Breaking News
light_mode

Gus Ghofur : Pahala Puasa Hanya Allah yang Tahu

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
  • visibility 729
  • comment 1 komentar

Purwodadi, NU Pasuruan

Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Abdul Ghofur, menyampaikan tausiyah tentang keutamaan ibadah puasa. Ia menekankan bahwa pahala puasa hanya diketahui oleh Allah SWT dan setiap individu dapat memperoleh pahala yang berbeda, tergantung dari amal ibadah yang dilakukan selama berpuasa.

“Meskipun sama-sama berpuasa, pahala yang diperoleh bisa berbeda-beda, tergantung pada amal ibadah yang menyertainya,” ujarnya pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Nurul Islam, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (9/05/2025).

Menurutnya, ibadah puasa adalah ibadah yang bersifat rahasia antara seorang hamba dengan Allah SWT. Oleh karena itu, nilai dan pahala yang diperoleh pun berbeda-beda.

“Yang terpenting dalam berpuasa adalah niat ikhlas dan mengharap ridho Allah. InsyaAllah, dengan demikian kita akan mendapatkan ridho-Nya serta keselamatan dunia dan akhirat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gus Abdul Ghofur menjelaskan bahwa puasa tidak hanya dilakukan oleh umat Islam, tetapi juga oleh umat lain dengan cara yang berbeda. Ia menyebut bahwa dalam kitab Injil Lama, umat Nasrani juga memiliki kewajiban berpuasa setiap musim, bahkan jika dihitung-hitung, jumlah puasa mereka lebih banyak dibandingkan dengan umat Islam.

“Sejarah mencatat bahwa semua nabi dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW melaksanakan puasa. Mereka tidak makan dan minum, namun tata cara puasanya berbeda,” ungkapnya.

Ia juga menceritakan bahwa ketika Nabi Adam AS diturunkan dari surga ke bumi, Allah SWT memerintahkannya untuk berpuasa, yang kini dikenal sebagai puasa Ayyamul Bidh.

“Sebelum bertemu dengan Siti Hawa di bumi, Nabi Adam AS menjalankan puasa sebagai bentuk tirakatnya. Maka dari itu, bagi yang masih sendiri, perlu menjalankan tirakat seperti puasa agar mendapatkan jodoh yang terbaik,” ujarnya dengan candaan ringan.

Acara Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan ini berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat setempat.

Dengan kegiatan ini, PCNU Kabupaten Pasuruan berharap dapat terus memberikan pencerahan serta menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat di tengah masyarakat, terutama dalam bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Pelantikan, Berikut Fokus Garapan PC IPPNU Kabupaten Pasuruan

    Gelar Pelantikan, Berikut Fokus Garapan PC IPPNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Purworejo, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2023-2025 resmi dilantik di Pendopo Nyawiji Ngesthi Weganing Gusti, Jl. Alun-alun Utara Kota Pasuruan, Jawa Timur, Jum’at (22/9/2023). Acara tersebut mengusung tema ‘Respresentasi Pelajar Putri Menuju IPPNU Berintegritas’. Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan Dita Febrianti menyampaikan dua poin penting […]

  • Cegah Banjir, Banser Satkoryon Sidogiri & Wonorejo Bersihkan Sungai Selowongko

    • calendar_month Sen, 11 Feb 2019
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Sidogiri dan Wonorejo gelar Bakti Sosial Normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Selowongko, Minggu (10/2) di kompleks Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini Pasuruan. Berdasarkan data yang terhimpun, kegiatan tersebut diikuti oleh 60 Banser yang terbagi di beberapa titik tempat saluran air sungai. Pada pembukaan apel, Kepala Satuan Markas (Kasatma) […]

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

  • Gedung RSNU Pasuruan ‘On Progress’, Layanan Klinik Segera Dibuka

    Gedung RSNU Pasuruan ‘On Progress’, Layanan Klinik Segera Dibuka

    • calendar_month Rab, 14 Des 2022
    • visibility 1.304
    • 0Komentar

    Kejayan, NU PasuruanPembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Pasuruan saat ini sudah memasuki tahap penyelesaian pembangunan gedung dan infrastruktur. Ketua Panitia Pembangunan RSNU, H Farid Syauqi menyampaikan, sejak dilakukan peletakan batu pertama pada 28 Februari 2021 oleh Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, saat ini sudah tegak berdiri tiga klaster gedung. “Gedung untuk Unit […]

  • Sayyidina Umar RA dan Warisan Perdamaian di Jerusalem

    Sayyidina Umar RA dan Warisan Perdamaian di Jerusalem

    • calendar_month Rab, 3 Mar 2021
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Sebelum kedatangan Khalifah Umar bin Khaṭṭāb ra., Jerusalem adalah tempat dimana syak wasangka adalah kewajaran. Barangkali itu memang nasib Jerusalem, yang pernah diserbu oleh seorang Firaun dari Mesir, ditindas oleh Babilonia, kemudian Roma, dan bahkan di tahun 614 M ditaklukkan oleh pasukan Persia. Bila dalam perang sebelumnya orang Yahudi yang dihabisi, dalam penyerbuan oleh pasukan […]

  • Apakah Menangis Membatalkan Puasa ? Simak Penjelasannya

    Apakah Menangis Membatalkan Puasa ? Simak Penjelasannya

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 4.869
    • 1Komentar

    Menangis adalah respons alami manusia terhadap berbagai perasaan, seperti kesedihan, kebahagiaan, atau ketakutan. Namun, ketika seseorang menjalankan ibadah puasa, muncul pertanyaan: apakah menangis dapat membatalkan puasa? 10 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Syekh Ibnu Qasim Dalam kitabnya, Syekh Ibnu Qasim menjelaskan bahwa ada 10 hal yang dapat membatalkan puasa, yaitu: Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Menurut […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca