Breaking News
light_mode

Ingin Beruntung Saat KKN, Lakukan Dua Hal Ini!

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
  • visibility 1.073
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan diberangkatkan. Kegiatan pelepasan digelar di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Kamis (04/05/2024).

Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Pasuruan H Muzammil Syafi’i berharap, peserta KKN menjadi orang yang beruntung. Artinya menjadi orang yang mampu berbuat lebih baik dari hari kemarin.

“Orang yang berbuat baiknya itu sama seperti hari kemarin dikatakan sebagai orang-orang yang merugi. Oleh karenanya, kita ke depan harus lebih baik, lebih baik, dan lebih baik,” ujarnya memulai sambutan dalam kegiatan Pelepasan Peserta KKN Kolaborasi.

Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan itu menyebutkan, dua hal utama yang harus dilakukan peserta di lokasi KKN masing-masing. Dengan harapan dapat menjadi orang-orang yang beruntung.

“Yang pertama. Jaga akhlak.
Jaga akhlak sebagai Nahdliyyin dan sebagai mahasiswa,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan tentang dawuh Almaghfurlah Romo KH Muzakki Birrul Alim. Yakni untuk selalu menjaga diri dan lingkungannya untuk mencegah agar tidak terjadi Kekerasan Seksual.

“Mengingat hari ini banyak sekali terjadi pelecehan-pelecehan seksual di semua komponen masyarakat,” kata mantan Wakil Bupati Pasuruan itu.

Adapun hal utama yang kedua agar dilakukan saat KKN adalah belajar untuk melihat, memahami, dan menganalisis potensi dan permasalahan yang berkembang di masyarakat.

“Kemudian memberikan solusi (Dengan mengadakan program kegiatan) yang terbaik dalam mengatasi masalah tersebut,” tuturnya.

Pembina Yayasan 1926 itu mencontohkan dua permasalahan yang sedang diperbincangkan dan merisaukan masyarakat secara umum. Yakni Judi Online. Sedangkan di Kabupaten Pasuruan, munculnya fenomena anak-anak usia sekolah yang enggan belajar di Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).

“Tolong ini dicarikan solusi bagaimana anak-anak ini tetap belajar di pendidikan umum dan pendidikan agama. Minta tolong, mahasiswa memberi motivasi agar orang tua dan anak-anak tetap semangat belajar di TPQ dan Madin,” tutup Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur tersebut.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Ramadhan PCNU Pasuruan Digelar Serentak di 41 SMPN, Perkuat Karakter Religius dan Wawasan Kebangsaan

    Pesantren Ramadhan PCNU Pasuruan Digelar Serentak di 41 SMPN, Perkuat Karakter Religius dan Wawasan Kebangsaan

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Pohjenterk, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pesantren Ramadhan pada Senin–Rabu (2–4/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 41 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) se-Kabupaten Pasuruan. Pesantren Ramadhan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, PCNU Kabupaten Pasuruan, dan PCNU Bangil, sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter religius peserta […]

  • Senja Hari Ini, Cak Mad dan Ning Sheila Bahas Cita, Cinta, dan Muru’ah di NU Pasuruan

    Senja Hari Ini, Cak Mad dan Ning Sheila Bahas Cita, Cinta, dan Muru’ah di NU Pasuruan

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan bersama Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan akan menggelar Talk Show Interaktif bersama Cak Mad dan Ning Sheila. Kegiatan yang menjadi penutup Maorinta (Masa Orientasi dan Ta’aruf Mahasiswa) UNU Pasuruan itu mengangkat tema “Cita, Cinta, dan Muru’ah”, akan mengajak mahasiswa dan calon mahasiswa […]

  • Harus Seimbang Antara Semangat Membangun Masjid dengan Memakmurkan Masjid

    • calendar_month Kam, 13 Des 2018
    • visibility 970
    • 0Komentar

    Ketua Lembaga Takmir Masjid Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LTM PCNU) Kabupaten Pasuruan, Moh. Mundzir Muslih, mengatakan bahwa semangat kita tidak berimbang antara membangun masjid dengan meramaikan masjid. “Mengapa Masjid kita sepi?Pertama, kita tidak seimbang antara semangat membangun masjid dengan semangat mengisi kegiatan masjid,” tuturnya saat memberikan pembinaan kepada 100 Pengurus Masjid Nahdlatul Ulama dengan tema […]

  • Cegah Stunting, Fatayat NU Sukorejo Edukasi Kader Ranting

    Cegah Stunting, Fatayat NU Sukorejo Edukasi Kader Ranting

    • calendar_month Ming, 16 Jan 2022
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Sukorejo menggelar pertemuan rutin dalam bentuk kegiatan Seminar Kesehatan dengan topik upaya pencegahan dan penanganan stunting, bertempat di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) setempat, Jumat (14/01/2022). Ketua PAC Fatayat Kecamatan Sukorejo Ustadzah Sri Kartini menyampaikan, bahwa kegiatan itu menjadi langkah awal fatayat dalam bersinergi bersama […]

  • Istiqomah, Fatayat & Muslimat Rejoso Pasuruan Gelar Santunan di Bulan Muharram

    Istiqomah, Fatayat & Muslimat Rejoso Pasuruan Gelar Santunan di Bulan Muharram

    • calendar_month Ming, 23 Sep 2018
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    Pimpinan Anak Cabang Fatayat dan Muslimat Nahdlatul Ulama (PAC Fatayat-Muslimat NU) Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan mengadakan Santunan Anak Yatim dan Duafa dalam rangka Peringatan Bulan Muharram. Kegiatan santunan ini diadakan di Pimpinan Ranting (PR) Fatayat dan Muslimat Desa Kawisrejo pada hari Sabtu (22/09). Dalam acara ini hadir Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdaltul Ulama Kabupaten […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Dampingi BUMDes Pasinan Olah Daun Kelor Jadi Jamu & Mie

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Dampingi BUMDes Pasinan Olah Daun Kelor Jadi Jamu & Mie

    • calendar_month Sab, 19 Feb 2022
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dampingi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pasinan, Kecamatan Lekok, kembangkan produk usaha. Ketua Kelompok M Faisol menjelaskan, banyaknya daun kelor di desa Pasinan hanya dijual tanpa diolah. Akibatnya, bernilai kurang ekonomis. “Biasanya satu ikat dijual […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca