Breaking News
light_mode

3 Nasihat Mbah Moen untuk Warga dan Pengurus Nahdlatul Ulama

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Ming, 20 Des 2020
  • visibility 1.930
  • comment 0 komentar

Melalui searching di google, cukup mudah untuk mencari kata mutiara atau nasihat dari KH Maimoen Zubaer di dunia maya. Hanya saja, belum ada yang menyajikan secara khusus nasihat-nasihat Mbah Moen kaitannya dengan Nahdlatul Ulama. Sehingga dalam tulisan ini, akan menampilkan beberapa pesan Mbah Moen untuk warga dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU).

Pesan Mbah Moen yang pertama berkaitan dengan NU dan Pancasila.

Mbah Moen pernah mengatakan bahwa “Kalau ada orang NU kok tidak mau Pancasila, yo pancen ora pati NU (memang tidak begitu NU).”

Mengapa demikian? Karena NU lah yang juga mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bahkan, tujuan didirikannya NU, selain menjaga paham Ahlussunnah Wal Jamaah di Indonesia, juga membangun Nasionalisme. Lebih lanjut, NU juga menjadi organisasi yang pertama kali meneguhkan atas penerimaan Pancasila sebagai asas tunggal organisasi dengan dirumuskannya deklarasi tentang hubungan Pancasila dengan Islam pada Musyawarah Nasional Alim Ulama NU tahun 1983 di Situbondo.

Selanjutnya, pesan Mbah Moen yang kedua, yakni mengingatkan agar program dan kegiatan NU untuk terus dan tetap bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Mbah Moen pernah memberikan sebuah wasiat, sebagaimana diungkapkan oleh salah seorang putra Beliau, yakni Taj Yazin Maimoen atau Gus Yasin.

Mbah Moen berpesan agar “Menjaga Nahdlatul Ulama yang program-programnya harus menyentuh dan dirasakan masyarakat,” terang Gus Yasin dalam acara Silaturahmi NU se-Dunia XVII di Altayseer Towers Hotel, Makkah, Kamis (8/8/2019).

Menjadi tugas kita bersama, baik pengurus dan warga NU, untuk melanjutkan, memastikan, dan mendukung agar program dan kegiatan NU benar-benar bisa dirasakan masyarakat secara luas.

Terakhir, pesan Mbah Moen yang ketiga berkaitan dengan NU dan Habaib.

Mbah Moen berpesan “Kalau kamu ingin berpegang sama orang NU yang habib dan habib yang NU, peganglah Habib Luthfi, karena ia ulama habib yang Jawa serta orang Jawa yang paham habib,” ungkap Nusron Wahid, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor periode 2011-2015, pada peringatan 7 hari wafatnya Kiai Maimoen Zubaer, Senin (13/08/2019) malam, di tempat Majelis Darul Hasyimi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Menyadari itu, hormatilah semua Habaib. Dalam hal mentaati Habaib, ikutilah dawuh para Kiai.

Semoga kita semuanya bisa memegang dan menjalankan tiga dari banyak wasiat Mbah Moen tersebut. Al-Fatihah.

Penulis: Makhfud Syawaludin, Sekretaris LAKPESDAM PCNU Kabupaten Pasuruan 2016-2021.

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

    Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPeserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan diberangkatkan. Kegiatan pelepasan digelar di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Kamis (04/05/2024). Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Pasuruan H Muzammil Syafi’i berharap, peserta KKN menjadi orang yang […]

  • Berkah Ramadhan, 50 Mualaf di Tosari Mendapatkan Santunan

    Berkah Ramadhan, 50 Mualaf di Tosari Mendapatkan Santunan

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • visibility 1.024
    • 0Komentar

    Tosari, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melalui Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Pasuruan menyalurkan santunan kepada 50 Mualaf di Kecamatan Tosari, Jumat (24/03/2024). Santunan berisi Sembako, Sarung dan/atau Mukenah, dan Uang. Kegiatan dipusatkan di Aula Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tosari. Paket santunan berasal dari kerjasama Lembaga Lembaga Amil Zakat […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Perkuat Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan di Desa Jatiarjo

    Mahasiswa UNU Pasuruan Perkuat Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan di Desa Jatiarjo

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Prigen, NU Pasuruan  Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan resmi membuka Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (21/7/2026).  Dosen Pembimbing Lapangan, Anis Nurhayati, menegaskan bahwa PMM merupakan ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. “Program ini bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi juga panggilan […]

  • Apakah Menangis Membatalkan Puasa ? Simak Penjelasannya

    Apakah Menangis Membatalkan Puasa ? Simak Penjelasannya

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 5.642
    • 1Komentar

    Menangis adalah respons alami manusia terhadap berbagai perasaan, seperti kesedihan, kebahagiaan, atau ketakutan. Namun, ketika seseorang menjalankan ibadah puasa, muncul pertanyaan: apakah menangis dapat membatalkan puasa? 10 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Syekh Ibnu Qasim Dalam kitabnya, Syekh Ibnu Qasim menjelaskan bahwa ada 10 hal yang dapat membatalkan puasa, yaitu: Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Menurut […]

  • PCNU Kab. Pasuruan Beri Panduan soal Sholat Jumat terkait Corona

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2020
    • visibility 804
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr. Wb. Salam silaturrahim disampaikan teriring doa semoga kita senantiasa dalam ma’unah dan hidayah Allah swt. Sehubungan dengan semakin merebaknya wabah Covid-19 dan adanya permintaan/pertanyaan tentang pelaksanakaan shalat Jum’at maka PCNU Kabupaten Pasuruan menyampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Warga NU dimohon tidak meninggalkan shalat jum’at; 2. Bagi yang sehat dan tidak khawatir tertular, pelaksanaan […]

  • Kiai Imron Mutamakkin : Keshalehan Perilaku Harus Berlanjut Luar Bulan Ramadhan

    Kiai Imron Mutamakkin : Keshalehan Perilaku Harus Berlanjut Luar Bulan Ramadhan

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • visibility 673
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Puasa sesungguhnya mengajarkan kebersambungan kesalehan antara bulan Ramadlan dan luar bulan Ramadlan. Karena itu, janganlah kesalehan yang luar biasa di bulan Ramadlan berhenti menyusul lebaran tiba. Qiyamul lail, tadarus, sedekah dan pengendalian hawa nafsu juga harus dilanjutkan di luar bulan Ramadlan. Hal tersebut diungkapkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan KH […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca