Breaking News
light_mode

Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
  • visibility 1.015
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan diberangkatkan. Kegiatan pelepasan digelar di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Kamis (04/05/2024).

Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Pasuruan H Muzammil Syafi’i berharap, peserta KKN menjadi orang yang beruntung. Artinya menjadi orang yang mampu berbuat lebih baik dari hari kemarin.

“Orang yang berbuat baiknya itu sama seperti hari kemarin dikatakan sebagai orang-orang yang merugi. Oleh karenanya, kita ke depan harus lebih baik, lebih baik, dan lebih baik,” ujarnya memulai sambutan dalam kegiatan Pelepasan Peserta KKN Kolaborasi.

Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan itu menyebutkan, dua hal utama yang harus dilakukan peserta di lokasi KKN masing-masing. Dengan harapan dapat menjadi orang-orang yang beruntung.

“Yang pertama. Jaga akhlak.
Jaga akhlak sebagai Nahdliyyin dan sebagai mahasiswa,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan tentang dawuh Almaghfurlah Romo KH Muzakki Birrul Alim. Yakni untuk selalu menjaga diri dan lingkungannya untuk mencegah agar tidak terjadi Kekerasan Seksual.

“Mengingat hari ini banyak sekali terjadi pelecehan-pelecehan seksual di semua komponen masyarakat,” kata mantan Wakil Bupati Pasuruan itu.

Adapun hal utama yang kedua agar dilakukan saat KKN adalah belajar untuk melihat, memahami, dan menganalisis potensi dan permasalahan yang berkembang di masyarakat.

“Kemudian memberikan solusi (Dengan mengadakan program kegiatan) yang terbaik dalam mengatasi masalah tersebut,” tuturnya.

Pembina Yayasan 1926 itu mencontohkan dua permasalahan yang sedang diperbincangkan dan merisaukan masyarakat secara umum. Yakni Judi Online. Sedangkan di Kabupaten Pasuruan, munculnya fenomena anak-anak usia sekolah yang enggan belajar di Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).

“Tolong ini dicarikan solusi bagaimana anak-anak ini tetap belajar di pendidikan umum dan pendidikan agama. Minta tolong, mahasiswa memberi motivasi agar orang tua dan anak-anak tetap semangat belajar di TPQ dan Madin,” tutup Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur tersebut.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimis, Ini Cara NU Pasuruan Targetkan RSNU sebagai Hadiah 1 Abad NU

    Optimis, Ini Cara NU Pasuruan Targetkan RSNU sebagai Hadiah 1 Abad NU

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • visibility 997
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk penguatan ‘Gerakan Ayo Urunan Mbangun Rumah Sakit NU Pasuruan’, Rabu (27/07/2022). Kegiatan dipusatkan di Aula KH Ahmad Djufri, Graha PCNU, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Peserta Rakor meliputi Ketua, Sekretaris, Bendahara lembaga dan Badan Otonom (Banom) tingkat PCNU serta […]

  • Lazisnu Kabupaten Pasuruan Sukses Gelar Pengobatan Gratis di Balai Desa Bulukandang Lumbang

    • calendar_month Kam, 7 Feb 2019
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Lembaga Amil Zakat dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PCNU Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Rumah Sehat BAZNAS Al-Chusaini Sidoarjo adakan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Balai Desa Bulukandang kecamatan Lumbang kabupaten Pasuruan, Rabu (6/2/2019). Kegiatan tersebut, merupakan rutinitas bulanan yang digelar di setiap MWC NU wilayah kerja PCNU Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan laporan panitia, dalam kegiatan tersebut […]

  • Harlah ke 95, LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Olimpiade Aswaja Berbasis Chat GBT

    Harlah ke 95, LP Ma’arif NU Pasuruan Gelar Olimpiade Aswaja Berbasis Chat GBT

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • visibility 1.204
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Dalam rangka menyambut Hari Lahir (Harlah) ke 95 Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar lomba Olimpiade Aswaja  di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (17/09/2024). Olimpiade tersebut berbasis Chat GBT  Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Ahmad Farid mengatakan, tujuan diadakannya lomba ini adalah untuk menguji media pembelajaran […]

  • Peduli Banjir, IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan Galang Dana di 3 titik

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama & Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPNU-IPPNU) Kabupaten Pasuruan, melalui CBP (Corp Brigade Pembangunan) & KPP (Korp Pelajar Putri) DKC (Dewan Koordinator Cabang) melakukan galang dana untuk korban banjir di 3 (tiga) titik, yakni perempatan Kebonagung, perempatan Purwosari, dan perempatan Sukorejo, Ahad (20/1/2019). “Kami bergerak atas instruksi Rekan […]

  • Safari Ramadhan 2019, KH. Maksum Hasyim: NU Mengurus Agama & Negara

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2019
    • visibility 862
    • 0Komentar

    KH. Maksum Hasyim, wakil Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, menegaskan kembali bahwa NU tidak hanya mengurus agama tetapi juga mengurus Negara. “NU itu organisasi sing ngurusi Agomo Yo ngurusi Negoro,” tegasnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadhan 2019 hari ke-18 PCNU Kabupaten Pasuruan, Jum’at, 17 Mei 2019/13 Ramadhan 1440 di […]

  • Gus Kikin: KH Hasyim Asy’ari Teladan Ulama Pejuang yang Berpihak pada Rakyat

    Gus Kikin: KH Hasyim Asy’ari Teladan Ulama Pejuang yang Berpihak pada Rakyat

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz menegaskan bahwa Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari merupakan sosok ulama pejuang yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga memperjuangkan nasib rakyat kecil dari penindasan kolonial Belanda. Hal itu disampaikan Gus Kikin dalam acara Refleksi Hari Santri Nasional 2025 yang digelar […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca