Breaking News
light_mode

Jelang Ramadhan, LTMNU Pasuruan Bimbing Muadzin Masjid dan Musolla

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
  • visibility 836
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan menggelar bimbingan teknis muadzin masjid dan musolla di Aula KH Ahmad Djufri, PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (24/2/2024). Dalam hal tersebut Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhibbul Aman Aly menjelaskan perbedaan waktu adzan jum’at di Makkah dan di Indonesia.

“Jika adzan shalat jum’at pertama di Mekkah dilakukan lima belas menit sebelum waktu dzuhur sedangkan di Indonesia adzan jum’at pertama dilakukan waktu dzuhur,” ujarnya.

Menurutnya kebanyakan orang Indonesia melakukan shalat qobliah jum’at di adzan pertama padahal belum memasuki waktu dzuhur. Hal ini di ketahui oleh orang Islam di seluruh dunia, jika ada jama’ah yang berdiri pada saat adzan pertama pasti orang Indonesia.

“Adzan pertama sholat Jum’at sebelum memasuki waktu dzuhur mendapatkan sunnah dan ada yang mengatakan adzan memasuki waktu dzuhur juga mendapatkan sunnah,” tendasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan tersebut mengatakan, sebaiknya adzan pertama sholat jum’at dilakukan sebelum waktu dzuhur namun jika tidak dijalankan tidak akan mendapatkan dosa namun tidak begitu baik.

“Ditempat kita khususnya adzan Jum’at sudah menjadi salah kaprah dan salah kedaden hal itu tidak apa apa ketimbang tidak adzan sama sekali,” paparnya.

Disisi lain Kiai Muhib mengatakan, adzan dua kali tidak hanya dilakukan pada saat shalat Jum’at namun pada shalat subuh karena bangunannya yang kesulitan. Fonomena ini sudah terjadi di Malang tempat kakek saya namun bila di terpakan akan menjadi salah paham di kiranya muazinnya ngantuk.

“Ijtihad ulama boleh melakukan adzan dua kali syaratnya adzan pertama dilakukan sebelum waktu shalat namun resikonya sangat besar dan banyak masyarakat yang bingung hal ini pernah saya lakukan,” imbuhnya.

Dirinya mengikatkan bahwasanya ketika adzan shalat jum’at pertama jangan shalat qobliah jum’at malu maluin Indonesia yang terdapat ribuan ulama.

“Kalau bisa diubah waktu adzannya silahkan namun jika tidak bisa tidak dosa ketimbang tidak adzan sama sekali,” tuturnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Cara Lazisnu Wujudkan Indonesia Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofur

    • calendar_month Rab, 9 Jan 2019
    • visibility 652
    • 1Komentar

    Lembaga Amil Zakat, Infaq, & Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, bekerjasama dengan PAC GP Ansor Grati & Rumah Sehat Al Chusaini Baznas Sidoarjo menyelenggarakan Bakti Sosial dengan kegiatan Pemeriksaan & Pengobatan Gratis di MI Sifa’ul Jinan Rebalas Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Selasa (8/1/2019). Muhammad Nawawi, Ketua PC LAZISNU Kabupaten […]

  • Begini Pengundian Hadiah Gotri Ala Gotri Nogosari Pasuruan 2020

    Begini Pengundian Hadiah Gotri Ala Gotri Nogosari Pasuruan 2020

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2020
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    Pengundian Doorprize dalam kegiatan Gowes Gotri ala Gotri Nogosari Pasuruan 2020 yang diadakan di Pondok Pesantren Terpadu Alyasini, dilakukan secara virtual oleh panitia melalui Channel Youtube I LOVE PAS TV milik Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Selasa Malam (25/8/2020) Kegiatan pengundian secara virtual yang dilakukan di komplek Pendopo Kabupaten Pasuruan tersebut, diawali dengan pembacaan Sholawat oleh Group […]

  • Cegah Stunting dengan Nugget Ikan Kembung Karya Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    Cegah Stunting dengan Nugget Ikan Kembung Karya Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 20 Feb 2022
    • visibility 857
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 12 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) olah Ikan Kembung jadi Nugget di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Penanggung Jawab Kegiatan Diversifikasi Pangan Khurin In menjelaskan, melimpahnya hasil laut Ikan Kembung, dijual tanpa diolah. Sehingga belum sepenuhnya memberikan nilai tambah […]

  • Innalillahi, Ustadz H Saifulloh Rais Syuriyah PRNU Jetis Wafat

    Innalillahi, Ustadz H Saifulloh Rais Syuriyah PRNU Jetis Wafat

    • calendar_month Sab, 28 Mei 2022
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU Pasuruan Kabar duka datang dari Dusun Jetis, Desa Dhompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Musabbabnya, Ustadz H Saifulloh, Rais Syuriyah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, wafat pada Jumat (13/05/2022) dini hari. “Jam 1.30 pagi, kamis malam jumat Beliau wafat. Kami ini ditinggalkan Pak Haji Saiful suasananya […]

  • Di Rakorcab, ISNU Pasuruan Fokus Konferancab Hingga Pemenuhan PPH di Setiap Kecamatan

    Di Rakorcab, ISNU Pasuruan Fokus Konferancab Hingga Pemenuhan PPH di Setiap Kecamatan

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) untuk membahas persiapan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) setempat. Rakorcab dipusatkan di Ruang Meeting Pascasarjana, Gedung Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kompleks Universitas Yudharta Pasuruan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (27/5/2023). Ketua PC ISNU, Ahmad Adip Muhdi menyampaikan, Rakorcab mentargetkan […]

  • Bersama Tokoh Agama, Bawaslu Kabupaten Pasuruan Optimalisasi Pengawasan Partisipatif

    Bersama Tokoh Agama, Bawaslu Kabupaten Pasuruan Optimalisasi Pengawasan Partisipatif

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Prigen, NU PasuruanBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan menggelar “Workshop Materi Penyusunan Materi Pengawasan Pemilu Partisipatif Berbasis Agama pada Pemilu Serentak Tahun 2024”, Rabu-Kamis (16-17/11/2022). Kegiatan itu dipusatkan di Royal Senyiur Hotel Prigen, Jl. Putuk Truno No. 208 Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Workshop diikuti oleh perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil dan Kabupaten […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca