Breaking News
light_mode

3 Nasihat Mbah Moen untuk Warga dan Pengurus Nahdlatul Ulama

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Ming, 20 Des 2020
  • visibility 1.934
  • comment 0 komentar

Melalui searching di google, cukup mudah untuk mencari kata mutiara atau nasihat dari KH Maimoen Zubaer di dunia maya. Hanya saja, belum ada yang menyajikan secara khusus nasihat-nasihat Mbah Moen kaitannya dengan Nahdlatul Ulama. Sehingga dalam tulisan ini, akan menampilkan beberapa pesan Mbah Moen untuk warga dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU).

Pesan Mbah Moen yang pertama berkaitan dengan NU dan Pancasila.

Mbah Moen pernah mengatakan bahwa “Kalau ada orang NU kok tidak mau Pancasila, yo pancen ora pati NU (memang tidak begitu NU).”

Mengapa demikian? Karena NU lah yang juga mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bahkan, tujuan didirikannya NU, selain menjaga paham Ahlussunnah Wal Jamaah di Indonesia, juga membangun Nasionalisme. Lebih lanjut, NU juga menjadi organisasi yang pertama kali meneguhkan atas penerimaan Pancasila sebagai asas tunggal organisasi dengan dirumuskannya deklarasi tentang hubungan Pancasila dengan Islam pada Musyawarah Nasional Alim Ulama NU tahun 1983 di Situbondo.

Selanjutnya, pesan Mbah Moen yang kedua, yakni mengingatkan agar program dan kegiatan NU untuk terus dan tetap bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Mbah Moen pernah memberikan sebuah wasiat, sebagaimana diungkapkan oleh salah seorang putra Beliau, yakni Taj Yazin Maimoen atau Gus Yasin.

Mbah Moen berpesan agar “Menjaga Nahdlatul Ulama yang program-programnya harus menyentuh dan dirasakan masyarakat,” terang Gus Yasin dalam acara Silaturahmi NU se-Dunia XVII di Altayseer Towers Hotel, Makkah, Kamis (8/8/2019).

Menjadi tugas kita bersama, baik pengurus dan warga NU, untuk melanjutkan, memastikan, dan mendukung agar program dan kegiatan NU benar-benar bisa dirasakan masyarakat secara luas.

Terakhir, pesan Mbah Moen yang ketiga berkaitan dengan NU dan Habaib.

Mbah Moen berpesan “Kalau kamu ingin berpegang sama orang NU yang habib dan habib yang NU, peganglah Habib Luthfi, karena ia ulama habib yang Jawa serta orang Jawa yang paham habib,” ungkap Nusron Wahid, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor periode 2011-2015, pada peringatan 7 hari wafatnya Kiai Maimoen Zubaer, Senin (13/08/2019) malam, di tempat Majelis Darul Hasyimi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Menyadari itu, hormatilah semua Habaib. Dalam hal mentaati Habaib, ikutilah dawuh para Kiai.

Semoga kita semuanya bisa memegang dan menjalankan tiga dari banyak wasiat Mbah Moen tersebut. Al-Fatihah.

Penulis: Makhfud Syawaludin, Sekretaris LAKPESDAM PCNU Kabupaten Pasuruan 2016-2021.

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 7

    Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 7

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    E-Buletin An-Nahdliyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan edisi 7 di tahun 2023 mengambil tema “Tasyakuran Juara NU Award Jatim dan Ramadhan NU Pasuruan”. Daftar isi e-buletin edisi 7 di tahun 2023: E-Buletin An-Nahdliyah dikelola oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) PCNU Kabupaten Pasuruan. Terima Kasih. M Fauzan Imron, Pemimpin Redaksi.

  • Jangan Salah, Islam dan Nasionalisme Tak Bertentangan

    Jangan Salah, Islam dan Nasionalisme Tak Bertentangan

    • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanH. Ahmad Taufiq, wakil ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, mengungkapkan bahwa banyak dari masyarakat yang salah dalam memahami ajaran agamanya. Sehingga marak terjadi kekerasan atas nama agama. “Mereka yang keluar rel aswaja, memiliki kerentanan terpapar ekstrimisme,” ujarnya saat memberikan materi dalam kegiatan pembekalan Pemateri Pesantren Ramadlan, Senin (19/4/2021). Ia juga […]

  • Kiai Imron Ulas Dua Aktifitas yang Berpotensi Membatalkan Puasa

    Kiai Imron Ulas Dua Aktifitas yang Berpotensi Membatalkan Puasa

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • visibility 457
    • 1Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin ulas aktivitas yang dapat membatalkan puasa namun, jarang diketahui oleh masyarakat diantaranya mandi dan istinjak pada saat buang air besar dan buang air kecil. Hal itu diungkapkan pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Barmawi, Kecamatan Kraton Sabtu (16/02/2023). […]

  • Peringatan Maulid Nabi, Begini Ceramah Rais Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Muzakki Birrul Alim, menceritakan salah satu perjuangan Rasulullah untuk memastikan para umatnya selamat dari api Neraka. Seperti ketika turun ayat, 1 kebaikan di balas 1 kebaikan, 1 keburukan dibalas 1, dalam surat al-Zalzalah ayat 7 & 8. Rasulullah memohon kepada Allah untuk ditambah. Kemudian 1 kebaikan dibalas 10. Rasulullah […]

  • Menolak Lupa Khazanah Intelektual Ulama & Pesantren

    Menolak Lupa Khazanah Intelektual Ulama & Pesantren

    • calendar_month Sel, 31 Okt 2017
    • visibility 1.340
    • 2Komentar

    Pasuruan,- Menandai Hari Santri Nasional 2017, PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar Expo Khazanah Intelektual Ulama dan Pesantren yang berlangsung di Museum Muhammad Chenghoo Pandaan, 30-31 Nofember ini. Digelar di posisi strategis jalur Surabaya-Malang, Expo menampilkan beberapa event unik dan menarik sebagaimana sarasehan karya Ulama Nusantara yang menghadirkan fiolog santri Rijal Mumazziq, pameran manuskrip kitab kuning kuno […]

  • 600-an Santri Ikut Kirab & Apel Hari Santri 2019 di Grogol Gondangwetan

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
    • visibility 320
    • 1Komentar

    Hari santri merupakan hari perayaan atas perjuangan para Santri untuk kemerdekaan Indonesia. Dalam peringatan tersebut berbagai event dan kreasi oleh santri. Mulai dari berbaris, kirab, perlombaan hingga pembuatan Film. Ahad (27/10), ratusan santri desa Grogol mengadakan Kirab dan Apel Santri. Kegiatan tersebut di ikuti oleh sekitar 600-an Santri dari tujuh lembaga di wilayah desa Grogol. […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca