Breaking News
light_mode

Gus Ghofur : Pahala Puasa Hanya Allah yang Tahu

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
  • visibility 1.169
  • comment 1 komentar

Purwodadi, NU Pasuruan

Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Abdul Ghofur, menyampaikan tausiyah tentang keutamaan ibadah puasa. Ia menekankan bahwa pahala puasa hanya diketahui oleh Allah SWT dan setiap individu dapat memperoleh pahala yang berbeda, tergantung dari amal ibadah yang dilakukan selama berpuasa.

“Meskipun sama-sama berpuasa, pahala yang diperoleh bisa berbeda-beda, tergantung pada amal ibadah yang menyertainya,” ujarnya pada saat Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Nurul Islam, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (9/05/2025).

Menurutnya, ibadah puasa adalah ibadah yang bersifat rahasia antara seorang hamba dengan Allah SWT. Oleh karena itu, nilai dan pahala yang diperoleh pun berbeda-beda.

“Yang terpenting dalam berpuasa adalah niat ikhlas dan mengharap ridho Allah. InsyaAllah, dengan demikian kita akan mendapatkan ridho-Nya serta keselamatan dunia dan akhirat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gus Abdul Ghofur menjelaskan bahwa puasa tidak hanya dilakukan oleh umat Islam, tetapi juga oleh umat lain dengan cara yang berbeda. Ia menyebut bahwa dalam kitab Injil Lama, umat Nasrani juga memiliki kewajiban berpuasa setiap musim, bahkan jika dihitung-hitung, jumlah puasa mereka lebih banyak dibandingkan dengan umat Islam.

“Sejarah mencatat bahwa semua nabi dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW melaksanakan puasa. Mereka tidak makan dan minum, namun tata cara puasanya berbeda,” ungkapnya.

Ia juga menceritakan bahwa ketika Nabi Adam AS diturunkan dari surga ke bumi, Allah SWT memerintahkannya untuk berpuasa, yang kini dikenal sebagai puasa Ayyamul Bidh.

“Sebelum bertemu dengan Siti Hawa di bumi, Nabi Adam AS menjalankan puasa sebagai bentuk tirakatnya. Maka dari itu, bagi yang masih sendiri, perlu menjalankan tirakat seperti puasa agar mendapatkan jodoh yang terbaik,” ujarnya dengan candaan ringan.

Acara Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan ini berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat setempat.

Dengan kegiatan ini, PCNU Kabupaten Pasuruan berharap dapat terus memberikan pencerahan serta menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat di tengah masyarakat, terutama dalam bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Niat Zakat Fitrah Lengkap: untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga Beserta Artinya

    Niat Zakat Fitrah Lengkap: untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga Beserta Artinya

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • visibility 717
    • 0Komentar

    Setelah kewajiban melaksanakan puasa Ramadhan, maka umat Islam diwajibkan membayar zakat fitrah, yang merupakan rukun Islam ketiga. Membayar zakat fitrah ini hukumnya wajib bagi seorang dengan tiga kondisi, yaitu beragama Islam, menjumpai waktu wajibnya zakat yakni akhir bagian dari Ramadhan dan awal bagian dari Syawal, dan memiliki makanan pokok yang melebihi dari kebutuhannya dan keluarganya […]

  • Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Belum genap satu pekan keberadaan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin di tangah masyarakat Kabupaten Pasuruan sebagian besar sudah di rasakan khsusunya mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dalam menjalankan KKN Kolabortif ini mereka harus menjalankan visi misi NU yakni memberi manfaat kepada masyarkat apapun […]

  • Mulai Hari Ini, NU Pasuruan Dampingi Pondok Ramadhan SMAN SMKN se Kabupaten Pasuruan

    Mulai Hari Ini, NU Pasuruan Dampingi Pondok Ramadhan SMAN SMKN se Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dan Bangil bersama Pemerintah menyelenggarakan Pondok Ramadhan di SMAN dan SMKN se Kabupaten Pasuruan secara serentak, Senin (18/04/2022). Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan Ustadz Suadi menjelaskan, Tim PCNU bertugas menyusun dan materi Pondok Ramadhan. Materi meliputi penguatan praktik ibadah, Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah, serta […]

  • Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • visibility 608
    • 2Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menjelaskan hasil analisis awal penentuan 1 Syawal 1447 H yang menunjukkan posisi hilal diperkirakan belum memenuhi kriteria imkanur rukyat. Meski demikian, rukyatul hilal tetap dilaksanakan di rooftop lantai 10 Gedung Mabna Abuya Habib Hasan Baharun, kompleks Pondok Pesantren Darullughah Waddawah (Dalwah), Desa Raci, […]

  • LPBH NU Kab. Pasuruan Beri Bantuan Hukum Konflik Masjid Hidayatullah

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2019
    • visibility 960
    • 0Komentar

    Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama’ (LPBHNU) Kabupaten Pasuruan diminta bantuan oleh PCNU Kota Pasuruan terkait konflik di Masjid Hidayatullah Kota Pasuruan. “Konflik bermula dari kejadian meninggalnya dr. Hendra Romadlon yang disholatkan jenazahnya di masjid hidayatullah, pun pihak keluarga meminta di bacakan yasin dan tahlil. Tetapi di tolak oleh kelompok wahabi salafi yang sudah […]

  • YAPERTINUS Menatap Babak Baru: Ketika Amanah Sejarah Bertemu Ekosistem PTNU

    YAPERTINUS Menatap Babak Baru: Ketika Amanah Sejarah Bertemu Ekosistem PTNU

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Tidak semua perubahan kelembagaan dimulai dari keputusan untuk berubah. Sebagian justru bermula dari keberanian untuk bertanya: Apa yang akan terjadi setelah kita berubah? Pertanyaan itulah yang terasa dalam pertemuan Tim Penyelenggara Tata Kelola Yayasan Perguruan Tinggi Islam Nahdlatul Ulama Surakarta (YAPERTINUS) bersama Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT-PBNU), Sabtu (8/8/2026). Pertemuan tersebut memang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca