Breaking News
light_mode

Gus Nukman Jelaskan Dalil Istighosah dalam Tradisi NU

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 522
  • comment 0 komentar

Nguling, NU Pasuruan

Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Nukman Abdul Majid, menegaskan bahwa amalan istighosah yang rutin dilaksanakan merupakan praktik ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai bentuk memohon pertolongan kepada Allah SWT.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Istighosah rutin Jum’at Legi PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Ad Taqwa, Kecamatan Nguling, Jumat (13/2/2025).

Dalam penjelasannya, ia menyampaikan bahwa sejumlah riwayat menerangkan anjuran berdoa ketika seseorang berada dalam kondisi sulit, kehilangan barang, tersesat di tempat sepi, atau menghadapi keadaan darurat. Pada kondisi tersebut, umat Islam diajarkan untuk memohon pertolongan kepada Allah dengan menyebut hamba-hamba-Nya yang saleh.

“Ketika panjenengan kehilangan sesuatu atau berada di tempat sepi tanpa pertolongan manusia, Rasulullah mengajarkan membaca doa: Ibādallāh aghītsūni, yang berarti memohon pertolongan kepada hamba-hamba Allah karena Allah,” ungkapnya.

Menurut Gus Nukman, lafaz aghītsūni merupakan bagian dari praktik istighosah, yakni permohonan pertolongan kepada Allah melalui perantara para hamba-Nya yang saleh. Karena itu, amalan tersebut tidak dapat langsung dinilai sebagai perbuatan syirik.

Ia menjelaskan bahwa hamba Allah yang dimaksud merupakan makhluk-makhluk pilihan yang dimuliakan Allah, meskipun tidak dapat dilihat secara kasatmata sebagaimana dijelaskan dalam ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa tradisi istighosah yang hidup di kalangan warga Nahdlatul Ulama berakar dari ajaran tersebut. Dalam praktiknya, jamaah juga membaca doa Ibādallāh rijālallāh aghītsūna li ajlillāh sebagai bentuk tawassul dan permohonan pertolongan kepada Allah SWT.

Dalam kesempatan itu, Gus Nukman juga menceritakan sebuah pengalaman yang dialami Ketua PCNU Kota Pasuruan, KH H. M. Nailur Rochman atau Gus Amak. Ia mengisahkan seorang kiai yang mengalami kecelakaan di jalan tol pada dini hari dan mendapatkan pertolongan dari sosok berseragam Banser di lokasi yang sepi.

“Sekitar pukul tiga dini hari di jalan tol yang sunyi, tiba-tiba ada seseorang berpakaian Banser yang membantu. Namun ketika dicari kembali keesokan harinya, sosok tersebut tidak ditemukan,” tuturnya.

Menurutnya, kisah tersebut menjadi pengingat bahwa Banser sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama harus selalu siap hadir membantu masyarakat kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.

“Banser insyaallah mendapatkan ridha Allah. Karena itu, Banser harus siap menolong siapa saja tanpa melihat tempat dan keadaan,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaat Silaturahmi Menurut Gus M Nawawi

    Manfaat Silaturahmi Menurut Gus M Nawawi

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    Tosari, NU Pasuruan Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus M Nawawi, menekankan pentingnya silaturahmi dalam kehidupan umat Islam. Menurutnya, silaturahmi membawa manfaat besar, termasuk mendapatkan ridho Allah SWT. “Kita semua ini saudara, maka harus saling bersilaturahmi. Minimal dengan menyapa dan menanyakan kabar satu sama lain,” ujarnya dalam Safari Ramadhan di MWCNU […]

  • Peringati Harlah ke 99 NU Saat Pandemi, NU Pasuruan Gelar Gowes Tangguh

    Peringati Harlah ke 99 NU Saat Pandemi, NU Pasuruan Gelar Gowes Tangguh

    • calendar_month Ming, 20 Feb 2022
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanDalam masa pandemi gelombang 3, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan peringati Hari Lahir (Harlah) ke-99 NU dengan kegiatan ‘Gowes Tangguh’, Sabtu (19/02/2022). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, beberapa rangkaian peringatan harlah. Mulai dari Istighotsah hingga gowes. “Gowes agar imunitas kita terjaga,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Ahad (20/02/2022). Ia […]

  • Rekrut Anggota Baru, PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan Gelar DTD VI

    • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Pada hari Jum’at 4 Muharrom 1440 H/ 14 September 2018 menjadi hari tersakral dan bersejarah bagi para anggota baru Banser Ansor. Pasalnya pada hari itu terlaksana apel kebangsaan, pembukaan DTD (Diklat Terpadu Dasar) angkatan VI PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan dilaksanakan di Lapangan MTs. Abu Amr, Jl. Gus Dur Tambakrejo Pasrepan Pasuruan dan dimulai pukul […]

  • Melaui Posyandu, Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Bantu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Desa

    Melaui Posyandu, Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Bantu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Desa

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasurun Mahasiswa Kuliah Kerja nyata (KKN)  Universitas Nahdlatul ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan ikut berpartisipasi  dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Senin (8/07/2024). Tentu dengan adanya mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan banyak warga yang terbantu diantaranya warga Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan khususnya dalam hal pelayanan. Posyandu […]

  • Rutin Tiap Tahun, PK IPNU-IPPNU MA Ma’arif Al-Asy’ari Gelar Santunan Yatim

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2019
    • visibility 845
    • 0Komentar

    Pengurus Komisariat (PK) IPNU-IPPNU MA Ma’arif Al-Asy’ary Gondangwetan rutin setiap tahun, tepatnya di bulan muharram, menggelar santunan anak yatim. Kegiatan ini bekerjasama dengan Forum Alumni MA Ma’arif Al-Asy’ary dan PC Lazisnu Kabupaten Pasuruan, Sabtu (21/9/2019) bertempat di Gedung MA Ma’arif Al-Asy’ari Jl. KH. Hasan Asy’ari Ranggeh Gondangwetan. Turut hadir ketua dan jajaran pengurus PC IPNU-IPPNU […]

  • Cegah Bullying di Sekolah, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Gelar Pembinaan

    Cegah Bullying di Sekolah, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Gelar Pembinaan

    • calendar_month Sel, 19 Sep 2023
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Kejayan, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 12 mendukungGerakan Stop Bullying di sekolah. Hal itu diwujudkan dalam kegiatan pembinaan bertajuk “Gerakan Stop Bullying” di Sekolah Menengah Pertama Islam (SMPI) Tsamrotul Afkar, Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca