Breaking News
light_mode

Gus Ghofur : Pahala Puasa Hanya Allah yang Tahu

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
  • visibility 1.075
  • comment 1 komentar

Purwodadi, NU Pasuruan

Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Abdul Ghofur, menyampaikan tausiyah tentang keutamaan ibadah puasa. Ia menekankan bahwa pahala puasa hanya diketahui oleh Allah SWT dan setiap individu dapat memperoleh pahala yang berbeda, tergantung dari amal ibadah yang dilakukan selama berpuasa.

“Meskipun sama-sama berpuasa, pahala yang diperoleh bisa berbeda-beda, tergantung pada amal ibadah yang menyertainya,” ujarnya pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Nurul Islam, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (9/05/2025).

Menurutnya, ibadah puasa adalah ibadah yang bersifat rahasia antara seorang hamba dengan Allah SWT. Oleh karena itu, nilai dan pahala yang diperoleh pun berbeda-beda.

“Yang terpenting dalam berpuasa adalah niat ikhlas dan mengharap ridho Allah. InsyaAllah, dengan demikian kita akan mendapatkan ridho-Nya serta keselamatan dunia dan akhirat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gus Abdul Ghofur menjelaskan bahwa puasa tidak hanya dilakukan oleh umat Islam, tetapi juga oleh umat lain dengan cara yang berbeda. Ia menyebut bahwa dalam kitab Injil Lama, umat Nasrani juga memiliki kewajiban berpuasa setiap musim, bahkan jika dihitung-hitung, jumlah puasa mereka lebih banyak dibandingkan dengan umat Islam.

“Sejarah mencatat bahwa semua nabi dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW melaksanakan puasa. Mereka tidak makan dan minum, namun tata cara puasanya berbeda,” ungkapnya.

Ia juga menceritakan bahwa ketika Nabi Adam AS diturunkan dari surga ke bumi, Allah SWT memerintahkannya untuk berpuasa, yang kini dikenal sebagai puasa Ayyamul Bidh.

“Sebelum bertemu dengan Siti Hawa di bumi, Nabi Adam AS menjalankan puasa sebagai bentuk tirakatnya. Maka dari itu, bagi yang masih sendiri, perlu menjalankan tirakat seperti puasa agar mendapatkan jodoh yang terbaik,” ujarnya dengan candaan ringan.

Acara Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan ini berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat setempat.

Dengan kegiatan ini, PCNU Kabupaten Pasuruan berharap dapat terus memberikan pencerahan serta menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat di tengah masyarakat, terutama dalam bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersyukur atas Nikmat Lisan

    Bersyukur atas Nikmat Lisan

    • calendar_month Ming, 9 Mei 2021
    • visibility 1.361
    • 0Komentar

    Di antara semua anggota badan itu yang paling krusial adalah lisan. Lisan merupakan perangkat di dalam tubuh manusia yang bisa menimbulkan manfaat, namun sekaligus mudarat yang besar bila tak benar penggunaannya. Karena itu ada pepatah mengatakan, mulutmu adalah harimaumu Sebuah perumpamaan yang menegaskan kekuatan dan kebuasan mulut berucap. Bisa saja dengan perkataaan yang keluar dari […]

  • Berkah Ramadhan, 50 Mualaf di Tosari Mendapatkan Santunan

    Berkah Ramadhan, 50 Mualaf di Tosari Mendapatkan Santunan

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • visibility 868
    • 0Komentar

    Tosari, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melalui Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Pasuruan menyalurkan santunan kepada 50 Mualaf di Kecamatan Tosari, Jumat (24/03/2024). Santunan berisi Sembako, Sarung dan/atau Mukenah, dan Uang. Kegiatan dipusatkan di Aula Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tosari. Paket santunan berasal dari kerjasama Lembaga Lembaga Amil Zakat […]

  • Penuh Sampah di Rumah Hingga Tepi Pantai, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Taman Ecobrick

    Penuh Sampah di Rumah Hingga Tepi Pantai, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Taman Ecobrick

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 8 mengelola sampah menjadi Taman Ecobrick. Pemanfaatan sampah plastik menjadi taman itu dibangun di area pelaksanaan Skylot, berada di tengah-tengah Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Senin-Jumat (21-25/8/2023). Anggota Kelompok […]

  • ISNU Pasuruan Dorong Konsolidasi dan Evaluasi Kinerja Pendamping PPH

    ISNU Pasuruan Dorong Konsolidasi dan Evaluasi Kinerja Pendamping PPH

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur menggelar konsolidasi organisai dengan pengurus PC ISNU se Malang Raya di Kantor PCNU Kota Malang, Sabtu (17/05/2025). Dalam acara tersebut PC ISNU Kabupaten Pasuruan ingin meningkatkan koordinasi dan konsolidasi organisasi untuk terus menjalankan kerja sama dengan seluruh pengurus yang ada di wilayah […]

  • Tingkatkan Akses Kesehatan, LAZISNU Pasuruan Adakan Bakti Sosial

    Tingkatkan Akses Kesehatan, LAZISNU Pasuruan Adakan Bakti Sosial

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC )Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Bakti Sosial NU Peduli Pasuruan di Gedung Muslimat NU Kabupaten Pasuruan, Senin (19/05/2025). Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan Nur Kholis Majid mengatakan kegiatan ini menunjukkan kepedulian di bidang kesehatan melalui program pengobatan gratis bagi masyarakat. ” Program […]

  • Mengurus Masjid, Pengurus Harus Kaljasadil Wahid, Kalbunyanil Wahid

    • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Ustadz. Mundir Muslih, ketua Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, berharap kepada kepengurusan Masjid dalam menjalankan tugasnya untuk memakmurkan Masjid memiliki sifat kaljasadil Wakhid & Kalbunyanil Wahid, sehingga antara satu pengurus dan yang lainnya saling membantu dan menguatkan serta menjaga kekompakan. “Kepengurusan Masjid yakni Nadzir dan Qoyyim/Ta’mir kaljasadil Wahid, Kalbunyanil […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca