Breaking News
light_mode

KH Imron Mutamakkin: Shalat Tidak Boleh Ditinggalkan,Dalam Kondisi Apapun.

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
  • visibility 361
  • comment 0 komentar

Kejayan, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa shalat merupakan sarana utama seorang hamba berinteraksi dengan Allah SWT, sekaligus menjadi pengingat agar manusia senantiasa bergantung dan memohon pertolongan kepadanya.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngaji Tafsir Ayatul Ahkam Minal Qur’an di Pondok Pesantren Besuk, Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/02/2026).

Menurutnya, shalat fardhu tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun, bahkan dalam situasi paling sulit sekalipun.

“Jangan sampai kita meninggalkan shalat fardhu, khususnya meskipun dalam keadaan perang. Salah satu kunci kemenangan Islam dalam berbagai peperangan adalah menjaga shalat,” ujarnya.

Ia mencontohkan kisah sejarah pada masa Muhammad Al Fatih, ketika benteng Bizantium yang tampak sangat kuat akhirnya dapat ditaklukkan meskipun secara peralatan pasukan tidak sepenuhnya unggul.

Menurutnya, kekuatan iman dan kedekatan kepada Allah menjadi faktor utama keberhasilan tersebut.

“Di mana pun kita berada harus tetap mengandalkan Allah, karena itu kunci kemenangan dalam setiap perjuangan,” terangnya.

Gus Ipong sapaan akrabnyamenjelaskan bahwa kewajiban shalat tidak dapat dihentikan begitu saja, kecuali dalam kondisi darurat yang benar-benar mengancam keselamatan jiwa. Bahkan dalam keadaan sulit, umat Islam tetap diperintahkan mencari cara agar shalat tetap terlaksana.

“Kalau tidak memungkinkan membatalkan aktivitas, maka carilah tempat yang aman dan suci untuk tetap melaksanakan shalat,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam kondisi peperangan sekalipun, shalat tetap wajib dilakukan meski dengan berbagai penyesuaian, seperti sambil bergerak, membawa perlengkapan, atau dalam kondisi terbatas selama waktu shalat belum terlewati.

“Meskipun kita sibuk atau memiliki banyak kegiatan, jangan sampai meninggalkan shalat. Orang-orang pada zaman Nabi tetap bisa shalat meski dalam keadaan perang,” tambahnya.

Menurutnya, hal ini menunjukkan keistimewaan shalat dibandingkan ibadah lainnya. Ibadah tertentu dapat gugur karena uzur, namun shalat tetap diwajibkan dengan keringanan cara pelaksanaan sesuai kemampuan masing-masing.

“Jika khawatir terkena mudarat ketika berdiri, maka shalatlah sesuai kemampuan, bisa sambil berjalan atau berkendaraan. Ketika keadaan sudah aman, maka kembali melaksanakannya secara sempurna,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Pasuruan Sambut Hangat Peresmian RSNU, Akses Berobat Kini Lebih Dekat

    Warga Pasuruan Sambut Hangat Peresmian RSNU, Akses Berobat Kini Lebih Dekat

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • visibility 545
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Peresmian Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Pasuruan disambut hangat oleh masyarakat sekitar. Salah satunya disampaikan oleh Almainah, warga Kabupaten Pasuruan. Ia mengaku bersyukur atas hadirnya rumah sakit baru yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya. Almainah menyampaikan apresiasinya saat menghadiri acara peresmian RSNU Pasuruan, Senin (26/01/2026). Dirinya merasa terhormat karena turut diundang dalam […]

  • Di Rakorcab, ISNU Pasuruan Fokus Konferancab Hingga Pemenuhan PPH di Setiap Kecamatan

    Di Rakorcab, ISNU Pasuruan Fokus Konferancab Hingga Pemenuhan PPH di Setiap Kecamatan

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • visibility 997
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) untuk membahas persiapan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) setempat. Rakorcab dipusatkan di Ruang Meeting Pascasarjana, Gedung Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kompleks Universitas Yudharta Pasuruan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (27/5/2023). Ketua PC ISNU, Ahmad Adip Muhdi menyampaikan, Rakorcab mentargetkan […]

  • Kader IPNU Terpilih Menjadi Ketua Pemuda Anti Narkoba Kab. Pasuruan

    Kader IPNU Terpilih Menjadi Ketua Pemuda Anti Narkoba Kab. Pasuruan

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • visibility 850
    • 0Komentar

    Nur Ali Farchan, kader Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pasuruan, terpilih sebagai ketua Forum Kader Pemuda Anti Narkoba (FKPAN) Kabupaten Pasuruan, Minggu (29/11/2020). Melalui musyawarah pengurus FKPAN Kabupaten Pasuruan, Nur Ali Farchan terpilih dengan suara keseluruhan peserta musyawarah. Farchan, sapaan akrabnya, berjanji bersungguh-sungguh dalam merumuskan program organisasi. “Sebagai salah satu organisasi […]

  • Begini Doa KH Muzakki Birrul Alim untuk Pengurus NU Saat Lailatul Hadrah Ishari

    Begini Doa KH Muzakki Birrul Alim untuk Pengurus NU Saat Lailatul Hadrah Ishari

    • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (ISHARI) Kabupaten Pasuruan menggelar Lailatul Hadrah dan Tahlil Akbar dalam memperingati Harlah ke-99 NU di Aula KH Ahmad Djufi Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Kamis (17/02/2022). Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan KH Muzakki Birrul Alim menceritakan, tentang restu dan konsep dari Syaikhona Kholil Bangkalan […]

  • Lazisnu Pasuruan Menyalurkan Zakat Untuk Warga Sekitar Kantor PCNU & Tukang Becak

    Lazisnu Pasuruan Menyalurkan Zakat Untuk Warga Sekitar Kantor PCNU & Tukang Becak

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • visibility 1.242
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Pasuruan menyalurkan 110 paket dari zakat, infaq dan sedekah. Adapun mustahik merupakan warga di sekitar kompleks perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Ahad (30/03/2025). “Kami menyalurkan zakat fitrah kepada warga fakir miskin sekitar kantor […]

  • Innalillahi, Ketua STAI Salahuddin Periode 2010-2015 Wafat

    Innalillahi, Ketua STAI Salahuddin Periode 2010-2015 Wafat

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanInnalillahi wa inna ilaihi rajiun. Civitas Akademika Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan berduka. Pasalnya, Ketua STAI Salahuddin Pasuruan periode 2010-2015 H Fausi wafat pada Jumat (15/03/2024) dini hari. Kabar wafatnya H Fausi, yang juga menjabat Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan periode 2020-2025 itu tersebar luas di WhatsApp dan media sosial. […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca