Breaking News
light_mode

Cegah Stunting dengan Nugget Ikan Kembung Karya Mahasiswa ITSNU Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 20 Feb 2022
  • visibility 741
  • comment 0 komentar

Kraton, NU Pasuruan
Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 12 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) olah Ikan Kembung jadi Nugget di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Penanggung Jawab Kegiatan Diversifikasi Pangan Khurin In menjelaskan, melimpahnya hasil laut Ikan Kembung, dijual tanpa diolah. Sehingga belum sepenuhnya memberikan nilai tambah ekonomi.

“Akhirnya kami membuat inovasi pengolahan hasil laut. Menjadi nugget ikan kembung,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Ahad (20/02/2022).

Ia juga menceritakan, bagaimana tim yang awalnya kebingungan hingga akhirnya memutuskan mengolah Ikan Kembung menjadi nugget.

“Apalagi Ikan kembung memiliki kandungan omega-3 2,6 gram per 100 gram. Lebih tinggi dari ikan salmon yaitu 1,6 gram per 100 gram,” pungkasnya.

Untuk itu, Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Kalirejo Hudayana, berterima kasih atas inovasinya dalam mengolah Ikan Kembung. Semoga bisa disukai masyarakat, khususnya para balita. Sehingga dapat mencegah stunting.

“Olahan Ikan Kembung ini bisa menjadi makanan pendamping balita,” imbuhnya.

Dirinya juga menjelaskan, kandungan vitamin D dan Kalsium dalam Ikan Kembung yang berguna untuk menjaga kesehatan tulang. “Kandungan omega 3 nya juga dapat membantu tumbuh kembang janin.,” pungkasnya.

Untuk diketahui, mahasiswa ITSNU Pasuruan yang tergabung di dalam kelompok 12 KKNT itu, juga mengolah kerang menjadi crispy.

Penulis: Nikmatul Islamiyah
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bedah Buku “NU Penegak Panji Aswaja”, Singgung Eksistensi Indonesia tanpa NU

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2019
    • visibility 943
    • 0Komentar

    Bedah buku berjudul “NU Penegak Panji Aswaja” dilakukan sebagai salah satu rangkaian kegiatan Peringatan Harlah NU ke-96 oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Maret 2019 di Aula KH. Ahmad Djufri Graha NU Kabupaten Pasuruan. Kegiatan bedah buku tersebut dipantik oleh beberapa narasumber antara lain Prof. Dr. […]

  • Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    Viral Isu Childfree, LKKNU Pasuruan: Rasulullah Harap Umatnya Memiliki Keturunan

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Usai influencer Gita Savitra menyatakan memilih gaya hidup Childfree, yakni memilih tidak memiliki anak. Isu itu marak dibicarakan dan mendapat respons dari banyak kalangan. Tak terkecuali Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Ustadz Nur Khotib. Menurutnya, Childfree itu berisi ajakan untuk tidak memiliki anak. Gaya hidup itu bertentangan dengan […]

  • Resmi Dilantik, PC PMII Pasuruan Akan Fokus Respon Isu Lokal dan Nasional

    Resmi Dilantik, PC PMII Pasuruan Akan Fokus Respon Isu Lokal dan Nasional

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • visibility 1.429
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan resmi dilantik periode 2024-2025 di pendopo Nyawiji Ngesthi Wenganing Gusthi Kabupaten Pasuruan, Ahad (22/12/2024). Ketua pelaksana Salman Alfarizi mengatakan,pelantikan ini mengusung tema ‘Transfigurasi Gerakan Merawat Peradaban’ yang mana kepengurusan kedepan akan berfokus pada isu-isu lokal. “Salah satu visi misi PC PMII Pasuruan adalah […]

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 1.273
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

  • Pesan KH Ma’sum Hasyim di Haul KH Muzakki Birul Alim

    Pesan KH Ma’sum Hasyim di Haul KH Muzakki Birul Alim

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • visibility 1.269
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Ma’sum Hasyim mengatakan bahwasannya hadir ke majelis haul yang bagus bagus maka akan mendapatkan barokah dan jangan sampai putus. “Bukan mereka yang butuh kita tetapi kita yang butuh ulama kepada,” ujarnya pada saat Haul Pertama KH Muzakki Birul Alim di Pondok Pesantren Hidayatullah, […]

  • Rijalul Ansor Pasuruan Teguhkan Gerakan Cinta Tanah Air Lewat Dzikir dan Shalawat

    Rijalul Ansor Pasuruan Teguhkan Gerakan Cinta Tanah Air Lewat Dzikir dan Shalawat

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Gerakan cinta tanah air kembali digaungkan melalui kegiatan Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Kabupaten Pasuruan yang digelar di Pendopo Desa Kurung, Kecamatan Kejayan, Jumat malam (10/01/2026). Kegiatan ini diikuti hampir 300 kader dan pengurus Ansor dari seluruh PAC se-Kabupaten Pasuruan dan menghadirkan Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, sebagai pembicara […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca