Breaking News
light_mode

Hadirkan Enam Pembicara, ISNU Gandeng IAI Dalwa Gelar Seminar Nasional dan Bedah Buku

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
  • visibility 649
  • comment 0 komentar

Bangil, NU Pasuruan – Dipenghujung akhir tahun, Jumat 31 Desember 2021. Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan bersama Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah (IAI Dalwa) mengundang enam pembicara dalam acara seminar nasional dan bedah buku “Tradisi Pendidikan Nilai di Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren”. Seminar ini dihadiri oleh para sarjana NU disetiap perguruan Tinggi se-Kabupaten Pasuruan serta perwakilan PAC ISNU di 24 kecamatan.

Direktur Pascasarjana IAI Dalwa Dr. Zainal Abidin, M.Pd. CIQaR yang hadir dan turut membuka acara secara resmi mengucapkan terima kasih atas kehadiran kader ISNU Pasuruan. Beliau menandaskan, perlu adanya rekonstruksi paradigma baru dalam dunia pendidikann Islam.

Pesantren dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Keberadaan pesantren seusia datangnya Islam itu sendiri, utamanya di Jawa. Meski begitu peran pesantren tidak banyak dibaca oleh beberapa kalangan mengingat pesantren yang cenderung diam ditempat.

Perguruan tinggi di pesantren seperti IAI Dalwa ini hadir untuk membentengi santrinya yang tidak hanya sekedar mahir ilmu agama tetapi mereka juga mahir ilmu umum. Dalwa mencoba meningkatkan literasi dengan banyak membaca buku agar santi menjadi mandiri serta bangga dengan ilmu kita sendiri.

“Seperti strategi perang ‘Supit Urang’ Jenderal Soedirman yang membuat pasukan sekutu kewalahan. Beliau memepelajari dan mecontoh strategi pasukan Sulaiman Al-Qanuni Sultan Turki Ustmani dalam perang Mohacs yang membuat Eropa dan kerajaan-kerajaan Kristen lainnya trauma,” kata Habib Zainal, sapaan akrabnya.

Beliau juga menambahkan masa kemunduran Utsmani mulai terasa pasca wafatnya Sulaiman Al-Qanuni. Terdapat bebrapa hal besar yang menghancurkan Ustmani, yaitu melemahnya sistem birokrasi dan kekuatan militer, kehancuran perekonomian, serta kurangnya literasi pada masa itu sehingga nilai-nilai keislaman kurang diserap oleh generasi muda.

“Tentu, kita berharap kedatangan para tamu ini akan membawa kemanfaatan dan keberkahan bagi kita semua. Bedah buku karya dosen ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar kita meneliti perkembangan ilmu dalam bentuk literasi.” jelasnya Habib Zainal

Dr. Vialinda Siswati, M.Pd, penulis buku tersebut menjelaskan, pendidikan nilai dipesantren merupakan wujud kekhawatiran terhadap generasi muda yang rentan terpengaruh budaya negatif. Hal inilah yang mendorong diciptakannya sistem pendidikan yang mampu menanamkan nilai-nilai positif sehingga generasi muda memiliki kepribadian dan akhlak yang mulia.

“Pendidikan nilai di pondok pesantren dirancang dan disususn dengan berlandaskan ayat suci Al-Qur’an serta hadist, seperti kemandirian dan keikhlasan yang sangat diperlukan oleh generasi muda saat ini dalam membangun peradaban yang baik” tutur Ustadzah Vialinda.

Pembicara lainnya yang diundang ISNU dalam seminar ini ialah Dr. Kholili Hasib, M.Ud. Beliau menuturkan bahwa membangun peradaban diperlukan adanya ilmu. Ilmu yang paling penting sebagaimana dinyatakan oleh banyak ulama adalah ta’dib atau sopan santun. Adab inilah yang paling ditekankan di pesantren.

“Sistem pendidikan yang ada di pesantren menjadi daya tarik bagi perguruan tinggi lain yang ingin mengembangankan ma’had bagi mahasiswa dilembaganya,” ujar dosen yang khidmah di Dalwa tersebut.

Hal ini senada dengan apa yang diutarakan oleh pembicara lainnya, Dr. Ahmad Fauzi Hamzah, M.Pd. Tidak ada tempat yang layak untuk memunculkan karakter pemimpin yang baik selain pesantren. “Di pesantrenlah lembaga yang paling fokus perhatiannya dalam belajar mandiri serta keikhlasan. Dan yang tidak ada ditempat lain selain dipesantren adalah uswah khasanah” ujarnya.

Karena pesantren memiliki nilai yang bagus, seperti nilai adab. Mutu lulusan dari mahasiswa yang berbasis pesantren perlu ditingkatkan menjadi sebuah budaya.

“Tentu, untuk ikut membangun bangsa tidak hanya perlu punya banyak sekolah dan universitas. NU juga harus memikirkan kualitas lulusannya. Terutama untuk memenuhi kebutuhan bangsa di bidang ekonomi, kesehatan, dan teknologi.” Ucap Dr. Imaduddin, M.Pd yang juga diundang ISNU dalam seminar.

Pada acara yang digelar di Hotel Dalwa Syariah Bangil yang dihadiri kurang lebih 75 peserta ini, Ketua ISNU. Kab Pasuruan Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.Pd, mengajak para sarjana untuk terus berkarya. Guru serta dosen yang hadir di dorong untuk melakukan penilitian dan pendampingan ke masyarakat.

“Selain memberi penghargaan kepada wisudawan terbaik. ISNU konsisten hadir dalam perkembangan pendidikan dengan membantu menerbitkan buku ilmiah,” ujar Pak Adip.

Pak Adip yang juga khidmat sebagai kepala Madrasah Assholah menuturkan, kurangnya NU saat ini adalah penelitian. Maka dari itu beliau akan terus membantu sarjana-sarjana yang ada di Pasuruan dalam menerbitkan hasil pemikiran terkait penelitian dalam mengembangakan pendidikan di Kabupaten Pasuruan.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istighosah Rutin, KH Imron Mutamakkin Ajak Warga Nahdliyin Jaga Marwah Organisasi

    Istighosah Rutin, KH Imron Mutamakkin Ajak Warga Nahdliyin Jaga Marwah Organisasi

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Puspo, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan pentingnya menjaga militansi NU dan peran keilmuan yang telah diwariskan para ulama Pasuruan. Hal itu ia sampaikan dalam Istighosah Jum’at Legi yang digelar PCNU Pasuruan di Masjid Al Huda, Kecamatan Puspo, Jumat (26/09/2025). Menurutnya, sejak dulu Pasuruan memiliki kontribusi besar […]

  • Perkuat Pembelajaran Sains Secara Daring, Prodi Pendidikan Biologi ITSNU Pasuruan Gelar Webinar

    Perkuat Pembelajaran Sains Secara Daring, Prodi Pendidikan Biologi ITSNU Pasuruan Gelar Webinar

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • visibility 735
    • 0Komentar

    Sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) saat ini memang telah diterapkan di berbagai forum dan instansi, termasuk instansi pendidikan. Pembelajaran daring tersebut biasanya melalui platform aplikasi zoom meeting, google meet, youtube, dan aplikasi lainnya. Dalam situasi pandemi covid-19 seperti ini, selain sesuai, sistem pembelajaran daring memicu civitas akademika dan masyarakat umum lebih melek terhadap teknologi informasi. […]

  • Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • visibility 755
    • 0Komentar

    Pada tahun 973 H, di sebuah wilayah yang disebut Mikhlâf as-Sulaymâni, saat ini merupakan daerah di Provinsi Jazan, Arab Saudi, telah mengalami kekeringan dan kegersangan yang begitu dahsyat. Masyarakatnya semakin kesulitan untuk mendapatkan air dan makanan. Saking sulitnya, akhirnya masyarakat mikhlaf as-Sulaymani membakar tulang-tulang binatang yang tersisa untuk dimakan sehingga bisa mempertahankan hidup. Berdasarkan itu, […]

  • Ngaji Muharraman KGSKR GUSDURian Pasuruan, Baca Puisi Gus Mus

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Kegiatan Ngaji Muharraman yang dilaksanakan oleh Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan, Jumat (6/9/2019), bertempat di Aula SMAN 1 Bangil, dalam sesi pembacaan puisi, membacakan puisi karya KH. A. Mustofa Bisri, yang berjudul “Selamat Tahun Baru Kawan”. Adapun yang membaca puisi tersebut adalah Dita Febrianti, siswi SMAN 1 Purwosari. Berikut puisi tersebut: Selamat […]

  • Melalui Wisata Organisasi ISNU Pasuruan Tekan MoU dan Riset di Pondok Pesantren Rakyat Al Amin

    Melalui Wisata Organisasi ISNU Pasuruan Tekan MoU dan Riset di Pondok Pesantren Rakyat Al Amin

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2024
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar acara wisata organisasi di Pondok Pesantren Rakyat Al-Amin Sumberpucung, Kabupaten Malang, Kamis (23/5/2024). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengaku terinspirasi dengan konsep pesantren rakyat yang di kelola oleh Ketua PC ISNU Kabupaten Malang KH Abdullah SAM. “Kami ingin […]

  • MWC LTM NU Kejayan, Sukses Gelar Pembinaan Ketakmiran di Masjid Al-Mubarok Klangrong

    • calendar_month Sel, 12 Feb 2019
    • visibility 1.058
    • 1Komentar

    Minggu, 10 Februari 2019 Majelis Wakil Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (MWC LTM NU) Kecamatan Kejayan sukses selenggarakan Pembinaan Keta’miran di Masjid Al-Mubarok Klangrong Kejayan kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus masjid se-kecamatan Kejayan. Diharapkan seusai kegiatan tersebut Pengurus Masjid mampu lebih baik dalam mengelola masjid. Dalam kesempatan itu, Ustadz Mundir Muslih selaku […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca