Breaking News
light_mode

Ternyata, Belatung dari Bangkai Hewan Hukumnya Suci

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 26 Mar 2021
  • visibility 6.361
  • comment 1 komentar

Rejoso, NU Kabupaten Pasuruan
KH. Ishomuddin Ma’shum, selaku Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Desa Karangpandan, menjelaskan terkait hukum atas benda atau sesuatu yang keluar dari bangkai hewan.

”Bangkai ayam, yang mengeluarkan belatung, hukum asal dari bangkai ayam adalah najis, berbeda dengan belatung yang keluar dari bangkai ayam tersebut. Hukum belatung tersebut suci,” ujarnya saat mengisi pengajian rutin kitab Safinatun Najah di Musala Baitul Mukhlisin, Desa Menikrejo Kecamatan Rejoso, Selasa (10/3/2021).

“Bangkai Anjing ataupun bangkai Babi yang mengeluarkan belatung dari dagingnya saja, belatungnya bisa dihukumi sesuatu yang suci, bukan lagi sesuatu najis mugholadhoh. Akan tetapi dengan syarat belatung itu harus diambil dan dibersihkan menggunakan air terlebih dahulu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kiai Isom, sapaan akrabnya, menceritakan kebiasaan orang dahulu yang membuang air besar dalam lubang di ladang atau pekarangan pribadinya. Dari gundukan tanah tersebut ditanamani tanaman atau umbi-umbian.

“Secara tegas, bahwa hukum buah yang tumbuh dari pohon tersebut adalah sesuatu yang suci bukan lagi perkara najis karena kita memakan dhohir dari buah yang tumbuh dari tanaman tersebut bukan memakan kotoran yang membuat tumbuhan itu menjadi subur dan menghasilkan buah,” jelas Kiai yang aktif menulis tersebut.

“Tapi Anda juga harus paham bahwasannya sesuatu yang Suci itu tidak semuanya boleh di makan, sedangkan kalau benda mati, semua benda mati awalnya adalah benda suci tapi tidak semua bisa dimakan,” pungkaanya.

Kontributor: Yeti Yumnatul Atiyah
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Menyaksikan Sedekah Desa Saat KKN, Ini Catatan Mahasiswa STAIS-ITSNU Pasuruan

      Menyaksikan Sedekah Desa Saat KKN, Ini Catatan Mahasiswa STAIS-ITSNU Pasuruan

      • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
      • visibility 941
      • 0Komentar

      Lumbang, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 6 memiliki kesan saat mengikuti kegiatan masyarakat di lokasi KKN. “Warga desa tetap berpegang teguh kepada budaya leluhur. Jujur saya banyak mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari […]

    • Hati-Hati! Adzab Ahli Ilmu yang Tidak Beradab

      Hati-Hati! Adzab Ahli Ilmu yang Tidak Beradab

      • calendar_month Sab, 1 Mei 2021
      • visibility 1.798
      • 0Komentar

      Islam merupakan agama yang sangat menitikberatkan umatnya pada akhlak, ilmu, dan ketakwaan. Tak lengkap keimanan seseorang tanpa hal tersebut. Imam Al-Ghazali dalam kitabnya berjudul Ihya Ulumiddin menyebut puluhan dalil Alquran maupun hadits tentang ilmu dan iman. Orang berilmu dan mengamalkannya akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Yasini Wonorejo Pasuruan, KH A Mujib […]

    • Tentukan Konsep Organisasi, Ansor Pasuruan Gelar Konfrancab Serentak

      Tentukan Konsep Organisasi, Ansor Pasuruan Gelar Konfrancab Serentak

      • calendar_month Sel, 30 Jul 2024
      • visibility 883
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan menggelar Konfrensi Anak Cabang (Konfrancab) serentak. Acara tersebut dilakukan di Kecamatan Puspo, perwodadi, kejayaan dan winongan, Ahad (29/07/2024). Ketua GP Ansor Kabupaten Pasuruan Abdul Karim mengatakan, konferensi ini diadakan untuk memilih pemimpin baru dan juga menentukan konsep organisasi yang tertuang dalam amanat konferensi. […]

    • Peduli Kekeringan, PCNU Kab. Pasuruan Bantu Air Bersih ke Desa

      • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
      • visibility 339
      • 0Komentar

      Kabupaten Pasuruan sedang mengalami musim kemarau panjang. Tahun ini cukup parah, sehingga mengakibatkan beberapa wilayah di kabupaten pasuruan mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Diantaranya wilayah kecamatan Lumbang, Pasrepan, lekok dan Kejayan. Atas dasar persaudaraan dan rasa tanggung jawab moral kepada sesama umat, pada hari Ahad, 27 Oktober 2019, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten […]

    • Ingin Jihad? Ketua PBNU: Mari Lawan Korupsi

      Ingin Jihad? Ketua PBNU: Mari Lawan Korupsi

      • calendar_month Rab, 9 Des 2020
      • visibility 308
      • 0Komentar

      Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Robikin Emhas mengatakan, jihad dengan pedang itu sudah kuno. Jihad hari ini adalah melawan korupsi. Kita dinilai sedang berjihad jika memperjuangkan negara ini bersih dari korupsi.  “Karena itu, NU melalui Lakpesdam PBNU sangat fokus dengan gerakan anti korupsi,” kata Robikin saat membuka lokakarya Pesantren Kader Penggerak (PKP) NU […]

    • Meriahnya Peringatan Hari Santri 2024 MWCNU Sukorejo

      Meriahnya Peringatan Hari Santri 2024 MWCNU Sukorejo

      • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
      • visibility 1.246
      • 0Komentar

      Sukorejo, NU Pasuruan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo menggelar peringatan Hari Santri 2024 di Halaman Perkantoran MWCNU Sukorejo, Senin-Selasa (21-22/10/2024). Ketua MWCNU Sukoejo H. Anjumil Azhari Ubaidillah mengatakan, seorang santri harus memperbaiki kualitas agar mampu meneruskan tongkat estafet para masyayikh yang berjuang dalam resolusi jihad. “Tugas kita sekarang tidak memanggul bambu runcing, tetapi […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca