Breaking News
light_mode

Dulu Rekanita, Sekarang Istri Tercinta

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
  • visibility 1.163
  • comment 1 komentar

Kisah Romantis Kader PC IPNU yang Menikah dengan Kader PAC IPPNU.

Saiful Anwar (24), warga desa Grogol, Gondangwetan, kabupaten Pasuruan. Ia sedang merasakan satu dari keberkahan berkhidmat di NU. Pasalnya, selain mendapat ilmu, idealisme serta jaringan, ia juga menemukan jodohnya saat berproses di PC IPNU kabupaten Pasuruan.

Aan, sapaan akrabnya, adalah kader PC IPNU kabupaten Pasuruan sekaligus kader Anshor ranting Grogol yang masih aktif hingga saat ini. Anak tunggal dari pasang Sofiyyah dan Jumari ini, menikahi Aulia Faizzah (22), warga desa Jajar, Gondangwetan, Pasuruan yang juga tercatat sebagai kader PAC IPPNU Gondangwetan.

Sabtu (3/4/21), keduanya menggelar resepsi pernikahan di kediaman Aan, di desa Grogol, Gondangwetan.

Yang menarik, regu Hastapora Banser ranting Grogol ikut serta dalam prosesi resepsi ini. Mereka menyambut kedatangan kedua mempelai dengan upacara semi militer khas Hastapora.

Dalam prosesi, perwakilan pengurus Anshor ranting Grogol memberikan kado berupa jaket khas Banser sebagai simbolisasi pengangkatan kader kehormatan kepada mempelai puteri.

“Setiap kali ada kader Anshor ranting Grogol yang menikah, memang kami rayakan seperti ini, sebagai apresiasi,” jelas Ahmad Marzuki, salah satu pengurus ranting Anshor Grogol.

Para undangan dan masyarakat tertarik dengan prosesi resepsi yang terbilang unik itu. Apalagi, warga sekitar mayoritas kaum Nahdliyyin yang telah akrab dengan NU dan semua Banomnya. Bahkan, ustadzah Umi Salamah, perwakilan keluarga mempelai puteri memberikan apresiasi ketika memberikan sambutan. “Tidak harus anak orang terpandang. Asalkan menjadi anggota Banser, akan dimuliakan seperti ini,” ujarnya.

Salah satu anggota regu Hastapora yang menarik perhatian para undangan, adalah M Wangsit (60). Anggota Banser paling sepuh itu tetap semangat meski cuaca begitu gerah dan ia terpaksa meliburkan pekerjaannya demi ikut merayakan hari bahagia sahabat seperjuangan yang seusia anaknya itu.

Puluhan kamera ikut mengabadikan moment mengharukan itu. Para undangan, famili serta warga merekamnya dengan gadget masing-masing. “Video lengkapnya saksikan di channel Youtube ibra fatih 18,” ujar salah satu famili Aan kepada nupasuruan.or.id.

Kontributor: Abdul Rozaq

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Rutinan Lailatul Ijtima’, MWC NU Sidogiri Jelaskan Dalil Istighosah

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Sidogiri PCNU Kabupaten Pasuruan, sukses gelar rutinan Lailatul Ijtima’ pada hari Kamis malam (7/2/2019), yang kali ini bertempat di Masjid Al-Muttaqin Karangnongko Desa Ngabar Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh group Sholawat Al-Banjari dari Ikatan pemuda muslim (IPM) Ngabar Kraton. Adapun acara seperti biasanya, dimulai dengan […]

  • YAPERTINUS Menatap Babak Baru: Ketika Amanah Sejarah Bertemu Ekosistem PTNU

    YAPERTINUS Menatap Babak Baru: Ketika Amanah Sejarah Bertemu Ekosistem PTNU

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Tidak semua perubahan kelembagaan dimulai dari keputusan untuk berubah. Sebagian justru bermula dari keberanian untuk bertanya: Apa yang akan terjadi setelah kita berubah? Pertanyaan itulah yang terasa dalam pertemuan Tim Penyelenggara Tata Kelola Yayasan Perguruan Tinggi Islam Nahdlatul Ulama Surakarta (YAPERTINUS) bersama Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT-PBNU), Sabtu (8/8/2026). Pertemuan tersebut memang […]

  • Rakor Bersama, LDNU-RMINU Pasuruan Komitmen Perluas Syiar Islam di Daerah Terpencil

    Rakor Bersama, LDNU-RMINU Pasuruan Komitmen Perluas Syiar Islam di Daerah Terpencil

    • calendar_month Rab, 3 Agu 2022
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Pandaan, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren) (RMI) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama, Selasa (02/08/2022). Kegiatan yang bertempat di Waroeng Sumringah, Kompleks Tamandayu, Kecamatan Pandaan itu, bertujuan untuk mempersiapkan Safari Pesantren tahun 1444 Hijriah mendatang. Sekretaris PC LDNU Ahmad Syarofuddin Alkuwaity menyampaikan, membahas upaya mengoptimalkan kegiatan […]

  • Safari Ramadhan ke-5: KH. Muzakki Birrul Alim Instruksikan Pembentengan Aswaja NU

    Safari Ramadhan ke-5: KH. Muzakki Birrul Alim Instruksikan Pembentengan Aswaja NU

    • calendar_month Ming, 27 Mei 2018
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

      Adanya penyebaran faham atau aliran diluar Ahlussunah Wal Jamaah (ASWAJA) di Indonesia, mendapat perhatian khusus Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan.

  • Jelang Akreditasi, STAI Salahuddin Hadiri Workshop Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

    Jelang Akreditasi, STAI Salahuddin Hadiri Workshop Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2024
    • visibility 938
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan turut hadir acara Workshop peningkatan mutu pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh ISNU Jawa Timur di Universitas Islam Malang (UNISMA), Kamis (2/05/2024). Hal itu dilakukan untuk meningkatan mutu pendidikan tinggi dan persiapan menjelang akreditasi, STAI Salahuddin Pasuruan. Kepala Prodi (Kaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Ning […]

  • KH Imron Mutamakkin Tekankan Makna Santri dalam Haul KH Abdurrahman Syakur

    KH Imron Mutamakkin Tekankan Makna Santri dalam Haul KH Abdurrahman Syakur

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa makna santri tidak hanya terbatas pada mereka yang pernah mondok di pesantren. Menurutnya, siapa pun yang memegang teguh agamanya Allah dan berakhlak baik, layak disebut santri. Hal itu disampaikan KH Imron Mutamakkin dalam acara Haul ke-6 KH Abdurrahman Syakur […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca