Breaking News
light_mode

Ternyata, Belatung dari Bangkai Hewan Hukumnya Suci

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 26 Mar 2021
  • visibility 6.516
  • comment 1 komentar

Rejoso, NU Kabupaten Pasuruan
KH. Ishomuddin Ma’shum, selaku Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Desa Karangpandan, menjelaskan terkait hukum atas benda atau sesuatu yang keluar dari bangkai hewan.

”Bangkai ayam, yang mengeluarkan belatung, hukum asal dari bangkai ayam adalah najis, berbeda dengan belatung yang keluar dari bangkai ayam tersebut. Hukum belatung tersebut suci,” ujarnya saat mengisi pengajian rutin kitab Safinatun Najah di Musala Baitul Mukhlisin, Desa Menikrejo Kecamatan Rejoso, Selasa (10/3/2021).

“Bangkai Anjing ataupun bangkai Babi yang mengeluarkan belatung dari dagingnya saja, belatungnya bisa dihukumi sesuatu yang suci, bukan lagi sesuatu najis mugholadhoh. Akan tetapi dengan syarat belatung itu harus diambil dan dibersihkan menggunakan air terlebih dahulu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kiai Isom, sapaan akrabnya, menceritakan kebiasaan orang dahulu yang membuang air besar dalam lubang di ladang atau pekarangan pribadinya. Dari gundukan tanah tersebut ditanamani tanaman atau umbi-umbian.

“Secara tegas, bahwa hukum buah yang tumbuh dari pohon tersebut adalah sesuatu yang suci bukan lagi perkara najis karena kita memakan dhohir dari buah yang tumbuh dari tanaman tersebut bukan memakan kotoran yang membuat tumbuhan itu menjadi subur dan menghasilkan buah,” jelas Kiai yang aktif menulis tersebut.

“Tapi Anda juga harus paham bahwasannya sesuatu yang Suci itu tidak semuanya boleh di makan, sedangkan kalau benda mati, semua benda mati awalnya adalah benda suci tapi tidak semua bisa dimakan,” pungkaanya.

Kontributor: Yeti Yumnatul Atiyah
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Catat ! Berikut Rangkaian Acara Hari Santri 2024 PCNU Kabupaten Pasuruan

      Catat ! Berikut Rangkaian Acara Hari Santri 2024 PCNU Kabupaten Pasuruan

      • calendar_month Sab, 19 Okt 2024
      • visibility 1.342
      • 0Komentar

      Pohjentek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan akan memperingati Hari Santri 2024. Dalam hal ini semua lembaga dan banom akan melibatkan dalam acara ini. Wakil Sekertaris PCNU Kabupaten Pasuruan Subhani mengatakan, agenda-agenda peringatan Hari Santri 2024 dilaksanakan oleh PCNU Jombang dengan melibatkan beberapa lembaga sebagai pelaksana. “Beberapa acara terletak di area perkantoran […]

    • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ubah Limbah Kerang Jadi Pupuk Organik

      Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ubah Limbah Kerang Jadi Pupuk Organik

      • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
      • visibility 1.604
      • 0Komentar

      Kraton, NU Pasuruan Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kelompok 13 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) memanfaatkan limbah kulit kerang di Dusun Gumeng, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan menjadi pupuk organik. Koordinator Kegiatan M. Nasih menceritakan, bahwa selama ini masyarakat setempat hanya membuang begitu saja limbah kulit kerang. […]

    • Mahasiswa KKN ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan  Dibekali PKD SIAP SIAGA Jatim

      Mahasiswa KKN ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan Dibekali PKD SIAP SIAGA Jatim

      • calendar_month Kam, 27 Jul 2023
      • visibility 811
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU PasuruanSIAP SIAGA Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) untuk mahasiswa Kelompok Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan. Kegiatan dipusatkan di Ruang Rapat Lantai 3, Gedung Rektorat ITSNU Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Kamis (27/7/2023). Bimtek […]

    • Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

      Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

      • calendar_month Sel, 1 Des 2020
      • visibility 517
      • 0Komentar

      Merespon viralnya sebuah video azan yang menyelipkan lafaz ‘hayya alal jihad’, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan dalam hukum agama Islam. “Rasulullah berkali-kali berjihad. Tidak pernah sekalipun ada riwayat, yang (menunjukkan Rasulullah) merubah hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad,” tegas KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriah, […]

    • Peserta Jalan Kaki ke Stadion Dibekali Air Minum Doa oleh Kiai Muzakki

      Peserta Jalan Kaki ke Stadion Dibekali Air Minum Doa oleh Kiai Muzakki

      • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
      • visibility 635
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Peserta jalan kaki Napak Tilas dan Kirab Menuju Lokasi Puncak Resepsi 1 Abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dari Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, terus bertambah. “Dari 200 menjadi 300 peserta yang ikut jalan kaki menuju Stadion. Peserta akan berkumpul di kantor PCNU nanti sore pukul […]

    • Peringatan Maulid Nabi, Begini Ceramah Rais Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan

      • calendar_month Ming, 2 Des 2018
      • visibility 1.204
      • 0Komentar

      Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Muzakki Birrul Alim, menceritakan salah satu perjuangan Rasulullah untuk memastikan para umatnya selamat dari api Neraka. Seperti ketika turun ayat, 1 kebaikan di balas 1 kebaikan, 1 keburukan dibalas 1, dalam surat al-Zalzalah ayat 7 & 8. Rasulullah memohon kepada Allah untuk ditambah. Kemudian 1 kebaikan dibalas 10. Rasulullah […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca