Breaking News
light_mode

HADIRILAH: Semarak Hari Santri Nasional 2018 PCNU Kabupaten Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Ming, 14 Okt 2018
  • visibility 198
  • comment 1 komentar

Dalam Rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2018 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan akan menggelar acara yang akan dilaksanakan mulai tanggal 07 Oktober-10 November 2018.

Adapun rangkaian acara adalah sebagaimana berikut:

Nama Kegiatan & Waktu Tempat Pelaksanaan

1. Kirab Satu Negeri.

Sabtu, 07 Oktober 2018 Pendopo Kabupaten Pasuruan

 

2. Lailatul Hadrah.

Kamis, 18 Oktober 2018 Aula KH. Achmad Djufri- Graha NU Kabupaten Pasuruan

 

3. Satu Juta Shalawat Nariyah.

Ahad, 21 Oktober 2018 Masjid/Musholla Se-PCNU Kabupaten Pasuruan

 

4. Halaqah Alim Ulama.

Sabtu, 20 Oktober 2018 Aula KH. Achmad Djufri- Graha NU Kabupaten Pasuruan

 

5. Upacara Hari Santri.

Senin, 22 Oktober 2018 Alun -alun Bangil

 

6. Khotmul Qur’an dan lailatul Qiro’ah.

Sabtu, 27 Oktober 2018 Aula KH. Achmad Djufri- Graha NU Kabupaten Pasuruan

 

7. Pemilihan Guru Berprestasi.

Selasa, 30 Oktober 2018 Aula PC. LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan

 

8. Bahtsul Masail Lil Banat.

Selasa, 30 Oktober 2018 Aula KH. Achmad Djufri- Graha NU Kabupaten Pasuruan

 

9. Musabaqah Qiraatul Kutub.

Rabu, 31 Oktober 2018 Aula KH. Achmad Djufri- Graha NU Kabupaten Pasuruan

 

10. Silatda Kader Penggerak.

Sabtu, 03 November 2018 Aula KH. Achmad Djufri- Graha NU Kabupaten Pasuruan

 

11. MUSAMMA.

Ahad, 04 November 2018 Aula PC. LP Ma’arif Nu Kabupaten Pasuruan

 

12. Duta Pelajar Santri (Puteri).

18 Oktober – 04 November 2018 Pendopo Kabupaten Pasuruan

 

13. Fun Camp Santri.

Jumat – Sabtu, 9-10 November 2018 Halaman Graha NU Kabupaten Pasuruan

 

14. Heroik Santri.

Sabtu, 10 November 2018 Taman Candra Wilwatikta-Pandaan

 

15. Ma’arif Camp.

Sabtu-Ahad, 10-11 November 2018 Taman Candra Wilwatikta-Pandaan

 

16. Launching Pusaka.

Senin, 22 Oktober 2018 Bangkodir-Bangil

 

17. Penyuluhan Kesehatan Santri.

18 Oktober – 27 Oktober 2018 Pondok Pesantren se- Kabupaten Pasuruan

 

18. Sosialisasi tentang Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

21 Oktober – 04 November 2018 Pondok Pesantren se- Kabupaten Pasuruan

 

Informasi:

H. Saiful Anam Chalim (+6281233774113)

Subadar (+62 812-4929-5295)

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Ikatan Bersama Masyarakat, Ansor Pasuruan Gelar Lomba Foto Bareng Banser

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pasuruan, gelar “Lomba Foto Bareng Banser”. Foto dapat dikirim atau diupload paling lambat 9 November 2018. Menurut Muhamad Farid Sauqi, sembari memperingati HSN (Hari Santri Nasional) 2018, juga berusaha memanfaatkan sisi baik akan kemajuan tehnologi. “Kami berharap, kegiatan ini akan menambah antusiasme dari masyarakat untuk ikut partisipasi dlm kegiatan […]

  • Aswaja NU Center Pasuruan Gelar Seminar dan Launcing Buku Benteng Aswaja Jilid II

    Aswaja NU Center Pasuruan Gelar Seminar dan Launcing Buku Benteng Aswaja Jilid II

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Aswaja NU Center (Asnuter) Kabupaten Pasuruan menggelar seminar Aswaja ‘kupas tuntas ayat ayat mutasyabihat’ di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (27/10/2024).Dalam acara tersebut Asnuter NU Kabupaten Pasuruan juga meluncing buku Benteng Aswaja Jilid II. Ketua Panitia Ainul Yakin mengatakan bahwasnnya tujuan dari kegitan ini adalah untuk menguatkan pemahaman ajaran […]

  • NU Pasuruan Gelar Refleksi Hari Santri, Kenang Perjuangan Ulama dan Pejuang Hizbullah

    NU Pasuruan Gelar Refleksi Hari Santri, Kenang Perjuangan Ulama dan Pejuang Hizbullah

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Refleksi Hari Santri Nasional 2025 di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kabupaten Pasuruan, Kamis (23/10/2025). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus Abdullah Nasih Nashor, dalam sambutannya menjelaskan bahwa penetapan Hari Santri oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 merupakan bentuk […]

  • Pesan Buya Muzamil Syafi’i di Konfercab XX IPNU Pasuruan

    Pesan Buya Muzamil Syafi’i di Konfercab XX IPNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke XX di Aula KH Ahmad Djufri, PCNU Kabupaten Pasuruan, Rabu-Kamis (23-24/10/2024). Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan Buya Muzamil Syafi’i mengatakan, konferensi merupakan hal yang harus dilakukan oleh sebuah organisasi diantaranya keputusan memilih ketua […]

  • Peringati 1 Muharram & HUT RI ke-75, Ansor Sidogiri Ziarah Muassis & Sesepuh NU Kab. Pasuruan

    Peringati 1 Muharram & HUT RI ke-75, Ansor Sidogiri Ziarah Muassis & Sesepuh NU Kab. Pasuruan

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2020
    • visibility 249
    • 1Komentar

    Bulan Muharram merupakan bulan pembuka awal tahun dalam kalender Hijriyah, sehingga menjadi bulan istimewa bagi umat Islam. Kali ini, keistimewaannya berlipat, karena 1 Muharram 1442 H berselang 3 hari dari perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75. Oleh karena itu, dalam rangka menjaga tradisi umat Islam Indonesia, yaitu memperingati Tahun Baru Islam 1442 […]

  • Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Pada tahun 973 H, di sebuah wilayah yang disebut Mikhlâf as-Sulaymâni, saat ini merupakan daerah di Provinsi Jazan, Arab Saudi, telah mengalami kekeringan dan kegersangan yang begitu dahsyat. Masyarakatnya semakin kesulitan untuk mendapatkan air dan makanan. Saking sulitnya, akhirnya masyarakat mikhlaf as-Sulaymani membakar tulang-tulang binatang yang tersisa untuk dimakan sehingga bisa mempertahankan hidup. Berdasarkan itu, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca