Breaking News
light_mode

Gus Nukman Jelaskan Dalil Istighosah dalam Tradisi NU

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 521
  • comment 0 komentar

Nguling, NU Pasuruan

Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Nukman Abdul Majid, menegaskan bahwa amalan istighosah yang rutin dilaksanakan merupakan praktik ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai bentuk memohon pertolongan kepada Allah SWT.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Istighosah rutin Jum’at Legi PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Ad Taqwa, Kecamatan Nguling, Jumat (13/2/2025).

Dalam penjelasannya, ia menyampaikan bahwa sejumlah riwayat menerangkan anjuran berdoa ketika seseorang berada dalam kondisi sulit, kehilangan barang, tersesat di tempat sepi, atau menghadapi keadaan darurat. Pada kondisi tersebut, umat Islam diajarkan untuk memohon pertolongan kepada Allah dengan menyebut hamba-hamba-Nya yang saleh.

“Ketika panjenengan kehilangan sesuatu atau berada di tempat sepi tanpa pertolongan manusia, Rasulullah mengajarkan membaca doa: Ibādallāh aghītsūni, yang berarti memohon pertolongan kepada hamba-hamba Allah karena Allah,” ungkapnya.

Menurut Gus Nukman, lafaz aghītsūni merupakan bagian dari praktik istighosah, yakni permohonan pertolongan kepada Allah melalui perantara para hamba-Nya yang saleh. Karena itu, amalan tersebut tidak dapat langsung dinilai sebagai perbuatan syirik.

Ia menjelaskan bahwa hamba Allah yang dimaksud merupakan makhluk-makhluk pilihan yang dimuliakan Allah, meskipun tidak dapat dilihat secara kasatmata sebagaimana dijelaskan dalam ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa tradisi istighosah yang hidup di kalangan warga Nahdlatul Ulama berakar dari ajaran tersebut. Dalam praktiknya, jamaah juga membaca doa Ibādallāh rijālallāh aghītsūna li ajlillāh sebagai bentuk tawassul dan permohonan pertolongan kepada Allah SWT.

Dalam kesempatan itu, Gus Nukman juga menceritakan sebuah pengalaman yang dialami Ketua PCNU Kota Pasuruan, KH H. M. Nailur Rochman atau Gus Amak. Ia mengisahkan seorang kiai yang mengalami kecelakaan di jalan tol pada dini hari dan mendapatkan pertolongan dari sosok berseragam Banser di lokasi yang sepi.

“Sekitar pukul tiga dini hari di jalan tol yang sunyi, tiba-tiba ada seseorang berpakaian Banser yang membantu. Namun ketika dicari kembali keesokan harinya, sosok tersebut tidak ditemukan,” tuturnya.

Menurutnya, kisah tersebut menjadi pengingat bahwa Banser sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama harus selalu siap hadir membantu masyarakat kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.

“Banser insyaallah mendapatkan ridha Allah. Karena itu, Banser harus siap menolong siapa saja tanpa melihat tempat dan keadaan,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LFNU Pasuruan: Hilal Tak Terlihat, Hari Raya Idul Adha 1443 H Jatuh Pada 10 Juli 2022

    LFNU Pasuruan: Hilal Tak Terlihat, Hari Raya Idul Adha 1443 H Jatuh Pada 10 Juli 2022

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • visibility 972
    • 0Komentar

    Gempol, NU Pasuruan Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rukyatul Hilal guna menentukan awal Dzulhijjah 1443 H di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Pasuruan, Desa Carat, Kecamatan Gempol, Rabu (29/06/2022). Sekretaris LFNU Ustadz M Rusdi menyampaikan, pengamatan rukyatul hilal dilakukan dari pukul 17.23 hingga 17.38 WIB. “Di Lapan tidak berhasil melihat hilal. […]

  • Momen Harlah ke-99 NU, Banser Sidogiri Ziarah Muassis NU di Pasuruan Hingga Bangkalan

    Momen Harlah ke-99 NU, Banser Sidogiri Ziarah Muassis NU di Pasuruan Hingga Bangkalan

    • calendar_month Rab, 23 Feb 2022
    • visibility 1.218
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanSatuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser (Barisan Ansor Serbaguna Sidogiri menggelar Ziarah Muassis Nahdlatul Ulama. Mulai dari Maqbarah Masyayikh Sidogiri Pasuruan hingga ke Syaikhona Kholil di Bangkalan, Senin (21/2/2022). Kepala Satuan Rayon (Kasatkoryon) Banser Sidogiri H Ahmad Nawawi Abdulloh menyebutkan, rute dalam ziarah tersebut. Meliputi Maqbarah Masyayikh Pondok Pesantren Sidogiri. Lalu ke KH Abdul […]

  • Dies Maulidiyah Pertama, ITSNU Pasuruan Bersholawat Bersama Veve Zulfikar

    • calendar_month Sel, 26 Feb 2019
    • visibility 1.050
    • 1Komentar

    Genap usia 1 (satu) tahun, Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan bakal selenggarakan Majelis Sholawat bersama Ustadz Zulfikar dan Veve Zulfikar, besok hari Rabu (27/02/2019) di Aula KH. A. Jufri PCNU kabupaten Pasuruan. Menurut Amidatus Shollihat Jamil selaku panitia, dalam Dies Maulidiyah pertama ini, juga akan ada penandatanganan MoU ITSNU Pasuruan dengan beberapa […]

  • PCNU Pasuruan Berangkatkan Seratus Guru Tugas Safari Pesantren ke 50 Titik

    PCNU Pasuruan Berangkatkan Seratus Guru Tugas Safari Pesantren ke 50 Titik

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan resmi memberangkatkan guru tugas Safari Pesantren di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Senin (16/2/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan dakwah serta pengabdian santri di tengah masyarakat. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menyampaikan bahwa dakwah di masyarakat pada hakikatnya merupakan bentuk pengamalan ilmu […]

  • Di PKD Wonorejo, Cak Karim Ingatkan Tugas Ansor

    Di PKD Wonorejo, Cak Karim Ingatkan Tugas Ansor

    • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
    • visibility 1.044
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), Jumat-Ahad (4-6/11/2022). Kali ini, seluruh peserta menggunakan sarung. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah, Pondok Pesantren Al-Hidayah, Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, diikuti 79 peserta utusan Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor setempat. […]

  • LPBINU dan Muslimat Bagikan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

    LPBINU dan Muslimat Bagikan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Gondangwetan membagikan nasi bungkus kepada warga yang terdampak korban banjir di Kecamatan Winongan, Kamis (19/12/2020). Wakil Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan Aris Felani mengatakan, perbedaan pembagian nasi bungkus kali ini di support […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca