Breaking News
light_mode

Katib Syuriyah NU Pasuruan Minta Sekolah Memiliki Mentor Bidang Aswaja

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 15 Jul 2023
  • visibility 847
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Muhib Aman Ali meminta kepada sekolah dan madrasah dinaungan Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) untuk memiliki mentor bidang Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah.

Hal itu ditegaskan dalam kegiatan Workshop Reaktualisasi Kurikulum Aswaja yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang (PC) LP Maarif NU Kabupaten Pasuruan di Aula KH Ahmad Djufri, Graha NU setempat, Kecamatan Pohjentrek, Rabu-Kamis (12-13/7/2023).

“Setiap lembaga harus mempunyai mentor Aswaja dan Ke-NU-an. Minimal satu (guru). Tujuannya agar mampu membendung masuknya paham radikal,” imbuhnya saat memberikan pengarahan workshop.

Dirinya juga berharap, di workshop LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan mampu mencetak tenaga pendidik yang memiliki keahlian Aswaja dan Ke-NU-an.

“Banyak orang yang tidak mengerti tentang Fikrah Nahdlatul Ulama. Untuk merespon hal itu, kita harus masifkan kaderisasi Aswaja dan Ke-NU-an,” kata salah satu pengasuh Pondok Pesantren Besuk Pasuruan itu.

Lahirnya NU untuk Menjaga Aswaja

Nahdlatul Ulama didirikan salah satunya untuk membentengi ajaran Aswaja yang telah diajarkan oleh Walisongo dan para ulama. Sehingga masyarakat tidak terpengaruh dengan berbagai aliran dan gerakan radikal.

Pada waktu itu telah runtuh Dinasti Turki Utsmani dan disusul berkuasanya Wahabi di Mekkah. Akibatnya, banyak tokoh Aswaja yang dilarang mengajar di Masjidil Haram. Banyak ulama yang ditangkap.

Untuk itu, sanad keilmuan ulama di Nusantara yang terhubung dengan ulama di Mekkah, Seperti Syaikh Zaini Dahlan, Habib Husein Al Habsyi dan Habib Alwi Assegaf, perlu dijaga.

“Pentingnya kaderisasi Aswaja dan Ke-NU-an ini untuk tetap menjaga amalan-amalan yang diwariskan oleh Muassis Jamiyah Nahdlatul Ulama,” tutupnya.

Penulis: M Faisol

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ISNU Pasuruan Akan Kawal Progam ISNU Jatim

    ISNU Pasuruan Akan Kawal Progam ISNU Jatim

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan akan mengawal progam Pengurus Wilayah (PW) ISNU Jawa Timur diantarnya adalah pembangunan sarana pra sarana . Hal itu di ungkapkan oleh Ahmad Adib Muhdi Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan pada saat rapat di area Masjid Sabilillah kota Malang, Kamis (9/05/2024). “Kami di kepengurusan […]

  • Sambut 1 Muharram, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Semarakan Gebyar Muharram

    Sambut 1 Muharram, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Semarakan Gebyar Muharram

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
    • visibility 1.113
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Banyak cara yang dilakukan untuk menyambut tahun baru islam 1446 salah satunya adalah gebyar muharram sebagai mana yang di lakukan Mahasiswa  Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan, Sabtu-Ahad (6-7/07/2024). Pawai Obor Kecamatan Kraton Pawai Obor tersebut di pusatkan di beberapa titik diantaranya CafĂ© […]

  • Penutupan Safari Ramadhan 2019, Kiai Muzakki Tegaskan Pentignya Aswaja An-Nahdliyah

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
    • visibility 523
    • 0Komentar

    KH. Muzakki Birrul Alim, Rois Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, menegaskan pentingnya Aswaja An-Nahdliyah milik Nahdlatul Ulama. “Zaman sakniki, boten cukup Ulama Ahlussunah Waljama’ah saja, tapi kudu ditambahi Annahdliyah. Ahlussunah Waljama’ah Annahdliyah,” ujarnya saat memberikan tausyiah dalam kegiatan Penutupan Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan 1440. Sabtu, 18 Mei 2019/14 Ramadhan 1440, bertempat […]

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 1.411
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

  • LPBI NU Pasuruan Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    LPBI NU Pasuruan Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Sel, 17 Nov 2020
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    Selama 15 tahun terakhir, berdasarkan kajian Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB), menunjukkan meningkatnya frekuensi dan intensitas bencana di Indonesia. Penyebab utamanya adalah terjadinya kerusakan lingkungan. Sehingga, di beberapa daerah, sering terjadi bencana hidrometeorologi, termasuk di Pasuruan. Seperti kekeringan, banjir, tanah longsor, dan gelombang angin. Sekitar 10 kecamatan setiap tahunnya selalu menjadi langganan Banjir, kekeringan bahkan […]

  • 58 Pemudik Pilih Mudik Balik Gratis Bareng NU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Ming, 16 Jun 2019
    • visibility 975
    • 0Komentar

    Sebanyak 58 pemudik memilih ikut Program Mudik Balik Gratis Bareng NU yang dikoordinir oleh Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Mudik balik dari Pasuruan ke Jakarta tersebut diberangkatkan pada hari Sabtu, 15 Juni 2019 bertempat di kantor PCNU Kabupaten Pasuruan. “Disamping Gratis biaya Transportasi, disiapkan konsumsi juga. Bahkan, disiapkan asuransi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca