Breaking News
light_mode

H Machrus Solikin, Kader NU Pasuruan Sekaligus Pegiat Pertanian dan Lingkungan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 8 Des 2022
  • visibility 1.331
  • comment 0 komentar

H Machrus Solikin, kader Nahdlatul Ulama (NU) yang sering kali hanya membawa tas totebag atau draw string bag dari karung goni atau bahkan kresek ketika menghadiri rapat, menjadi narasumber, hingga ketika berkeliling dunia. Setidaknya, lebih dari 30 Negara telah mengundangnya sebagai pembicara dan/atau peserta kegiatan dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pertanian dan lingkungan.

H Machrus lahir pada 9 Februari 1959. Ia sekarang tinggal di Rukun Tetangga (RT) 001, Rukun Warga (RW) 001, Dusun Gondosuli, Desa Puspo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Dirinya mengawali karirnya di NU sebagai anggota Anak Nahdlatoel Oelama (ANO).

Sejarah menyebutkan, terdapat beberapa nama organisasi bagi anak atau siswa atau santri di NU sebelum didirikannya Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada tahun 1954. Di Surabaya pada tahun 1939 ada Persatoean Santri NO (Persano). Di Malang ada Persatoean Anak Moerid NO (PAMNO) pada tahun 1941. Sedangkan di Sumbawa didirikan Ijtimaul Tolabah NO (ITNO) pada 1946, dan lain sebagainya.

Meski pada tahun 1954 telah didirikan IPNU, ada kemungkinan di tempat tinggal Machrus kecil belum terbentuk sehingga Ia menyatakan “Aktif di ANO, sebelum ada IPNU,” imbuh Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) itu, Senin (5/12/2022).

Sewaktu kecil, Ia menjadi santri di Pondok Pesantren Salafiyah di Kota Pasuruan yang diasuh oleh KH Abdul Hamid atau Mbah Hamid. Dirinya juga lulus di Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Setelah itu, H Machrus bertani dan berbisnis sekaligus menjadi pegiat pertanian dan lingkungan, baik di lingkungan NU maupun di luar NU.

Pada tahun 1999, H Machrus terpilih sebagai ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Puspo periode 1999-2004. Salah satu kontribusinya adalah pengadaan tanah dan dibangunnya kantor MWCNU Puspo. Salah satu yang lainnya adalah keaktifan dan semakin berkembangnya NU di Puspo.

Usai berkhidmat di MWCNU, Ia lantas ditunjuk menjadi Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Program Hutan Rakyat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan periode 2004-2006. Di tahun 2006, dirinya juga diminta untuk menjadi pendamping Tim Penghijauan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan.

Di awal Ia menjadi Ketua Pokja Program Hutan Rakyat, tahun 2004, dirinya berhasil melakukan perjanjian kerja sama dengan PT Kutai Timber Indonesia. Pokja dipercaya untuk menyediakan bahan baku kayu jenis sengon laut (Paraserianthes Falcataria) dengan tetap menjamin kelestarian lingkungan sekitar.

Hingga pada tahun 2011, Ia bersedia menjadi Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruan periode 2011-2016. Pada tahun 2014, dirinya mendampingi penyusunan Peraturan Desa tentang Masyarakat Peduli Lingkungan. Kemudian pada tahun 2015, Ia mendampingi penyusunan Peraturan Desa tentang Pelestarian Sumber Mata Air. Saat ini, Ia menjadi penasehat LPPNU sejak tahun 2016.

Hingga saat ini, sudah ada puluhan penghargaan di bidang pertanian dan lingkungan yang telah diterimanya. Mulai dari lembaga pendidikan, Bupati, Gubernur, Presiden, hingga lembaga internasional.

“Sebagai anak-anak muda, harus selalu membiasakan membaca dan mencatat serta peduli terhadap pertanian dan keberlanjutan lingkungan,” tandas Pendiri Peta Wana Outbond Adventure Team itu.

Bagi penulis, H Machrus Solihin adalah penggerak Nahdlatul Ulama sepanjang hajat. Berkhidmat sejak kecil hingga tua serta menjaga lingkungan untuk generasi selanjutnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlah ke 90 Ansor Pasuruan launching Prakonfercab XI, Berikut Agendanya

    Harlah ke 90 Ansor Pasuruan launching Prakonfercab XI, Berikut Agendanya

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Hari Lahir (Harlah) ke 90 Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan menggelar Majelis Sholawat Al Maslahah di Area Badan Usaha Milik Desa (Bumbdes) Dewarama, Desa Ranggeh Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (24/04/2024). Dalam acara tersebut Ansor Kabupaten Pasuruan melaunching rangkaian acara Prakonfreancab ke XI. Ketua PC GP Ansor Kabupaten […]

  • Ini Sari Belimbing Wuluh dan Teh Daun Kelor Ala Mahasiswa KKN STAIS-ITSNU Pasuruan

    Ini Sari Belimbing Wuluh dan Teh Daun Kelor Ala Mahasiswa KKN STAIS-ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • visibility 1.234
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 12 mendampingi ibu-ibu di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, membuat minuman dari sari Buah Belimbing Wuluh dan teh Daun Kelor. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Sladi, Kecamatan […]

  • Kumpulan Doa Masuk Bulan Rajab Lengkap Beserta Artinya

    Kumpulan Doa Masuk Bulan Rajab Lengkap Beserta Artinya

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • visibility 1.572
    • 0Komentar

    Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal shaleh sebagai bentuk taqarrub kepada Allah SWT, termasuk memperbanyak doa, dzikir, dan ibadah sunnah. Salah satu doa yang masyhur dibaca saat memasuki bulan Rajab adalah doa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Doa ini […]

  • Berikut Tradisi Lebaran Ketujuh di Pasuruan

    Berikut Tradisi Lebaran Ketujuh di Pasuruan

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
    • visibility 1.355
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum bahagia bagi umat Islam di berbagai penjuru dunia khususnya di Indonesia. Tak hanya religius, Lebaran juga menyimpan budaya dan tradisi unik di seluruh Indonesia. Kearifan lokal ini diwariskan secara turun temurun sebagai ciri khas masing-masing Berbagai tradisi unik dan penuh makna muncul untuk menandai dan menambah […]

  • Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriyah : Bacaan, Arti dan Keutmaaannya

    Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriyah : Bacaan, Arti dan Keutmaaannya

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Salah satu amalan yang banyak dikerjakan oleh kaum muslimin menjelang pergantian Tahun Hijriyah adalah membaca doa akhir tahun.Doa tersebut dibaca pada sore hari setelah shalat Ashar di tanggal akhir bulan Dzulhijjah hingga sebelum masuk waktu Maghrib yang menandai datangnya tanggal 1 Muharam. Di dalam doa akhir tahun Islam yang dianjurkan oleh para ulama saleh terdahulu, […]

  • Khitan Massal Warnai Istighotsah Jum’at Wage MWCNU Sukorejo

    Khitan Massal Warnai Istighotsah Jum’at Wage MWCNU Sukorejo

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan sosial kepada masyarakat melalui kegiatan khitan massal yang digelar di Masjid Walisongo, Dusun Glatik, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebelum rangkaian Istighotsah Jum’at Wage. Sebanyak 12 anak dari Desa Glagahsari mengikuti khitan massal yang diperuntukkan bagi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca