Breaking News
light_mode

KH Imron Mutamakkin: Melalui Dakwah, Satu Jiwa Terselamatkan Lebih Berharga dari Dunia

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
  • visibility 559
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Lomba Dai Nusantara di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (19/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri dan bertujuan menggali potensi dakwah di kalangan pelajar dan santri.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin atau yang akrab disapa Gus Ipong, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk menemukan sekaligus menumbuhkan potensi kader muda Nahdlatul Ulama di bidang dakwah.

“Hari Santri ini kami isi dengan kegiatan lomba yang bertujuan menggali potensi calon calon dai,” ujar Gus Ipong.

Beliau menambahkan bahwa dakwah merupakan profesi yang sangat mulia, sebab bukan hanya menyampaikan kata-kata, tetapi mengajak umat agar melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

“Kalau dakwah dilakukan sebagai profesi yang benar, tentu tujuannya bukan mencari keuntungan dunia, melainkan semata-mata mengajak manusia kepada Allah. Hanya saja, tidak semua orang diberi kemampuan untuk berdakwah. Ada yang pandai berbicara, ada yang kuat menggali ilmu, dan ada yang mampu keduanya,” jelasnya.

Gus Ipong juga berharap dari lomba ini muncul dai-dai handal yang benar-benar mengajak kepada Allah dan Rasul. Karena sekarang banyak orang yang justru menyampaikan hal-hal yang tidak perlu disampaikan, dan meninggalkan hal-hal penting yang seharusnya disampaikan.

“Melalui lomba ini akan lahir generasi dai-dai muda NU yang berilmu, santun, dan berdakwah dengan penuh hikmah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gus Ipong jika Allah memberi hidayah kepada satu orang saja melalui perantaraanmu, itu lebih baik daripada engkau bersedekah dengan kendaraan mewah sekalipun. Artinya, dakwah itu nilainya jauh lebih tinggi dari harta dunia.

“Berdakwah membawa nilai pahala yang sangat besar dan nilainya jauh lebih tinggi dari pada harta dan dunia,” ternagnnya.

Menutup sambutannya, Gus Ipong menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba yang telah berani tampil.

“Bagi saya, semua yang ikut lomba ini sudah menjadi juara. Karena keberanian untuk tampil dan berdakwah di depan umum adalah kemenangan besar,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiai Muhib : Zakat Fitrah Ajang Membersihkan Diri dari Dosa

    Kiai Muhib : Zakat Fitrah Ajang Membersihkan Diri dari Dosa

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Muhibbul Aman Aly mengatakan, zakat fitrah merupakan ajang untuk membersikan diri dari dosa. Hal itu di ungkapkan pada saat Khodmil Qur’an, Ahad (7/04/2024). “Mulanya zakat fitrah diwajibkan di bulan ramadhan karena bersamaan dengan puasa yang momentumnya membersikan diri dari dosa dosa,” ujarnya. Puasa tanpa […]

  • PCNU Pasuruan Targetkan 500 Peserta Apel Hari Santri 2026

    PCNU Pasuruan Targetkan 500 Peserta Apel Hari Santri 2026

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2026
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Selasa (13/10/2026). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) NU, terdapat sejumlah agenda yang perlu dipersiapkan, termasuk peringatan Hari […]

  • Dukung Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Benar, Maarif NU Pasuruan Gelar TOT

    Dukung Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Benar, Maarif NU Pasuruan Gelar TOT

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • visibility 864
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanLembaga Pendidikan (LP) Maarif Nahdlatul Ulama (NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Training of Trainer (TOT) Kurikulum Merdeka, Selasa-Rabu (30-31/08/2022). Kegiatan itu dipusatkan di Aula Lantai 2 Rumah Inovasi, Gedung Maarif, Kompleks Perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek. Ketua LP Maarif PCNU, Akhmad Farid menjelaskan, pentingnya dapat memahami konsep dan […]

  • Perkuat Kemandirian Alumni Pesantren, IKSAN NGALAH Sukorejo Gagas Program DASI-DAUNI

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    Ikatan Santri Pondok Pesantren Ngalah (IKSAN NGALAH) Kecamatan Sukorejo menggagas program dana sosial dari & untuk alumni dalam bidang santunan yatim, piatu & yatim piatu, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan kecelakaan dan bantuan kematian, yang disebut Program DASI-DAUNI. “Program DASI-DAUNI merupakan program yang mengadopsi dari program NU, jimpitan NU, yakni menyebarkan kaleng kepada semua warga […]

  • Begini Pesan Camat Grati di Konferancab V PAC IPNU-IPPNU

    Begini Pesan Camat Grati di Konferancab V PAC IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sen, 22 Mar 2021
    • visibility 1.291
    • 0Komentar

    Grati, NU Kabupaten PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Grati melaksanakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) V, Sabtu (21/3/2021), bertempat di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Desa Triwung Kecamatan Grati. Konferancab tersebut dihadiri oleh ketua, sekretaris MWCNU, dan pengurus Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama […]

  • Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Usai influencer Gita Savitra menyatakan memilih gaya hidup Childfree, yakni memilih tidak memiliki anak. Isu itu marak dibicarakan dan mendapat respons dari banyak kalangan. Tak terkecuali Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Ustadz Nur Khotib. Menurutnya, Childfree itu berisi ajakan untuk tidak memiliki anak. Gaya hidup itu bertentangan dengan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca