Breaking News
light_mode

Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
  • visibility 1.203
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan diberangkatkan. Kegiatan pelepasan digelar di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Kamis (04/05/2024).

Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Pasuruan H Muzammil Syafi’i berharap, peserta KKN menjadi orang yang beruntung. Artinya menjadi orang yang mampu berbuat lebih baik dari hari kemarin.

“Orang yang berbuat baiknya itu sama seperti hari kemarin dikatakan sebagai orang-orang yang merugi. Oleh karenanya, kita ke depan harus lebih baik, lebih baik, dan lebih baik,” ujarnya memulai sambutan dalam kegiatan Pelepasan Peserta KKN Kolaborasi.

Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan itu menyebutkan, dua hal utama yang harus dilakukan peserta di lokasi KKN masing-masing. Dengan harapan dapat menjadi orang-orang yang beruntung.

“Yang pertama. Jaga akhlak.
Jaga akhlak sebagai Nahdliyyin dan sebagai mahasiswa,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan tentang dawuh Almaghfurlah Romo KH Muzakki Birrul Alim. Yakni untuk selalu menjaga diri dan lingkungannya untuk mencegah agar tidak terjadi Kekerasan Seksual.

“Mengingat hari ini banyak sekali terjadi pelecehan-pelecehan seksual di semua komponen masyarakat,” kata mantan Wakil Bupati Pasuruan itu.

Adapun hal utama yang kedua agar dilakukan saat KKN adalah belajar untuk melihat, memahami, dan menganalisis potensi dan permasalahan yang berkembang di masyarakat.

“Kemudian memberikan solusi (Dengan mengadakan program kegiatan) yang terbaik dalam mengatasi masalah tersebut,” tuturnya.

Pembina Yayasan 1926 itu mencontohkan dua permasalahan yang sedang diperbincangkan dan merisaukan masyarakat secara umum. Yakni Judi Online. Sedangkan di Kabupaten Pasuruan, munculnya fenomena anak-anak usia sekolah yang enggan belajar di Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).

“Tolong ini dicarikan solusi bagaimana anak-anak ini tetap belajar di pendidikan umum dan pendidikan agama. Minta tolong, mahasiswa memberi motivasi agar orang tua dan anak-anak tetap semangat belajar di TPQ dan Madin,” tutup Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur tersebut.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 200 Pendekar Pagar Nusa Ikuti Latgab di Pantai Wisata Karang Hitam Lekok

    200 Pendekar Pagar Nusa Ikuti Latgab di Pantai Wisata Karang Hitam Lekok

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2020
    • visibility 1.267
    • 0Komentar

    Pagar Nahdlatul Ulama dan Bangsa (Pagar Nusa) merupakan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) yang bertugas membentengi Kader dan kyai-kyai Nahdlatul Ulama (NU) serta Bangsa Indonesia dari segala bentuk yang merongrong kedaulatan Republik Indonesia dengan keterampilan khusus berupa pencak silat. Adapun pencak silat yang dipelajari tersebut merupakan hasil pengembangkan dan pelestarikan pencak silat warisan wali […]

  • Bantu Posyandu Stunting, Begini Kesan Mahasiswa ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    Bantu Posyandu Stunting, Begini Kesan Mahasiswa ITSNU-STAI Salahuddin Pasuruan

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 12, membantu pemeriksaan stunting di Balai Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Selasa (18/7/2023). Peserta KKN Fitriyatul Islamiyah mengungkapkan, mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dalam mencegah hingga penanganan stunting. “Bisa […]

  • Puncak Satu Abad NU Pasuruan, KH Imron Mutamakkin Ajak Warga NU Jaga Kekompakan dan Warisan Perjuangan

    Puncak Satu Abad NU Pasuruan, KH Imron Mutamakkin Ajak Warga NU Jaga Kekompakan dan Warisan Perjuangan

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) Pasuruan berlangsung khidmat di area Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan bersama Majelis Syubanul Muslimin, dan dihadiri ribuan warga nahdliyin dari berbagai wilayah. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, dalam sambutannya menegaskan […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Perkuat Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan di Desa Jatiarjo

    Mahasiswa UNU Pasuruan Perkuat Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan di Desa Jatiarjo

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Prigen, NU Pasuruan  Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan resmi membuka Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (21/7/2026).  Dosen Pembimbing Lapangan, Anis Nurhayati, menegaskan bahwa PMM merupakan ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. “Program ini bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi juga panggilan […]

  • Sayyidina Umar RA dan Warisan Perdamaian di Jerusalem

    Sayyidina Umar RA dan Warisan Perdamaian di Jerusalem

    • calendar_month Rab, 3 Mar 2021
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    Sebelum kedatangan Khalifah Umar bin Khaᚭᚭāb ra., Jerusalem adalah tempat dimana syak wasangka adalah kewajaran. Barangkali itu memang nasib Jerusalem, yang pernah diserbu oleh seorang Firaun dari Mesir, ditindas oleh Babilonia, kemudian Roma, dan bahkan di tahun 614 M ditaklukkan oleh pasukan Persia. Bila dalam perang sebelumnya orang Yahudi yang dihabisi, dalam penyerbuan oleh pasukan […]

  • 3 Kecamatan Kembali Banjir, NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan Logistik

    3 Kecamatan Kembali Banjir, NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan Logistik

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Winongan, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melalui Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Pasuruan menyalurkan bantuan tahap pertama untuk korban terdampak bencana banjir di Kecamatan Winongan, Kecamatan Rejoso, dan Kecamatan Grati, Sabtu (09/03/2024). Koordinator NU Peduli Pasuruan Gus Muhammad Nawawi menyampaikan, NU Peduli telah menyalurkan kebutuhan logistik. Berupa telur 6 peti, mie instan 30 […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca