Breaking News
light_mode

Dulu Rekanita, Sekarang Istri Tercinta

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
  • visibility 1.086
  • comment 1 komentar

Kisah Romantis Kader PC IPNU yang Menikah dengan Kader PAC IPPNU.

Saiful Anwar (24), warga desa Grogol, Gondangwetan, kabupaten Pasuruan. Ia sedang merasakan satu dari keberkahan berkhidmat di NU. Pasalnya, selain mendapat ilmu, idealisme serta jaringan, ia juga menemukan jodohnya saat berproses di PC IPNU kabupaten Pasuruan.

Aan, sapaan akrabnya, adalah kader PC IPNU kabupaten Pasuruan sekaligus kader Anshor ranting Grogol yang masih aktif hingga saat ini. Anak tunggal dari pasang Sofiyyah dan Jumari ini, menikahi Aulia Faizzah (22), warga desa Jajar, Gondangwetan, Pasuruan yang juga tercatat sebagai kader PAC IPPNU Gondangwetan.

Sabtu (3/4/21), keduanya menggelar resepsi pernikahan di kediaman Aan, di desa Grogol, Gondangwetan.

Yang menarik, regu Hastapora Banser ranting Grogol ikut serta dalam prosesi resepsi ini. Mereka menyambut kedatangan kedua mempelai dengan upacara semi militer khas Hastapora.

Dalam prosesi, perwakilan pengurus Anshor ranting Grogol memberikan kado berupa jaket khas Banser sebagai simbolisasi pengangkatan kader kehormatan kepada mempelai puteri.

“Setiap kali ada kader Anshor ranting Grogol yang menikah, memang kami rayakan seperti ini, sebagai apresiasi,” jelas Ahmad Marzuki, salah satu pengurus ranting Anshor Grogol.

Para undangan dan masyarakat tertarik dengan prosesi resepsi yang terbilang unik itu. Apalagi, warga sekitar mayoritas kaum Nahdliyyin yang telah akrab dengan NU dan semua Banomnya. Bahkan, ustadzah Umi Salamah, perwakilan keluarga mempelai puteri memberikan apresiasi ketika memberikan sambutan. “Tidak harus anak orang terpandang. Asalkan menjadi anggota Banser, akan dimuliakan seperti ini,” ujarnya.

Salah satu anggota regu Hastapora yang menarik perhatian para undangan, adalah M Wangsit (60). Anggota Banser paling sepuh itu tetap semangat meski cuaca begitu gerah dan ia terpaksa meliburkan pekerjaannya demi ikut merayakan hari bahagia sahabat seperjuangan yang seusia anaknya itu.

Puluhan kamera ikut mengabadikan moment mengharukan itu. Para undangan, famili serta warga merekamnya dengan gadget masing-masing. “Video lengkapnya saksikan di channel Youtube ibra fatih 18,” ujar salah satu famili Aan kepada nupasuruan.or.id.

Kontributor: Abdul Rozaq

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU-CARE LAZISNU dan Fatayat NU Pasuruan Bagikan Mukena untuk Masjid

    NU-CARE LAZISNU dan Fatayat NU Pasuruan Bagikan Mukena untuk Masjid

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • visibility 1.345
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan NU-CARE LAZISNU Kabupaten Pasuruan kembali menghadirkan program Ramadhan Penuh Cinta yang diluncurkan secara nasional. Kali ini, NU-CARE LAZISNU berkolaborasi dengan Fatayat NU Kabupaten Pasuruan dalam kegiatan Tasharruf Mukena untuk Masjid dan Mushala di sekitar kantor PCNU Kabupaten Pasuruan. Program ini merupakan bagian dari delapan inisiatif utama yang dirancang untuk memberikan manfaat seluas-luasnya […]

  • KH Imron Mutamakkin : Pengurus NU Dilarang Berkampanye Menggunakan Fasilitas

    KH Imron Mutamakkin : Pengurus NU Dilarang Berkampanye Menggunakan Fasilitas

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    Tosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar istighosah rutin Jum’at Legi di Masjid Al Mujahidin, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, (11/10/2024). KH Imron Mutamakkin mengatakan, bagi pengurus NU dan Banom yang terlibat dalam pilkada dilarang mengunakan atribut banom, fasilitas MWCNU dan berkampanye di acara resmi NU. “Kalau individu silahkan saya tidak membatasi, […]

  • Apakah Nabi SAW Berolahraga?

    Apakah Nabi SAW Berolahraga?

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • visibility 845
    • 0Komentar

    Tergantung apa yang dimaksud dengan olahraga. Kalau yang dimaksud olahraga itu seperti kita dengan cara jogging, sepedaan, tred-mill, jalan sehat, dan sejenisnya, tentu saja tidak dilakukan oleh Nabi SAW. Apalagi dalam bentuk permainan atau pertandingan, seperti bikin kesebelasan sepak-bola, atau turmanem bulu tangkis, basket, voli, catur, dan seterusnya, tentu saja tidak dilakukan oleh Nabi SAW. […]

  • Medsos Aktif Hingga Bekali Desain, IPNU IPPNU Gondang Wetan Diminati Pelajar

    Medsos Aktif Hingga Bekali Desain, IPNU IPPNU Gondang Wetan Diminati Pelajar

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • visibility 1.195
    • 0Komentar

    Gondang Wetan, NU PasuruanKetua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Gondang Wetan Siti Julaikha mengungkapkan, bahwa kebanyakan pelajar setempat tertarik menjadi anggota berawal dari melihat aktifnya media sosial organisasi. “Ada juga yang awalnya hanya ingin belajar desain. Lama-lama ingin tahu tentang IPNU IPPNU,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Senin (24/01/2022). Ia […]

  • Dukung Pembentukan Destana, LPBINU Pasuruan Gelar Pelatihan Fasilitator dan Community Organizer

    Dukung Pembentukan Destana, LPBINU Pasuruan Gelar Pelatihan Fasilitator dan Community Organizer

    • calendar_month Jum, 23 Jun 2023
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Fasilitator dan Community Organizer (CO) Desa Tangguh Bencana (Desatana), Sabtu-Ahad (17-18/6/2023). Kegiatan dipusatkan di Lantai 3, Gedung Rektorat Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Jl Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Pelatihan diikuti 40 relawan delegasi dari seluruh […]

  • Kiai Imron Mutamakkin : Keshalehan Perilaku Harus Berlanjut Luar Bulan Ramadhan

    Kiai Imron Mutamakkin : Keshalehan Perilaku Harus Berlanjut Luar Bulan Ramadhan

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • visibility 672
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Puasa sesungguhnya mengajarkan kebersambungan kesalehan antara bulan Ramadlan dan luar bulan Ramadlan. Karena itu, janganlah kesalehan yang luar biasa di bulan Ramadlan berhenti menyusul lebaran tiba. Qiyamul lail, tadarus, sedekah dan pengendalian hawa nafsu juga harus dilanjutkan di luar bulan Ramadlan. Hal tersebut diungkapkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan KH […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca