Breaking News
light_mode

Gus Ghofur : Pahala Puasa Hanya Allah yang Tahu

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
  • visibility 1.264
  • comment 1 komentar

Purwodadi, NU Pasuruan

Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Abdul Ghofur, menyampaikan tausiyah tentang keutamaan ibadah puasa. Ia menekankan bahwa pahala puasa hanya diketahui oleh Allah SWT dan setiap individu dapat memperoleh pahala yang berbeda, tergantung dari amal ibadah yang dilakukan selama berpuasa.

“Meskipun sama-sama berpuasa, pahala yang diperoleh bisa berbeda-beda, tergantung pada amal ibadah yang menyertainya,” ujarnya pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Nurul Islam, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (9/05/2025).

Menurutnya, ibadah puasa adalah ibadah yang bersifat rahasia antara seorang hamba dengan Allah SWT. Oleh karena itu, nilai dan pahala yang diperoleh pun berbeda-beda.

“Yang terpenting dalam berpuasa adalah niat ikhlas dan mengharap ridho Allah. InsyaAllah, dengan demikian kita akan mendapatkan ridho-Nya serta keselamatan dunia dan akhirat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gus Abdul Ghofur menjelaskan bahwa puasa tidak hanya dilakukan oleh umat Islam, tetapi juga oleh umat lain dengan cara yang berbeda. Ia menyebut bahwa dalam kitab Injil Lama, umat Nasrani juga memiliki kewajiban berpuasa setiap musim, bahkan jika dihitung-hitung, jumlah puasa mereka lebih banyak dibandingkan dengan umat Islam.

“Sejarah mencatat bahwa semua nabi dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW melaksanakan puasa. Mereka tidak makan dan minum, namun tata cara puasanya berbeda,” ungkapnya.

Ia juga menceritakan bahwa ketika Nabi Adam AS diturunkan dari surga ke bumi, Allah SWT memerintahkannya untuk berpuasa, yang kini dikenal sebagai puasa Ayyamul Bidh.

“Sebelum bertemu dengan Siti Hawa di bumi, Nabi Adam AS menjalankan puasa sebagai bentuk tirakatnya. Maka dari itu, bagi yang masih sendiri, perlu menjalankan tirakat seperti puasa agar mendapatkan jodoh yang terbaik,” ujarnya dengan candaan ringan.

Acara Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan ini berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat setempat.

Dengan kegiatan ini, PCNU Kabupaten Pasuruan berharap dapat terus memberikan pencerahan serta menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat di tengah masyarakat, terutama dalam bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • YAPERTINUS Menatap Babak Baru: Ketika Amanah Sejarah Bertemu Ekosistem PTNU

    YAPERTINUS Menatap Babak Baru: Ketika Amanah Sejarah Bertemu Ekosistem PTNU

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Tidak semua perubahan kelembagaan dimulai dari keputusan untuk berubah. Sebagian justru bermula dari keberanian untuk bertanya: Apa yang akan terjadi setelah kita berubah? Pertanyaan itulah yang terasa dalam pertemuan Tim Penyelenggara Tata Kelola Yayasan Perguruan Tinggi Islam Nahdlatul Ulama Surakarta (YAPERTINUS) bersama Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT-PBNU), Sabtu (8/8/2026). Pertemuan tersebut memang […]

  • Sukses, Pembukaan Bahtsul Masail Rutin Bulanan PC LBM NU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 3 Agu 2018
    • visibility 723
    • 2Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan menggelar Pembukaan Bahtsul Masail Rutin Bulanan, Rabu (1/8) di Pondok Pesantren Al-Falah Lebak Winongan Pasuruan. Menurut Fuad, dalam acara ini, puluhan kiai diundang untuk hadir antara lain KH. Muhibbul Aman Ali, KH. Abd. Basith Ahmad, dan KH. Amin Sodiq sebagai Tim Mushohih. Sementara itu, ia juga […]

  • Safari Ramadhan ke-5: KH. Muzakki Birrul Alim Instruksikan Pembentengan Aswaja NU

    Safari Ramadhan ke-5: KH. Muzakki Birrul Alim Instruksikan Pembentengan Aswaja NU

    • calendar_month Ming, 27 Mei 2018
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

      Adanya penyebaran faham atau aliran diluar Ahlussunah Wal Jamaah (ASWAJA) di Indonesia, mendapat perhatian khusus Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan.

  • Dorong Guru Inovatif Mengajar Aswaja, Ma’arif NU Pasuruan Gelar Workshop Reaktualisasi Kurikulum

    Dorong Guru Inovatif Mengajar Aswaja, Ma’arif NU Pasuruan Gelar Workshop Reaktualisasi Kurikulum

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • visibility 1.176
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul ULama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan mendorong guru di sekolah dan madrasah yang dinaunginya untuk mampu melakukan inovasi pembelajaran Aswaja. Hal itu dilaksanakan di kegiatan Workshop Reaktualisasi Kurikulum Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya Warungdowo, Kecamatan […]

  • Perkuat Kemandirian Pesantren, LPNU Pasuruan Bersama Pemerintah Daerah Sosialisasi OPOP

    Perkuat Kemandirian Pesantren, LPNU Pasuruan Bersama Pemerintah Daerah Sosialisasi OPOP

    • calendar_month Sab, 9 Jul 2022
    • visibility 832
    • 0Komentar

    Rembang, NU Pasuruan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pasuruan bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi Program One Pesantren One Product (OPOP) di di Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Desa Pekoran, Kecamatan Rembang, Kamis (07/07/2022). Ketua LPNU Ustadz Samsul Arifin menjelaskan, Program OPOP merupakan program unggulan Pemerintah Jawa Timur. Tujuannya untuk upgreding […]

  • Niat Zakat Fitrah Lengkap: untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga Beserta Artinya

    Niat Zakat Fitrah Lengkap: untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga Beserta Artinya

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Setelah kewajiban melaksanakan puasa Ramadhan, maka umat Islam diwajibkan membayar zakat fitrah, yang merupakan rukun Islam ketiga. Membayar zakat fitrah ini hukumnya wajib bagi seorang dengan tiga kondisi, yaitu beragama Islam, menjumpai waktu wajibnya zakat yakni akhir bagian dari Ramadhan dan awal bagian dari Syawal, dan memiliki makanan pokok yang melebihi dari kebutuhannya dan keluarganya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca