Breaking News
light_mode

H Machrus Solikin, Kader NU Pasuruan Sekaligus Pegiat Pertanian dan Lingkungan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 8 Des 2022
  • visibility 1.344
  • comment 0 komentar

H Machrus Solikin, kader Nahdlatul Ulama (NU) yang sering kali hanya membawa tas totebag atau draw string bag dari karung goni atau bahkan kresek ketika menghadiri rapat, menjadi narasumber, hingga ketika berkeliling dunia. Setidaknya, lebih dari 30 Negara telah mengundangnya sebagai pembicara dan/atau peserta kegiatan dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pertanian dan lingkungan.

H Machrus lahir pada 9 Februari 1959. Ia sekarang tinggal di Rukun Tetangga (RT) 001, Rukun Warga (RW) 001, Dusun Gondosuli, Desa Puspo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Dirinya mengawali karirnya di NU sebagai anggota Anak Nahdlatoel Oelama (ANO).

Sejarah menyebutkan, terdapat beberapa nama organisasi bagi anak atau siswa atau santri di NU sebelum didirikannya Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada tahun 1954. Di Surabaya pada tahun 1939 ada Persatoean Santri NO (Persano). Di Malang ada Persatoean Anak Moerid NO (PAMNO) pada tahun 1941. Sedangkan di Sumbawa didirikan Ijtimaul Tolabah NO (ITNO) pada 1946, dan lain sebagainya.

Meski pada tahun 1954 telah didirikan IPNU, ada kemungkinan di tempat tinggal Machrus kecil belum terbentuk sehingga Ia menyatakan “Aktif di ANO, sebelum ada IPNU,” imbuh Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) itu, Senin (5/12/2022).

Sewaktu kecil, Ia menjadi santri di Pondok Pesantren Salafiyah di Kota Pasuruan yang diasuh oleh KH Abdul Hamid atau Mbah Hamid. Dirinya juga lulus di Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Setelah itu, H Machrus bertani dan berbisnis sekaligus menjadi pegiat pertanian dan lingkungan, baik di lingkungan NU maupun di luar NU.

Pada tahun 1999, H Machrus terpilih sebagai ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Puspo periode 1999-2004. Salah satu kontribusinya adalah pengadaan tanah dan dibangunnya kantor MWCNU Puspo. Salah satu yang lainnya adalah keaktifan dan semakin berkembangnya NU di Puspo.

Usai berkhidmat di MWCNU, Ia lantas ditunjuk menjadi Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Program Hutan Rakyat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan periode 2004-2006. Di tahun 2006, dirinya juga diminta untuk menjadi pendamping Tim Penghijauan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan.

Di awal Ia menjadi Ketua Pokja Program Hutan Rakyat, tahun 2004, dirinya berhasil melakukan perjanjian kerja sama dengan PT Kutai Timber Indonesia. Pokja dipercaya untuk menyediakan bahan baku kayu jenis sengon laut (Paraserianthes Falcataria) dengan tetap menjamin kelestarian lingkungan sekitar.

Hingga pada tahun 2011, Ia bersedia menjadi Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruan periode 2011-2016. Pada tahun 2014, dirinya mendampingi penyusunan Peraturan Desa tentang Masyarakat Peduli Lingkungan. Kemudian pada tahun 2015, Ia mendampingi penyusunan Peraturan Desa tentang Pelestarian Sumber Mata Air. Saat ini, Ia menjadi penasehat LPPNU sejak tahun 2016.

Hingga saat ini, sudah ada puluhan penghargaan di bidang pertanian dan lingkungan yang telah diterimanya. Mulai dari lembaga pendidikan, Bupati, Gubernur, Presiden, hingga lembaga internasional.

“Sebagai anak-anak muda, harus selalu membiasakan membaca dan mencatat serta peduli terhadap pertanian dan keberlanjutan lingkungan,” tandas Pendiri Peta Wana Outbond Adventure Team itu.

Bagi penulis, H Machrus Solihin adalah penggerak Nahdlatul Ulama sepanjang hajat. Berkhidmat sejak kecil hingga tua serta menjaga lingkungan untuk generasi selanjutnya.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Malam Pertama Safari Ramadhan, Gus Taufiq Jelaskan Cara Syukur Memasuki Abad Kedua NU

    Di Malam Pertama Safari Ramadhan, Gus Taufiq Jelaskan Cara Syukur Memasuki Abad Kedua NU

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2023
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Safari Ramadhan keliling Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Lokasi kegiatan bertempat di masjid wilayah MWCNU setempat. Safari Ramadhan dimulai pada hari A di tiga lokasi. Yakni di Masjid Al Karomah Dusun Kaligung Desa Kalirejo (MWCNU Kraton), Masjid Al Mu’minun Dusun Panulupan Desa Parasrejo (MWCNU […]

  • Kantor Lama Sering Kebanjiran, MWCNU Rejoso Bangun Kantor Baru

    Kantor Lama Sering Kebanjiran, MWCNU Rejoso Bangun Kantor Baru

    • calendar_month Sel, 27 Des 2022
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rejoso, Kabupaten Pasuruan, melaksanakan peletakan batu pertama pemmbangunan kantor MWCNU setempat, Ahad (25/12/2022). Kantor MWCNU Rejoso dibangun di Dusun Lirboyo, Desa Rejosolor, Kecamatan Rejoso. Ketua MWCNU Rejoso KH Lutfi Adnan menyebutkan, lokasi kantor cukup terjangkau bagi jamaah dan jamiyyah Nahdlatul Ulama (NU) di Kecamatan Rejoso. “Alhamdulillah. Mohon […]

  • Pesan Kiai Munsif Nahrowi Kepada Peserta PKL PMII Pasuruan

    Pesan Kiai Munsif Nahrowi Kepada Peserta PKL PMII Pasuruan

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2024
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan menggelar Pelatihan Kader Lanjut (PKL) ke VIII dengan tema ‘Ijtihad PMII – Peningkagan Kapasitas Kepemimpinan Kolektif untuk Perubahan Sosial’ di gedung BLK Kabupaten Pasuruan, Rabu- Ahad (8-12/05/2024). Pendiri PMII KH Munsif Nahrowi berpesan kepada semua peserta PKL agar setelah mengikuti PKL tidak perlu […]

  • Hari Mangrove Sedunia, Prodi Pendidikan Biologi UNU Pasuruan Gelar Program Konservasi Mangrove di Pesisir Pantai

    Hari Mangrove Sedunia, Prodi Pendidikan Biologi UNU Pasuruan Gelar Program Konservasi Mangrove di Pesisir Pantai

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, dosen dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan menggelar Program Konservasi Mangrove di pesisir pantai Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Selasa (29/07/2025). Aksi ini merupakan langkah nyata untuk merestorasi kawasan pesisir yang selama ini mengalami degradasi akibat abrasi […]

  • Penutupan Safari Ramadhan: KH. Imron Mutamakkin Jelaskan Makna & Konteks Berjihad

    • calendar_month Ming, 3 Jun 2018
    • visibility 410
    • 1Komentar

    Merespon terjadinya kesalahan dalam memaknai Jihad yang dilakukan oleh kelompok Radikal, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengajak warga Nahdliyin untuk kembali memahami makna dan bagaimana konteks dalam berjihad di dalam agama Islam.

  • Innalilahi, KH Muzakki Birul Alim Rais Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan Wafat

    Innalilahi, KH Muzakki Birul Alim Rais Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan Wafat

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2023
    • visibility 1.060
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Inalillahi wa inalillahi rojun telah pulang ke rahmatullah Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Muzakki Birul Alim. Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatullah Tampung Mengembuskan napas di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Bangil pada pukul 20. 45 WIB, Jum’at (20/10/2023). “Inalillahi wa inalillahi rojiun telah berpulang ke rahmatullah KH Muzakki Birul […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca