Breaking News
light_mode

Hadirkan Enam Pembicara, ISNU Gandeng IAI Dalwa Gelar Seminar Nasional dan Bedah Buku

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
  • visibility 685
  • comment 0 komentar

Bangil, NU Pasuruan – Dipenghujung akhir tahun, Jumat 31 Desember 2021. Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan bersama Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah (IAI Dalwa) mengundang enam pembicara dalam acara seminar nasional dan bedah buku “Tradisi Pendidikan Nilai di Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren”. Seminar ini dihadiri oleh para sarjana NU disetiap perguruan Tinggi se-Kabupaten Pasuruan serta perwakilan PAC ISNU di 24 kecamatan.

Direktur Pascasarjana IAI Dalwa Dr. Zainal Abidin, M.Pd. CIQaR yang hadir dan turut membuka acara secara resmi mengucapkan terima kasih atas kehadiran kader ISNU Pasuruan. Beliau menandaskan, perlu adanya rekonstruksi paradigma baru dalam dunia pendidikann Islam.

Pesantren dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Keberadaan pesantren seusia datangnya Islam itu sendiri, utamanya di Jawa. Meski begitu peran pesantren tidak banyak dibaca oleh beberapa kalangan mengingat pesantren yang cenderung diam ditempat.

Perguruan tinggi di pesantren seperti IAI Dalwa ini hadir untuk membentengi santrinya yang tidak hanya sekedar mahir ilmu agama tetapi mereka juga mahir ilmu umum. Dalwa mencoba meningkatkan literasi dengan banyak membaca buku agar santi menjadi mandiri serta bangga dengan ilmu kita sendiri.

“Seperti strategi perang ‘Supit Urang’ Jenderal Soedirman yang membuat pasukan sekutu kewalahan. Beliau memepelajari dan mecontoh strategi pasukan Sulaiman Al-Qanuni Sultan Turki Ustmani dalam perang Mohacs yang membuat Eropa dan kerajaan-kerajaan Kristen lainnya trauma,” kata Habib Zainal, sapaan akrabnya.

Beliau juga menambahkan masa kemunduran Utsmani mulai terasa pasca wafatnya Sulaiman Al-Qanuni. Terdapat bebrapa hal besar yang menghancurkan Ustmani, yaitu melemahnya sistem birokrasi dan kekuatan militer, kehancuran perekonomian, serta kurangnya literasi pada masa itu sehingga nilai-nilai keislaman kurang diserap oleh generasi muda.

“Tentu, kita berharap kedatangan para tamu ini akan membawa kemanfaatan dan keberkahan bagi kita semua. Bedah buku karya dosen ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar kita meneliti perkembangan ilmu dalam bentuk literasi.” jelasnya Habib Zainal

Dr. Vialinda Siswati, M.Pd, penulis buku tersebut menjelaskan, pendidikan nilai dipesantren merupakan wujud kekhawatiran terhadap generasi muda yang rentan terpengaruh budaya negatif. Hal inilah yang mendorong diciptakannya sistem pendidikan yang mampu menanamkan nilai-nilai positif sehingga generasi muda memiliki kepribadian dan akhlak yang mulia.

“Pendidikan nilai di pondok pesantren dirancang dan disususn dengan berlandaskan ayat suci Al-Qur’an serta hadist, seperti kemandirian dan keikhlasan yang sangat diperlukan oleh generasi muda saat ini dalam membangun peradaban yang baik” tutur Ustadzah Vialinda.

Pembicara lainnya yang diundang ISNU dalam seminar ini ialah Dr. Kholili Hasib, M.Ud. Beliau menuturkan bahwa membangun peradaban diperlukan adanya ilmu. Ilmu yang paling penting sebagaimana dinyatakan oleh banyak ulama adalah ta’dib atau sopan santun. Adab inilah yang paling ditekankan di pesantren.

“Sistem pendidikan yang ada di pesantren menjadi daya tarik bagi perguruan tinggi lain yang ingin mengembangankan ma’had bagi mahasiswa dilembaganya,” ujar dosen yang khidmah di Dalwa tersebut.

Hal ini senada dengan apa yang diutarakan oleh pembicara lainnya, Dr. Ahmad Fauzi Hamzah, M.Pd. Tidak ada tempat yang layak untuk memunculkan karakter pemimpin yang baik selain pesantren. “Di pesantrenlah lembaga yang paling fokus perhatiannya dalam belajar mandiri serta keikhlasan. Dan yang tidak ada ditempat lain selain dipesantren adalah uswah khasanah” ujarnya.

Karena pesantren memiliki nilai yang bagus, seperti nilai adab. Mutu lulusan dari mahasiswa yang berbasis pesantren perlu ditingkatkan menjadi sebuah budaya.

“Tentu, untuk ikut membangun bangsa tidak hanya perlu punya banyak sekolah dan universitas. NU juga harus memikirkan kualitas lulusannya. Terutama untuk memenuhi kebutuhan bangsa di bidang ekonomi, kesehatan, dan teknologi.” Ucap Dr. Imaduddin, M.Pd yang juga diundang ISNU dalam seminar.

Pada acara yang digelar di Hotel Dalwa Syariah Bangil yang dihadiri kurang lebih 75 peserta ini, Ketua ISNU. Kab Pasuruan Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.Pd, mengajak para sarjana untuk terus berkarya. Guru serta dosen yang hadir di dorong untuk melakukan penilitian dan pendampingan ke masyarakat.

“Selain memberi penghargaan kepada wisudawan terbaik. ISNU konsisten hadir dalam perkembangan pendidikan dengan membantu menerbitkan buku ilmiah,” ujar Pak Adip.

Pak Adip yang juga khidmat sebagai kepala Madrasah Assholah menuturkan, kurangnya NU saat ini adalah penelitian. Maka dari itu beliau akan terus membantu sarjana-sarjana yang ada di Pasuruan dalam menerbitkan hasil pemikiran terkait penelitian dalam mengembangakan pendidikan di Kabupaten Pasuruan.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Kenalkan Ecobrick di MTs dan MA Nurul Qodim Tamansari Wonorejo

    Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Kenalkan Ecobrick di MTs dan MA Nurul Qodim Tamansari Wonorejo

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan, mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama STAI Salahudin Pasuruan menggelar kegiatan edukatif bertema Ecobrick di MTs dan MA Nurul Qodim, Desa Tamansari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Ainur Rokhimah, menyampaikan bahwa Ecobrick adalah solusi kreatif mengurangi sampah plastik melalui […]

  • Ada Yang Istimewa di Kalender PCNU Kabupaten Pasuruan Tahun 2023. Ingin Tahu? Silahkan Unduh

    Ada Yang Istimewa di Kalender PCNU Kabupaten Pasuruan Tahun 2023. Ingin Tahu? Silahkan Unduh

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2023
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanSetiap tahun, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerbitkan kalender. Untuk Kalender Tahun 2023, disusun secara khusus untuk menyambut 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). Wakil Sekretaris PCNU, Ustad Subadar menyampaikan, Kalender PCNU Kabupaten Pasuruan Tahun 2023 dirancang untuk menyambut 100 Tahun NU atau 1 Abad NU. “Dengan menampilkan foto Rais Syuriyah PCNU […]

  • KBIHU NU Haromain Sukorejo Sambut Kepulangan Jamaah Haji 2026, Perkuat Khidmah NU untuk Umat

    KBIHU NU Haromain Sukorejo Sambut Kepulangan Jamaah Haji 2026, Perkuat Khidmah NU untuk Umat

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) NU Haromain Sukorejo menggelar acara penyambutan kepulangan jamaah haji tahun 2026 di Kompleks Masjid Besar Al Mukhlasin, Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Rabu (3/6/2026). Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Sukorejo, KH Anjumil Azhari, menegaskan bahwa keberadaan KBIHU NU Haromain merupakan bagian dari khidmah Nahdlatul Ulama dalam […]

  • Harapan Ketua ISNU Pasuruan Kepada Pendamping PPH Pasuruan

    Harapan Ketua ISNU Pasuruan Kepada Pendamping PPH Pasuruan

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    Pandaan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar rapat kordinasi (Rakor) di Masjid Cheng Hoo, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (23/06/2024). Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan, tujuan dari rakor adalah mengajak pengurus yang menjadi pendamping PPH ISNU bisa mengembangkan usahanya sendiri dan tidak melupakan kewajibannya sebagai […]

  • MWCNU Rejoso Peringati Maulid dengan Lomba Festival Banjari

    MWCNU Rejoso Peringati Maulid dengan Lomba Festival Banjari

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Rejoso menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri 2021dengan Lomba Hadrah Banjari. Perlombaan yang di ikuti seluruh Ranting NU ini digelar Gedung serbaguna Eka Yuda Desa Pandanrejo Kecamatan Rejoso (17/10/2021). Seluruh ranting antusias mengikuti lomba tersebut. Sejak pagi peserta sudah memadati area perlombaan tersebut. Menurut ketua MWCNU Rejoso, […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan, Fokus Pendampingan Belajar dan Pencegahan Bullying

    Mahasiswa UNU Pasuruan, Fokus Pendampingan Belajar dan Pencegahan Bullying

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan melaksanakan pemetaan kebutuhan pendidikan di Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/7/2026). Kordinator PMM UNU Pasuruan Rina Islamiyah mengatakan, progam unggulan pendidikan meliputi pendampingan pembelajaran, pembuatan media edukatif, penguatan literasi dan kreativitas peserta didik, hingga edukasi pencegahan bullying sebagai upaya menciptakan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca