Breaking News
light_mode

3 Nasihat Mbah Moen untuk Warga dan Pengurus Nahdlatul Ulama

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Ming, 20 Des 2020
  • visibility 2.007
  • comment 0 komentar

Melalui searching di google, cukup mudah untuk mencari kata mutiara atau nasihat dari KH Maimoen Zubaer di dunia maya. Hanya saja, belum ada yang menyajikan secara khusus nasihat-nasihat Mbah Moen kaitannya dengan Nahdlatul Ulama. Sehingga dalam tulisan ini, akan menampilkan beberapa pesan Mbah Moen untuk warga dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU).

Pesan Mbah Moen yang pertama berkaitan dengan NU dan Pancasila.

Mbah Moen pernah mengatakan bahwa “Kalau ada orang NU kok tidak mau Pancasila, yo pancen ora pati NU (memang tidak begitu NU).”

Mengapa demikian? Karena NU lah yang juga mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bahkan, tujuan didirikannya NU, selain menjaga paham Ahlussunnah Wal Jamaah di Indonesia, juga membangun Nasionalisme. Lebih lanjut, NU juga menjadi organisasi yang pertama kali meneguhkan atas penerimaan Pancasila sebagai asas tunggal organisasi dengan dirumuskannya deklarasi tentang hubungan Pancasila dengan Islam pada Musyawarah Nasional Alim Ulama NU tahun 1983 di Situbondo.

Selanjutnya, pesan Mbah Moen yang kedua, yakni mengingatkan agar program dan kegiatan NU untuk terus dan tetap bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Mbah Moen pernah memberikan sebuah wasiat, sebagaimana diungkapkan oleh salah seorang putra Beliau, yakni Taj Yazin Maimoen atau Gus Yasin.

Mbah Moen berpesan agar “Menjaga Nahdlatul Ulama yang program-programnya harus menyentuh dan dirasakan masyarakat,” terang Gus Yasin dalam acara Silaturahmi NU se-Dunia XVII di Altayseer Towers Hotel, Makkah, Kamis (8/8/2019).

Menjadi tugas kita bersama, baik pengurus dan warga NU, untuk melanjutkan, memastikan, dan mendukung agar program dan kegiatan NU benar-benar bisa dirasakan masyarakat secara luas.

Terakhir, pesan Mbah Moen yang ketiga berkaitan dengan NU dan Habaib.

Mbah Moen berpesan “Kalau kamu ingin berpegang sama orang NU yang habib dan habib yang NU, peganglah Habib Luthfi, karena ia ulama habib yang Jawa serta orang Jawa yang paham habib,” ungkap Nusron Wahid, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor periode 2011-2015, pada peringatan 7 hari wafatnya Kiai Maimoen Zubaer, Senin (13/08/2019) malam, di tempat Majelis Darul Hasyimi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Menyadari itu, hormatilah semua Habaib. Dalam hal mentaati Habaib, ikutilah dawuh para Kiai.

Semoga kita semuanya bisa memegang dan menjalankan tiga dari banyak wasiat Mbah Moen tersebut. Al-Fatihah.

Penulis: Makhfud Syawaludin, Sekretaris LAKPESDAM PCNU Kabupaten Pasuruan 2016-2021.

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ToT Komisariat, Strategi IPNU-IPPNU Kejayan Hidupkan Kaderisasi di Sekolah

    ToT Komisariat, Strategi IPNU-IPPNU Kejayan Hidupkan Kaderisasi di Sekolah

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Kejayaan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kejayaan menggelar Training of Trainer (ToT) Komisariat di gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/8/2025). Ketua PAC IPPNU Kecamatan Kejayaan, Niatul Hasanah, menjelaskan bahwa ToT Komisariat dikemas dengan model Focus […]

  • Bantu Pelajar, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buka Bimbel Gratis

    Bantu Pelajar, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buka Bimbel Gratis

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • visibility 1.299
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar Bimbingan Belajar (Bimbel) di Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, Senin (15/07/2024). KKN Desa Tebas Bimbel  ini terbuka untuk anak-anak dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga Madrasah Diniyah (Madin). Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan tambahan […]

  • Dilantik, JQHNU Pasuruan Diminta Kawal Standarisasi Kompetensi Guru TPQ

    Dilantik, JQHNU Pasuruan Diminta Kawal Standarisasi Kompetensi Guru TPQ

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Pasuruan dilantik di Aula KH Ahmad Djufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Senin (18/04/2022). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, agar JQHNU mampu melaksanakan 3 M. Yakni menyampaikan, mengembangkan dan mengamalkan Al-Qur’an. “JQHNU harus mampu […]

  • Kiai Imron Mutamakkin : Imam Shalat Memiliki Tanggung Jawab Besar

    Kiai Imron Mutamakkin : Imam Shalat Memiliki Tanggung Jawab Besar

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
    • visibility 1.222
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya tanggung jawab imam shalat itu besar. Oleh karenanya, persyaratan Imam bukan hanya bagus dan benar bacaannya, tetapi juga harus paham benar tentang kesunnhan sholat. “Permasalahan shalat jama’ah bukan hanya terletak pada makmum karena makmum mengikuti imam maka dari itu, […]

  • Dari Koin NU, PRNU Kayukebek Santuni Anak Yatim

    Dari Koin NU, PRNU Kayukebek Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Tutur, NU PasuruanPengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kayukebek, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tutur, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, menyantuni Yatim Piatu setempat. Dana santunan berasal dari KOIN (Kotak Infak) NU. “Tanpa adanya Koin NU kegiatan ini tidak akan jalan (Secara maksimal). Ayo maksimalkan Koin NU. Manfaatnya juga ke Jamiyyah dan Jamaah […]

  • LTM NU Pasuruan Beri Bekal Takmir Tentang Tradisi Kurban di Masjid

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • visibility 855
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar Halaqoh Diniyah dengan tema “Menata Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Secara Fiqih” bertempat di Aula Gedung Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/08/2019). Adapun pembicaranya adalah KH. Muhib Aman Aly, katib syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan dan KH. Sya’roni dari MUI Kabupaten Pasuruan. Menurut […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca