Breaking News
light_mode

Hadirkan Enam Pembicara, ISNU Gandeng IAI Dalwa Gelar Seminar Nasional dan Bedah Buku

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
  • visibility 661
  • comment 0 komentar

Bangil, NU Pasuruan – Dipenghujung akhir tahun, Jumat 31 Desember 2021. Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan bersama Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah (IAI Dalwa) mengundang enam pembicara dalam acara seminar nasional dan bedah buku “Tradisi Pendidikan Nilai di Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren”. Seminar ini dihadiri oleh para sarjana NU disetiap perguruan Tinggi se-Kabupaten Pasuruan serta perwakilan PAC ISNU di 24 kecamatan.

Direktur Pascasarjana IAI Dalwa Dr. Zainal Abidin, M.Pd. CIQaR yang hadir dan turut membuka acara secara resmi mengucapkan terima kasih atas kehadiran kader ISNU Pasuruan. Beliau menandaskan, perlu adanya rekonstruksi paradigma baru dalam dunia pendidikann Islam.

Pesantren dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Keberadaan pesantren seusia datangnya Islam itu sendiri, utamanya di Jawa. Meski begitu peran pesantren tidak banyak dibaca oleh beberapa kalangan mengingat pesantren yang cenderung diam ditempat.

Perguruan tinggi di pesantren seperti IAI Dalwa ini hadir untuk membentengi santrinya yang tidak hanya sekedar mahir ilmu agama tetapi mereka juga mahir ilmu umum. Dalwa mencoba meningkatkan literasi dengan banyak membaca buku agar santi menjadi mandiri serta bangga dengan ilmu kita sendiri.

“Seperti strategi perang ‘Supit Urang’ Jenderal Soedirman yang membuat pasukan sekutu kewalahan. Beliau memepelajari dan mecontoh strategi pasukan Sulaiman Al-Qanuni Sultan Turki Ustmani dalam perang Mohacs yang membuat Eropa dan kerajaan-kerajaan Kristen lainnya trauma,” kata Habib Zainal, sapaan akrabnya.

Beliau juga menambahkan masa kemunduran Utsmani mulai terasa pasca wafatnya Sulaiman Al-Qanuni. Terdapat bebrapa hal besar yang menghancurkan Ustmani, yaitu melemahnya sistem birokrasi dan kekuatan militer, kehancuran perekonomian, serta kurangnya literasi pada masa itu sehingga nilai-nilai keislaman kurang diserap oleh generasi muda.

“Tentu, kita berharap kedatangan para tamu ini akan membawa kemanfaatan dan keberkahan bagi kita semua. Bedah buku karya dosen ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar kita meneliti perkembangan ilmu dalam bentuk literasi.” jelasnya Habib Zainal

Dr. Vialinda Siswati, M.Pd, penulis buku tersebut menjelaskan, pendidikan nilai dipesantren merupakan wujud kekhawatiran terhadap generasi muda yang rentan terpengaruh budaya negatif. Hal inilah yang mendorong diciptakannya sistem pendidikan yang mampu menanamkan nilai-nilai positif sehingga generasi muda memiliki kepribadian dan akhlak yang mulia.

“Pendidikan nilai di pondok pesantren dirancang dan disususn dengan berlandaskan ayat suci Al-Qur’an serta hadist, seperti kemandirian dan keikhlasan yang sangat diperlukan oleh generasi muda saat ini dalam membangun peradaban yang baik” tutur Ustadzah Vialinda.

Pembicara lainnya yang diundang ISNU dalam seminar ini ialah Dr. Kholili Hasib, M.Ud. Beliau menuturkan bahwa membangun peradaban diperlukan adanya ilmu. Ilmu yang paling penting sebagaimana dinyatakan oleh banyak ulama adalah ta’dib atau sopan santun. Adab inilah yang paling ditekankan di pesantren.

“Sistem pendidikan yang ada di pesantren menjadi daya tarik bagi perguruan tinggi lain yang ingin mengembangankan ma’had bagi mahasiswa dilembaganya,” ujar dosen yang khidmah di Dalwa tersebut.

Hal ini senada dengan apa yang diutarakan oleh pembicara lainnya, Dr. Ahmad Fauzi Hamzah, M.Pd. Tidak ada tempat yang layak untuk memunculkan karakter pemimpin yang baik selain pesantren. “Di pesantrenlah lembaga yang paling fokus perhatiannya dalam belajar mandiri serta keikhlasan. Dan yang tidak ada ditempat lain selain dipesantren adalah uswah khasanah” ujarnya.

Karena pesantren memiliki nilai yang bagus, seperti nilai adab. Mutu lulusan dari mahasiswa yang berbasis pesantren perlu ditingkatkan menjadi sebuah budaya.

“Tentu, untuk ikut membangun bangsa tidak hanya perlu punya banyak sekolah dan universitas. NU juga harus memikirkan kualitas lulusannya. Terutama untuk memenuhi kebutuhan bangsa di bidang ekonomi, kesehatan, dan teknologi.” Ucap Dr. Imaduddin, M.Pd yang juga diundang ISNU dalam seminar.

Pada acara yang digelar di Hotel Dalwa Syariah Bangil yang dihadiri kurang lebih 75 peserta ini, Ketua ISNU. Kab Pasuruan Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.Pd, mengajak para sarjana untuk terus berkarya. Guru serta dosen yang hadir di dorong untuk melakukan penilitian dan pendampingan ke masyarakat.

“Selain memberi penghargaan kepada wisudawan terbaik. ISNU konsisten hadir dalam perkembangan pendidikan dengan membantu menerbitkan buku ilmiah,” ujar Pak Adip.

Pak Adip yang juga khidmat sebagai kepala Madrasah Assholah menuturkan, kurangnya NU saat ini adalah penelitian. Maka dari itu beliau akan terus membantu sarjana-sarjana yang ada di Pasuruan dalam menerbitkan hasil pemikiran terkait penelitian dalam mengembangakan pendidikan di Kabupaten Pasuruan.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantu Penerimaan Santri di Maluku, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Gelar Jalan Santai Bhinneka

    Bantu Penerimaan Santri di Maluku, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Gelar Jalan Santai Bhinneka

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • visibility 767
    • 0Komentar

    Wasile Selatan, NU PasuruanMahasiswa Kelompok Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan membantu Penerimaan Santri Baru Pondok Pesantren Ngalah Ekor di Provinsi Maluku menggelar Jalan Santai Bhinneka Tunggal Ika. Jalan santai yang digelar perdana itu diikuti warga dari lima desa, yakni Desa Binagara, Desa Ino Jaya, […]

  • Rejoso dan Grati Kembali Banjir, NU Pasuruan Bantu Korban Hingga Galang Dana

    Rejoso dan Grati Kembali Banjir, NU Pasuruan Bantu Korban Hingga Galang Dana

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melakukan asesmen, galang dana, dan penyaluran bantuan korban banjir di Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Grati. Setidaknya, ribuan warga terdampak banjir. Tim Asesmen, Zainul Arifin menyebutkan, empat desa di Kecamatan Rejoso dan satu desa di Kecamatan Grati tergenang banjir sejak Jumat (10/2/2023). “Mulai dari Desa Toyaning, Desa […]

  • KH Imron Mutamakkin : Ketahanan Pangan Tanggung Jawab Bersama 

    KH Imron Mutamakkin : Ketahanan Pangan Tanggung Jawab Bersama 

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • visibility 741
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan  Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya  ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, baik dari pemerintah, masyarakat, maupun individu. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menyediakan pangan yang cukup dan terjangkau bagi masyarakat. Untuk itu manusia memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan sumber daya pangan yang ada secara […]

  • Makesta IPNU IPPNU Yudharta Diingatkan Pentingnya Berkhidmah

    Makesta IPNU IPPNU Yudharta Diingatkan Pentingnya Berkhidmah

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • visibility 863
    • 0Komentar

    Prigen, NU Pasuruan Pimipinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) menyelenggarakan Masa Kesetiaan anggota (Makesta) VII dengan tema “ Revitalisasi pemuda nahdliyyin serta siap bersaing di era digital “di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Prigen, Jum’at – Ahad ( 13-15/12/2024 ). Ketua PK […]

  • Menuju New Normal di Pesantren, Satgas COVID-19 NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gelar Safari Edukasi

    Menuju New Normal di Pesantren, Satgas COVID-19 NU Peduli Kabupaten Pasuruan Gelar Safari Edukasi

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Sejak ditetapkannya New Normal atau kebiasaan hidup baru di Indonesia, seluruh elemen masyarakat bersama-sama menyesuaikan hal baru tersebut, tak terkecuali para santri Pondok Pesantren di Kabupaten Pasuruan yang telah kembali ke Pondok Pesantrennya masing-masing. Oleh karena itu, dalam rangka memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan dan penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran covid 19 di […]

  • RSNU Pasuruan Segera Dibuka, Ayo Daftar! Banyak Lowongan untuk Tenaga Medis dan Nonmedis

    RSNU Pasuruan Segera Dibuka, Ayo Daftar! Banyak Lowongan untuk Tenaga Medis dan Nonmedis

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • visibility 5.179
    • 23Komentar

    Kejayaan, NU Pasuruan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kabupaten Pasuruan membuka rekrutmen tenaga profesional untuk mendukung pelayanan kesehatan yang terletak di Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan. Perlu diketahui RSNU Kabupaten Pasuruan akan diresmikan mulai awal Bulan Juni 2025. Ketua Yayasan Kesehatan Nahdliyyin, Ahmad Farid Syauqi mengajak masyarakat yang berminat untuk mengikuti proses rekrutmen secara resmi melalui […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca