Breaking News
light_mode

H Machrus Solikin, Kader NU Pasuruan Sekaligus Pegiat Pertanian dan Lingkungan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 8 Des 2022
  • visibility 1.349
  • comment 0 komentar

H Machrus Solikin, kader Nahdlatul Ulama (NU) yang sering kali hanya membawa tas totebag atau draw string bag dari karung goni atau bahkan kresek ketika menghadiri rapat, menjadi narasumber, hingga ketika berkeliling dunia. Setidaknya, lebih dari 30 Negara telah mengundangnya sebagai pembicara dan/atau peserta kegiatan dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pertanian dan lingkungan.

H Machrus lahir pada 9 Februari 1959. Ia sekarang tinggal di Rukun Tetangga (RT) 001, Rukun Warga (RW) 001, Dusun Gondosuli, Desa Puspo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Dirinya mengawali karirnya di NU sebagai anggota Anak Nahdlatoel Oelama (ANO).

Sejarah menyebutkan, terdapat beberapa nama organisasi bagi anak atau siswa atau santri di NU sebelum didirikannya Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada tahun 1954. Di Surabaya pada tahun 1939 ada Persatoean Santri NO (Persano). Di Malang ada Persatoean Anak Moerid NO (PAMNO) pada tahun 1941. Sedangkan di Sumbawa didirikan Ijtimaul Tolabah NO (ITNO) pada 1946, dan lain sebagainya.

Meski pada tahun 1954 telah didirikan IPNU, ada kemungkinan di tempat tinggal Machrus kecil belum terbentuk sehingga Ia menyatakan “Aktif di ANO, sebelum ada IPNU,” imbuh Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) itu, Senin (5/12/2022).

Sewaktu kecil, Ia menjadi santri di Pondok Pesantren Salafiyah di Kota Pasuruan yang diasuh oleh KH Abdul Hamid atau Mbah Hamid. Dirinya juga lulus di Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Setelah itu, H Machrus bertani dan berbisnis sekaligus menjadi pegiat pertanian dan lingkungan, baik di lingkungan NU maupun di luar NU.

Pada tahun 1999, H Machrus terpilih sebagai ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Puspo periode 1999-2004. Salah satu kontribusinya adalah pengadaan tanah dan dibangunnya kantor MWCNU Puspo. Salah satu yang lainnya adalah keaktifan dan semakin berkembangnya NU di Puspo.

Usai berkhidmat di MWCNU, Ia lantas ditunjuk menjadi Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Program Hutan Rakyat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan periode 2004-2006. Di tahun 2006, dirinya juga diminta untuk menjadi pendamping Tim Penghijauan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan.

Di awal Ia menjadi Ketua Pokja Program Hutan Rakyat, tahun 2004, dirinya berhasil melakukan perjanjian kerja sama dengan PT Kutai Timber Indonesia. Pokja dipercaya untuk menyediakan bahan baku kayu jenis sengon laut (Paraserianthes Falcataria) dengan tetap menjamin kelestarian lingkungan sekitar.

Hingga pada tahun 2011, Ia bersedia menjadi Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruan periode 2011-2016. Pada tahun 2014, dirinya mendampingi penyusunan Peraturan Desa tentang Masyarakat Peduli Lingkungan. Kemudian pada tahun 2015, Ia mendampingi penyusunan Peraturan Desa tentang Pelestarian Sumber Mata Air. Saat ini, Ia menjadi penasehat LPPNU sejak tahun 2016.

Hingga saat ini, sudah ada puluhan penghargaan di bidang pertanian dan lingkungan yang telah diterimanya. Mulai dari lembaga pendidikan, Bupati, Gubernur, Presiden, hingga lembaga internasional.

“Sebagai anak-anak muda, harus selalu membiasakan membaca dan mencatat serta peduli terhadap pertanian dan keberlanjutan lingkungan,” tandas Pendiri Peta Wana Outbond Adventure Team itu.

Bagi penulis, H Machrus Solihin adalah penggerak Nahdlatul Ulama sepanjang hajat. Berkhidmat sejak kecil hingga tua serta menjaga lingkungan untuk generasi selanjutnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Mas’um Hasyim: Puasa Melatih Kesadaran Bahwa Manusia Selalu Diawasi Allah

    KH Mas’um Hasyim: Puasa Melatih Kesadaran Bahwa Manusia Selalu Diawasi Allah

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan  PJ Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Mas’um Hasyim, menyampaikan bahwa puasa Ramadhan merupakan ajang latihan spiritual bagi umat Islam untuk mengendalikan hawa nafsu sekaligus meningkatkan kesadaran diri kepada Allah SWT. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Darussalam, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (28/02/2026). Menurutnya, […]

  • Pedagang Raup Berkah di Haul Gus Muhammad Daqiqiyah Sidogiri

    • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
    • visibility 1.261
    • 0Komentar

    Acara rutin haul Gus (sebutan untuk keluarga Kiai) Muhammad Daqiqiyah bin Abdul Alim bin Abdul Jalil, Senin, 7 Januari 2019, membawa berkah tersendiri bagi pedagang kaki lima disekitar Pondok Pesantren Banat 2 Sidogiri Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan. Kesan M Iksan misalnya, salah satu pedagang kerupuk, bahwa kerupuknya terjual lebih banyak dari pada hari-hari biasanya. “Tidak […]

  • Pesan Kiai Imron Pada Istighosah Rutin NU Pasuruan

    Pesan Kiai Imron Pada Istighosah Rutin NU Pasuruan

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2024
    • visibility 1.368
    • 0Komentar

    Perwosari, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan orang tua harus terus mengawasi anak anak ketika main smartphone. Terus terang saat ini jika anak tidak di beri smartphone akan nangis dikasih uangpun akan nangis. “Mengontrol anak main smartphone sangat sulit tetapi kita harus terus memantaunya,”ujarnya pada saat Istighosah […]

  • Kurangi Risiko Bencana, LPBI NU Pasuruan Istiqomah Fasilitasi Penguatan SDM

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan istiqomah melibatkan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dalam membentuk Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Sejauh ini, LPBI NU Kabupaten Pasuruan adalah satu satunya fasilitator yang sudah teruji dan profesional dalam kegiatan penguatan kapasitas tersebut. “Penanganan bencana tidak lagi ketika tanggap […]

  • Dampingi Ekonomi & Pendidikan Masyarakat, STAIS-ITSNU Pasuruan Launching SIPEKERTI

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • visibility 843
    • 0Komentar

    Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin-Institut Teknologi & Sains Nahdlatul Ulama (STAIS-ITSNU) Pasuruan melaunching Program SIPEKERTI, sebuah program kerja sama dengan fokus utamanya memberikan informasi pelayanan kerja sama perguruan tinggi, Selasa Malam (2/9/2019) saat penutupan KKN Kelompok I yang bertempat di Balai Desa Geneng Waru Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan. Pihak kampus diwakili oleh Suadi, Ketua I […]

  • Bagi Takjil & Pelatihan Fiqh Difabel, Cara Khidmah Pertuni Pasuruan di Bulan Ramadhan

    Bagi Takjil & Pelatihan Fiqh Difabel, Cara Khidmah Pertuni Pasuruan di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • visibility 1.137
    • 1Komentar

    (Kiri) Denny Kurniawan bersama peserta dan relawan membagikan takjil kepada pengguna jalan.

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca