Breaking News
light_mode

Dulu Rekanita, Sekarang Istri Tercinta

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
  • visibility 524
  • comment 1 komentar

Kisah Romantis Kader PC IPNU yang Menikah dengan Kader PAC IPPNU.

Saiful Anwar (24), warga desa Grogol, Gondangwetan, kabupaten Pasuruan. Ia sedang merasakan satu dari keberkahan berkhidmat di NU. Pasalnya, selain mendapat ilmu, idealisme serta jaringan, ia juga menemukan jodohnya saat berproses di PC IPNU kabupaten Pasuruan.

Aan, sapaan akrabnya, adalah kader PC IPNU kabupaten Pasuruan sekaligus kader Anshor ranting Grogol yang masih aktif hingga saat ini. Anak tunggal dari pasang Sofiyyah dan Jumari ini, menikahi Aulia Faizzah (22), warga desa Jajar, Gondangwetan, Pasuruan yang juga tercatat sebagai kader PAC IPPNU Gondangwetan.

Sabtu (3/4/21), keduanya menggelar resepsi pernikahan di kediaman Aan, di desa Grogol, Gondangwetan.

Yang menarik, regu Hastapora Banser ranting Grogol ikut serta dalam prosesi resepsi ini. Mereka menyambut kedatangan kedua mempelai dengan upacara semi militer khas Hastapora.

Dalam prosesi, perwakilan pengurus Anshor ranting Grogol memberikan kado berupa jaket khas Banser sebagai simbolisasi pengangkatan kader kehormatan kepada mempelai puteri.

“Setiap kali ada kader Anshor ranting Grogol yang menikah, memang kami rayakan seperti ini, sebagai apresiasi,” jelas Ahmad Marzuki, salah satu pengurus ranting Anshor Grogol.

Para undangan dan masyarakat tertarik dengan prosesi resepsi yang terbilang unik itu. Apalagi, warga sekitar mayoritas kaum Nahdliyyin yang telah akrab dengan NU dan semua Banomnya. Bahkan, ustadzah Umi Salamah, perwakilan keluarga mempelai puteri memberikan apresiasi ketika memberikan sambutan. “Tidak harus anak orang terpandang. Asalkan menjadi anggota Banser, akan dimuliakan seperti ini,” ujarnya.

Salah satu anggota regu Hastapora yang menarik perhatian para undangan, adalah M Wangsit (60). Anggota Banser paling sepuh itu tetap semangat meski cuaca begitu gerah dan ia terpaksa meliburkan pekerjaannya demi ikut merayakan hari bahagia sahabat seperjuangan yang seusia anaknya itu.

Puluhan kamera ikut mengabadikan moment mengharukan itu. Para undangan, famili serta warga merekamnya dengan gadget masing-masing. “Video lengkapnya saksikan di channel Youtube ibra fatih 18,” ujar salah satu famili Aan kepada nupasuruan.or.id.

Kontributor: Abdul Rozaq

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujud Lingkungan Bersih, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Launcing Bank Sampah

    Wujud Lingkungan Bersih, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Launcing Bank Sampah

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2024
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama UNU Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) luncurkan progam bank samah di Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/08/2024). Siti Ayuni mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan mengatakan, bank sampah merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi masalah sampah di desa […]

  • “Tim NU Peduli” Pasuruan Bantu & Ajak Warga Peduli Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Bromo

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • visibility 369
    • 0Komentar

    PCNU Kabupaten Pasuruan, melalui Tim NU Peduli (LPBINU, Lazisnu, & Bagana) bagi-bagi masker kepada warga terdampak abu vulkanik gunung Bromo, Kamis (28/3/2019). Tepatnya di tiga lokasi, yakni Desa Tosari, Desa Wonokitri, dan Desa Sedaeng. Sejauh ini, 2. 550 masker yang sudah didistribusikan. Sebelum prosesi penyerahan bantuan, Tim NU Peduli disambut oleh ketua MWC NU Tosari […]

  • Rutin Tiap Tahun, PK IPNU-IPPNU MA Ma’arif Al-Asy’ari Gelar Santunan Yatim

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2019
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Pengurus Komisariat (PK) IPNU-IPPNU MA Ma’arif Al-Asy’ary Gondangwetan rutin setiap tahun, tepatnya di bulan muharram, menggelar santunan anak yatim. Kegiatan ini bekerjasama dengan Forum Alumni MA Ma’arif Al-Asy’ary dan PC Lazisnu Kabupaten Pasuruan, Sabtu (21/9/2019) bertempat di Gedung MA Ma’arif Al-Asy’ari Jl. KH. Hasan Asy’ari Ranggeh Gondangwetan. Turut hadir ketua dan jajaran pengurus PC IPNU-IPPNU […]

  • LPBINU  Pasuruan Ikut Giat Bersih Lokasi Longsor di Tlogosari Tutur, Satu Warga Tewas Saat Selamatkan Ternak

    LPBINU Pasuruan Ikut Giat Bersih Lokasi Longsor di Tlogosari Tutur, Satu Warga Tewas Saat Selamatkan Ternak

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan melaksanakan giat bersih-bersih di lokasi terdampak tanah longsor di Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membantu pemulihan lingkungan pascalongsor serta memastikan area kembali aman bagi warga. Musibah longsor yang terjadi pada Jumat malam (5/12/2025) […]

  • Istiqomah, PC LBM NU Pasuruan Gelar Bahtsul Masail Setiap Bulan

    • calendar_month Jum, 2 Nov 2018
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Agenda rutin bulanan Bahtsul Masail menjadi sarana untuk melestarikan tradisi tafaqquh fiddin dalam bingkai mubahatsah di pesantren NU, sekaligus memberikan solusi problematika keagamaan kepada masyarakat luas, Pengurus PC LBM NU Kabupaten Pasuruan, bekerjasama dengan LBM MWC NU Kejayan kembali melaksanakan agenda rutin bulanan tersebut. Kali ini, agenda tersebut menjadi salah satu agenda peringatan Haul Akbar KH. […]

  • Kiai Matin, Ceritakan Teladan Mbah Wahab: Kedekatan Kiai dan Santri adalah Identitas NU

    Kiai Matin, Ceritakan Teladan Mbah Wahab: Kedekatan Kiai dan Santri adalah Identitas NU

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Matin Djawahir menegaskan kembali dawuh Hadlratussyekh KH Hasyim Asy’ari bahwa siapa pun yang mengurus NU akan dianggap sebagai santrinya. Menurutnya, pesan tersebut menjadi ikatan ruhani antara guru dan santri yang telah menjadi tradisi kuat di lingkungan NU.Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca