Breaking News
light_mode

Gus Ghofur : Pahala Puasa Hanya Allah yang Tahu

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
  • visibility 802
  • comment 1 komentar

Purwodadi, NU Pasuruan

Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Abdul Ghofur, menyampaikan tausiyah tentang keutamaan ibadah puasa. Ia menekankan bahwa pahala puasa hanya diketahui oleh Allah SWT dan setiap individu dapat memperoleh pahala yang berbeda, tergantung dari amal ibadah yang dilakukan selama berpuasa.

“Meskipun sama-sama berpuasa, pahala yang diperoleh bisa berbeda-beda, tergantung pada amal ibadah yang menyertainya,” ujarnya pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Nurul Islam, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (9/05/2025).

Menurutnya, ibadah puasa adalah ibadah yang bersifat rahasia antara seorang hamba dengan Allah SWT. Oleh karena itu, nilai dan pahala yang diperoleh pun berbeda-beda.

“Yang terpenting dalam berpuasa adalah niat ikhlas dan mengharap ridho Allah. InsyaAllah, dengan demikian kita akan mendapatkan ridho-Nya serta keselamatan dunia dan akhirat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gus Abdul Ghofur menjelaskan bahwa puasa tidak hanya dilakukan oleh umat Islam, tetapi juga oleh umat lain dengan cara yang berbeda. Ia menyebut bahwa dalam kitab Injil Lama, umat Nasrani juga memiliki kewajiban berpuasa setiap musim, bahkan jika dihitung-hitung, jumlah puasa mereka lebih banyak dibandingkan dengan umat Islam.

“Sejarah mencatat bahwa semua nabi dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW melaksanakan puasa. Mereka tidak makan dan minum, namun tata cara puasanya berbeda,” ungkapnya.

Ia juga menceritakan bahwa ketika Nabi Adam AS diturunkan dari surga ke bumi, Allah SWT memerintahkannya untuk berpuasa, yang kini dikenal sebagai puasa Ayyamul Bidh.

“Sebelum bertemu dengan Siti Hawa di bumi, Nabi Adam AS menjalankan puasa sebagai bentuk tirakatnya. Maka dari itu, bagi yang masih sendiri, perlu menjalankan tirakat seperti puasa agar mendapatkan jodoh yang terbaik,” ujarnya dengan candaan ringan.

Acara Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan ini berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat setempat.

Dengan kegiatan ini, PCNU Kabupaten Pasuruan berharap dapat terus memberikan pencerahan serta menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat di tengah masyarakat, terutama dalam bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Rakor, NU Peduli Siaga Bencana di Kabupaten Pasuruan

    Gelar Rakor, NU Peduli Siaga Bencana di Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2024
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) bersama NU Peduli di ruang rapat PCNU Kabupaten Pasuruan, (21/08/2024). Dalam rakor tersebut NU Peduli akan mengedukasi dan membantu warga yang terdampak bencana kekeringan lima kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, peran NU bukan hanya […]

  • Ada Luring & Daring, Catat & Ikuti Kegiatan NU Pasuruan Selama Ramadhan

    Ada Luring & Daring, Catat & Ikuti Kegiatan NU Pasuruan Selama Ramadhan

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • visibility 788
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerbitkan surat pemberitahuan dengan nomor 25/PC.03/A.I.01.03/1635/03/2025 perihal Rangkaian Kegiatan Ramadhan. Tercatat 33 kegiatan, baik secara luring dan daring, yang diselenggarakan oleh pengurus cabang, lembaga, dan Badan Otonom (Banom) tingkat cabang. Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Ramadhan Gus Abdul Ghofur menerangkan, rangkaian kegiatan dimulai dengan mengirim santri […]

  • Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanUstadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden […]

  • Jadi Ketua PC IPPNU Pasuruan, Dita Febrianti Bakal Fokus 3 Hal

    Jadi Ketua PC IPPNU Pasuruan, Dita Febrianti Bakal Fokus 3 Hal

    • calendar_month Sel, 28 Mar 2023
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanDita Febrianti terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2023-2025. Dirinya terpilih dalam Konferensi Cabang IPPNU ke XIX di Auditorium Mpu Sindok, Graha Maslahat, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasuruan, Sabtu (18/3/2023). Dita, sapaan akrabnya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah […]

  • LPPNU Pasuruan Lakukan Kerjasama Bersama Petani Lumbang

    LPPNU Pasuruan Lakukan Kerjasama Bersama Petani Lumbang

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2024
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar turba pertanian di  MWCNU Lumbang. Ketua PC LPPNU Kabupaten Pasuruan Syamsul Ma’arif menyampaikan tujuan dari turba ini adalah untuk menjalin kerjasama antara PC LPPNU dengan masyarakat yang berprofesi sebagai petani untuk mencari solusi atas masalah-masalah pertanian yang di hadapi petani […]

  • Niat Zakat Fitrah Lengkap: untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga Beserta Artinya

    Niat Zakat Fitrah Lengkap: untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga Beserta Artinya

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Setelah kewajiban melaksanakan puasa Ramadhan, maka umat Islam diwajibkan membayar zakat fitrah, yang merupakan rukun Islam ketiga. Membayar zakat fitrah ini hukumnya wajib bagi seorang dengan tiga kondisi, yaitu beragama Islam, menjumpai waktu wajibnya zakat yakni akhir bagian dari Ramadhan dan awal bagian dari Syawal, dan memiliki makanan pokok yang melebihi dari kebutuhannya dan keluarganya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca