Breaking News
light_mode

3 Nasihat Mbah Moen untuk Warga dan Pengurus Nahdlatul Ulama

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Ming, 20 Des 2020
  • visibility 2.018
  • comment 0 komentar

Melalui searching di google, cukup mudah untuk mencari kata mutiara atau nasihat dari KH Maimoen Zubaer di dunia maya. Hanya saja, belum ada yang menyajikan secara khusus nasihat-nasihat Mbah Moen kaitannya dengan Nahdlatul Ulama. Sehingga dalam tulisan ini, akan menampilkan beberapa pesan Mbah Moen untuk warga dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU).

Pesan Mbah Moen yang pertama berkaitan dengan NU dan Pancasila.

Mbah Moen pernah mengatakan bahwa “Kalau ada orang NU kok tidak mau Pancasila, yo pancen ora pati NU (memang tidak begitu NU).”

Mengapa demikian? Karena NU lah yang juga mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bahkan, tujuan didirikannya NU, selain menjaga paham Ahlussunnah Wal Jamaah di Indonesia, juga membangun Nasionalisme. Lebih lanjut, NU juga menjadi organisasi yang pertama kali meneguhkan atas penerimaan Pancasila sebagai asas tunggal organisasi dengan dirumuskannya deklarasi tentang hubungan Pancasila dengan Islam pada Musyawarah Nasional Alim Ulama NU tahun 1983 di Situbondo.

Selanjutnya, pesan Mbah Moen yang kedua, yakni mengingatkan agar program dan kegiatan NU untuk terus dan tetap bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Mbah Moen pernah memberikan sebuah wasiat, sebagaimana diungkapkan oleh salah seorang putra Beliau, yakni Taj Yazin Maimoen atau Gus Yasin.

Mbah Moen berpesan agar “Menjaga Nahdlatul Ulama yang program-programnya harus menyentuh dan dirasakan masyarakat,” terang Gus Yasin dalam acara Silaturahmi NU se-Dunia XVII di Altayseer Towers Hotel, Makkah, Kamis (8/8/2019).

Menjadi tugas kita bersama, baik pengurus dan warga NU, untuk melanjutkan, memastikan, dan mendukung agar program dan kegiatan NU benar-benar bisa dirasakan masyarakat secara luas.

Terakhir, pesan Mbah Moen yang ketiga berkaitan dengan NU dan Habaib.

Mbah Moen berpesan “Kalau kamu ingin berpegang sama orang NU yang habib dan habib yang NU, peganglah Habib Luthfi, karena ia ulama habib yang Jawa serta orang Jawa yang paham habib,” ungkap Nusron Wahid, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor periode 2011-2015, pada peringatan 7 hari wafatnya Kiai Maimoen Zubaer, Senin (13/08/2019) malam, di tempat Majelis Darul Hasyimi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Menyadari itu, hormatilah semua Habaib. Dalam hal mentaati Habaib, ikutilah dawuh para Kiai.

Semoga kita semuanya bisa memegang dan menjalankan tiga dari banyak wasiat Mbah Moen tersebut. Al-Fatihah.

Penulis: Makhfud Syawaludin, Sekretaris LAKPESDAM PCNU Kabupaten Pasuruan 2016-2021.

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konfercab XIV, Fatayat NU Kabupaten Pasuruan Launcing LaundryQu

    Konfercab XIV, Fatayat NU Kabupaten Pasuruan Launcing LaundryQu

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2025
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Pasuruan menggelar Konfrensi Cabang (Konfercab) XIV di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (22/02/2024). Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Kabupaten Pasuruan Siti Mauludah mengapresiasi progam sitta priorita yang di gagas oleh PC Fatayat NU Kabupaten Pasuruan diantaranya penguatan organisasi, penguatan kader, penguatan tradisi NU, penguatan kesehatan […]

  • YAPERTINUS Menatap Babak Baru: Ketika Amanah Sejarah Bertemu Ekosistem PTNU

    YAPERTINUS Menatap Babak Baru: Ketika Amanah Sejarah Bertemu Ekosistem PTNU

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Tidak semua perubahan kelembagaan dimulai dari keputusan untuk berubah. Sebagian justru bermula dari keberanian untuk bertanya: Apa yang akan terjadi setelah kita berubah? Pertanyaan itulah yang terasa dalam pertemuan Tim Penyelenggara Tata Kelola Yayasan Perguruan Tinggi Islam Nahdlatul Ulama Surakarta (YAPERTINUS) bersama Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT-PBNU), Sabtu (8/8/2026). Pertemuan tersebut memang […]

  • Harapan Ketua ISNU Pasuruan Kepada Pendamping PPH Pasuruan

    Harapan Ketua ISNU Pasuruan Kepada Pendamping PPH Pasuruan

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    Pandaan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar rapat kordinasi (Rakor) di Masjid Cheng Hoo, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (23/06/2024). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan, tujuan dari rakor adalah mengajak pengurus yang menjadi pendamping PPH ISNU bisa mengembangkan usahanya sendiri dan tidak melupakan kewajibannya sebagai […]

  • Dilantik, MWCNU Gondang Wetan Diingatkan Tanggung Jawab Pengabdian kepada Masyarakat

    Dilantik, MWCNU Gondang Wetan Diingatkan Tanggung Jawab Pengabdian kepada Masyarakat

    • calendar_month Ming, 6 Mar 2022
    • visibility 812
    • 1Komentar

    Gondang Wetan, NU PasuruanMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gondang Wetan masa khidmat 2021-2026 resmi dilantik di pendopo kecamatan setempat, Kamis (03/03/2022). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingat, salah satu tanggung jawab pengurus NU adalah mengabdi kepada masyarakat. “Salah satu pengabdian masyarakat adalah menciptakan suasana yang nyaman saat beribadah […]

  • Memasuki Abad Kedua, LWP PBNU Minta PCNU Serius Mengelola Wakaf Uang

    Memasuki Abad Kedua, LWP PBNU Minta PCNU Serius Mengelola Wakaf Uang

    • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

    Purworejo, NU PasuruanKetua Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Syaiful Munir menyebutkan, menuju abad kedua NU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) diminta untuk memaksimalkan pengelolaan wakaf uang di daerahnya masing-masing. “Peran strategis itu (pengelolaan wakaf uang) banyak dimanfaatkan oleh kelompok di luar NU,” imbuhnya dalam kegiatan Seminar Literasi Wakaf di […]

  • Mensyukuri Kemerdekaan, Mahasiswa STAIS Pasuruan Gelar Ngaji Bersama Masyarakat

    • calendar_month Jum, 17 Agu 2018
    • visibility 422
    • 3Komentar

    Mahasiswa STAIS (Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahuddin) Pasuruan, gelar Ngaji Bersama Masyarakat saat melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Kalisat Kecamatan Rembang, Kamis (16/8). “Tujuan dalam Ngaji disamping kita memperkuat Spiritual hati kita, juga mengingat jasa para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda wajib bersyukur atas Anugerah Kemerdekaan ini”, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca