Breaking News
light_mode

Tekad ISNU Pasuruan Sinergikan Kader dengan Masyarakat

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
  • visibility 1.118
  • comment 0 komentar

NU Pasuruan – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar turba (turun kebawah) ke Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan yang diselenggarakan pada Jumat (5/11/2021). Turba ini digelar di Kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Purwosari di Dusun Sukun Desa Bakalan.

Ketua PC ISNU Kab. Pasuruan, Ahmad Adip Muhdi menyebutkan tujuan utama dari turba kali ini adalah penyamaan persepsi dan menguatkan organisasi. “Tujuan kami turba adalah untuk konsolidasi organisasi supaya ISNU semakin kokoh dan bersatu. Kerja sama sangat penting dilakukan. Agar saling terikat dan tidak bekerja sendiri-sendiri,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Adip Muhdi juga menghimbau semua anggota untuk selalu berperan aktif dalam kegiatan masyarakat. Masyarakat Pasuruan sangat membutuh wawasan keilmuan dan pengetahuan. “Kita ini harus jadi ikon, karena kita ini termasuk golongan pemikir atau golongan cendikiawan,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota dari PAC ISNU Purwosari dan PAC ISNU Wonorejo. Semua peserta yang hadir sepakat untuk saling bersinergi membentuk database keanggotaan. Guna untuk memilah kemampuan dan skil para anggota sesuai pada bidangnya.

Dengan adanya spesifikasi keahlian dari setiap anggota. ISNU dapat saling bekerja sama dan terjun sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan masyarakat. “Yang mempunyai keahlian pertanian, bisa hadir mengedukasi para petani meningkatkan hasil panen. Begitu juga yang ahli hukum, dapat memberikan wawasan kepada masyarakat biar melek hukum,” ujar salah satu kader Abdullah Mundir yang juga menjabat sebagai sekretaris MWCNU Purwosari.

Selain itu ISNU harus bisa berekspansi melebarkan sayap dengan bekerja sama dengan komunitas atau lembaga lain baik diinternal NU maupun dengan lainnya.

Wakil ketua PC ISNU Ahmad Fauzi mengatakan, dengan terjalinnya sinergitas, akan mempermuda terlaksananya program kerja. Terutama terkait faham ke-NU-an ajaran Ahlus sunnah wal jama’ah (Aswaja). â€śHarus ada upaya optimal agar Aswaja dari Nahdlatul Ulama sampai kepada masyarakat,” jelas seorang doktor yang berhidmat di Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah (Dalwah).

Ia menerangkan, agar dakwah Aswaja sampai kepada masyarakat luas, sekarang harus inten komunikasi dan silaturahmi. Hal itu tercapai jika para sarjana intelektual hadir ditengah-tengah masyarakat. Hal ini sesuai dengan motto ISNU Pasuruan, yakni meng-NU-kan sarjana dan mensajarnakan NU.

Di akhir acara turba ini semua gagasan ditanggapi oleh ketua MWC NU yang hadir. baik dari MWC NU purwosari Bapak HM. Sutaji maupun MWC NU Wonorejo Bapak Lukman. Beliau berharap agar kader ISNU dapat memberikan pemikiran yang cemerlang dan inovatif. Ide pemikiran para sarjana di MWC dapat memberikan program yang lebih baik.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istiqomah, Fatayat & Muslimat Rejoso Pasuruan Gelar Santunan di Bulan Muharram

    Istiqomah, Fatayat & Muslimat Rejoso Pasuruan Gelar Santunan di Bulan Muharram

    • calendar_month Ming, 23 Sep 2018
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    Pimpinan Anak Cabang Fatayat dan Muslimat Nahdlatul Ulama (PAC Fatayat-Muslimat NU) Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan mengadakan Santunan Anak Yatim dan Duafa dalam rangka Peringatan Bulan Muharram. Kegiatan santunan ini diadakan di Pimpinan Ranting (PR) Fatayat dan Muslimat Desa Kawisrejo pada hari Sabtu (22/09). Dalam acara ini hadir Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdaltul Ulama Kabupaten […]

  • Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • visibility 777
    • 0Komentar

    Pada tahun 973 H, di sebuah wilayah yang disebut Mikhlâf as-Sulaymâni, saat ini merupakan daerah di Provinsi Jazan, Arab Saudi, telah mengalami kekeringan dan kegersangan yang begitu dahsyat. Masyarakatnya semakin kesulitan untuk mendapatkan air dan makanan. Saking sulitnya, akhirnya masyarakat mikhlaf as-Sulaymani membakar tulang-tulang binatang yang tersisa untuk dimakan sehingga bisa mempertahankan hidup. Berdasarkan itu, […]

  • Tanggap Bencana Banjir, PMII Pasuruan Galang Dana di 8 Titik

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pasuruan kembali gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Banjir di Pasuruan, Senin (21/1) di 8 titik tempat jalan raya kabupaten dan kota Pasuruan. Dilaporkan kepada tim media nupasuruan.or.id, bahwa 8 (tujuh) titik tempat diantaranya adalah Alun-alun Bangil, Perempatan Taman Dayu Pandaan, Pertigaan Purwosari, Perempatan Semeru, Perempatan Krampyangan, Perempatan Penjara, Perempatan Kebonagung, […]

  • LPNU Pasuruan Juara 1 NU Award Jatim, Ini 7 Program Unggulannya

    LPNU Pasuruan Juara 1 NU Award Jatim, Ini 7 Program Unggulannya

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU)  Kabupaten Pasuruan dinobatkan sebagai juara 1 ajang NU Jatim Award 2023 kategori lembaga lPNU. Penganugerahan dan penyerahan hadiah berlangsung di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Sabtu (18/03/2023). Ketua PC LPNU Kabupaten Pasuruan Ustadz Samsul Arifin bersyukur telah menjadi juara 1 di momentum 100 tahun Nahdlatul […]

  • Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Azizi Hasbulloh menilai, Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, terlalu berlebihan. “Peraturan terkait rokok ini sudah berlebihan. Rokok seakan-akan dianggap sebagai (satu-satunya) pembunuh,” ujarnya disela-sela Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Canga’an, Kecamatan Bangil, […]

  • Malam Tahun Baru, TPQ Al-Karomah Pandan Gelar Doa Tolak Balak

    • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
    • visibility 840
    • 0Komentar

    Berkaitan dengan Surat Edaran Bupati Pasuruan terkait Peringatan Tahun Baru 2019, Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ) Al-Karomah Pandan Sekarmojo Purwosari Pasuruan memilih gelar Khotmul Qur’an dan Doa Tolak Bencana, Senin (31/12) di TPQ Al-Karomah Pandan. Menurut Ustadz Abdus Salam, Kepala TPQ Al-Karamah, kegiatan Khotmul Qur’an dan Doa Tolak Bencana menjadi alternatif terbaik dalam merayakan tahun baru […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca