Breaking News
light_mode

H Machrus Solikin, Kader NU Pasuruan Sekaligus Pegiat Pertanian dan Lingkungan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 8 Des 2022
  • visibility 1.314
  • comment 0 komentar

H Machrus Solikin, kader Nahdlatul Ulama (NU) yang sering kali hanya membawa tas totebag atau draw string bag dari karung goni atau bahkan kresek ketika menghadiri rapat, menjadi narasumber, hingga ketika berkeliling dunia. Setidaknya, lebih dari 30 Negara telah mengundangnya sebagai pembicara dan/atau peserta kegiatan dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pertanian dan lingkungan.

H Machrus lahir pada 9 Februari 1959. Ia sekarang tinggal di Rukun Tetangga (RT) 001, Rukun Warga (RW) 001, Dusun Gondosuli, Desa Puspo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Dirinya mengawali karirnya di NU sebagai anggota Anak Nahdlatoel Oelama (ANO).

Sejarah menyebutkan, terdapat beberapa nama organisasi bagi anak atau siswa atau santri di NU sebelum didirikannya Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada tahun 1954. Di Surabaya pada tahun 1939 ada Persatoean Santri NO (Persano). Di Malang ada Persatoean Anak Moerid NO (PAMNO) pada tahun 1941. Sedangkan di Sumbawa didirikan Ijtimaul Tolabah NO (ITNO) pada 1946, dan lain sebagainya.

Meski pada tahun 1954 telah didirikan IPNU, ada kemungkinan di tempat tinggal Machrus kecil belum terbentuk sehingga Ia menyatakan “Aktif di ANO, sebelum ada IPNU,” imbuh Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) itu, Senin (5/12/2022).

Sewaktu kecil, Ia menjadi santri di Pondok Pesantren Salafiyah di Kota Pasuruan yang diasuh oleh KH Abdul Hamid atau Mbah Hamid. Dirinya juga lulus di Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Setelah itu, H Machrus bertani dan berbisnis sekaligus menjadi pegiat pertanian dan lingkungan, baik di lingkungan NU maupun di luar NU.

Pada tahun 1999, H Machrus terpilih sebagai ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Puspo periode 1999-2004. Salah satu kontribusinya adalah pengadaan tanah dan dibangunnya kantor MWCNU Puspo. Salah satu yang lainnya adalah keaktifan dan semakin berkembangnya NU di Puspo.

Usai berkhidmat di MWCNU, Ia lantas ditunjuk menjadi Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Program Hutan Rakyat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan periode 2004-2006. Di tahun 2006, dirinya juga diminta untuk menjadi pendamping Tim Penghijauan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan.

Di awal Ia menjadi Ketua Pokja Program Hutan Rakyat, tahun 2004, dirinya berhasil melakukan perjanjian kerja sama dengan PT Kutai Timber Indonesia. Pokja dipercaya untuk menyediakan bahan baku kayu jenis sengon laut (Paraserianthes Falcataria) dengan tetap menjamin kelestarian lingkungan sekitar.

Hingga pada tahun 2011, Ia bersedia menjadi Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruan periode 2011-2016. Pada tahun 2014, dirinya mendampingi penyusunan Peraturan Desa tentang Masyarakat Peduli Lingkungan. Kemudian pada tahun 2015, Ia mendampingi penyusunan Peraturan Desa tentang Pelestarian Sumber Mata Air. Saat ini, Ia menjadi penasehat LPPNU sejak tahun 2016.

Hingga saat ini, sudah ada puluhan penghargaan di bidang pertanian dan lingkungan yang telah diterimanya. Mulai dari lembaga pendidikan, Bupati, Gubernur, Presiden, hingga lembaga internasional.

“Sebagai anak-anak muda, harus selalu membiasakan membaca dan mencatat serta peduli terhadap pertanian dan keberlanjutan lingkungan,” tandas Pendiri Peta Wana Outbond Adventure Team itu.

Bagi penulis, H Machrus Solihin adalah penggerak Nahdlatul Ulama sepanjang hajat. Berkhidmat sejak kecil hingga tua serta menjaga lingkungan untuk generasi selanjutnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halalbihalal Santri Sidogiri, Pesan Gus Labib: Rendah Hati Adalah Kunci Mencari Ilmu

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2019
    • visibility 1.212
    • 0Komentar

    Pondok Pesantren Sidogiri Syaikhona Kholil sukses gelar Halalbihalal Asatidz dan Para Santri, Sabtu (29/6/2019) di Pondok Pesantren Sidogiri Syaikhona Kholil. Dalam sambutannya, Ustadz Mahmud Syah yang mewakili para guru menyampaikan mohon maaf kepada para santri. Beliau juga mengatakan bahwa semua santri itu pintar, tidak ada yang bodoh. “Tidak ada santri yang bodoh, yang ada hanya […]

  • LAZISNU Pasuruan, Ikut Bantu Korban Banjir Banyuwangi & Siap Sukseskan Gerakan Koin NU

    • calendar_month Sen, 2 Jul 2018
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (PC LAZISNU) Kabupaten Pasuruan, ikut memberikan Donasi Korban Banjir Banyuwangi yang dikoordinir oleh PW LAZISNU Jawa Timur saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Gerakan Koin dan Kirab Koin Raksana Nahdlatul Ulama di Ngasem Bojonegoro, Minggu (01/06/2018). Dalam kegiatan yang dihadiri oleh […]

  • Dampingi Media Madrasah dan Sekolah, LP Maarif NU Pasuruan Gelar Diklat Jurnalistik

    Dampingi Media Madrasah dan Sekolah, LP Maarif NU Pasuruan Gelar Diklat Jurnalistik

    • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan menggelar ‘Diklat Jurnalistik dan Pengelolaan Media Sosial Madrasah dan Sekolah’, Sabtu (03/09/2022). Kegiatan itu laksanakan di dua Ruang Perkuliahan, Gedung B, Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Kompleks Perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo, […]

  • KH Wahid Hasyim, Potret Santri Milenial

    KH Wahid Hasyim, Potret Santri Milenial

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Era milenial ditandai dengan pola perilaku dan pola pikir yang berbeda seiring dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang pesat. Bahkan dalam dunia industri, karya dan produk berupaya disesuaikan dengan karakter generasi milenial yang salah satunya menyukai sesuatu yang serba cepat dan instan. Meski demikian, generasi milenial juga memiliki sifat kritis terhadap fenomena dan perubahan […]

  • Rejoso dan Grati Kembali Banjir, NU Pasuruan Bantu Korban Hingga Galang Dana

    Rejoso dan Grati Kembali Banjir, NU Pasuruan Bantu Korban Hingga Galang Dana

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melakukan asesmen, galang dana, dan penyaluran bantuan korban banjir di Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Grati. Setidaknya, ribuan warga terdampak banjir. Tim Asesmen, Zainul Arifin menyebutkan, empat desa di Kecamatan Rejoso dan satu desa di Kecamatan Grati tergenang banjir sejak Jumat (10/2/2023). “Mulai dari Desa Toyaning, Desa […]

  • Hadir Resepsi 1 Abad NU, Gus Nasih: Semoga Diakui Santri Muassis Nahdlatul Ulama

    Hadir Resepsi 1 Abad NU, Gus Nasih: Semoga Diakui Santri Muassis Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • visibility 723
    • 0Komentar

    Puncak Resepsi 1 Abad Nahdlatul Ulama (1 Abad NU) akan digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/2/2023). Gelaran harlah ke-100 tahun NU (perhitungan hijriyah) itu akan berlangsung selama 24 jam tanpa henti. Dimulai pukul 00.00 dinihari (7/2/2023) hingga pukul 00.00 di hari berikutnya, Rabu (8/2/2023). Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca