan mensajarnakan NU.

Di akhir acara turba ini semua gagasan ditanggapi oleh ketua MWC NU yang hadir. baik dari MWC NU purwosari Bapak HM. Sutaji maupun MWC NU Wonorejo Bapak Lukman. Beliau berharap agar kader ISNU dapat memberikan pemikiran yang cemerlang dan inovatif. Ide pemikiran para sarjana di MWC dapat memberikan program yang lebih baik.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKNU Pasuruan Gelar Khitan Massal, Tanamkan Kecintaan pada NU Sejak Dini

    LKNU Pasuruan Gelar Khitan Massal, Tanamkan Kecintaan pada NU Sejak Dini

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan khitan massal di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Kamis(30/10/2025). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa kegiatan khitan massal bukan hanya wujud kepedulian sosial, tetapi juga menjadi ajang pengenalan Nahdlatul Ulama kepada generasi sejak usia dini. “Kakak saya dulu […]

  • Harlah ke-94, Ketua NU Pasuruan Minta Maarif Cetak Generasi Yang Membanggakan Rasulullah

    Harlah ke-94, Ketua NU Pasuruan Minta Maarif Cetak Generasi Yang Membanggakan Rasulullah

    • calendar_month Kam, 21 Sep 2023
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Pohjentrek , NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, pengembangan pola pendidikan oleh Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU harus sesuai dengan perkembangan zaman dan berakhlak. Sehingga mampu bermanfaat kepada masyarakat. “Ma’arif NU harus bisa mencetak generasi yang dibutuhkan masyarakat dan dibanggakan oleh Rasulullah Saw,” ujarnya saat memberikan sambutan […]

  • Dari Koin NU, PRNU Kayukebek Santuni Anak Yatim

    Dari Koin NU, PRNU Kayukebek Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Tutur, NU PasuruanPengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kayukebek, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tutur, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, menyantuni Yatim Piatu setempat. Dana santunan berasal dari KOIN (Kotak Infak) NU. “Tanpa adanya Koin NU kegiatan ini tidak akan jalan (Secara maksimal). Ayo maksimalkan Koin NU. Manfaatnya juga ke Jamiyyah dan Jamaah […]

  • Rebut Peluang Bisnis Tempe, LPNU Pasuruan Gelar Ngaos Bisnis

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Program Ngaos Bisnis dengan bentuk kegiatan pelatihan tempe bertempat di Yayasan Al-Hasani Desa Lajuk Kecamatan Gondangwetan, Sabtu (3/8/2019). Kegiatan tersebut diikuti 55 peserta yang berasal dari warga setempat, wali murid yayasan Al-Hasani, serta fatayat dan muslimat desa Lajuk. Menurut Samsul Arifin, selain […]

  • Hari Santri, LPBINU Pasuruan Tanam 10 Ribu Bibit Mangrove di Pantai Rejoso

    Hari Santri, LPBINU Pasuruan Tanam 10 Ribu Bibit Mangrove di Pantai Rejoso

    • calendar_month Sen, 30 Okt 2023
    • visibility 983
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan menggelar mengadakan Penanaman 10,000 Mangrove di pesisir laut Pasuruan di kawasan Jogingtrack Wisata Mangrove Patuguran ( JWMP) Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Kamis (26/10/2023). Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Muttamakkin menyampaikan bahwa keikutsertaan para pengusaha dan akademisi dalam […]

  • Status Keabsahan Konsep KHGT Dalam Pandangan Fikih

    Status Keabsahan Konsep KHGT Dalam Pandangan Fikih

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang meniadakan ru’yatul hilal sebagai dasar penetapan awal bulan Hijriah dan menjadikan hisab sebagai satu-satunya landasan penetapan awal bulan tidak dapat diterima menurut pendapat mu‘tamad dalam fikih Syafi’iyyah. Sebab, penetapan awal bulan Hijriah secara syar‘i dilakukan melalui ru’yatul hilal atau istikmal (menyempurnakan bulan menjadi 30 hari). Selain itu, pelaksanaan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca