Breaking News
light_mode

Tekad ISNU Pasuruan Sinergikan Kader dengan Masyarakat

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
  • visibility 745
  • comment 0 komentar

NU Pasuruan – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar turba (turun kebawah) ke Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan yang diselenggarakan pada Jumat (5/11/2021). Turba ini digelar di Kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Purwosari di Dusun Sukun Desa Bakalan.

Ketua PC ISNU Kab. Pasuruan, Ahmad Adip Muhdi menyebutkan tujuan utama dari turba kali ini adalah penyamaan persepsi dan menguatkan organisasi. “Tujuan kami turba adalah untuk konsolidasi organisasi supaya ISNU semakin kokoh dan bersatu. Kerja sama sangat penting dilakukan. Agar saling terikat dan tidak bekerja sendiri-sendiri,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Adip Muhdi juga menghimbau semua anggota untuk selalu berperan aktif dalam kegiatan masyarakat. Masyarakat Pasuruan sangat membutuh wawasan keilmuan dan pengetahuan. “Kita ini harus jadi ikon, karena kita ini termasuk golongan pemikir atau golongan cendikiawan,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota dari PAC ISNU Purwosari dan PAC ISNU Wonorejo. Semua peserta yang hadir sepakat untuk saling bersinergi membentuk database keanggotaan. Guna untuk memilah kemampuan dan skil para anggota sesuai pada bidangnya.

Dengan adanya spesifikasi keahlian dari setiap anggota. ISNU dapat saling bekerja sama dan terjun sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan masyarakat. “Yang mempunyai keahlian pertanian, bisa hadir mengedukasi para petani meningkatkan hasil panen. Begitu juga yang ahli hukum, dapat memberikan wawasan kepada masyarakat biar melek hukum,” ujar salah satu kader Abdullah Mundir yang juga menjabat sebagai sekretaris MWCNU Purwosari.

Selain itu ISNU harus bisa berekspansi melebarkan sayap dengan bekerja sama dengan komunitas atau lembaga lain baik diinternal NU maupun dengan lainnya.

Wakil ketua PC ISNU Ahmad Fauzi mengatakan, dengan terjalinnya sinergitas, akan mempermuda terlaksananya program kerja. Terutama terkait faham ke-NU-an ajaran Ahlus sunnah wal jama’ah (Aswaja). “Harus ada upaya optimal agar Aswaja dari Nahdlatul Ulama sampai kepada masyarakat,” jelas seorang doktor yang berhidmat di Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah (Dalwah).

Ia menerangkan, agar dakwah Aswaja sampai kepada masyarakat luas, sekarang harus inten komunikasi dan silaturahmi. Hal itu tercapai jika para sarjana intelektual hadir ditengah-tengah masyarakat. Hal ini sesuai dengan motto ISNU Pasuruan, yakni meng-NU-kan sarjana dan mensajarnakan NU.

Di akhir acara turba ini semua gagasan ditanggapi oleh ketua MWC NU yang hadir. baik dari MWC NU purwosari Bapak HM. Sutaji maupun MWC NU Wonorejo Bapak Lukman. Beliau berharap agar kader ISNU dapat memberikan pemikiran yang cemerlang dan inovatif. Ide pemikiran para sarjana di MWC dapat memberikan program yang lebih baik.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadhan, Istighosah Jumat Legi Terakhir Bertempat di SMA Putri Shalahuddin

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2019
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama kabupaten Pasuruan kembali laksanakan rutinan Istighosah Juma’t Legi, Jum’at (26/4) di SMA Putri Shalahuddin Pasuruan. Bertepatan menjelang bulan Ramadhan, rutinan ini menjadi penanda penutupan sementara istighosah jum’at legi. Kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat yang dibawakan oleh Lesbumi NU. Setelah berlangsungnya pembacaan istighosah, dilanjut dengan pembacaan hasil keputusan Bahtsul Masail oleh Gus […]

  • KH. Muzakki Birrul Alim: Warga Nahdliyin Masuk Surga Bersama Mbah Hasyim

    KH. Muzakki Birrul Alim: Warga Nahdliyin Masuk Surga Bersama Mbah Hasyim

    • calendar_month Rab, 30 Mei 2018
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Di Akhirat nanti, Rombongan Warga dan Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) akan didampingi seorang “lawyer” (baca: Pembela, Pengacara) yang hebat, sehingga warga Nahdliyin dapat memasuki Surga-Nya Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT).

  • Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 8

    Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 8

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • visibility 726
    • 0Komentar

    E-Buletin An-Nahdliyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan edisi 8 di tahun 2023 mengambil tema “KH. Hasani, Pancasila & Gapura Sidogiri”.Daftar isi e-buletin edisi 8 di tahun 2023:

  • Pesantren Ramadlan Kolaborasi NU dan Pemda, Pihak Sekolah: Tahun Depan Lagi

    Pesantren Ramadlan Kolaborasi NU dan Pemda, Pihak Sekolah: Tahun Depan Lagi

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • visibility 605
    • 0Komentar

    Lumbang, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dan Bangil bersama Dinas Pendidikan (Dispendik) Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan kolaborasi dalam kegiatan Pesantren Ramadlan Sekolah Menengah Pertama Negera (SMPN) secara tatap muka, Rabu dan Kamis (28-29/4/2021). Ketua Panitia, Akhmad Farid, menjelaskan bahwa peserta Pesantren Ramadlan Tatap Muka SMPN se Kabupaten Pasuruan itu hanya kelas IX. […]

  • Nanti Malam Final Trofeo Turnamen Futsal Sarungan, Ini Ulasan & Prediksinya

    Nanti Malam Final Trofeo Turnamen Futsal Sarungan, Ini Ulasan & Prediksinya

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • visibility 729
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanTurnamen Futsal Sarungan (TFS) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan memasuki babak final. Terdapat tiga tim yang akan bertanding. Yakni Tim Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Winongan, MWCNU Kejayan, dan MWCNU Pohjentrek. Final Trofeo itu digelar di King Futsal, Jalan Raya Warungdowo Nomor 11, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Jumat […]

  • Tutup Rakornas 3 Lesbumi, Kiai Said Cerita Syair Pujian & Permintaan Maaf Kaab bin Zuhair

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • visibility 519
    • 0Komentar

    KH Said Aqil Siradj, Ketua Tanfidziyah PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersyair, yakni saat menggali parit di tengah perang Khandaq. “Dengan syair yang dibacakan nabi timbullah rasa semangat dan bangkit untuk mempertahankan kota madinah dari serangan musuh,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam penutupan Rakornas 3 LESBUMI PBNU yang digelar […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca