Breaking News
light_mode

Jelang Ramadhan, LTMNU Pasuruan Bimbing Muadzin Masjid dan Musolla

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
  • visibility 859
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar bimbingan teknis muadzin masjid dan musolla di Aula KH Ahmad Djufri, PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (24/2/2024). Dalam hal tersebut Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhibbul Aman Aly menjelaskan perbedaan waktu adzan jum’at di Makkah dan di Indonesia.

“Jika adzan shalat jum’at pertama di Mekkah dilakukan lima belas menit sebelum waktu dzuhur sedangkan di Indonesia adzan jum’at pertama dilakukan waktu dzuhur,” ujarnya.

Menurutnya kebanyakan orang Indonesia melakukan shalat qobliah jum’at di adzan pertama padahal belum memasuki waktu dzuhur. Hal ini di ketahui oleh orang Islam di seluruh dunia, jika ada jama’ah yang berdiri pada saat adzan pertama pasti orang Indonesia.

“Adzan pertama sholat Jum’at sebelum memasuki waktu dzuhur mendapatkan sunnah dan ada yang mengatakan adzan memasuki waktu dzuhur juga mendapatkan sunnah,” tendasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut mengatakan, sebaiknya adzan pertama sholat jum’at dilakukan sebelum waktu dzuhur namun jika tidak dijalankan tidak akan mendapatkan dosa namun tidak begitu baik.

“Ditempat kita khususnya adzan Jum’at sudah menjadi salah kaprah dan salah kedaden hal itu tidak apa apa ketimbang tidak adzan sama sekali,” paparnya.

Disisi lain Kiai Muhib mengatakan, adzan dua kali tidak hanya dilakukan pada saat shalat Jum’at namun pada shalat subuh karena bangunannya yang kesulitan. Fonomena ini sudah terjadi di Malang tempat kakek saya namun bila di terpakan akan menjadi salah paham di kiranya muazinnya ngantuk.

“Ijtihad ulama boleh melakukan adzan dua kali syaratnya adzan pertama dilakukan sebelum waktu shalat namun resikonya sangat besar dan banyak masyarakat yang bingung hal ini pernah saya lakukan,” imbuhnya.

Dirinya mengikatkan bahwasanya ketika adzan shalat jum’at pertama jangan shalat qobliah jum’at malu maluin Indonesia yang terdapat ribuan ulama.

“Kalau bisa diubah waktu adzannya silahkan namun jika tidak bisa tidak dosa ketimbang tidak adzan sama sekali,” tuturnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepeda Listrik Tenaga Surya Jadi Kado ITSNU Pasuruan untuk 1 Abad NU

    Sepeda Listrik Tenaga Surya Jadi Kado ITSNU Pasuruan untuk 1 Abad NU

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • visibility 1.212
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanBagi Nahdliyin, dapat menyambut Satu Abad Nahdlatul Ulama (1 Abad NU) adalah momen spesial. Untuk itu, Dosen Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan, Mahendra Satria Hadiningrat, bersyukur dapat memberi kado spesial. “Inovasi sepeda listrik ini merupakan bentuk kepedulian ITSNU untuk mendorong kemandirian bagi penyandang disabilitas, khususnya tunadaksa di bagian kaki,” imbuhnya […]

  • Meriah, Gebyar Sholawat Peringatan Harlah IPNU-IPPNU Purwosari

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2019
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    Gebyar sholawat yang digelar Pimpinan Ranting Sekarmojo 1 Kec. Purwosari Pasuruan sangat meriah, pasalnya kegiatan dalam rangka peringatan harlah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke 65, dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU)ke 64 bisa dihadiri tokoh masyarakat dan disaksikan ratusan pasang mata yang memenuhi halaman masjid Al Karomah Pandan (7/3/2019) tadi malam Saat ditemui […]

  • Cak Lim Wafat, Gus Ipong: Jasa-jasa Almagfurlah Tidak Hilang

    Cak Lim Wafat, Gus Ipong: Jasa-jasa Almagfurlah Tidak Hilang

    • calendar_month Sab, 24 Okt 2026
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan merasa kehilangan atas wafatnya H Muslim Mustajab. Cak Lim tercatat menjadi A’wan 2016-2026 dan Wakil Ketua PCNU 2006-2016. Meski telah meninggal dunia, jasa dan perjuangannya bagi masyarakat akan tetap dikenang. Hal tersebut disampaikan Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin saat memberikan sambutan jelang proses […]

  • Kiai Muzakki Tidak Pernah Absen Mengajar di Pondok Pesantren Sidogiri Selama 40 Tahun

    Kiai Muzakki Tidak Pernah Absen Mengajar di Pondok Pesantren Sidogiri Selama 40 Tahun

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • visibility 942
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Muzakki Birul Alim merupakan sosok ulama yang tidak pernah absen mengajar di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan. Hal itu diungkapkan oleh KH Mujib Imron pada saat memberikan tausiyah dihadapkan para jamaah yang melayat di Pondok Pesantren Hidayatullah, Desa Tampung, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, […]

  • Tingkatkan Akses Kesehatan, LAZISNU Pasuruan Adakan Bakti Sosial

    Tingkatkan Akses Kesehatan, LAZISNU Pasuruan Adakan Bakti Sosial

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC )Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Bakti Sosial NU Peduli Pasuruan di Gedung Muslimat NU Kabupaten Pasuruan, Senin (19/05/2025). Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan Nur Kholis Majid mengatakan kegiatan ini menunjukkan kepedulian di bidang kesehatan melalui program pengobatan gratis bagi masyarakat. ” Program […]

  • Meriah & Sukses, Halal Bihalal & Pembukaan Majelis Taklim Muslimat NU Nguling

    • calendar_month Jum, 27 Jul 2018
    • visibility 1.213
    • 0Komentar

    Setelah libur selama hampir 2 bulan, kegiatan rutin Majelis Taklim PAC Muslimat NU Nguling dibuka kembali sekaligus Halal Bi Halal Pengurus dan Anggota Muslimat bertempat di salah satu Maddrasah Diniyah Wilayah Ranting Sebalong Nguling Kabupaten Pasuruan, Jumat (27/7/2018). Dalam Pembukaan Majelis Taklim itu dihadiri Pengurus dan Anggota Ranting Muslimat NU se-Anak Cabang Nguling dan Pengurus […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca