Breaking News
light_mode

Dulu Rekanita, Sekarang Istri Tercinta

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
  • visibility 1.109
  • comment 1 komentar

Kisah Romantis Kader PC IPNU yang Menikah dengan Kader PAC IPPNU.

Saiful Anwar (24), warga desa Grogol, Gondangwetan, kabupaten Pasuruan. Ia sedang merasakan satu dari keberkahan berkhidmat di NU. Pasalnya, selain mendapat ilmu, idealisme serta jaringan, ia juga menemukan jodohnya saat berproses di PC IPNU kabupaten Pasuruan.

Aan, sapaan akrabnya, adalah kader PC IPNU kabupaten Pasuruan sekaligus kader Anshor ranting Grogol yang masih aktif hingga saat ini. Anak tunggal dari pasang Sofiyyah dan Jumari ini, menikahi Aulia Faizzah (22), warga desa Jajar, Gondangwetan, Pasuruan yang juga tercatat sebagai kader PAC IPPNU Gondangwetan.

Sabtu (3/4/21), keduanya menggelar resepsi pernikahan di kediaman Aan, di desa Grogol, Gondangwetan.

Yang menarik, regu Hastapora Banser ranting Grogol ikut serta dalam prosesi resepsi ini. Mereka menyambut kedatangan kedua mempelai dengan upacara semi militer khas Hastapora.

Dalam prosesi, perwakilan pengurus Anshor ranting Grogol memberikan kado berupa jaket khas Banser sebagai simbolisasi pengangkatan kader kehormatan kepada mempelai puteri.

“Setiap kali ada kader Anshor ranting Grogol yang menikah, memang kami rayakan seperti ini, sebagai apresiasi,” jelas Ahmad Marzuki, salah satu pengurus ranting Anshor Grogol.

Para undangan dan masyarakat tertarik dengan prosesi resepsi yang terbilang unik itu. Apalagi, warga sekitar mayoritas kaum Nahdliyyin yang telah akrab dengan NU dan semua Banomnya. Bahkan, ustadzah Umi Salamah, perwakilan keluarga mempelai puteri memberikan apresiasi ketika memberikan sambutan. “Tidak harus anak orang terpandang. Asalkan menjadi anggota Banser, akan dimuliakan seperti ini,” ujarnya.

Salah satu anggota regu Hastapora yang menarik perhatian para undangan, adalah M Wangsit (60). Anggota Banser paling sepuh itu tetap semangat meski cuaca begitu gerah dan ia terpaksa meliburkan pekerjaannya demi ikut merayakan hari bahagia sahabat seperjuangan yang seusia anaknya itu.

Puluhan kamera ikut mengabadikan moment mengharukan itu. Para undangan, famili serta warga merekamnya dengan gadget masing-masing. “Video lengkapnya saksikan di channel Youtube ibra fatih 18,” ujar salah satu famili Aan kepada nupasuruan.or.id.

Kontributor: Abdul Rozaq

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Harlah ke 99 NU Saat Pandemi, NU Pasuruan Gelar Gowes Tangguh

    Peringati Harlah ke 99 NU Saat Pandemi, NU Pasuruan Gelar Gowes Tangguh

    • calendar_month Ming, 20 Feb 2022
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanDalam masa pandemi gelombang 3, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan peringati Hari Lahir (Harlah) ke-99 NU dengan kegiatan ‘Gowes Tangguh’, Sabtu (19/02/2022). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, beberapa rangkaian peringatan harlah. Mulai dari Istighotsah hingga gowes. “Gowes agar imunitas kita terjaga,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Ahad (20/02/2022). Ia […]

  • KH Imron Mutamakkin : Narkoba Dapat Merusak Moral Anak Muda

    KH Imron Mutamakkin : Narkoba Dapat Merusak Moral Anak Muda

    • calendar_month Ming, 3 Des 2023
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin mengatakan bahwasanya dampak pengunaan narkoba dapat merusak moral anak anak muda. Hal itu diungkapkan pada saat acara istighosah kubro di Balai Desa Kedawung Kulon Jum’at (1/11/2023). “Tantangan kita saat ini adalah mengawasi pergaulan anak anak kita agar tidak terjerumus penyalahgunaan obat […]

  • PCNU Pasuruan Ajak Kolaborasi Polres Atasi Curas di Masyarakat

    PCNU Pasuruan Ajak Kolaborasi Polres Atasi Curas di Masyarakat

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Dalam kurun sepekan yang lalu banyak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mendapatkan banyak laporan dan curhatan warga nahdliyyin terkait pencurian dengan kekerasan (Curas). Merespon hal tersebut PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar audisi dengan Polres Pasuruan Kota yang berlangsung di lobby Polres Pasuruan Kota, Selasa (21/01/2024). Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama […]

  • Di Camping Fun Remaja, Mahasiswa UNU Pasuruan Bicara Bahaya Pernikahan Usia Anak

    Di Camping Fun Remaja, Mahasiswa UNU Pasuruan Bicara Bahaya Pernikahan Usia Anak

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • visibility 1.113
    • 0Komentar

    Gempol, NU Pasuruan Mahasiswa Peserta Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Risqiyatul Islamiyah, dipercaya menjadi pemateri Camping Fun Remaja. Ia menyampaikan materi tentang bahaya pernikahan usia anak dan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak di desa. Pernikahan usia anak dapat berdampak negatif terhadap pendidikan, kesehatan, […]

  • Dukung Olahan Susu untuk Keluarga dan Dijual, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Seminar

    Dukung Olahan Susu untuk Keluarga dan Dijual, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Seminar

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    Lumbang, NU PasuruanMahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 4 mendukung warga mengolah susu untuk keluarga dan dijual. Dukungan itu diwujudkan dengan menggelar Seminar Pengolahan Susu di Balai Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Ahad (13/8/2023). Bimtek terlaksana bekerja […]

  • Mengenal KH Achmad Djufri Rais Syuriah NU Pasuruan

    Mengenal KH Achmad Djufri Rais Syuriah NU Pasuruan

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • visibility 395
    • 0Komentar

    KH Ahmad Djufri merupakan ulama yang lahir dilahirkan di Kota Pasuruan tahun 1317H/1900M dari pasangan suami istri Syekh Djufri dan Nyai Hj Sulhah. Sejak kecil pendidikannya di awasi langsung oleh kedua orang tuanya. Pendidikan Pada masa remaja beliau belajar ilmu agama dari banyak guru dan ulama ternama diantara adalah KH Abdullah bin Yasin Kebonsari, Kiai […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca