Breaking News
light_mode

Jadwal Imsakiyah Bulan Ramadhan 1446 H/2025 M Wilayah Kabupaten Pasuruan

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
  • visibility 2.530
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1446 H/2025. Jadwal Imsakiyah memuat pukul sholat lima waktu, nisful lail (Separuh malam), imsak, thulu’ (Terbitnya matahari), dan Dhuha.

“Untuk Imsak pukul 04.09 WIB di tanggal 1 Ramadhan hingga 25 Ramadhan. Adapun 26 Ramadhan dan seterusnya, Imsak pukul 04.08 WIB. Sedangkan waktu Thulu’ adalah waktu pertama terbitnya matahari dan disunnahkan mendirikan Sholat Sunnah Syuruq. Pahalanya setara pahala haji dan umrah yang sempurna (Baca lebih lanjut di NU Online),” ujar Ustadz M Rusdi selaku Sekretaris PC LFNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (01/03/2025).

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan, untuk berhenti melakukan hal-hal yang membatalkan puasa ketika memasuki waktu imsak. Seperti makan dan minum.

“Sehingga 10 menit sebelum adzan subuh, itu sudah masuk imsak. Maka hendaknya kita sudah tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa,” tuturnya dalam Hikayat Ramadhan (Hikam) 1 melalui kanal youtube nupasuruan.

Untuk diketahui, berdasar website Majelis Ulama Indonesia (MUI), disebutkan bahwa tradisi imsak itu terinspirasi dari salah satu hadis. Yakni hadis dari Anas bin Malik, bahwa Nabi SAW dan Zaid bin Tsabit makan sahur bersama. Setelah keduanya selesai makan sahur, beliau lalu bangkit melaksanakan shalat.

” Kami bertanya kepada Anas, “Berapa rentang waktu antara selesainya makan sahur hingga keduanya melaksanakan salat?”

Anas bin Malik menjawab, “Kira-kira waktu seseorang membaca lima puluh ayat.” (HR Bukhari no 542).

Berdasarkan hadits di atas, waktu antara selesainya sahur dan shalat subuh adalah 50 ayat. Karenanya, ulama di Indonesia memperkirakan bahwa pembacaan 50 ayat sekitar 10 menit.

Jadwal Imsakiyah cetak dapat diambil di Kantor PCNU Kabupaten Pasuruan, Desa Warungdowo (Lapangan Warungdowo), Kecamatan Pohjentrek dan bisa juga diambil di resepsionis Rektorat Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan. Narahubung Wakil Sekretaris PCNU Ahmad Subhani (0821-6668-0005) dan Pegawai Kampus UNU Aris (0857-3003-3228).

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Komisariat Definitif, PMII ITSNU Pasuruan Gagas Pasar Merdeka Hingga Produk untuk Warga

    Jadi Komisariat Definitif, PMII ITSNU Pasuruan Gagas Pasar Merdeka Hingga Produk untuk Warga

    • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanKetua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Muhammad Nasih Said menjelaskan, tentang visi misi organisasi. Yakni membangun gerakan PMII ITSNU berbasis multi bidang dengan kekuatan basis kaderisasi. “Misinya dengan meningkatkan nalar kritis untuk berfikir merdeka. Meningkatkan keaktifan dan pendistribusian. Lalu memunculkan gerakan pengorganisasian masyarakat dan […]

  • Melihat Panen Padi Organik LPPNU Kabupaten Pasuruan

    Melihat Panen Padi Organik LPPNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruankembali menikmati hasil dari upaya mengembangkan padi organik, Sabtu (14/10/2023). Wakil Ketua PC LPPNU Kabupaten Pasuruan Munir mengatakan, padi yang ditanam oleh petani binaan LPPNU ada beberapa macam tergantung minatnya petani. “Padi yang kami tanam berbeda beda tergantung petani-petaninya suka yang mana […]

  • Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    Kisah Ummu al-Idzam dan Syair Yang Mendatangkan Hujan

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Pada tahun 973 H, di sebuah wilayah yang disebut Mikhlâf as-Sulaymâni, saat ini merupakan daerah di Provinsi Jazan, Arab Saudi, telah mengalami kekeringan dan kegersangan yang begitu dahsyat. Masyarakatnya semakin kesulitan untuk mendapatkan air dan makanan. Saking sulitnya, akhirnya masyarakat mikhlaf as-Sulaymani membakar tulang-tulang binatang yang tersisa untuk dimakan sehingga bisa mempertahankan hidup. Berdasarkan itu, […]

  • Cegah Kasus Baru di Pesantren, PCNU Kab. Pasuruan Bentuk Sub-Satgas COVID-19 di Ponpes & MWCNU

    Cegah Kasus Baru di Pesantren, PCNU Kab. Pasuruan Bentuk Sub-Satgas COVID-19 di Ponpes & MWCNU

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2020
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Adanya kasus baru COVID-19 di lingkungan salah satu Pondok Pesantren di Jawa Timur, PCNU Kabupaten Pasuruan akan membentuk Sub-Gugus Tugas Penanganan COVID-19 untuk Pondok Pesantren dan Gugus Tugas di tingkat MWCNU sebagai langkah percepatan dalam antisipasi dan penanganan COVID-19 di Pondok Pesantren. “Kita perlu antisipasi agar tidak sampai ada kasus baru COVID-19 di Pondok Pesantren […]

  • Gali Bakat, Lesbumi Pasuruan Gelar Lomba Kaligrafi dan Puisi

    Gali Bakat, Lesbumi Pasuruan Gelar Lomba Kaligrafi dan Puisi

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (Lesbum NU) Kabupaten Pasuruan menggelar lomba kaligrafi dan puisi di Pondok Pesantren Quin Hidayatullah, Tampung, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jum’at (30/08/2024). Ketua PC Lesbumi Kabupaten Pasuruan Gus Yazid Tamim mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggali bakat minat generasi muda dan […]

  • Kembangkan Produk Berbasis Potensi Desa, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Buat Jamu Daun Mimba

    Kembangkan Produk Berbasis Potensi Desa, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Buat Jamu Daun Mimba

    • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
    • visibility 1.215
    • 0Komentar

    Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan berhasil mengembangkan inovasi produk berbasis potensi desa di Desa Jatirejo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Yakni membuat ‘Jamu Instan Intaran’ yang terbuat dari Daun Mimba. Koordinator Tim Pembuatan Jamu Hasanah menyampaikan, potensi Pohon Mimba di Desa Jatirejo belum secara maksimal dimanfaatkan. […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca