Breaking News
light_mode

Hadirkan Enam Pembicara, ISNU Gandeng IAI Dalwa Gelar Seminar Nasional dan Bedah Buku

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Sab, 1 Jan 2022
  • visibility 674
  • comment 0 komentar

Bangil, NU Pasuruan – Dipenghujung akhir tahun, Jumat 31 Desember 2021. Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan bersama Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah (IAI Dalwa) mengundang enam pembicara dalam acara seminar nasional dan bedah buku “Tradisi Pendidikan Nilai di Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren”. Seminar ini dihadiri oleh para sarjana NU disetiap perguruan Tinggi se-Kabupaten Pasuruan serta perwakilan PAC ISNU di 24 kecamatan.

Direktur Pascasarjana IAI Dalwa Dr. Zainal Abidin, M.Pd. CIQaR yang hadir dan turut membuka acara secara resmi mengucapkan terima kasih atas kehadiran kader ISNU Pasuruan. Beliau menandaskan, perlu adanya rekonstruksi paradigma baru dalam dunia pendidikann Islam.

Pesantren dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Keberadaan pesantren seusia datangnya Islam itu sendiri, utamanya di Jawa. Meski begitu peran pesantren tidak banyak dibaca oleh beberapa kalangan mengingat pesantren yang cenderung diam ditempat.

Perguruan tinggi di pesantren seperti IAI Dalwa ini hadir untuk membentengi santrinya yang tidak hanya sekedar mahir ilmu agama tetapi mereka juga mahir ilmu umum. Dalwa mencoba meningkatkan literasi dengan banyak membaca buku agar santi menjadi mandiri serta bangga dengan ilmu kita sendiri.

“Seperti strategi perang ‘Supit Urang’ Jenderal Soedirman yang membuat pasukan sekutu kewalahan. Beliau memepelajari dan mecontoh strategi pasukan Sulaiman Al-Qanuni Sultan Turki Ustmani dalam perang Mohacs yang membuat Eropa dan kerajaan-kerajaan Kristen lainnya trauma,” kata Habib Zainal, sapaan akrabnya.

Beliau juga menambahkan masa kemunduran Utsmani mulai terasa pasca wafatnya Sulaiman Al-Qanuni. Terdapat bebrapa hal besar yang menghancurkan Ustmani, yaitu melemahnya sistem birokrasi dan kekuatan militer, kehancuran perekonomian, serta kurangnya literasi pada masa itu sehingga nilai-nilai keislaman kurang diserap oleh generasi muda.

“Tentu, kita berharap kedatangan para tamu ini akan membawa kemanfaatan dan keberkahan bagi kita semua. Bedah buku karya dosen ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar kita meneliti perkembangan ilmu dalam bentuk literasi.” jelasnya Habib Zainal

Dr. Vialinda Siswati, M.Pd, penulis buku tersebut menjelaskan, pendidikan nilai dipesantren merupakan wujud kekhawatiran terhadap generasi muda yang rentan terpengaruh budaya negatif. Hal inilah yang mendorong diciptakannya sistem pendidikan yang mampu menanamkan nilai-nilai positif sehingga generasi muda memiliki kepribadian dan akhlak yang mulia.

“Pendidikan nilai di pondok pesantren dirancang dan disususn dengan berlandaskan ayat suci Al-Qur’an serta hadist, seperti kemandirian dan keikhlasan yang sangat diperlukan oleh generasi muda saat ini dalam membangun peradaban yang baik” tutur Ustadzah Vialinda.

Pembicara lainnya yang diundang ISNU dalam seminar ini ialah Dr. Kholili Hasib, M.Ud. Beliau menuturkan bahwa membangun peradaban diperlukan adanya ilmu. Ilmu yang paling penting sebagaimana dinyatakan oleh banyak ulama adalah ta’dib atau sopan santun. Adab inilah yang paling ditekankan di pesantren.

“Sistem pendidikan yang ada di pesantren menjadi daya tarik bagi perguruan tinggi lain yang ingin mengembangankan ma’had bagi mahasiswa dilembaganya,” ujar dosen yang khidmah di Dalwa tersebut.

Hal ini senada dengan apa yang diutarakan oleh pembicara lainnya, Dr. Ahmad Fauzi Hamzah, M.Pd. Tidak ada tempat yang layak untuk memunculkan karakter pemimpin yang baik selain pesantren. “Di pesantrenlah lembaga yang paling fokus perhatiannya dalam belajar mandiri serta keikhlasan. Dan yang tidak ada ditempat lain selain dipesantren adalah uswah khasanah” ujarnya.

Karena pesantren memiliki nilai yang bagus, seperti nilai adab. Mutu lulusan dari mahasiswa yang berbasis pesantren perlu ditingkatkan menjadi sebuah budaya.

“Tentu, untuk ikut membangun bangsa tidak hanya perlu punya banyak sekolah dan universitas. NU juga harus memikirkan kualitas lulusannya. Terutama untuk memenuhi kebutuhan bangsa di bidang ekonomi, kesehatan, dan teknologi.” Ucap Dr. Imaduddin, M.Pd yang juga diundang ISNU dalam seminar.

Pada acara yang digelar di Hotel Dalwa Syariah Bangil yang dihadiri kurang lebih 75 peserta ini, Ketua ISNU. Kab Pasuruan Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.Pd, mengajak para sarjana untuk terus berkarya. Guru serta dosen yang hadir di dorong untuk melakukan penilitian dan pendampingan ke masyarakat.

“Selain memberi penghargaan kepada wisudawan terbaik. ISNU konsisten hadir dalam perkembangan pendidikan dengan membantu menerbitkan buku ilmiah,” ujar Pak Adip.

Pak Adip yang juga khidmat sebagai kepala Madrasah Assholah menuturkan, kurangnya NU saat ini adalah penelitian. Maka dari itu beliau akan terus membantu sarjana-sarjana yang ada di Pasuruan dalam menerbitkan hasil pemikiran terkait penelitian dalam mengembangakan pendidikan di Kabupaten Pasuruan.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kesadaran Penerapan Protokol Kesehatan, Pemkab Gandeng PCNU Kab. Pasuruan

    Tingkatkan Kesadaran Penerapan Protokol Kesehatan, Pemkab Gandeng PCNU Kab. Pasuruan

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
    • visibility 975
    • 0Komentar

    Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan melaporkan bahwa jumlah masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 dan warga yang meninggal terus mengalami peningkatan. Kabar baiknya, persentase kesembuhan orang yang terpapar virus telah mencapai hampir 50%. Adapun salah satu penyebab adanya peningkatan penyebaran virus Corona di Kabupaten Pasuruan adalah kurang maksimalnya penerapan protokol kesehatan dikalangan masyarakat sendiri. Oleh […]

  • NU Pasuruan Gelar MoU Dengan Bank Mandiri Terkait Pengembangan Produk

    NU Pasuruan Gelar MoU Dengan Bank Mandiri Terkait Pengembangan Produk

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • visibility 890
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan silaturahmi dari Bank mandiri Pasuruan di Ruang Rapat PCNU Kabupaten Pasuruan, Kamis (23/11/2023). Kunjungan tersebut juga dalam rangka Memorandum of Understanding (MoU) pengembangan produk produk NU Pasuruan. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, bidang ekonomi merupakan bagian yang harus diperhatikan oleh […]

  • Perkuat Kelembagaan & SDM, LPBI NU Pasuruan Bentuk LPBI di Tingkat MWCNU

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar sosialisasi dan pembentukan LPBI di tingkat MWCNU. Malam ini dilakukan di MWCNU Sidogiri. Setelah ini, dalam tahun ini, akan dibentuk di MWCNU Kraton, Pohjentrek, Wonorejo, Puspo, Tosari, dan Tutur. “Tujuanya untuk menguatkan kader Relawan NU untuk melakukan koordinasi ditingkat bawah […]

  • Sambang Haji Gus Irsyad, PMII Pasuruan Diminta Cegah Radikalisme di Kalangan Milenial

    Sambang Haji Gus Irsyad, PMII Pasuruan Diminta Cegah Radikalisme di Kalangan Milenial

    • calendar_month Ming, 7 Agu 2022
    • visibility 381
    • 2Komentar

    Bangilan, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan menyambangi Bupati Pasuruan H M Irsyad Yusuf untuk mendapatkan barakah usai beribadah haji, Kamis (04/08/2022). Bupati Pasuruan menerima tamu di rumah dinasnya, Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kelurahan Bangilan, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Ketua Umum PC PMII Pasuruan Ilyas Maulana Zidani mengucapkan, selamat datang […]

  • Majelis Dzikir & Sholawat Rijalul Ansor Rejoso Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1440 H

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2019
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Dalam melestarikan tradisi ulama NU, Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC GP ANSOR Rejoso menggelar Peringatan ISRO’ MI’ROJ 1440 H dan harlah NU ke 96 di Markas KOMPAS Desa Segoropuro, Selasa (26/2/2019). Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 orang, terdiri dari sahabat-sahabat Ansor dari 16 ranting se PAC Rejoso serta dari pemuda kompas desa segoropuro. […]

  • ISNU Purwosari, Gelar  Lomba Cipta Puisi Berikut Juaranya

    ISNU Purwosari, Gelar Lomba Cipta Puisi Berikut Juaranya

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • visibility 1.447
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Purwosari mengadakan lomba cipta puisi dengan tema ‘Kiai NU’ di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Purwosari, Jum’at (10/01/2025). Ketua PAC ISNU Purwosari M.Bahrudin mengatakan dalam rangka hari lahir NU 102 tahun tema kiai NU diambil untuk menumbuhkan rasa cinta pelajar kepada para […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca