Breaking News
light_mode

Gus Nukman Jelaskan Dalil Istighosah dalam Tradisi NU

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 545
  • comment 0 komentar

Nguling, NU Pasuruan

Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Nukman Abdul Majid, menegaskan bahwa amalan istighosah yang rutin dilaksanakan merupakan praktik ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai bentuk memohon pertolongan kepada Allah SWT.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Istighosah rutin Jum’at Legi PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Ad Taqwa, Kecamatan Nguling, Jumat (13/2/2025).

Dalam penjelasannya, ia menyampaikan bahwa sejumlah riwayat menerangkan anjuran berdoa ketika seseorang berada dalam kondisi sulit, kehilangan barang, tersesat di tempat sepi, atau menghadapi keadaan darurat. Pada kondisi tersebut, umat Islam diajarkan untuk memohon pertolongan kepada Allah dengan menyebut hamba-hamba-Nya yang saleh.

“Ketika panjenengan kehilangan sesuatu atau berada di tempat sepi tanpa pertolongan manusia, Rasulullah mengajarkan membaca doa: Ibādallāh aghītsūni, yang berarti memohon pertolongan kepada hamba-hamba Allah karena Allah,” ungkapnya.

Menurut Gus Nukman, lafaz aghītsūni merupakan bagian dari praktik istighosah, yakni permohonan pertolongan kepada Allah melalui perantara para hamba-Nya yang saleh. Karena itu, amalan tersebut tidak dapat langsung dinilai sebagai perbuatan syirik.

Ia menjelaskan bahwa hamba Allah yang dimaksud merupakan makhluk-makhluk pilihan yang dimuliakan Allah, meskipun tidak dapat dilihat secara kasatmata sebagaimana dijelaskan dalam ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa tradisi istighosah yang hidup di kalangan warga Nahdlatul Ulama berakar dari ajaran tersebut. Dalam praktiknya, jamaah juga membaca doa Ibādallāh rijālallāh aghītsūna li ajlillāh sebagai bentuk tawassul dan permohonan pertolongan kepada Allah SWT.

Dalam kesempatan itu, Gus Nukman juga menceritakan sebuah pengalaman yang dialami Ketua PCNU Kota Pasuruan, KH H. M. Nailur Rochman atau Gus Amak. Ia mengisahkan seorang kiai yang mengalami kecelakaan di jalan tol pada dini hari dan mendapatkan pertolongan dari sosok berseragam Banser di lokasi yang sepi.

“Sekitar pukul tiga dini hari di jalan tol yang sunyi, tiba-tiba ada seseorang berpakaian Banser yang membantu. Namun ketika dicari kembali keesokan harinya, sosok tersebut tidak ditemukan,” tuturnya.

Menurutnya, kisah tersebut menjadi pengingat bahwa Banser sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama harus selalu siap hadir membantu masyarakat kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.

“Banser insyaallah mendapatkan ridha Allah. Karena itu, Banser harus siap menolong siapa saja tanpa melihat tempat dan keadaan,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngaji Muharraman KGSKR GUSDURian Pasuruan, Baca Puisi Gus Mus

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Kegiatan Ngaji Muharraman yang dilaksanakan oleh Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan, Jumat (6/9/2019), bertempat di Aula SMAN 1 Bangil, dalam sesi pembacaan puisi, membacakan puisi karya KH. A. Mustofa Bisri, yang berjudul “Selamat Tahun Baru Kawan”. Adapun yang membaca puisi tersebut adalah Dita Febrianti, siswi SMAN 1 Purwosari. Berikut puisi tersebut: Selamat […]

  • Membanggakan, Program Wirausaha Mahasiswa UNU Pasuruan Lolos KMI Awards 2025

    Membanggakan, Program Wirausaha Mahasiswa UNU Pasuruan Lolos KMI Awards 2025

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Program wirausaha mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan berhasil lolos seleksi di Kewirausahaan Indonesia (KMI) Awards 2025. Program wirausaha mahasiswa tahap awal itu bernama Si Kambing Farm: Usaha Peternakan Kambing Perah dan Produk Susu Pasteurisasi. “Rasanya sangat bangga dan bersyukur kami bisa lolos ke ajang KMI Awards 2025 di Universitas Tidar, Magelang. […]

  • Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Kembali Lakukan Edukasi & Pembagian Masker

    Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Kembali Lakukan Edukasi & Pembagian Masker

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2020
    • visibility 995
    • 0Komentar

    Melihat perkembangan kasus covid-19 di kabupaten Pasuruan, upaya pencegahan dan penanggulanggan covid-19 terus dilakukan oleh Satgas Pencegahan Covid-19 PCNU kabupaten Pasuruan. Mulai dari penyemprotan disinfektan tempat ibadah dan fasilitas umum, hingga berkali-kali melakukan pembagian masker. Rabu, 6 Mei 2020 bertepat di Aula KH. A Jufri Graha PCNU kabupaten Pasuruan diadakan kegiatan sosialisasi pencegahan covid-19 di […]

  • Perbanyak Aktor Toleransi, GUSDURian Ajak Pelajar Diskusi Keislaman & Keindonesiaan

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan gelar Diskusi Kultural Anak Muda bertempat di Ruang Meeting Joglo Cottage, Saygon Cottages, Purwosari, Sabtu (30/7/2019). Kegiatan tersebut bekerja sama dengan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan & Bangil serta Cabang Dinas Pendidikan (Capdin) Prov. Jatim Wilayah Kab/Kota Pasuruan. Menurut Makhfud Syawaludin, Koordinator KGSKR, pelajar perlu lebih banyak diajak […]

  • NUmbasmart Resmi Dibuka di Kantor NU Pasuruan, Selanjutnya Di Seluruh MWCNU

    NUmbasmart Resmi Dibuka di Kantor NU Pasuruan, Selanjutnya Di Seluruh MWCNU

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • visibility 868
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pasuruan sukses menggelar Grand Opening NUmbasmart pertama di kompleks perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat, Jl Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Ahad (4/6/2023). Ketua PCNU KH Imron Mutamakkin menyebutkan, launching NUmbasmart menjadi tanda upaya NU Pasuruan memasuki Abad Kedua. Menuju kemandirian jam’iyyah dan jamaah. “Dalam […]

  • KH Imron Mutamakkin: Muktamar NU Jangan Terjebak pada Perebutan Kursi Ketua Umum

    KH Imron Mutamakkin: Muktamar NU Jangan Terjebak pada Perebutan Kursi Ketua Umum

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan agar Muktamar Nahdlatul Ulama tidak direduksi menjadi arena memilih ketua umum.  Pandangan tersebut disampaikan saat membuka Majelis Muhasabah di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (1/8/2026). “Forum permusyawaratan tertinggi NU justru harus menjadi ruang untuk merumuskan arah organisasi,” ujarnya. Gus Ipong […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca