Haul Ke-2 KH Abdullah Muhsin, Jamaah Diajak Meneladani Keistiqamahan
- account_circle Mokh Faisol
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 48
- comment 0 komentar

Gondangwetan, NU Pasuruan
Pondok Pesantren Al Hasyimi menggelar Haul ke-2 Almaghfurlah KH Abdullah Muhsin di halaman pondok pesantren, Selasa (21/7/2026).
Ratusan jamaah, para ulama, masyayikh, santri, serta masyarakat menghadiri kegiatan tersebut untuk mendoakan almarhum sekaligus mengenang keteladanan beliau semasa hidup.
Almaghfurlah KH Abdullah Muhsin merupakan Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2021โ2026. Semasa hidupnya, beliau dikenal sebagai ulama yang istiqamah dalam beribadah, sederhana, dan sangat berhati-hati dalam menjaga kehalalan rezeki.
Dalam mauizhah hasanah, Pengasuh Pondok Pesantren Dakwatul Khairat Rembang, KH Muslim Ikhram, mengajak jamaah meneladani kehidupan almarhum yang selalu memanfaatkan waktunya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Almaghfurlah KH Abdullah Muhsin adalah sosok guru yang gemar berpacu dalam ibadah. Beliau memahami bahwa kehidupan di dunia hanya sementara, sehingga setiap kesempatan digunakan untuk memperbanyak amal saleh sebagai bekal menuju akhirat,” tuturnya.
Menurut KH Muslim Ikhram, seseorang yang merasa memiliki umur panjang sering kali menunda amal kebajikan. Padahal, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajal akan datang.
“Biasanya yang muda muda ini yang sering menyepelekan babnya Ibadah,” ujarnya.
Ia juga mengisahkan bahwa almarhum sangat menjaga kehalalan makanan dan rezeki yang dikonsumsi bersama keluarganya. Bahkan, semasa hidup beliau dikenal sebagai pribadi yang tidak suka berutang dan selalu berhati-hati dalam urusan harta.
“Jika makanan itu halal, hati akan menjadi lembut. Iman dan ilmu akan krasan (betah) di dalam hati,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan keluarga, Gus Zainal Abidin, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya haul kedua tersebut. Ia berharap doa yang dipanjatkan seluruh jamaah menjadi wasilah ampunan Allah SWT bagi almarhum.
“Terima kasih kepada para ulama, kiai, serta seluruh jamaah yang telah berkenan hadir. Semoga kehadiran panjenengan semua menjadi sebab turunnya rahmat Allah SWT dan ampunan bagi Sohibul Walid,” ujarnya.
Gus Zainal juga memohon doa agar seluruh dzurriyah Almaghfurlah KH Abdullah Muhsin senantiasa diberikan keistiqamahan dalam menuntut ilmu, beribadah, dan melanjutkan perjuangan dakwah yang telah dirintis oleh almarhum.
Di akhir sambutannya, ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada para tetangga dan masyarakat apabila selama pelaksanaan haul terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelayanan.
“Saya berharap seluruh jamaah yang hadir memperoleh keberkahan serta dapat membawa pulang nilai-nilai keteladanan yang diwariskan Almaghfurlah KH Abdullah Muhsin,” tutupnya.
Haul tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa, perjuangan, dan keteladanan Almaghfurlah KH Abdullah Muhsin sebagai ulama Nahdlatul Ulama yang mengabdikan hidupnya bagi pendidikan, dakwah, dan kemaslahatan umat.
- Penulis: Mokh Faisol

Saat ini belum ada komentar